Me And Myguardian

Me And Myguardian
Stalking.



Meira yang melihat tatapan Kyline hanya menggeleng dengan cepat.


"Tidak, bukan seperti yang kau pikirkan!" Meira tergagap saat melihat ekspresi Kyline.


"Tenanglah, aku tidak akan memberi tau siapa-siapa Meira." Kyline langsung meninggalkan aula.


...****************...


"Hormat hamba, yang mulia." seorang pria berjubah berdiri tegap dibelakang pria bermata sehitam malam dengan pandangan menunduk.


"Apa kau sudah mencari tau asal-usul wanita itu Basil?" Tanya lelaki bermata hitam dengan pandangan lurus menembus jendela kamarnya.


Pria yang dipanggil Basil mengangguk dan mengeluarkan selembar kertas.


"Dia gadis yatim piatu yang tinggal dengan seorang nenek-nenek tua ditengah hutan dyrand, dia dibesarkan oleh nenek tua itu. Mereka tinggal bertiga bersama sepupunya yang juga yatim piatu, orang tua mereka telah mati sejak perang ratusan tahun lalu. nenek yang tinggal bersama mereka juga telah mati dua tahun yang lalu." jawab lelaki yang bernama Basil.


"Apakah kau sudah cari tau tentang asal-usul kedua orang tuanya Basil?" Lelaki itu menoleh kearah bawahannya.


"Sudah yang mulia, menurut penduduk sekitar, orang tua-nya hanya petani biasa di desa savana. Mereka sempat menitipkan anaknya ke nenek tua ditengah hutan dyrand. Karena, mereka tau kala itu akan ada perang besar yang akan memporak- porandakan desanya. Ada satu lagi yang mulia, Konon kata penduduk desa pernah terlihat seekor griffin didalam hutan dyrand, namun belum ada yang berani memastikannya karena takut yang mulia."


Lelaki itu mengerutkan keningnya mendengar penjelasan bawahannya.


Griffin?


"Cari informasi lebih detail lagi tentang gadis itu, lalu bawa penyihir kelas atas menuju hutan dyrand untuk memastikan apakah hewan legenda itu benar ada disana atau tidak." Ucap lelaki bermata hitam itu dengan final.


Kenapa firasatku justru mengatakan hal sebaliknya?


...****************...


"HAMERA!" Panggil seorang gadis bernetra violet setelah sampai di kamarnya.


Lalu muncul sesosok wanita cantik bersurai merah keemasan. pakaiannya yang mewah nan elegan menunjukan betapa terpandangnya wanita ini.


Tubuhnya bersinar seperti seorang Dewi.


Wujud keduanya— Hamera.


Hamera juga memiliki wilayah kekuasaannya sendiri dibagian barat pulau teria. Tapi ia lebih sering menghabiskan waktunya dengan kyline.


"Hamera menghadap, lady." Hamera membungkuk-kan setengah tubuhnya kearah Kyline.


"Cari tau tentang bayangan yang ada diaula tadi, aku merasa tidak asing dengannya." Kyline mengalihkan pandangannya kearah Hamera.


Hamera mengerutkan keningnya karena mendapat perintah mendadak tersebut. ia menatap netra violet gadis didepannya, seakan-akan membaca apa yang tidak ia tau selama di academy ini.


Hamera tersenyum tipis.


"kyline kau sudah bertemu dengan sepupumu itu? Apakah dia tampan?"


Tanya hamera dengan pandangan menggoda.


Kyline yang mendapat pertanyaan mendadak dari guardiannya langsung memutar bola matanya malas.


"Oh ayolah Kyline, kau kaku sekali, bagaimana kau mendapat kekasih jika sifatmu seperti itu?" Hamera menatap tuannya dengan pandangan prihatin.


"Aku tidak membutuhkan kekasih....selama ada kalian." Kyline hanya mengedikan bahu acuh mendegar Hamera berbicara seperti itu.


Kyline yang melihat salah satu guardiannya ikut campur hanya mendelik kesal kearahnya.


"aku bukannya menolak, tapi dia ingin menyentuhku meira." Kyline medengus kesal mengingat hal tadi.


"Hahaha, kau mungkin harus berguru untuk bersosialisasi ke duyung yang kau temui beberapa minggu lalu." hamera tak henti-hentinya tertawa melihat kekonyolan Kyline karena diajak menikah dengan seekor duyung.


Menurut ia, itu kejadian lucu dan langka disaat bersamaan. mengingat Kyline berteriak histeris karena melihat duyung didalam kolamnya.


Apalagi perkataan pedas Kyline yang masih sangat diingat jelas oleh Hamera.


Lucu memang kala itu melihat Kyline bisa berintraksi dengan orang lain tanpa kaku sedikitpun.


"Sudahla Hamera, aku memanggilmu bukan untuk menertawakan kekonyolan duyung itu." kesal Kyline karena hamera tak henti-hentinya menertawakannya.


Padahal kala itu, ia hanya berendam sebentar di air terjun dekat kediamannya, tak disangka-sangka disana ada seekor duyung yang sedang memergokinya berendam dengan hanya menggunakan sehelai kain.


...****************...


Satu hari menjelang kelas pertama hanya diisi Kyline dengan bermalas-malasan didalam kamar.


Sungguh, Ia terlalu malas untuk melihat kegiatan diluar kamarnya, makan pun sudah disiapkan Meira. Kecuali makan malam seluruh penduduk academy akan berkumpul diruang makan supaya jalinan diantara murid dan guru academy tetap terjalin utuh.


"AYO KYLINE, KELAS KITA AKAN DIMULAI SEBENTAR LAGI!" teriak Meira dengan lantangnya dari arah ruang tamu.


Sungguh sangat sopan bukan? Melihat guardiannya meneriakan tuannya seperti itu. Tapi, memang ini yang selalu terjadi dulu di kesehari-harian mereka.


"Ck, berisik."


Tiba-tiba Kyline sudah berada tepat disebelah Meira, Ia melangkahkan kakinya keluar kamar meninggalkan Meira yang sudah lima belas menit menunggunya.


Meira menghela napas mencoba bersabar.


Ntah apa yang dilakukan Kyline selama itu, Meira pun tidak tau.


Sampainya didekat mading mereka melihat banyak murid newbie yang sedang membaca tulisan didalamnya, ntah apa isinya.


Meira pun mengehentikan salah satu murid yang berjalan berlawanan arah dengannya. "Hei, apakah ada pengumuman penting didalam mading itu?" Meira langsung menahaan pundak gadis yang tadi melewatinya.


"Iya, ternyata kelasnya dirombak ulang untuk semua murid newbie, disana tersusun sepuluh kelas newbie untuk pengajaran sebulan kedepan beserta nama-nama siswa didalamnya." ucap gadis itu.


"Oh begitu, terima kasih." Meira tersenyum tipis kearah gadis itu.


"Kita lihat nanti setelah murid-murid sudah terlihat sepi." Kyline memandangi kedepan menunggu seluruh murid selesai melihat mading.


Dirasa sudah lumayan sepi mereka pun kesana untuk melihat.


Meira menipiskan bibirnya, karena sedari tadi mencari nama tuannya dikertas yang sama dengannya tapi tidak ditemukan.


itu membuat Meira geram melihatnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa tinggalkan jejak ya🤞🏻