KAIRA

KAIRA
episode 5



jam sudah menunjukkan pukul 08.00 malam waktu nya keluarga admaja pergi menuju masion kakek baswara atau keluarga Winata dan mereka sudah berkumpul diruang tamu tinggal menunggu bundanya yang belum selesai dandanya dari tadi


"yah bunda mana"tanya Kenan


"bunda kamu masih dandan"ucap david


"cella kekamar dulu yah mau liat bunda dulu"ucap cella kepada david sang ayah


"hmmm"ucap Kenan


"kamu yakin dengan ini semua"tanya David pada putra nya itu untuk menyakinkan kan nya lagi


"aku yakin yah"ucap kenan dengan yakin


"ingat jika nanti kamu sudah menikah kamu harus menjaganya dan jangan menyakiti nya karena bunda dan adik mu pun sama seorang wanita kalo kamu menyakiti nya sama saja kamu menyakiti bunda mu dan juga adik mu"ucap David panjang lebar


"iya yah"ucap Kenan


"jangan lupa setelah menikah nanti kamu jangan bikin dia hamil karena masih muda dan masih sekolah"ucap David lagi dan lagi


"iya yah"ucap Kenan


sedangkan dikamar yang sudah ada cella dan Laila.


"bun ayo kaka sama ayah udh nunggu diruang tamu"ucap cella


"bentar bunda bingung mau pake tas yang mana"ucap Laila sambil melihat lemari yang berisi tas branded


"jadi dari tadi bunda cuman nyari tas doang"ucap cella kesal karena dari tadi bundanya itu lama karena sebuah tas saja


"hehehe iya"ucap Laila dengan santai


"padahal tas bunda itu banyak masa begitu saja bingung tinggal ambil yang bunda suka"ucap cella


"maka dari itu bunda bingung karena semua tas ini kesukaan nya bunda kalo gak suka mana mungkin bunda beli "ucap laila


cella pun mengambil salah satu tas yang cocok dengan pakaian bundanya itu


"gimana dengan ini bun"ucap cella sambil memberikan tas pada bundanya


" ini bagus juga..."ucap laila setelah melihat di cermin ternyata tas pilihan putri nya sangat cocok dengan pakaian nya


"ayo bun"ucap cella


"ayo"ucap bunda Laila


setelah sampai diruang tamu cella dan bundanya pun ditanya mengapa mereka lama sekali


"kenapa kalian lama sekali"ucap david


"tadi cella bantuin bunda cari tas"ucap cella


"iya yah tadi bunda bingung mau pilih tas yang mana"ucap Laila


"hanya sebuah tas kamu bingung"ucap david


"ko gitu sih yah..."ucap bunda Laila kesal karena suaminya kesal pada dirinya kan dia juga berpenampilan menarik agar tidak membuat malu sang suami


"sudahlah yah bun ini sudah malam ayo"ucap Kenan


"wah kaka ga sabar yah mau ketemu sama kaka ipar"ledek cella kepada kaka nya itu


"anak kecil gausah iku campur"ucap Kenan


"kalo gitu ayo"ucap david


keluarga admaja pun menaiki 2 mobil yang udh disiapkan oleh supir 1 mobil dinaiki oleh papa dan bundanya sedang kan dimobil satu nya lagi kenan dan adik nya mereka pun jalan ke masion Winata


sedangkan di masion winata sudah ada kakek baswara, wira and anis kedua orang tua kaira yang sudah selesai. siap siap untuk menyambut keluarga admaja lalu bagaimana mana dengan kaira??


"nah gini kan bagus"ucap kaira melihat tampilan dirinya di cermin tampak seperti cewe culun


"pasti cwo itu bakal ifil ama gue"ucap kaira dalam hati


tiba-tiba saja anis memasuki kamar kaira yang tidak terkunci itu untuk melihat anaknya udah siap apa belu


"kaira kamu sudah siapkan"ucap anis


"duh mom bikin kaget kaira aja"ucap kaira terkejut karena sedang melamun


"makanya jangan melamun"ucap anis


"kaira sudah siap mah tinggal turun kok"ucap kaira


"siap dari mana lihat penampilan kamu itu seperti orang culun kaira"ucap anis melihat tingkah anak nya itu


"kalo cwo itu bisa menerima kaira yang seperti ini maka cwo itu baik buat kaira tapi klo ngga cwo itu cmn mandang cantik nya kaira doang apa lagi cwo itu udah tua"ucap kaira sebari sebal


"cowo yang mau dijodohin sama kamu itu cuman beda satu tahun sama kamu"ucap anis


"mau tua mau muda penampilan kaira akan tetap seperti ini"ucap kaira


tiba-tiba saja ada bi inah mengetuk pintu lalu dibuka oleh Anis


"ada apa bi"ucap anis


"tuan besar suruh saya buat nyonya sama nona turun kebawah soalnya keluarga admaja sudah sampai"ucap bi Inah


"baik nanti saya sama kaira akan kebawah"ucap anis


"kalo gitu saya permisi nyonya"ucap bi Inah


anis pun menutup pintu nya kembali...


"siapah mah"ucap kaira


"bi inah"ucap anis


"mau apa bi inah kesini"ucap kaira


"bibi disuruh sama kakek kamu buat turun kebawah"ucap anis


"ayo sekarang kita turun mama udh ga peduli lagi sama tingkah kamu yang kaya gini mama udh pusing kasih tau kamu"ucap anis sudah cape dengan tingkah kaira yang selalu ada saja


"ayo mom"ucap kaira tidak peduli dengan ucapan mamanya itu


keluarga admaja mereka sudah sampai di masion keluarga Winata mereka sudah disambut oleh tuan rumah siapa lagi kalo bukan kakek baswara dan papa wira dan para maid tentunya


"apa kabar"ucap wira setelah david bersalaman dengan kakek baswara


"baik baik kamu bagaimana wir"ucap david


"kami pun baik"ucap Wira


"tidak menyangka kita akan ber besanan"ucap david


"iyaa tidak nyangka"ucap Wira


setelah keluarga admaja masuk dan duduk diruang tamu kakek baswara menyuruh bi inah untuk memberi tahu anank nya dan cucu nya untuk turun kebawah karena keluarga admaja sudah sampai


"bi "ucap kakek


"iya tuan"ucap bi Inah


"tolong kamu panggil mereka"ucap kakek lalu pergi


"baik"ucap bi inah lalu pergi keatas untuk memanggil kaira dan Anis


di ruang tamu sebelum kaira dan anis turun


"wah ternyata anak kalian sangat tampan seperti dirimu"ucap kakek


"ketampanan nya turun dari ku pah"ucap david karena dia sudah kenal lama dengan kakek baswara david pun tak segan memanggil nya dengan sebutan pah dan begitu pun laila david sudah menganggap kakek baswara seperti papanya sendiri walaupun papanya sudah meninggal dunia


"aku kenan kek om" ucap kenan memeperkenal kan dirinya


"aku sudah tau wahai anak muda"ucap kakek baswara


"kalau dia siapa"ucap Wira melihat cella


yang ditatap pun memperkenalkan diri nya"namaku cella om kek adik dari kak kenan"ucap cella


"sudah lama kamu tidak main bahkan kmu memiliki anak perempuan saja aku tak tahu"ucap wira


"aku ada diluar negeri waktu itu dan sangat sibuk membangun anak perusahaan yang baru"ucap david


"dia bukan adik ku om"canda Kenan karena sebenarnya kenan pernah bilang pada bundanya kalo dia tidak ingin mempunyai adik tapi tuhan memberikan nya adik


"bunda kakak mulai lagi dh"ucap cella mengadu kpda bundanya


"kenan"ucap laila menatap tajam


"hahaha mereka lucu sekali"ucap kakek baswara


"ouh iya pah dimana calon menantu ku dan istrimu wira"tanya Laila kepada kakek dan wira


"sebentar lagi meraka akan turun"ucap kakek baswara


yang diomongin pun muncul dari arah tangga dan mereka pun melihat


"ternyata yang sedang diomongin sudah datang"ucap David


"ah maaf aku tak menyambut kalian"ucap anis


"tidak apa-apa"ucap Laila


"ternyata kamu sudah jauh berbeda juga yah"ucap laila


"kamu bisa saja"ucap anis


"ouh iya ini kaira"ucap anis


"halo tante halo om aku kaira"ucap kaira


"eh ada kamu"ucap kaira saat melihat cella


"hai kakak cantik"ucap cella


"kalian sudah kenal"ucap kakek


"iya kami sudah kenal"ucap kaira


ya sudah jadi kaira kamu akan dijodohin sama anak dari tante laila sama om David


"kalo anak dari laila dan om kaira setuju saja karena pasti anak mereka baik"ucap kaira tidak percaya ternyata akan dijodohin sama sahabat dari mama dan papa nya


"bagus lah"ucap kakek


"ouh iya yah ken mana yah kok belum beres juga"bisik Laila kepada David


"mungkin sebentar lagi"ucap david


"nah tuh dia"ucap David semua orang pun melihat ke arah Kenan kecuali kaira


ouh iya kenan tadi habis dari kamar mandi yah


"nah ini anak om sama Tante kaira"ucap Laila


saat kaira melihat orang nya dia terkejut...


"elo"ucap kaira


"kaira bicara yang sopan"ucap anis


"mom dia yang bikin kaira capek karena dihukum terus"ucap kaira


"kek kaira ngga mau dijodohin sama dia"ucap kaira


"tidak bisa kamu tetap akan menikah dengan kenan"ucap kakek


"ken ada apa"tanya Laila


"tidak ada apa² kok"ucap Kenan


"jangan bohong ken"ucap David


"ken ngga ngapain²kaira"ucap Kenan


"bohong lo suka bikin gue dihukum saat disklh yah"ucap kaira


"karena lo ngelakuin kesalahan ya gue hukum"ucap Kenan


"lagi pula hukuman nya tidak berat kok dan itu udh peraturan sklh"ucap Kenan


"gak berat dari mana nya lo tau lapangan sekolah tuh gede banget dan lo seenaknya nyuruh gue buat sapu tuh lapangan"ucap kaira


"sudah kaira"ucap Wira


"kaira ga mau dijodohin sama dia dad"ucap kaira


"kalian tetap akan menikah"ucap kakek


kaira pergi kekamar nya.....


sedangkan diruang tamu masih ada wira david laila anis kenan cella dan kakek


"maaf dengan perkataan putri ku"ucap Wira


"tidak apa-apa mungkin memang kaira blm bisa menerima perjodohan ini"ucap David


"dan lambat laun kaira akan menerima takdir ini"ucap Laila


mereka pun melanjutkan obrolan mereka setelah pukul 9 malam keluarga admaja pun pulang kemasion nya setelah makan bersama terkucuali kaira karena dia tidak mau makan bareng dengan Kenan dan saat keluarga admaja sudah mau pulang kaira tidak ada karena dia sudah tertidur mungkin kaira sudah lelah dengan hari ini jadi dia sudah tertidur.