
Sepulang sekolah Kaira langsung akan kembali ke rumahnya karena memenangkan tidak ada rencana apapun lagi. Saat Kaira baru saja keluar dari gerbang sekolah terdengar suara Lexa yang terus saja memanggilnya sedari tadi.
"Kai.... Kaira berhentilah" Teriak Lexa
Kaira langsung berhenti dan menoleh kebelakang. Lexa berlari menghampiri Kaira.
"Kenapa Xa?" Tanya Kaira
"Kai, ngerjain tugas di rumahmu yuk tadi Fanya ku ajak nggak mau aku bingung mau ngerjain dengan siapa" Kata Lexa
"Ya udah ayok, naik bus atau jalan kaki nih"
"Jalan kaki aja yuk sambil beli-beli makanan buat dirumah mu nanti. Setelah ngerjain tugas kita nonton drama terbaru sekarang" Ucap Lexa
Mereka berdua pun berjalan ke rumah Kaira sambil mampir-mampir ke beberapa toko untuk membeli makanan dan camilan-camilan juga tidak lupa juga dengan minuman bersoda karena mereka masih belum diperbolehkan untuk meminum minuman beralkohol.
Saat sampai di salah satu toko makanan mereka pun langsung masuk dan berbelanja semua makan dan minuman yang mereka inginkan. Saat membayar tadi mereka sempat berdebat karena berebut untuk membayar belanjaan itu alhasil mereka berdua membayar setengah-setengah agar adil.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang mereka berdua pun sampai di rumah Kaira. Kaira langsung mempersilahkan Lexa untuk masuk ke rumahnya.
"Duduk aja disana ya Xa, mau langsung mengerjakan tugasnya apa makan dulu?" Tanya Kaira
"Kerjain dulu aja Kai nanti kalau udah capek baru makan, kalau makan dulu nanti aku pasti ngantuk" Ucap Fanya
Mereka pun duduk di atas karpet di depan televisi. Kaira tadi sudah meminta Lexa untuk duduk diatas tapi Lexa tak mau katanya lebih enak duduk dibawah saja dan lebih leluasa mengerjakan tugasnya.
Kaira dan Lexa belajar dengan sangat keras sampai-sampai tak berbicara satu sama lain. Mereka berdua berbicara jika perlu saja karena harus konsentrasi.
Satu jam telah berlalu mereka sudah menyelesaikan semua tugas mereka. Sekarang saatnya mengisi perut saja.
Mereka berdua memakan camilan sambil menonton drama favorit mereka berdua. Kaira meminta izin untuk berganti baju terlebih dahulu di kamar.
Sambil menunggu Kaira berganti baju Lexa melihat-lihat rumah Kaira.
"Kai kamu enak ya tinggal sendiri nggak ada yang ngerepotin, nggak ada yang ganggu juga jadi bebas" Ucap Lexa dari luar dengan suara yang sedikit keras agar Kaira mendengarnya
"Haha iya" Jawab Kaira
Setelah perkataan dari Lexa tadi Kaira sempat merasa sedih. Lexa belum tau bagaimana susahnya tinggal sendiri. Kaira kadang merasa hidup ini sudah sangat tidak adil kepadanya. Adakalanya jika Kaira sedang lelah pulang sekolah atau selesai melakukan sesuatu yang berat tidak ada orang yang akan Kaira aja bicara untuk melepas penatnya.
Tidak ada orang yang menyambutnya sepulang sekolah seperti anak lainnya. Kaira mencoba membiasakan semua itu karena ini memang sudah menjadi takdirnya.
Beberapa saat kemudian Kaira menepis semua perasaan sedihnya itu agar tak membuat Lexa menjadi khawatir.
Diluar kamar Lexa iseng mengecek lemari pendingin milik Kaira. Lexa takut jika Kaira tak makan dengan teratur dirumahnya jadi Lexa akan memastikannya sendiri.
Saat membuka pintu lemari pendingin itu Lexa langsung lega mengetahui bahwa didalamnya begitu lengkap dengan makanan yang bergizi seperti Telur, daging, buah-buahan, susu dan lain sebagainya.
"Makan mie instan pasti enak disaat seperti ini" Gumam Lexa
"Kai kamu punya mie instan tidak?" Tanya Lexa dari arah dapur
"Ada Xa, di laci atas kompor" Ucap Fanya dari dalam kamarnya.
Lexa langsung membuka laci yang ada diatasnya itu. Lexa begitu terkejut melihat mie instan yang begitu banyak dan berbeda-beda rasa dan merk juga.
"Gila nih anak mau buka rumah makan juga apa" Ucap Lexa sambil mengambil dua bungkus mie tersebut untuk dirinya dan juga Kaira.
Selesai mengganti pakaiannya Kaira menghampiri Lexa yang sedang memasak mie instan di dapur.
"Iya dong, aku nggak mau jika makan sendirian nanti"
Sekitar 20 menit Mie mereka sudah matang. Kaira dan Lexa membawa masing-masing mie mereka kemeja depan televisi tadi.
"Waahhh.... ini sangat enak" Ucap Kaira
"Masakan ku pastilah enak" Kata Lexa
"Dimana-mana namanya mie instan rasanya juga sama saja"
"Hehe iya..."
Mereka berdua pun makan dengan sangat nikmat. Baru saja beberapa suapan tiba-tiba bel rumah Kaira berbunyi. Lexa yang saat itu posisinya lebih dekat dengan pintu langsung berdiri dan membuka pintu untuk melihat siapa orang yang sedang bertamu ke rumah Kaira.
"Siapa....." Ucap Lexa sambil membuka pintu tersebut
"Loh kalian" Kata Lexa yang terkejut melihat dua orang yang ada di depannya itu.
"Kau ngapain disini Xa?" Tanya Samuel
"Seharusnya aku yang bilang begitu ngapain kalian berdua datang ke rumah Kaira seperti ini" Ucap Lexa
"Ya terserah kita dong, yuk Al masuk" Tanpa memperdulikan Lexa yang ada didepannya Samuel langsung menarik tangan Chaiden untuk masuk melewati Lexa begitu saja.
"Sialan" Ucap Lexa sambil menutup pintu
"Hay Kaira" Sapa Samuel yang saat itu melihat Kaira sedang makan.
Kaira langsung tersedak mendengar suara Samuel yang sedang menyapanya itu. Kaira dari tadi memang tidak mendengarkan siapa yang datang kerumahnya karena sibuk menonton drama.
Uhukkk.... uhukkkk.....
"Kalian berdua ngapain disini" Tanya Kaira
"Bertamu lah, makan apa tuh bikinin buat aku dan Chaiden bisa nggak" Ucap Samuel dan langsung duduk di sebelah Kaira
Chaiden dari tadi hanya diam saja sesekali tersenyum melihat temannya yang sedikit bodoh ini. Tapi namanya juga Chaiden senyumnya hanya persekian detik saja selebihnya hanya memasang wajah jutek saja seperti biasanya.
"Kau ini jauh-jauh dari Kaira" Ucap Lexa sambil mendorong Samuel
"Kau berani ya sama aku ya" Kata Samuel dengan suara yang sedikit ia tekan
Lexa langsung diam mendengar itu. Dirinya memang tidak takut kepada apapun, tapi jika Samuel sudah menunjukkan sifat aslinya seperti ini siapa yang tidak takut.
"Sudah diamlah kalian berdua. Kau juga duduklah yang benar El, kita ini sedang bertamu jadi jagalah sikapmu" Ucap Chaiden sambil duduk di atas sofa
Kaira langsung berdiri dan berjalan kearah dapur untuk membuatkan mereka berdua mie instan juga.
"Kau mau kemana Kai?" Tanya Samuel
"Katanya kau minta dibuatkan mie instan juga, ini aku sedang memasakkan untukmu" Ucap Kaira
Beberapa menit kemudian mie instan sudah matang. Mereka berempat pun makan bersama dengan sangat canggung karena Lexa hanya diam saja. Lexa yang biasanya banyak sekali bicara langsung jadi pendiam seperti ini gara-gara perdebatannya dengan Samuel tadi.
Next....