Mr. Arrogant And Mrs.Simple

Mr. Arrogant And Mrs.Simple
Bagian 33 Adrian malu pada Claire



Setelah mereka menatap satu sama lain, keduanya pun masih merasa sangat tidak percaya kalau nanti akan di jodohkan.


Adrian tampak kaget.!


Jika selama ini,Ia selalu menganggap Claire adalah gadis biasa dan miskin tapi kali ini sangat jauh berbeda dari kenyataan yang ada.


Adrian pun nampak tak asing melihat orang tuanya Claire, karena sebelumnya Ia pernah melihat mereka di Apartemen Claire.


Ia masih tertunduk dan tidak percaya tentang hal yang mengenai Claire, terlebih lagi Claire adalah wanita pilihan orang tuanya yang akan di jodohkan padanya.


Claire pun langsung menyapa Adrian yang saat itu masih dalam kebingungan ?


Kenapa bisa kamu disini ?


"Ucap Claire."


Adrian pun kemudian menjelaskan, bahwa Ia disini atas permintaan orang tuanya.!


Aku pun tak tahu sama sekali mengenai hal perjodohan ini. "Jawab Adrian."


Kamu kan bisa menolaknya.!


"Tambah Claire kesal."


Aku tak mungkin langsung menolak kehendak orang tuaku.!


"Ucap Adrian."


Mengapa kamu sendiri tak menolaknya padahal sudah punya kekasih ?


"Tanya balik Adrian."


Aku juga tak mungkin menolak dan membuat orang tuaku kecewa.! "Jawab Claire."


Nah, berarti kita berada di posisi yang sama.


Adrian menjawab sambil bernafas panjang.


Jadi kita harus bagaimana selanjutnya ?


"Tanya Claire."


Kamu kan punya kekasih, tidak mungkin dirimu mau di jodohkan dengan wanita yang tidak kau sukai. "Sambung Claire."


Adrian pun hanya terdiam mendengar ucapan Claire, kata-kata Claire adalah sebaliknya dari Perasaan Adrian yang sebenarnya.


Orang tua keduanya pun memperhatikan ke akraban antara Claire dan Adrian.


Mereka tak tahu jika Claire dan Adrian sudah mengenal satu sama lain.


Sepertinya mereka sangat cocok dan terlihat sangat serasi. "Ucap Ibu Adrian."


Cindy pun membenarkan ucapan dari Theresia.


Adrian semakin merasa kagum dengan Claire.!


Ia tak menyadari jika gadis yang selalu Ia hina adalah gadis yang sangat Kaya Raya dan sangat sederhana kehidupannya.


Adrian kala itu merasa malu pada Claire, Ia hanyalah seorang wanita yang lemah tapi tak mudah menyerah.


Gadis itu sangat pekerja keras dan tak suka menghamburkan uang, apa lagi sampai pamer pada temannya.


Ia harus bekerja paruh waktu untuk mengumpulkan uang biaya hidupnya.


Padahal kalau di fikir, Ia mempunyai harta yang sangat berlimpah dan tidak sulit baginya untuk mendapatkan uang dari orang tuanya.


Adrian pun yang dekat dengannya tapi sampai tak mengetahui jika gadis itu adalah orang Kaya.


Ia sungguh sangat malu pada dirinya sendiri yang tak bisa melakukan apa-apa.


Sungguh ini adalah suatu tamparan keras bagi Adrian.


Claire yang tampaknya bingung menatap Adrian,Ia tak ingin membebankan Adrian hanya karena Perjodohan ini.


Claire pun tak memaksakan Adrian untuk berjodoh dengannya, malah sebaliknya Claire ingin mencari cara agar Ia tak sampai di jodohkan dengan Pria itu.


Claire tahu jika Adrian mempunyai kekasih yang sangat Ia cintai, dan Ia tak ingin merenggut kebahagiaan dari Adrian.


Jadi, apa yang harus kita lakukan ?


"Tanya Claire lagi."


Aku akan membantumu untuk keluar dalam masalah Perjodohan ini.


Kita harus saling membantu satu sama lain.!


"Pinta Claire."


Adrian pun hanya terdiam dan tak menjawab setiap perkataan Claire.


Tapi yang paling berat adalah masalah tentang Cleo, Ia tak ingin membuat gadis yang pernah Ia cintai itu sakit hati.


Ia akan merasa sangat berdosa jika melakukan hal itu. apalagi Cleo selama ini sudah menemaninya cukup lama.


Ia tak ingin melukai perasaan gadis itu,dan Claire pun mengerti dengan perasaan Adrian.


Sekarang Adrian pun berfikir hal yang sama, Ia tidak akan bahagia jika harus menikah dengan gadis yang tak mencintainya.


Claire telah bersama dengan Marcel, sedangkan Ia telah memiliki Cleo.


Jadi perasaan yang seperti itu,Adrian menganggapnya adalah hal yang tidak benar.


Ia pun setuju dengan ucapan Claire tadi, mereka akan mencari cara agar tak di jodohkan oleh orang tua mereka.


Hal pertama yang harus mereka lakukan adalah mengikuti kemauan orang tua sebelum sampai akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah.


Setelah berbicara panjang lebar dengan Claire, Mereka pun segera makan bersama dengan keluarga.


Theresia sangat bahagia melihat Putranya menerima anak gadis dari sahabatnya untuk di jodohkan. begitu pun dengan Cindy, Ia sangat bahagia bila dekat dengan keluarga Theresia.


Apalagi Putrinya akan di jodohkan dengan Adrian, kedua orang tua dari mereka merasa lega dengan keputusan Adrian dan Claire yang ingin di jodohkan.


Rupanya hanya orang tua saja yang bahagia, tapi tidak untuk mereka berdua.


Claire dan Adrian tak mau jadi egois untuk berbahagia di atas penderitaan dari orang lain.


Yang ada dalam benak keduanya sekarang, adalah sama-sama tak ingin egois dan menghianati pasangan yang sangat mencintai mereka.


Hanya saja saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk menolak perjodohan itu, mereka akan berpisah setelah kondisinya mulai membaik dan mempunyai waktu yang tepat untuk mengatakan pada kedua orang tua mereka.


Dengan begitu, mungkin keduanya akan mengerti dan tak akan melanjutkan perjodohan itu.


Adrian menatap wajah Claire tanpa berkedip sekali pun, Ia sungguh jatuh hati pada gadis itu, tapi tak ingin melukai apalagi sampai menghianati Cleo.


Ia pun mencoba untuk membuang perasaanya sejauh mungkin, agar Ia tak memikirkan hal itu lagi.


Mereka pun makan tanpa banyak bicara, karena saat ini , mereka sangat terjebak dengan keadaan ini.


Namun hanya membuat orang tua mereka bahagia, Adrian dan Claire tak ingin menunjukkan wajah penolakan untuk orang tuanya.


Mereka sangat mengerti tujuan dari keluarga mereka. tentu mereka sudah memikirkan secara matang untuk menjodohkan keduanya.


Adrian kuliah dimana sekarang ?


"Tanya Cindy."


Aku sekarang kuliah di Universitas stanford tante.


"Jawab Adrian tersenyum."


Cindy langsung kaget dan tersenyum pada Adrian.!


Berarti kamu dan Claire satu kampus juga yah, Claire juga sekarang kuliah disitu dan mengambil jurusan fashion.


"Ucap Ibunya."


Theresia pun sangat senang, karena tak disangka mereka kuliah di universitas yang sama.


Tante senang kalau Claire sekampus sama Adrian, jadi kalian bisa dekat dan saling akrab satu sama lain. " Sambung Theresia."


Claire dan Adrian pun hanya memberikan senyuman pada kedua orang tua mereka.


Jadi tante tak perlu khawatir sekarang, karena Claire ada yang jaga.!


Mama lega ada yang bisa jagain kamu.!


"Ucap Cindy pada Claire."


Kedua ayah mereka pun sangat bersukur dan setuju dengan keputusan Istri mereka.


Kami sebagai orang tua akan selalu mendukung dan memperhatikan setiap langkah yang kalian ambil.


Kami berharap kalian bisa menjaga satu sama lain dan tanpa harus saling menyakiti.!


"Ucap William dan Harvey."


Adrian pun merasa telah memiliki tanggung jawab baru untuk menjaga dan melindungi Claire si gadis sederhana itu.


Claire pun hanya terdiam dan mengikuti alur pembahasan mereka.


Ia tak bisa menolak atau pun menyetujui perjodohan itu.


Bagaimana nanti mereka akan menghindari perjodohan itu ?


Tunggu kelanjutannya yah,,,😍😍