
bel sekolah pun sudah tiba....
"yess akhirnya bisa menghirup udara bebas dan ga bikin pala gue pening"ucap kaira
"cih kaya keluar dari penjara aja lo"ucap Tiara
"memang"ucap kaira
"eh kalian mau kemana nih"ucap putri
"ya ngemall lah"ucap kaira
"kartu lo kan disita"ucap putri
"Lo berdua yang traktir gw"ucap kaira
"wah kayaknya gue gabisa sorry banget gue diajak jalan nih sama arfan"ucap Tiara
"dih sombong banget lu"ucap Laila
"mentang mentang udah punya cowo jadi lupa sama kita"ucap putri
"Lo pada sirik yah gue pacaran karena lopada jomblo wkwkwk"ucap Tiara
"dah gue duluan yah sory banget nih"ucap Tiara pergi
"makan tuh ayang lu"ucap kaira
"yaudah put kita pergi yu"ucap kaira
"maaf banget nih kaira kayanya gabisa deh soalnya lagi banyak banget tugas"ucap putri
"yah tugas mah nanti aja mending kita shoping aja atau jagan²lo gamau traktir gue ya"ucap kaira
"eh ga gitu ini serius ko tugas lagi banyak banget gimana kalo Lo megang atm gue tapi lo belaja sendiri"ucap putri
"akh klo gitu gue mending balik dari pada gue shoping sendiri"ucap kaira
"jemputan gue udah dateng gue duluan yah"ucap putri
"yah gue sendiri lagi mana kartu disita sama mom lagi"ucap kaira dalam hati
"maaf non"ucap pak Jeki sambil pegang pundak kaira yang sedang melamun
"duh pak bikin saya kaget aja deh"ucap kaira
"mari non tuan besar sudah menunggu soalnya tuan besar suruh saya buat non cepet pulang dan gak mampir²dulu kemana²"ucap pak Jeki
"kakek??"ucap kaira karena tumben sekali kakek menyuruh ku cepat pulang
"iya non"jawab pak jeki
"mau apa"tanya kaira
"saya tidak tahu non"ucap pak jeki
"yuk mari pulang sekarang"ucap kaira memasuki mobil
"mari non"ucap pak jeki saat membuka kan pintu mobil untuk kaira
saat kaira sudah duduk di bangku kursi mobil.
mobil pun pergi jalan tapi kaira memikirkan sesuatu
"kayanya bakal ada hal yang besar akan disampaikan untuk ku"ucap kaira dalam hati
sedangkan ditempat lapangan sekolah sudah ada kenan arsya dan teman²nya tamara
"baiklah cepat kalian bertiga bersihkan tempat ini dan yang akan mengawasi kalian adalah satpam"ucap Kenan
"apaa"ucap tamara terkejut
"bukan nya kamu ken yang akan mengawasi ku"ucap tamara
"ngga sibuk"ucap kenan pergi dari lapangan
sedangkan arsya yang sudah memegang sapu untuk mereka pun
"ini sapu untuk membersihkan tempat ini"ucap Arsya
kenapa kenan dan arsya pergi karena ken akan bertemu dengan ayahnya dan menjemput adik yang sekolah di sekolah menengah pertama(SMP) kalo Arsya dia malas jika ikut mengawasi geng nya Tamara
kenan pun menaiki mobil nya menuju ke sekolah cella adik nya untuk menjemput setelah itu pergi kekantor.ternyata kenan sudah sampai di gerbang sekolah cella dan cella sudah menunggu nya selama 50 menit
"kebiasaan deh kak telat lagi jemput nya"ucap cella sambil memasuki mobil
"maaf tadi ada urusan"ucap kenan
"tau ga kak cella itu udh lama nunggu in kaka jemput aku dan itu pegel tau"ucap cella kesal
"lain kali tidak akan"ucap Kenan
"sekarang kita pergi kekantor"ucap kenan
"mau apa?"cella
"ada urusan sebentar"ucap kenan
"baiklah"ucap cella
setelah kaira menempuh perjalanan akhirnya sampai dimasion yang sudah disambut oleh mama dan para pelayan di pintu rumah
"hai mom hai bii"ucap kaira sapa mama dan para pelayan
"bukan nya salim kamu sama orang tua yah malah nyapa"ucap anis mama nya kaira
"sapa dulu baru Salim kan mom"ucap kaira sambil salim ke mom nya
anis hanya menggeleng dengan sikap anak semata wayang nya entah turun dari mana sikap anak nya itu padahal waktu muda nya dia tidak seperti itu
pelayan pun mengambil tas sekolah kaira dan sepatu untuk disimpan
"ouh iya setelah papa keluar dari ruang kerja kakek kamu masuk yah"ucap anis
"ada apa mah"ucap kaira
"mana mama tau"ucap anis sambil mengangkat bahu nya
"baiklah"ucap kaira
setelah wira selesai kaira pun dipanggil oleh papanya untuk masuk keruang kerja kakek
"nak kamu disuruh masuk tuh "ucap Wira papa nya kaira
"iya pah"ucap kaira
saat kaira masuk keruang kerja
"hai kek"sapa kaira setelah membuka pintu ruang kerja
"cepat duduk"ucap kakek tanpa membalas sapa kaira
"cih kakek kenapa sih buru buru orang kaira lagi sapa kakek tapi ga dijawab"ucap kaira kesal karena kakek tidak menjawab sapaan nya dan kaira sudah duduk di kursi yang berhadapan dengan kakeknya
"sudahlah ada hal yang penting dari pada harus menjawab pertanyaan mu"jawab sang kakek
"memang nya ada apa kek?"ucap kaira
"atau kakek mau bagi warisan buat ku kan duh padahal kek janganlah dulu pikiran itu kakek tuh masih sehat tapi bagus sih kalo kakek masih sehat jadi aku tau berapa warisan yang aku terima"ucap kaira asal ngomong
"enak saja siapa yang mau membagi mu warisan"ucap kakek kesal sambil melempar pulpen kearah cucunya itu tapi hanya terkena jidat nya saja
"kakek mau kasih tau kamu klo kamu sudah kakek jodohin sama cucu sahabat kakek"ucap kakek
"apa"ucap kaira kaget
"Iya"ucap kakek
"apa kakek serius"ucap kaira
"serius"ucap sang kakek.
"masa dizaman modern seperti ini masih ada perjodohan kaya zaman siti nurbaya tau ga kek"ucap kaira
"kamu itu sudah kakek jodohin sejak kamu masih kecil sama cucu sahabat kakek"ucap kakek
"ngga mau, kaira gamau dijodohin kaira mau cari pasangan kaira sendiri"ucap kaira menolak
"kamu tidak bisa menolak nya karena malem ini mereka akan datang buat melamar mu"ucap kakek
"apa"ucap kaira
"kakek jahat"ucap kaira pergi dari ruangan kakek nya ke kamar nya sambil menangis
anis pun melihat anak nya keluar dari ruang ayah mertuanya dengan menangis
"sepertinya dia tidak setuju"ucap Wira
"iya mas mana mungkin kaira mau dijodohkan seperti ini"ucap anis sedih melihat anak nya menagis karena akan dijodohkan
"mah lebih baik kamu tenangin dulu kaira"ucap Wira
"iya mas...aku pergi dulu kekamar kaira yah"ucap anis pergi
saat anis mengetuk pintu
"nak ini mama"ucap anis diluar pintu
kaira mendengar nya lalu menjawab"buka saja mom tidak dikunci"
"aduh anak mama ko nagis gini nanti cantik nya ilang loh"ucap anis
"ini semua gara gara kakek, Kakek jahat gamau denger kata kata kaira"ucap kaira
"tadi papa sudah cerita kemama mungkin maksudnya kakek itu ingin ada yang menjaga cucu kesayangan nya keorang yang tepat dan kakek itu udh janji sama sahabat nya dulu loh"ucap anis
"tapi ga gini juga mah kaira kan masih muda masih sekolah terus kalo kaira nikah punya anak urus suami gimana dengan pendidikan kaira"ucap kaira
"kakek kamu sudah berjanji pada sahabat nya untuk menjodohkan mu dengan cucunya saat kalian kecil dan kalo soal pendidikan kamu tenang aja walaupun nanti kamu menikah kamu masih bisa sekolah, kamu bisa melanjutkan nya sampai pendidikan yang tinggi lagi pula calon kamu pun sama masih sekolah jadi kalian tetap akan bersekolah"ucap anis panjang lebar
"memang nya siapa dia"ucap kaira yang dimaksud dia itu calon yang akan menikah dengan nya
"nanti malam kamu akan tau jadi lebih baik kamu siap²saja"ucap anis
"ish ayolah mom siapa"ucap kaira penasaran
"nanti kamu akan tau kalo gitu mom pergi dulu yah"ucap anis berlalu pergi
kaira memikirkan bagaimana caranya dia bisa terhindar dari perjodohan ini dan dia berniat untuk berdandan sejelek mungkin agar cucu dari sahabat kakek nya itu ifil sama dirinya sedangkan kenan yang sudah sampai dikantor papa nya dia langsung pergi ke ruangan papanya dengan cella yang ikut dibelakang nya
"ka pelan dong"ucap cella melihat kenan seperti terburu-buru
"jalan seperti itu aja kamu lama sekali"ucap Kenan saat sudah sampai didepan pintu ruangan ayah nya
"ayah"teriak cella
"eh anak ayah yang cantik ini ikut juga"ucap sang ayah
"kaka yang ajak"ucap cella
karena kenan tidak mau basa basi dia pun langsung ke inti nya saja
"yah Kenan ingin pernikahan kenan secepatnya dilaksanakan"ucap Kenan
"tapi kalian kan masih sekolah bagaimana nanti kalo..."ucap ayah
"tenang saja yah kalo soal itu aku tidak akan menghamili nya yang penting aku sudah menikah dengannya"ucap Kenan memotong pembicaraan ayah nya
"duh kalian ini ngomong apa sih"ucap cella bingung karena gatau apa yang diomongin oleh ayahnya dan kaka nya itu
"anak kecil tidak perlu tahu"ucap kenan dan ayah nya secara bersamaan
"ish kalian ,lebih baik aku keluar dari pada harus ikut kedalam pembicaraan kalian aku tidak mengerti"ucap cella pergi dari ruangan ayah nya pergi kebawah untuk melihat lihat kantor ayah nya
"gimana yah"ucap Kenan
"baiklah ayah akan menelepon ke keluarga Winata dan membicarakan perihal perjodohan ini"ucap ayah sang ayah pun menelepon keluarga winata setelah membicarakan nya keluarga winata pun setuju.
"ayah sudah menelepon nya dan nanti malam kita pergi ke masion winata"ucap david
"baiklah....kalo gitu ken pulang duluan kemasion bersama cella ken mau bersiap siap"ucap Kenan
"bersiap siaplah putra ayah harus tampan dipertemuan dengan calon istri"ledek sang ayah
"bye"ucap kenan tidak menanggapi ledekan ayah nya itu
kenan bertemu cella di lobi jadi mereka pun pulang kemasion bersama sama saat sudah sampai kenan sudah disambut oleh bunda Laila
"bunda"ucap cella berteriak saat turun dari mobil
"bunda nunggu Kenan sama cella"ucap Kenan
"iya bunda nunggu kalian"ucap laila
"sudah lebih baik kamu mandilah kan mau ketemu sama calon kamu"ucap Laila
"bunda sudah tahu"tanya Kenan
"tadi ayah mu yang memberi tahu bunda"ucap Laila
"sudah cepet siap siap "ucap laila
"baik bun"ucap Kenan pergi menuju kamarnya dan pergi untuk mandi
"bun memang nya Kaka mau nikah sama siapa"ucap cella kepo
"kamu mau tau apa mau tau banget"ucap bunda laila sambil berjalan kemeja ruang tamu bersama cella yang mengikuti dibelakang bunda Laila
"ayolah bun cella lagi serius nih"ucap cella saat sudah duduk di sofa bersama bunda nya
"bunda pun serius"ucap laia
"baiklah cella pengen tau banget siapa yang akan menjadi istri kaka padahal kaka kan kaya es batu,nyebelin banget, mana masih sekolah lagi masa ada sih yang mau sama kaka"ucap cella
"kamu itu kalo ngomong suka sembarangan"ucap Laila sambil mengambil hpnya
"nama nya juga kenyataan bun"ucap cella sambil melihat bundanya sedang mencari foto di hp nya
"nah ini yang akan menjadi calon kaka ipar kamu"ucap bunda memperlihatkan foto kaira kepada cella
"hah....kaka cantik inikan yang waktu nolong cella dimall"ucap cella terkejut karena yang akan menjadi kaka ipar nya kaka cantik yang pernah menolong nya
"kamu tahu"tanya bunda
"tau bun"ucap cella sambi menceritakan kejadian nya
"ouh begitu... baiklah karena sudah selesai cerita nya sekarang kamu mandilah terus siap siap karena jam 8 malam kita akan kerumah kaka ipar kamu"ucap Laila
"siap bun"ucap cella sambil pergi menuju kamarnya untuk bersiap siap
dan keluarga admaja pun ber siap siap