KAIRA

KAIRA
episode 10



"yah bun kenan sama kaira mau pindah ke apartemen"ucap kenan setelah selesai makan lalu berkumpul diruang keluarga karena ada yang ingin dibicarakan


"ngga bunda ga setuju kalo kamu tinggal di apartemen"ucap bunda Laila


"iya betul tuh kalo gada kak kenan nanti aku mau ganggu in siapa lagi"ucap cella


"suruh ayah dan bunda membuat kan adik untuk mu"ucap Kenan


"no...cella ga mau punya adik"ucap cella cemberut


"kamu yakin ingin pindah ke apartemen "ucap ayah David


"sangat yakin "ucap Kenan


"lalu kaira apa kamu mau"tanya ayah


"hmmm...kaira ikut aja"ucap kaira


"baiklah ayah setuju"ucap ayah david karena mungkin anak dan menantu nya itu perlu belajar untuk menjadi sepasang suami istri dan perlu mandiri


"sayang..."ucap bunda laila ke ayah David karena tak setuju karena menurut nya jika sudah di apartemen mungkin saja mereka berdua akan pisah ranjang bukan mendekat kan mereka tapi malah akan berjauhan itu lah yang ditakutkan oleh bunda Laila.


"sudahlah kita percayakan saja kepada mereka"ucap David


"siang ini kenan akan pergi"ucap Kenan


"disini saja dulu"ucap Laila


"kami ingin cepat cepat pindah"ucap kenan sedangkan kaira hanya terdiam karena bingung harus bagaimana.


"baiklah tapi izin kan bunda untuk main ke apartemen kalian"ucap bunda


"cella ikut bund"ucap cella


"ti..."sebelum kenan mengucapkan nya kaira sudah memotong nya terlebih dahulu


"boleh kok bun"ucap kaira sambil melirik kenan sebentar lalu mengalihkan pandangan nya lagi.


"pasti orang ini mau bilang tidak bisa bisanya dia melarang bunda nya untuk datang"kaira dalam hati


"baiklah Kenan dan kaira mau menyiapkan barang yang akan dibawa"ucap kenan sambil mengajak kaira untuk pergi menyiapkan barang yang akan dibawa


"ayo"ucap kenan lagi kaira hanya terdiam lalu mengikuti kenan.


"bantu gw buat siapin barang yang gw bawa"ucap Kenan.


"barang barang lu masa gw yang harus nyiapin ogah banget gw bantu orang yang kaya lu"ucap kaira


"seterah lo tapi kalo ga mau ngikutin apa yang gw mau gw gakan kasih uang buat lu belanja"ucap Kenan


"apa...lo tuh ya bisanya ngancem terus apa gada kata kata selain itu"ucap kaira lalu kaira sambil menggerutu dalam hati dia tetap membatu Kenan untuk menyiapkan barang yang akan dibawa oleh kenan karena dia tidak mau kenan sampai tidak memberikannya uang bisa bisa dia mati karena tak bisa belanja.coba saja kalo dad nya itu tidak memblokir semua kartu nya maka kaira malas sekali mengikuti semua permintaan orang ini.


setelah selesai menyiapkan barang yang akan dibawa pun kenan dan kaira berpamitan kepada bunda Laila, ayah David dan pastinya cella.


"bund ken dan kai sudah selesai jadi ken mau pamit"ucap Kenan


"kalian yakin ingin tinggal di apartemen aja kalo mau bunda belikan rumah didekat dekat sini"ucap Laila


bukan kenan yang menjawab melainkan kaira sendiri yang menjawab "bunda tenang saja kenan dan kai sudah mempertimbangkan nya jadi kami berdua sudah yakin nah kalo bunda kangen sama kenan dan kai bunda datang saja ke apartemen atau nanti kai jemput ".


"bener tuh bund sudahlah biarkan mereka mandiri"ucap ayah David


"baiklah hati hati dijalan ya ingat Kenan kamu jangan kasar-kasar sama kaira sekarang dia sudah jadi istri mu"nasehat bunda Laila


"cella tunggu keponakan cella ya"ucap cella


"hais...kaka mu masih sekolah"ucap bunda Laila


"betul biar ayah dan bunda yang bikin adik untuk kamu"ucap ayah David


"ayah..."ucap cella sambil cemberut.


"ayo kita berangkat sekarang"ucap kenan mengajak kaira untuk pergi dari rumah ke apartemen


setelah itu pun mereka berangkat tapi saat diperjalanan tidak ada pembicaraan diantara mereka hanya ada keheningan setelah sampai di pintu apartemen akhirnya kenan memulai pembicaraan.


"disini cuman ada 1 kamar"ucap Kenan dia sengaja membeli apartemen dengan 1 kamar.


''yaudah lo tinggal tidur di sofa terus gw tidur dikasur gampang kan"ucap kaira


"ini apartemen gw jadi gw tidur dikasur"ucap kenan dia sengaja untuk tidak tidur disofa karena dia menginginkan dirinya dan kaira tidur dikasur yang sama.


"Lo itu cowo harusnya lo itu ngalah sama cewe "ucap kaira kesal


"seterah lo"ucap kenan lalu pergi kekamar untuk merapihkan pakaian nya dan diikuti oleh kaira.


"lo...."ucap kaira kesal lalu pergi ke kasur untuk tidur karena hari ini membuat nya sakit kepala ditambah besok dia akan masuk ke sekolah.


kenan yang sudah selesai merapikan pakaian nya dan juga pakaian kaira pun langsung melihat kearah kasur ternyata kaira sudah tertidur kenan hanya tersenyum tipis lalu diapun ikut tidur dikasur yang sama dengan kaira


disaat pagi hari nya kenan sudah terbangun dan sudah melaksanakan sholat subuh dan juga telah mandi hanya saja kaira dia masih setia dengan alam mimpi nya.


Kenan pun akhirnya membangun kan kaira karena takut telat masuk sekolah.


"kaira bangun"ucap kenan sambil menggoyangkan badan kaira tapi tetap saja tidak ada pergerakan akhirnya kenan mengambil segelas air dan ditumpahkan di wajah kaira dan ternyata caranya membuat kaira terbangun


"Lo... ngapain siram gw"ucap kaira sambil menatap wajah kenan dengan emosi


"sekarang bersiaplah kalo 20 menit lo belum selesai gw tinggal"ucap Kenan tanpa menjawab pertanyaan kaira


"nyebelin banget sih lo"ucap kaira sambil pergi ke arah kamar mandi


Sedangkan kenan dia sedang menyiapkan barang yang akan dibawa oleh kaira kalo untuk dirinya dia sudah menyiapkan nya.


selesai itu kenan turun ke dapur untuk mengambil roti dan selai untuk sarapan pagi.


Setelah kaira selesai mandi dan dia pun pergi kemeja makan untuk sarapan dan disitu sudah ada kenan dan juga tas nya pantas saja dirinya tidak melihat tas sekolah itu ternyata tas nya sudah berada di meja makan.


Kenan yang melihat kedatangan kaira pun langsung berbicara.


"Ayo berangkat sekarang"ucap Kenan


"tapi kan gw belum sarapan"ucap kaira


"bawa rotinya lo bisa makan dimobil"ucap kenan


"tapi kan..."ucap Kaira protes


"gada tapi tapi an,cepet kalo lo ga mau terlambat"ucap kenan sambil pergi ke arah pintu


Kaira yang melihat kenan akan pergi pun dengan cepat memakai tas nya dan membawa roti nya.


"tunggu"teriak kaira


Kenan yang mendengar kaira berteriak pun menunggu di depan pintu sampai akhir nya kaira keluar dari apartemen.


Mereka pun turun menuju parkiran mobil sebelum menaiki mobil ken kaira berucap.


"mobil baru ya, keren juga ternyata "ucap kaira ya dia melihat mobil yang menurut nya baru karena kenan belum pernah membawa itu untuk sekolah


"udah cepet naik"ucap kenan


"hais..."ucap kaira


Diperjalanan tidak ada pembicaraan kaira juga sedang memakan roti sarapan nya.


"ohiya gw minta uang dong"ucap kaira disaat mereka sudah sampai dipakiran sekolah


"nih..."ucap kenan sambil memberi kan pecahan uang lima puluh ribu


"cuman segini "ucap kaira


"iyaa"jawab Kenan


"sudah kan jadi tunggu apa lagi"ucap Kenan


"tunggu dulu uang segini mana cukup"protes kaira karena menurut nya uang lima puluh itu tidak cukup apalagi jajan disekolah pun sudah mahal-mahal.


"ya kalo lo mau gw kasih banyak ada syaratnya"ucap kenan


"Ribet banget sih lu cepet apa syarat nya"ucap kaira


"Lo harus cium gw"bisik kenan tepat ditelinga kaira


"mesum lo"ucap kaira


"sampai kapan pun gw ogah cium cowok nyebelin kayak lo"ucap kaira sambil keluar dari mobil dan memasuki sekolah.


Kenan yang melihat kepergian kaira hanya tersenyum dan ikut menyusul kaira


saat kaira sudah sampai dikelas........


"gimana...."ucap putri


"baru juga sampe"ucap kaira setelah duduk


"kan gw penasaran"ucap putri


"iya nih gw juga"ucap Tiara


Eh belum sempat kaira bercerita guru yang di jam pelajaran pertama sudah masuk.


jam istirahat pun tiba....


"baiklah bel istirahat sudah berbunyi jadi saya cukup kan pelajaran nya sampai disini"ucap guru


"baik pak"ucap semua murid


"gimana"tanya putri lagi setelah guru keluar dari kelas


"ga gimana gimana"ucap kaira


"udahlah mending ke kantin aja"ucap kaira sambil beranjak dari tempat duduk nya.


"ih ga asik lo"ucap Tiara


"gw ceritain kalo gw udh makan karena sekarang gw laper"ucap kaira.