KAIRA

KAIRA
27. Jealous



Kaira kembali menuju ke kelas dan langsung duduk di bangkunya karena pak Roy sudah ada di depan kelas. Saat Kaira sudah duduk di bangkunya Fanya menyapanya dengan senyuman seperti biasanya. Kaira pun membalas senyuman tersebut.


Pak Roy hanya menjelaskan beberapa materi saja sambil bercerita hingga sudah tak terasa waktu istirahat sudah tiba.


"Baiklah anak-anak selamat beristirahat" Ucap Pak Roy dan segera pergi dari kelas.


Kaira bangkit dari tempat duduk dan berjalan menuju kantin untuk makan siang. Lexa dan Fanya berlari menghampiri Kaira. Kaira melihat Fanya yang dadi tadi seperti tak terjadi apa-apa jadi Kaira hanya mendiamkannya saja. Kaira tak ingin kehilangan teman hanya gara-gara kesalahpahaman saja.


Di kantin setelah mengambil makanan mereka bertiga langsung duduk di salah satu meja makan yang kosong. Saat mereka sedang asik makan sambil mengobrol, tiba-tiba Samuel datang dan langsung duduk di kursi sebelah Kaira. Kaira pun langsung terkejut melihat Samuel yang ada di sampingnya.


"Ngapain lo?" Tanya Kaira


"Gue mau makan disini, nggak boleh ya" Jawab Samuel sambil menyuruh taman-taman juga ikut duduk disana.


"Kan masih ada tempat kosong yang lain, kenapa mesti disini" Ucap Kaira


"Terserah gue dong" Ujar Samuel sambil memakan makanannya.


"Udah Ra biarin aja, makan aja dulu" Lexa mencoba menenangkan Kaira yang mulai kesal dengan kelakuan Samuel.


Kaira mencoba mencuri-curi pandang kearah Fanya yang terlihat diam saja dengan wajah seperti sedang menahan amarah.


"Dah lah terserah" Ucap Kaira.


Chaiden yang saat itu baru saja sampai disana langsung melihat Samuel yang sedang duduk disebelah Kaira menjadi tak berselera makan lagi. Chaiden langsung pergi dari sana dan kembali ke kelas.


Kaira tak berbicara sama sekali dan lebih memilih menyibukkan diri dengan makanan yang ada di depannya.


"Kaira ini makan" Ucapan Samuel sambil memberikan salah satu lauknya kepada Kaira


"Tidak usah el, kau makan saja" Kata Kaira sambil berusaha mengembalikan makanan itu ke Samuel


"Makan saja cantik"


Semua orang melihat kearah Kaira dan Samuel dan mengira mereka berdua sedang memiliki hubungan. Saat Kaira telah menghabiskan makanannya setengah, terdengar suara pesan masuk dari ponselnya. Kaira segera melihatnya dan benar saja yang mengirimnya pesan adalah Chaiden.


"Ke atap, bawakan roti dan minuman" Begitulah pesan yang dikirim oleh Chaiden


"Teman-teman aku pergi dulu" Kaira langsung pergi dari sana dan menuju ke kafetaria untuk membelikan pesanan Chaiden tadi. Kaira berlari sepanjang jalan hingga sampai di atap sekolah.


"Ini" Ucap Kaira dengan nafas ngos-ngosan dan memberikan pesanan Chaiden tadi.


"Mau kemana lo" Tanya Chaiden


"Mau ke kelas"


"Udah disini aja dulu. Lo udah selesai makan kan"


"Udah sih"


Mereka berdua pun duduk di salah satu bangku yang tidak digunakan disana. Kaira melihat pemandangan sekitar dan Chaiden sedang memakan rotinya. Chaiden memperhatikan Kaira dari sana dengan sedikit senyum di wajahnya.


Kaira memang selalu bisa membuat Chaiden merasa tenang dan nyaman. Tapi Chaiden tak berani mengungkapkan perasaanya kepada Kaira.


Beberapa saat kemudian Chaiden sudah selesai dengan makanannya dan melihat jam ditangannya bahwa waktu istirahat sudah berakhir.


"Ra ayo balik ke kelas" Ucap Chaiden dan berjalan mendahului Kaira.


"Oh iya" Kaira dengan cepat langsung berlari menyusul Chaiden.


"Hobi sekali meninggalkan orang" Gumam Kaira.


Mereka berdua berjalan bersama menuruni tangga tanpa ada percakapan sama sekali.


Dari jauh Chaiden melihat Samuel yang sedang berjalan kearah sini, Chaiden berniat untuk memanas-manasi Samuel. Dengan cepat Chaiden berpura-pura terjatuh hingga membuat kakinya terkilir.


Guubbbrraakkk......


"Aiden lo nggak apa-apa" Tanya Kaira yang terlihat begitu khawatir


"Kaki gue terkilir" Jawab Chaiden.


Dengan cepat Kaira langsung membantu Chaiden berdiri dan memapah Chaiden.


Dan benar sekali Saat Samuel sampai disana dia melihat Kaira yang sedang memapah tubuh Chaiden.


"Chaiden sialan" Ucap Samuel sambil terus melihat kearah mereka berdua.


Next...