KAIRA

KAIRA
episode 2



Hari ini Senin, seperti biasa aku berangkat ke sekolahku di salah satu sekolah yang cukup terkenal di negara ku.


Hari ini aku bangun kesiangan karena badan capek karena pulang sekolah kemarin aku membersihkan lapangan sekolah dengan sendiri tanpa bantuan siapapun.


dan sekarang aku akan dihukum lagi oleh ketos yang menyebalkan itu " ahhkkh bibi kenapa tidak ada yang membangunkan ku"ucap kiara sambil berteriak dan menuruni tangga rumah menuju tempat makan dimana sudah ada orang tua dan kakek nya.


sudah hampir tiap hari seperti ini rumah seakan adalah hutan selalu berteriak


"halo.... kek...pah...mah..."ucap kiara sambil ngos-ngosan saat sudah sampai diruang makan.


"nak seperti nya kau terlambat lagi"ucap wira


"iya pah aku terlambat karena tidak ada yang membangunkan ku"ucap kaira sambil melirik mama nya


"Kamu nya saja yang susah dibangun kan bibi sudah bolak balik kamar mu tapi kmu masih blm juga bangun"ucap anis


"sudah sudah cepat kamu sarapan jika kalian terus bentengkar yang ada kmu akan terlambat"ucap kakek


"tidak kek aku sudah terlambat aku akan makan nanti dikatin sekolah dah semuanya..."ucap kaira sambil berjalan menuju mobil yang sudah disiapkan untuk berangkat kesekolah


"ayo non"ucap pak Jeki sambil membuka pintu mobil,pak jeki supir yang biasa antar jemput kaira


"ayo pak"ucap kaira


saat diperjalanan kaira sedang memikirkan jika dia terlambat maka dia akan dihukum lagi


"tidak tidak gue ga mau kalo harus dihukum lagi gue harus cari jalan menuju kesekolah tanpa lewat gerbang sekolah"ucap Laila dalam hati


"non sudah sampai" ucap pak jeki


"eh...iya pak"ucap kaira


saat mobil sudah pergi kaira bergumam" tuh kan gue terlambat lagi dan gerbang sudah ditutup"


tiba tiba saja ada motor menuju gerbang sekolah


"eh..."ucap kaira kaget karena tiba-tiba ada motor


saat membuka helm ternyata itu Arsya dan dia orang yang selalu tolong gue


"lu telat lagi"ucap Arsya tanpa ekspresi


"iya gue telat lagi dan Sekarang gerbang udah ditutup" ucap kaira santai


"sekarang lo naik ke motor gue"ucap Arsya


"mau kemana" ucap kaira sambil menaiki motor Arsya


dan kaira pun naik kemotor yang dikendarai Arsya ,dia tak tahu akan dibawa kemana oleh Arsya.


saat arsya sudah mengendarai motor dan sampai tujuan nya dan dia mengeremnya


"sudah sampai turun lah" ucap Arsya


"sampai....."gumam kaira


kaira pun turun dari motor dan arsya memarkir kan motor nya saat Arsya memarkir kan nya kaira melihat hanya ada tukang bakso apa arsya mengajaknya makan bakso hanya itu yang ada dipikiran kaira.


"ayo"ucap arsya saat sudah memakirkan motor


"lu liat disamping bakso itu ada gerbang"ucap Arsya


"iya gue liat terus"ucap kaira bingung


"sekarang lo manjat ke gerbang sebelum jam pelajaran dimulai" ucap arsya sambil jalan menuju gerbang


"apaaa.....gue harus manjat gerbang itu"ucap kaira terkejut


mana mungkin kaira bisa manjat gerbang majat pohon yang tidak tinggi pun tak bisa apa lagi gerbang sekolah yang tinggi ini.


"cepet lo manjat kalo Lo ga mau gue bakal duluan"ucap Arsya


"iya iya gue naik"ucap kaira pasrah dia akn, yang mencoba nya


"sekarang lo naik kepundak gue"ucap arsya


"iya... awas yah Lo kalo gintip"ucap kaira waspada


"cepat"ucap arsya tanpa mendengar kan perkataan kaira yang menurut ny tidak penting itu.


saat kaki kaira menginjak di pundaknya arsya dia memegang gerbang dan dia bisa menaiki gerbang itu dan turun dengan selamat sekarang giliran Arsya saat arsya turun dari gerbang tiba tiba terdengar suara yang kaira kenal siapa lagi kalo bukan si ketos yang menyebalkan itu


"kalian terlambat dan menaiki gerbang belakang sekolah kalian berdua sudah melanggar peraturan sekolah kalian berdua harus di hukum"ucap Kenan dengan tegas


"mampus gue kena lagi" ucap kaira dalam hati


"gak bisa gitu dong mentang mentang Lo ketua osis disekolah ini seenak nya Lo kasih hukuman ke gue terus" ucap kaira protes


"Lo gabisa protes karena ini sudah peraturan sekolah kalo Lo gamau dihukum Lo jangan melanggar peraturan sekolah"ucap kenan


"Ken gue aja yang di hukum karena ini salah gue, gue yang buat kaira terlambat dan mengajaknya buat manjat gerbang ini"ucap Arsya


"tidak, mau Lo ajak ataupun ngga kalian berdua tetap dihukum"ucap Kenan


"tapi....."ucap kaira ingin protes tapi sudah dipotong oleh kenan perkataan nya


"tidak ada tapi tapian cepat kalian kelapangan dan hormat pada tiang bendera"ucap Kenan


"ketos menyebalkan gw sumpahin lo dapet jodoh modelan kaya gw"ucap kaira dalam hati


dan mereka pun pergi menuju lapangan sekolah.arsya dan kaira mereka berdua berdiri dekat dengan tiang bendera dengan satu tangan diangkat hormat


sudah 1 jam kaira dan Arsya berdiri kaira tiba-tiba saja pingsan dan terjatuh sontak Arsya membawa nya pergi menuju ke UKS sekolah saat itu ada kenan yang sedang pergi ke toilet diapun tak sengaja melihat arsya yang mengendong kaira menuju uks ada rasa tak suka jika melihat kebersamaa Arsya dan kaira. Kenan pun pergi ke kelas untuk melanjutkan pelajaran dan tak ingin memikirkan apa yang tadi dia lihat.


saat di UKS kata dokter sekolah kaira sedang demam mungkin karena dia tidak biasa terkena panas terlalu lama dan belum sarapan


saat Kiara sudah siuman......


"aww......gue dimana"ucap kaira sambil memegang kepala nya yang terasa sakit


"lo ada di uks"ucap Arsya


"UKS perasaan tadi gue ada di lapangan"ucap kaira bingung


"tadi lo pingsan makanya gue bawa lo ke uks"ucap arsya


"pingsan.....tapi thanks ya lo udah bawa gue ke UKS"ucap kaira berterima kasih kepada Arsya