KAIRA

KAIRA
episode 7



dikamar kaira


"apa udh bener ya gue ngambil keputusan itu"ucap kaira bergumam sendiri


sedangkan diruang kakek dia sedang menelepon keluarga admaja


''bagaimana''ucap sang kakek setelah membicarakan apa yang diminta oleh kaira ditelpon


"tidak masalah untuk semua itu hanya saja putra kubilang untuk kartu itu biar dia saja yang memberikan nya jika sudah menikah"ucap david


"baiklah kita tentukan tanggal pernikahan nya"ucap kakek


"kata putra ku dia ingin Minggu ini pernikahan nya"ucap David


"apa tidak terlalu cepat"ucap kakek


"tidak kek karena kami sudah saling kenal jadi lebih cepat lebih baik"ucap kenan tiba tiba saja dia menjawab pertanyaan sang kakek


"baiklah kakek dan wira juga dira pun setuju"ucap kakek


telpon sudah ditutup dan sedangkan di masion admaja sudah ada David,Kenan dan laila


"cih ternyata kamu tidak sabar juga"ucap david setelah telpon sudah tertutup


"lebih cepat lebih baik"ucap Kenan


''alasan saja''ucap David


''kau ini dia sama saja seperti mu tidak sabaran''ucap Laila


"maksud ku itu putra kita tidak sabar untuk unboxsing"David


"kenan kamu tidak boleh menghamili kaira jika sudah menikah"ucap Laila


"memang nya kenapa mom bukan nya bagus jadi mom memiliki cucu"tanya Kenan


"kamu tuh gimna sih kaira kan masih sekolah dia berhak menikmati masa mudanya kalo dia hamil dia akan kehilangan masa mudanya"ucap Laila panjang lebar


"dan ayah tidak mau memiliki cucu dulu karena ayah mau nambah adik untuk cella''ucap sang David


tiba-tiba saja cella masuk tanpa permisi dan dia mendengar perkataan sang ayah yang akan memberikan kan nya adik


''cella ngga setuju kalo cella punya adik''protes cella


''memang nya kenapa''ucap Laila


''klo cella punya adik nanti kalian ngga sayang lagi sama cella''ucap cella


''kenapa kamu ngomong begitu klo memang bunda diberi kepercayaan oleh tuhan lagi bunda aka tetap sayangi kalian ber dua''ucap Laila


"Ken pun tak setuju klo punya adik lagi punya adik 1 saja sudah membuat Ken pusing apa lagi 2"ucap Ken


"sudah kita makan malam dlu ayo"ucap Laila


"ayo"ucap cella dan David bersamaan mereka pun turun keruang makan untuk makan malam dan diikuti oleh Ken dibelakang


keesokan paginya kaira sudah selesai siap siap dan langsung pergi ke meja makan yang sudah ada kakek,anis dan wira


''hai mom hai dad dan hai kek''ucap kaira sambil duduk


''kakek sudah membicarakan dengan keluarga admaja kamu dan ken akan menikah hari Minggu''ucap kakek


''khuk...khuk...''kaira tersedak


"apa itu tidak kecepatan kek butuh waktu lama untuk ngurus surat nikah apa lagi sekarang hari Jumat besok nya Sabtu terus Minggu"ucap kaira


"kamu tenang aja kakek dan dad mu yang mengurus nya"ucap kakek


"ternyata anak mom ini sudah besar"ucap anis karena tidak menyangka anak semata wayangnya akan menikah dengan cepat


"sudahlah mom kan bisa bikin lagi"ucap Wira


"kaira ngga mau punya adik"protes kaira


"mom tenang aja kalo kaira ngga tinggal disini kaira bakal tetep mampir kemasion ini"ucap kaira


"kamu janji"ucap anis


"iya mom"ucap kaira


"mom dad kek kaira berangkat dulu ya"ucap kaira


"tunggu dulu hari ini biar dad yang antar kamu"ucap Wira


"really"ucap kaira karena tidak percaya dengan ucapan dad karena jika kaira meminta untuk diantari oleh dad dan dad sedang sibuk dan hari ini dad nya yang mengajak dirinya untuk bareng dengan nya


"benar"ucap wira lalu mengambil alih mobil yang sudah disiapkan oleh pak jeki lalu wira memangil kaira


''ayo cepat naik''ucap Wira


''eh iya''ucap kaira lalu naik ke mobil nya terus mobil pun pergi melaju


''apa dad tidak sibuk"tanya kaira karena didalam mobil terasa hening tanpa ada pembicaraan


"hari ini dad ingin bersamamu sebelum kamu ninggalin dad"ucap Wira


"kaira juga menikah karena disuruh kakek dan dad klo tidak dijodohkan mana mau kaira menerima perjodohan itu"ucap kaira


"lalu kenapa kamu mau terima tawaran itu"ucap Wira


"karena kartu"ucap kaira


"sepertinya kamu terlalu dimanja oleh kami hanya disita selama 1 bulan saja kamu sudah kalang kabut"ucap Wira


"soalnya kalo kaira tanpa kartu kaira bakal beli kebutuhan kaira bagaimana"ucap kaira


"jika kamu sudah menikah maka berhemat lah karena kamu bukan lagi tanggung jawab dad dan bisa seenaknya membeli barang mahal"ucap Wira


"hhmmm"ucap kaira


"sudah sampai turun lah"ucap Wira ternyata sudah sampai didepan sekolah


"makasih dad"ucap kaira menuruni mobil


"nanti pulang sekolah dad akan jemput kamu"ucap wira setelah itu berlalu pergi


kaira pun memasuki kelas nya dan pembelajaran pun dimulai setelah itu istirahat pun sudah tiba


"guys bantu gue bikin surat perjanjian Yu"ucap kaira


"emang lo bikin itu buat apa sih"tanya tiara


"surat perjanjian ya buat bikin perjanjian sama orang lah masa lo gak tau"ucap putri


"maksud gue itu kaira bikin perjanjian itu sama siapa"ucap Tiara


"lo gak perlu tau"ucap kaira


"lo bantuin gue nulis ya tulisan lo kan rapih banget"ucap kaira ke putri


"boleh "mengambil kertas polio Itu


"pertama lo tulis dulu surat perjanjian"ucap kaira


"udah nih"ucap putri


2.pihak kedua tidak boleh ikut campur pihak pertama


3.pihak kedua harus menyetujui permintaan pihak pertama


4.setelah menikah pihak kedua dan pihak pertama tidur di tempat yang berbeda


5.pihak kedua tidak boleh melarang pihak pertama


6.setelah pihak pertama berumur 20 tahun maka pihak kedua harus menceraikan pihak pertama


"sudah"ucap putri setelah menulis perjanjian itu


"oke makasih ya put"ucap kaira


"lo itu kaya yang mau nikah aja sih"ucap Tiara


"emang gue mau nikah"ucap kaira


"jadi lo beneran mau menikah"ucap tiara terkejut karena dia kira hanyalah sebuah candaan


"emangnya lo mau nika sama siapa"ucap putri


"siapa lgi kalo bukan orang yang suka bikin nyebelin dan bikin gue emosi"ucap kaira


"kenan"ucap kedua nya


"iya"ucap kaira


"apa"ucap mereka berdua


"kapan lo bakal nikah"tanya tiara


"hari Minggu ini"ucap kaira


"apa"ucap mereka berdua terkejut


"udah dulu ya gue mau cari ketos nyebelin itu"ucap kaira


"pergi aja keruang osid pasti ada disana soalnya pacar gue juga disana"ucap Tiara


"thanks.. ya...bye"ucap kaira pergi ke ruang osis


tibanya kaira di ruang osis sudah disambut oleh Tamara


''mau apa lo kesini''ucap tamara


''gue mau ketemu sama ketua OSIS"ucap kaira


"ngapain"tanya Tamara


"lo gak perlu tau karena ini urusan gue"ucap kaira


terdengar suara bising diluar arsya pun keluar


"ada apa"ucap Arsya


"gue mau ketemu kenan"ucap kaira


"masuk lah"ucap arsya


"tapi..."ucap tamara


setelah itu kaira dan mereka pun masuk ternyata disana udh ada anak osis yang sedang berkumpul


"ada apa"tanya kenan sambil berdiri


"ada yang mau diomongin sama kaira"ucap arsya


"apa"ucap kenan ke kaira


"gue..."ucap kaira memberi kode kepada arsya untuk menyuruh anak osis keluar


"kalian semua boleh ningalin tempat ini"ucap Kenan


dan mereka pun keluar termasuk tamara dan juga arsya


''ada apa''tanya kenan ke kaira setelah mereka keluar


''lo pasti udh tau kan klo gue nerima perjodohan itu''ucap kaira


''terus''ucap Kenan


''gw mau lo tanda tangan surat ini sebagai perjanjian''ucap kaira


''kalo gw ga mau ttd itu surat bagaimana''ucap Kenan


"klo lo gak mau gw bakal bilang ke kakek gw klo gw batalin perjodohan ini"ucap kaira


"mana"ucap Kenan


"ini"ucap kaira sambil memberikan surat itu ke Kenan


setelah kenan membacanya"gw gak setuju dengan semua persyaratan lo"ucap nya


"lo bener bener gila"ucap kaira


"iya gw gila karena lo"ucap Kenan


"lo"ucap kaira


"baiklah klo lo gak mau gw bakal bilang ke kakek gw kalo perjodohan ini gw batalin"ucap kaira tak peduli


"gw ttd ini tpi tidak perjanjian no 1dan 4"ucap


kenan


"yasudah cepetan ttd ngan sebelum gw berubah pikiran"ucap kaira


setelah itu sekolah pun sudah pulang dan kaira sudah dijemput oleh wira dady nya


''apa dad menunggu ku terlalu lama''tanya kaira


''tidak, lebih baik kita pulang langsung''ucap Wira


"yah padahal kan kaira mau ke mall dulu"ucap kaira


"mau apa kamu ke mall"tanya Wira


"tentu saja belanja"ucap kaira


"ayolah dad kaira mau henphone keluaran baru ''ucap kaira memohon kepada Wira


''untuk apa membeli yang baru,hp mu saja masih bagus''ucap Wira


''tapi kan kaira mau hp trend yang sedang diomongin dimana mana''ucap kaira


''harus nya kamu itu bersyukur masih mempunyai hp yang masih layak untuk dipakai banyak diluaran sana yang ingin membeli hp dengan harga yang murah saja susah mereka memilih untuk membeli makanan''ucap Wira


''iya deh iya''ucap kaira


tak terasa mereka sudah, sampai dimasion


dan sudah disambut oleh anis