
Setelah pertemuan itu, rupanya membawa kesan buruk bagi Adrian. ia tak menyangka, jika wanita yang akan di jodohkan dengannya itu sangat rakus. ia berfikir, bagaimana dirinya akan hidup bersama dengan wanita seperti itu. “rasanya aku akan gila bila bersama dengan wanita itu ! ia belum menjadi istriku tapi sudah membuatku malu dengan tingkahnya yang rakus.” ucap Adrian kesal.
Adrian masih tampak sangat kesal memikirkan perjodohan yang tak masuk akal ini. “Ya tuhan, apa ayahku benar-benar membenciku sehingga harus memilihkan aku wanita yang rakus seperti itu.” berbicara lagi. ia sangat membenci perjodohan ini. apalagi wanita itu seakan tak menghiraukan kata-kata Adrian.“rupanya ia sangat senang melihatku kesal seperti ini. tatapannya itu membuatku merasa seperti mimpi buruk yang akan datang menghantuiku.” ungkap Adrian.
Kemudian ia pergi ke kamar ayahnya, dan ingin langsung berbicara untuk membatalkan perjodohan ini. “ayah, aku tak ingin menikahi gadis itu ! dia terlihat sangat rakus dan aneh. aku juga tak pernah mencintainya. ia membuatku malu sewaktu di restoran.” ucap Adrian. ayahnya hanya menatap tajam. ia tahu bahwa anaknya akan menolak perjodohan ini dan mencari alasan.“ ayah sangat mengenalmu Adrian, kamu tak perlu mencari cara untuk menghindari perjodohan ini. gadis itu terlihat sangat cantik dan ramah. ia juga tak pernah bertingkah aneh. perjodohan ini akan tetap dilakukan.” jawab ayahnya tegas.
Mendengar ucapan ayahnya, membuat pria tampan ini tak bisa berkata-kata lagi. ia merasa wanita itu memang telah menjadi takdirnya.
Tinggal menghitung hari lagi pertunangan mereka akan di langsungkan secara mewah.
Keesokan harinya,,,,
Hari ini Adrian libur kerja. ia tak punya rencana untuk keluar rumah. dia hanya terkurung di kamar memikirkan nasibnya.
“Apa aku benar-benar harus menikahi wanita itu ?aku tak pernah menyukainya sedikitpun. dari matanya dan bibirnya sampai wajahnya sekalipun tak ada yang aku sukai darinya.” ucap Adrian geram. ia kemudian berfikir untuk lari mengelilingi lapangan demi mengatasi kekesalannya.
Claire yang tampak senang dengan pertemuan itu, ia seperti tak lagi terbebani dengan perjodohan yang menurutnya adalah sebuah mimpi buruk. dia sangat yakin jika pria itu akan muak dengan tingkahnya dan membatalkan perjodohan ini. begitulah yang ada dalam fikiran gadis cantik ini. “ haha, rasanya aku sangat puas mengerjai pria sombong itu. ekspresinya sangat lucu dan terlihat kesal. aku yakin dia akan membatalkan perjodohan ini secepatnya. dan aku akan bertingkah seperti orang yang sangat terluka dalam hal ini. memang kamu sangat cerdas Claire.” ucapnya sambil memuji dirinya sendiri. Claire yang masih terlarut dalam fikirannya, tiba-tiba ayahnya muncul dan menyampaikan jika pertunangan akan segera dipercepat atas permintaan orang tua dari pria.“ minggu depan pertunangan kalian akan dilaksanakan.“ ayah Adrian akan mempercepat pernikahan ini. ia tak ingin lama-lama menundanya.” ucap ayahnya.
Ia tertunduk lesuh karena memikirkan nasibnya ke depan. ia sepertinya sudah pasrah dengan perjodohan ini. Claire tak punya kekuatan untuk menolak permintaan ayahnya.
Setelah berlari mengelilingi lapangan, Adrian langsung pulang ke rumahnya. ia sedikit terlihat lebih baik karena habis melampiaskan amarahnya dengan berlari. pria tampan itu kemudian mandi dan membersihkan dirinya. tak lama kemudian, ayahnya datang dan menyampaikan jika pertunangan akan dilaksanakan minggu depan. “seminggu lagi pertunanganmu akan di langsungkan. dan pernikahanmu akan secepatnya dilaksanakan. ayah tak sabar lagi ingin mempunyai cucu darimu.” ucapnya tersenyum.
Adrian tak mengira jika pertunangan akan dilaksanakan minggu ini. ia juga sangat sedih harus melepas masa lajangnya dalam waktu dekat ini. terlebih lagi, ia tak pernah mencintai wanita yang akan dinikahinya nanti. sungguh sangat menyakitkan hati pria tampan itu. apalagi ayahnya ingin segera mempunyai cucu. “ *Ya tuhan, bagaimana aku bisa menikahi gadis yang sama sekali tak pernah ku cintai? apalagi sampai harus memberikan cucu pada ayahku. apa ini terlihat masuk akal bagiku?” batinnya merintih.
M*eskipun begitu, tak akan ada yang bisa merubah keputusan dari ayahnya. sepertinya Adria harus menerima dengan ikhlas pertunangan ini.
Akhirnya waktu yang ditunggu telah tiba. segala persiapan telah rampung. Adrian dan Claire hanya akan melaksanakan pertunangan sesuai keputusan orang tua mereka. para tamu dan kerabat terdekat telah berkumpul, serta para karyawan dari kedua perusahaan tersebut semuanya di undang untuk menghadiri pertunangan Claire dan Adrian. pesta pertunangan ini sangat meriah dan mewah. mereka melaksanakan pertunangan itu di dalam gedung besar. Adrian yang sangat tampan telah berdiri di depan dan menunggu Claire yang sedang berdandan. Adrian terlihat memegang cincin pertunagan yang akan di pasang pada jari manis Claire. saat ini Adrian dan Claire sangat kesal, tapi mereka harus bersikap dewasa dalam menjalani pertunangan ini. acara sebentar lagi akan dilksanakan. Claire kemudian turun dan segera menyambut para tamu. saat itu semua tamu dan undangan sangat takjub melihat kecantikan Claire. para karyawan perusahaan ayahnya tak pernah sekalipun melihat Claire berdandan cantik seperti itu. Adrian sendiri terhipnotis oleh gadis cantik ini. ia tak menyangka jika Claire sangat terlihat cantik memakai pakaian itu. Adrian pun baru tahu jika Claire adalah anak tunggal sekaligus putri dari direktur utama sebuah perusahaan ternama. tak dipungkiri jika Adrian dan Claire belum saling mengetahui nama satu sama lain. dan ini sungguh terdengar sangat aneh jika diketahui orang lain. acara pun akan segera dimulai. para tamu dan undangan sangat antusias menyambut pertunangan kedua anak muda ini. memang sangat terlihat cocok, seorang Adrian di dampingi gadis cantik seperti Claire. banyak wanita yang iri pada Claire yang bisa mendapatkan pria tampan dan dingin seperti Adrian. semua wanita mengimpikan bisa berada disamping seorang Adrian. tapi tidak halnya dengan Claire, ia sangat tertekan berada di posisi ini. acara inti pun dimulai, pertukaran cincin antara keduanya. “ mari kita sambut tuan Adrian dan nona Claire ! sekarang pertukaran cincin akan segera di mulai. harap para tamu dan undangan bisa menikmati suguhan kami yang telah tersedia di meja !” ucap pembawa acara.
Adrian pun memakaikan cincin berlian di jari manis Claire dan sebaliknya. tapi pada saat giliran Claire, cincin itu terjatuh dan hilang. Adrian pun sangat malu dengan kejadian itu. cincin yang seharusnya berada di jari manisnya kini di hilangkan oleh Claire.
“Sungguh pembuat masalah. sudah dua kali ia membuatku malu di hadapan orang banyak.” batinnya seakan kesal pada Claire.