Mr. Arrogant And Mrs.Simple

Mr. Arrogant And Mrs.Simple
Bagian 34 Adrian dan Claire berkencan



Setelah selesai acara Perjodohan itu, Adrian dan keluarganya pamit pulang.


Kedua keluarga ini sudah mengatur kencan untuk Adrian dan Claire.


Mereka ingin Claire dan Adrian lebih dekat dan saling kenal satu sama lain.


Sungguh hal ini sangat diluar dugaan mereka, Adrian atau pun Claire tak menyangka jika orang tuanya sampai berfikiran sejauh itu.


Claire dan Adrian tak bisa melakukan apa-apa saat ini, Mereka hanya bisa pasrah dan menerima kemauan dari kedua keluarganya.


Mereka sekarang seperti orang yang serba salah, kalau menolak pun tak akan menyelesaikan masalah.


Apalagi sekarang, mereka telah menerima perjodohan itu.


Akhirnya,Keluarga Adrian pun pulang ke rumah dengan wajah yang bahagia.


Hanya Adrian saja yang saat ini tak mengerti dengan perasaanya.


Apakah Ia harus senang atau sebaliknya ?


Disatu sisi, Adrian telah memiliki perasaan pada Claire, serta disisi lain Ia tak ingin membuat Cleo sakit hati.


Apalagi Adrian sadar bahwa saat ini yang ada dalam fikiran Claire adalah Marcel bukan dirinya.


Ia tak ingin memaksakan kehendak untuk memiliki kebahagiaanya sendiri dan melukai hati orang lain.


Claire pun berfikiran yang sama terhadap Adrian. cuma bedanya, Ia belum menyadari Perasaanya pada Pria itu.


Terlebih lagi,Ia sangat tahu benar kalau Adrian mencintai kekasihnya itu.


Jadi suatu hal yang sangat mustahil bila nantinya mereka akan bersama.


Cindy melihat Putrinya sedang melamun, Ia tak tahu sekarang Claire sedang memikirkan apa ?


Kamu kenapa sayang ?


"Tanya ibunya."


Jika ada hal yang membuatmu tak nyaman,tolong katakan pada Mama ?


Rupanya Cindy sangat tak tega jika melihat Putrinya itu terlihat bimbang.


Mama tak ingin kamu kecewa atau pun merasa tak adil dengan keputusan kami.!


Jika ada hal yang tidak ingin kamu lakukan, beritahu sebenarnya pada Mama ?


"Tambah Cindy."


Mama akan cukup mengerti dengan keputusanmu itu.!


Mendengar kata-kata ibunya, Claire tak ingin merenggut senyum yang ada di wajah cantik ibunya.


Tak ada yang perlu di khawatirkan Ma,Claire itu sudah mengidolakan Mama dari dulu, jadi Claire yakin kalau Mama punya alasan yang kuat untuk menjodohkan Claire dan Adrian.!


Kata-kata dari Putrinya membuat Cindy terharu dan meneteskan air mata bahagia.


Ia tak menyangka kalau anaknya akan berkata demikian, Ia sangat beruntung memiliki Putri yang sangat patuh dan percaya pada pilihan orang tuanya.


Cindy pun memberikan pelukan hangat untuk Putrinya, Ia yakin suatu saat Claire akan hidup bahagia.


Keesokan harinya,,,


Claire bangun dan melaksanakan rutinitasnya seperti biasa, Ayah dan Ibunya hari ini harus masuk ke Perusahaan karena ada yang ingin mereka lakukan.


Claire hari ini hanya di temani oleh bi Ina di rumah, Ia tak punya sesuatu yang harus dikerjakan.


Tiba-tiba Ia terfikir untuk mengabarkan Marcek kalau Ia telah sampai di rumah dengan selamat.


Ia sangat lupa mengabarkan pada Marcel waktu itu.


Sebelum menelfon Marcel, tiba-tiba telfon genggamnya berdering.


Rupanya yang menelfonya adalah Adrian.


Ia mengajak Claire untuk bertemu sebentar dan membahas rencana mereka selanjutnya nanti.


Adrian tak ingin masalah ini di biarkan berlarut-larut dan membuatnya semakin parah.


Ia saat ini hanya memikirkan kebahagiaan Claire, Adrian tak ingin menggunakan perjodohan ini menjadi suatu alasan untuk menjalani hubungan bersama Claire.


Ia berharap jika perasaanya saat ini, sama halnya dengan Claire, Ia tak ingin terjebak dalam cinta yang bertepuk sebelah tangan.


Mungkin kalau Claire saat ini merasakan hal yang sama dengannya, kemungkinan besar mereka akan menjalani Perjodohan ini sampai akhir.


Tapi saat ini Claire belum menyadari perasaanya, Ia hanya merasa bersalah jika hanya egois dan mementingkan perasaanya sendiri.


Hari ini mereka akan bertemu jam 14.00 siang di kafe, Adrian akan menjemput Claire.


Namun saat ini Claire menolak dan lebih ingin pergi sendiri naik Angkutan umum.


Sungguh membuat Adrian sangat heran sekaligus takjub terhadap gadis ini.!


Ia mempunyai mobil yang banyak, tapi Claire lebih senang naik Angkutan umum atau taxi.


Memang seperti itulah sifat Claire yang sebenarnya, Ia lebih senang dengan kehidupan yang di jalaninya sekarang.


Claire kemudian mandi dan bersiap-siap untuk bertemu Adrian.


Ia tampaknya hanya memakai baju kaos lengan panjang dan celana jeans seperti biasanya.


Setelah menempuh perjalanan satu jam dengan menggunakan jasa taxi online, Claire pun akhirnya sampai di kafe itu.


Ia melihat Pria tampan yang sedang duduk sambil menunggunya.!


Mengapa tak pakai mobil ?


"Tanya Adrian."


Claire pun hanya menatap Adrian sinis tanpa memberikan jawaban.!


Sungguh Adrian semakin mulai bersimpati dan memandang Claire.!


Namun saat ini Ia merasa tak cocok dengan gayanya kalau Ia harus memuji Claire secara langsung.


Itu akan terlihat sangat aneh dan tak sesuai untuk dirinya.!


Mengapa kamu memakai baju yang sangat lusuh dan jelek seperti itu ?


"Tanya Adrian lagi."


Lihatlah dirimu itu.!


Terkadang kamu terlihat sangat cantik dan juga sebaliknya terlihat jelek dan tak menarik.!


"Ucap Adrian menggoda."


Mendengar penghinaan itu, Claire hanya tak menyangka jika Adrian tidak berubah sama sekali. Ia tetap menjadi Adrian yang sombong dan berkata-kata tajam.!


Aku sepertinya heran dengan Cleo.!


Ia sangat mampu bertahan menjalani hubungan dengan Pria Angkuh dan pemilih sepertimu.!


Jika saja aku menjadi Cleo, mungkin aku akan berselingkuh darimu dan mencari Pria yang lebih baik.


"Jawab Claire sinis."


Apa yang kamu ucapkan barusan itu sungguh sangat menyentuhku. "Ucap Adrian sinis."


Adrian memberi tatapan sinis pada Claire.!


Jika aku menjadi Marcel, aku tak mungkin akan bertahan dengan gadis yang kolot sepertimu, aku mungkin akan selingkuh dan mencari wanita yang cantik dan sexy seperti Cleo.!


"Tambah Adrian menghina."


Claire kesal Adrian mengutip perkataanya.


Ia lebih memilih diam dan tak ingin membalas hinaan Adrian.


Claire segera mencairkan suasana dan kembali pada topik pembahasan.


Stop bertengkar.!


Ayo kita mencari solusi atas masalah ini.!


"Ajak Claire."


Adrian pun kesal mendengar ucapan Claire yang seakan terburu-buru untuk membatalkan perjodohan ini.


Oke, kita fikirkan bagaimana cara untuk berpisah dan membatalkan semuanya, sebelum akhirnya semakin rumit masalah ini.!


"Jawab Adrian."


Aku juga tak ingin di jodohkan dengan wanita kolot sepertimu, dan juga kamu tak menarik seperti Cleo.!


Mendengar jawaban Adrian,membuat Claire ingin menampar wajah Pria itu.!


Ia rasanya tak terima dengan ucapan Adrian yang membandingkannya dengan Cleo.!


Aku juga ingin secepatnya menghindari perjodohan ini, rasanya tak pantas jika seorang Claire harus berjodoh dengan Pria yang Angkuh sepertimu.!


"Jawab Claire kesal."


Mereka terlihat bertengkar satu sama lain dan tak ada yang mau mengalah.!


Jika seperti ini ,kita tak akan bisa bekerja sama dengan baik dan menyelesaikan semua masalah yang tak masuk akal ini.


"Ucap Claire."


Akhirnya mereka pun tenang, dan berfikir untuk mencari solusi terbaik dari masalah yang mereka hadapi.


Untuk sekarang, kita ikuti saja kemauan dari orang tua.!


"Ucap Adrian."


Karena itu adalah solusi terbaik untuk masalah kita saat ini.


Nanti setelah mempunyai ide,baru kita lakukan lagi rencana berikutnya.


"Ucap Adrian lagi."


Claire pun menyetujui pendapat Adrian tanpa perlawanan.!


Mereka akhirnya pulang ke rumah masing-masing.


Tapi kali ini, Adrian memaksa untuk mengantar Claire pulang.


Dari pada bertengkar dan berdebat lama-lama, akhirnya Claire mau untuk di antar pulang Adrian.


Sekarang Adrian merasa sudah memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan menjaga Claire, jadi Ia sengaja bersikap seperti itu.


Sampai dirumah, Claire pun masuk dan istirahat, karena malam ini Ia harus pergi berkencan dengan Adrian atas permintaan dari orang tua keduanya.


Ya Tuhan, mengapa aku terjebak dalam masalah ini ?


Apa salahku, sehingga aku harus berjodoh dengan Pria sombong sepertinya ?


"Batin Claire merintih."


Akhirnya, waktu yang di nanti telah tiba.


Adrian pergi ke rumah Claire dan mengajaknya kencan seperti permintaan orang tuanya.!


Claire yang sudah selesai bersiap-siap,Ia tinggal menunggu kedatangan Adrian.


Cindy membantu Claire untuk merias diri, Ia tahu jika tak di kontrol pasti Claire akan berdandan biasa dan memakai baju apa adanya.


Claire sekarang tampak cantik dengan balutan dress yang berwarna kuning.


Warna kuning sangat cocok dengan kulitnya yang putih dan halus, sehingga menambah kecantikannya bila di pandang mata.


Claire selama ini jarang menggunakan dress, jadi kaki indah milik Claire tak pernah terlihat.


Adrian pun datang ke rumah Claire, rupanya Cindy yang membukakab pintu untuk Pria tampan ini.


Cindy sangat kagum melihat ketampanan Adrian.!


Ia senang menyaksikan dua sejoli ini yang sangat terlihat serasi jika bersama.


Claire pun segera keluar menemui Adrian,Ia memakai high heels yang semakin menambah ke anggunan gadis itu.


Adrian hampir tak berkedip di buat olehnya, Ia merasa sekarang lagi berkencan dengan seorang Puteri kerajaan.


Bagaimana perasaan Adrian selanjutnya ?


Tunggu kelanjutannya yah,,๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜