
Setelah mendapat peraturan baru dari bosnya itu, Claire pun sangat kesal dengan peraturan yang tidak masuk akal itu.
Dasar pria aneh dan tidak jelas.!
"Batin Claire merintih. "
Selama dalam mobil,Claire hanya diam dan tak mau terlibat percakapan dengan Adrian.
Claire seakan ingin berteriak dan memaki Adrian, tapi rasanya itu tidak akan mungkin.
Apa lagi Claire tahu kalau Adrian adalah Pria yang sangat Angkuh dan Sombong.
Dia tentu akan melakukan apa pun yang di inginkannya.!
Kenapa kamu diam?
"Tanya Adrian."
Lagi memikirkan Marcel?
"Tambah Adrian. "
Kamu jangan berlebihan, Marcel itu tak mungkin menyukaimu.
Karena kamu itu bukan tipe ceweknya yang di cari Marcel.
"Ungkap Adrian. "
Mendengar pernyataan itu, tentu membuat Claire semakin kesal pada Adrian.
Ya sudah kalau begitu, kenapa kamu harus takut marcel dekat sama aku?
"Tanya Claire?
Aku kan tidak cantik atau pun menarik, jadi dia tidak mungkin juga menyukaiku.
"Ucap Claire sinis pada Adrian. "
Dan kenapa kamu buat peraturan yang tidak masuk akal itu.!
"Tambah Claire. "
Bagaimana aku mau dapat pacar, kalau kamu tak mengizinkanku buat dekat sama Marcel,
Ia kan?
Adrian pun merasa salah tingkah dengan ucapan Claire.
Ia merasa seakan sudah masuk ke dalam urusan pribadi Claire.
Terserah kamu saja.!
"Ungkap Adrian dengan nada kesal. "
Kamu juga bukan siapa-siapa aku, jadi aku tak punya hak buat mengatur hidupmu.
Tapi jangan sampai kamu lupa sama tanggung jawab dan kerjaan kamu di rumah.!
"Adrian dengan nada memperingatkan. "!
Setelah satu jam di perjalanan, akhirnya mereka pun sampai di tujuan.
Claire keluar terlebih dahulu dari mobil, Ia langsung berlari secepatnya ke apartemen.
Adrian kemudian dengan cepatnya menyusul langkah kaki Claire.
Kenapa kamu lari?
Mau menghindariku?
"Tanya Adrian menatap Claire?
Aku tidak ingin mencari masalah denganmu.!
Aku capek tiap hari harus berdebat sama kamu dengan hal-hal yang tidak jelas.!
"Ungkap Claire. "
Ia membalikkan wajahnya seakan tak mau menatap wajah Adrian.!
Kalau bicara jangan lihat ke arah lain itu tak sopan namanya.!
Sambil memegang wajah Claire.
Kamu keberatan dengan permintaanku.!
"Tanya Adrian?
Claire pun tak menjawab pertanyaan Adrian,Ia hanya menoleh kesamping.
Adrian pun kesal dan seakan gemas ingin mencium bibir Claire.
Claire melihat tingkah Adrian yang semakin dekat dengannya, Ia pun menjauhkan dirinya agar tak bersentuhan dengan Adrian.
namun Adrian dengan cepatnya memegang dan menyentuh pinggang Claire agar jarak mereka akan menjadi lebih dekat.
Claire seakan ingin berteriak dengan apa yang di lakukan oleh adrian.!!!
a... a.. apa yang kamu lakukan?
"Tanya claire."
Lepaskan tanganmu dari tubuhku.!!!
"Ucap Claire. "
Ia berusaha melepaskan tangan Adrian,namun Adrian semakin erat mendekap tubuh Claire.
Kenapa kamu menyentuhku?
"Ucap Claire."
Tapi Adrian tak menghiraukan ucapan Claire,
Ia hanya memeluk erat tubuh wanita itu, dan mencium bibir Claire.
Ini sudah yang ke tiga kalinya Adrian melakukan hal itu.
Adrian menutup matanya sambil mencium bibir Claire, Ia seakan tak mau jika ada Pria lain yang mendekati Claire sekalipun Adrian telah memiliki Cleo.
Rupanya Adrian telah memiliki rasa pada gadis ini, namun Ia tak menyadarinya.
Adrian pun tak sadar,bisa seperti itu pada gadis polos itu.
Ia seakan-akan terbawa suasana dan menikmatinya.
Claire pun mencoba menghindari dari ciuman Adrian, namun Adrian tetap saja menciumnya.
Akhirnya, Adrian menuntun Claire sampai ke apartemennya.
Claire tak berdaya, Ia seakan pasrah dengan apa yang di lakukan oleh Adrian.
Mereka berdua terhanyut dalam ciuman itu, Ia membawa Claire menuju ke kamarnya.
Hasrat Adrian mulai timbul untuk mendapatkan Claire.
Ia segera membaringkan tubuh Claire di atas ranjang, hasrat Adrian kian membara karena melihat lekukan indah tubuh Claire.
Ia semakin terpancing untuk berbuat sesuatu pada gadis polos itu.
Claire pun seakan tak tahan jika di perlakukan seperti ini oleh Adrian, mungkin Ia akan tergoda untuk melakukan hal itu.
Adrian melayangkan ciumannya dari bibir claire hingga ke bagian tubuh Claire.
tentu hal itu, membuat claire tidak bisa menahan hasratnya kian meninggi.
"Gila ,apa yang aku lakukan?
"Claire,, sadarlah.!!!
"Batin Claire merintih. "
Adrian tak pernah melepaskan ciumannya, Ia mulai membuka bajunya semua.
Ia tak ingin berlama-lama memendam hasratnya itu.
Ia mulai mencium bagian bibir sampai bagian dada Claire, lekukan dua itu membuat Adrian semakin ingin cepat melampiaskan semuanya.
Ia mencium dan tangannya sambil membuka baju Claire.
Claire pun tak melarang atau pun menghindari setiap sentuhan Adrian.
Pada saat ini, Claire benar-benar tidak tahu apa yang harus Ia lakukan?
Ia seperti hilang kendali karena menikmati setiap sentuhan Adrian!
Ia ingin marah tapi seakan bibirnya terbungkam dengan ciuman Adrian.!
"Keadaan ini sungguh benar-benar menyiksaku."
"Batin Claire merintih."
Sekarang baju Claire sudah terbuka semuanya, tubuhnya sekarang hanya di lapisi pakaian dalam.
"Ini sungguh memalukan Claire. "
"Tubuhku sekarang benar-benar telah di lihat oleh Adrian. "
Adrian tersenyum dan menatap wajah Claire, Ia seakan merasa menang karena telah berhasil mendapatkan apa yang di inginkannya.
Ia mencium kening Claire dan tertawa, karena Ia pun malu dan tidak percaya apa yang barusan Ia lakukan pada gadis itu.
Dan yang membuat claire kesal adalah ketika Adrian menatapnya dengan senyuman kemenangan di bibirnya.
Sungguh saat ini Adrian masih sanggup menahannya, karena Ia tidak mau merusak tubuh Claire.
Ia yakin bahwa Claire adalah gadis baik-baik dan belum pernah ada yang menyentuhnya.
Namun sekarang Ia merasa senang, karena Ia orang pertama yang melakukan itu pada gadis cantik ini.
Claire sekarang benar-benar malu, wajahnya memerah karena menahan malu dan kesal terhadap Adrian.
Terlebih lagi sekarang ia hanya menggunakan pakaian dalam dan terbaring di ranjang Adrian.
Adrian yang sekarang merasa senang akhirnya berbalik menatap Claire yang sekarang berada di sampingnya.
"Claire pun segera menutup tubuhnya dengan tangan, namun Adrian menahannya.
Ia mengatakan lebih suka melihat Claire memakai pakaian itu.!!!
Kamu tak perlu malu,aku sudah melihatnya juga kan?
"Ungkap Adrian sambil tersenyum tipis. "
Adrian kemudian menambah kecupannya di kening Claire.
Ia menarik tubuh claire agar tidur di pelukannya.
"Ayo kamu kita tidur sebentar."
"Aku sangat capek sekarang. "
Claire pun tidur di lengan Adrian dan dia seakan tak percaya kalau tuan sombong ini benar-benar sangat hangat bila ada di dekatnya.
Adrian beruntung, karena saat itu Cleo tak datang, jika Ia datang mungkin akan terjadi pertengkaran yang sebesar-besarnya dengan Claire.
Setelah tidur beberapa jam, Adrian pun terbangun duluan dan mendapati sekarang wanita yang tidur dengannya adalah Claire bukan Cleo.
Ia tersenyum tipis dan menatap wajah cantik claire, Ia se-sekali mencium kening Claire.
Ia juga menatap tubuh Claire yang sangat indah itu, sehingga membuatnya lepas kendali.
Tapi walaupun begitu, tetap saja Ia tak menyentuh ke-perawanan Claire.
Ia tak mau juga kalau dalam keadaan terpaksa dan bukan dasar atas suka sama suka.
Adrian segera ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Ia kemudian pergi ke dapur untuk memasak buat Claire.
Beberapa menit kemudian, Claire ter-sadar dan mendapati tubuhnya yang masih menggunakan pakaian dalam namun di selimuti dengan bad cover.
Ia seakan bingung mencari pakaiannya dimana?
Dimana pakaianku?
"Ucap Claire seakan kesal. "
Tiba-tiba Adrian muncul dan mengambil beberapa pakaiannya untuk di gunakan Claire.
Ia sudah memasukkan baju Claire di dalam mesin cuci, sehingga saat ini Claire hanya menggunakan pakaian dalam.
Kamu pakai baju ini.!
"Ungkap Adrian. "
Kalau ke besaran, kamu bisa gunakan pakaian yang lain lagi.
Semua terserah kamu.!!!
"ungkap Adrian sambil tersenyum tipis. "
Sekarang kamu ke kamar mandi bersihkan tubuhmu dan langsung ke dapur.
Aku sekarang sudah memasak buat kamu.
Jadi jangan sampai lama.!
Aku tunggu kamu dari sekarang.!
Perintah adrian.!!!!
"Ada angin apa sampai dia memasak untukku." ucap claire pada dirinya. "
Setelah selesai mandi, Ia pun turun ke bawah untuk sarapan bersama Adrian .
Ia menggunakan baju lengan panjang Adrian yang panjangnya sampai di atas lutut.
Adrian sedari tadi menatap terus ke arah Claire.
Ia tak menyangka kalau Claire tetap cantik biar menggunakan baju apa saja ,kecantikannya tak akan pernah hilang.
Claire pun duduk berhadapan dengan Adrian, Ia seakan malu dengan kejadian itu.
Seakan Ia tak sanggup menatap wajah Adrian.
Kamu kenapa?
"Tanya adrian."
Sekarang kamu makan dan habiska makananmu, karena seharian kamu banyak mengeluarkan energi.
Jadi harus di habiskan makanannya.!
"Ucapan Adrian terdengar seperti sebuah perintah. "
Claire pun makan dan tak menjawab sepatah katapun dari ucapan Adrian.
Aku tak menyangka, jika Ia bisa memasak se- enak ini.!
"Batin Claire memuji."
Setelah selesai makan, Claire pamit untuk balik ke apartemen.
Baru beberapa menit Ia berbicara pada Adrian,
tiba-tiba suara telfon milik Claire berdering,
Claire melihat tak ada.nama si pemanggil.
Ia pun mengangkat telfon itu.!
"Halo, ini siapa?
"Tanya claire."
Aku marcel, yang kemarin minta nomor kamu di kampus.
"Jawab Marcel. "
Oh kamu marcel yang kemarin itu.
Adrian seakan kesal melihat Claire mulai akrab dengan Marcel.
Kapan kamu punya waktu?
"Tanya marcel."
Sepertinya aku punya waktu banyak.
"jawab claire. "
Aku mau mengajakmu makan malam.!
"Ucap Marcel."
Apa kamu mau?
"Marcel menambahkan lagi. "
Barusan Claire ingin menjawab, tiba-tiba Adrian langsung menarik telfon genggam milik Claire.!
Dia tidak bisa pergi sekarang, karena masih banyak pekerjaan yang harus di selesaikan.
"Ucap Adrian kesal. "
Ia kemudian langsung mematikan telfon dari Marcel.
Kamu tak boleh jalan apa lagi menerima tawaran dia buat pergi makan.!
Dan itu perintah.!
Sekarang, kamu tidak boleh keluar sama Pria lain tanpa izin dariku.!
"Ucap Adrian memperingatkan. "
Dan untuk menghindari hal itu, malam ini kamu tidak bisa pulang.!
Kamu harus tidur di tempatku.!
Adrian menatap Claire dan memberikan senyuman yang menakutkan.!