
Hari ini suasana dikelas begitu sepi karena mereka semua baru tau jika Chaiden mengalami kecelakaan dan sedang dirawat dirumah sakit.
Kaira sudah memutuskan akan menjenguk Chaiden sepulang sekolah nanti.
"Kai, lo nanti sepulang sekolah mau kemana?, kalau nggak ada rencana kita ke cafe yuk" Ajak Fanya.
"Sorry Fan, nanti pulang sekolah rencananya gue mau jenguk Chaiden dirumah sakit dulu" Tolak Kaira secara halus
"Eh lo mau jenguk si Chaiden, Kai?" Tanya Lexa
"Iya Xa, setelah pulang sekolah gue mau langsung kesana"
"Gue pengen ikut sih sebenarnya tapi gue ada urusan pribadi" Kata Lexa
"Nggak apa-apa kok, gue sendirian aja. Ini gue coba masih coba telfon Chaiden mau tanya dia ada di ruangan berapa" Ujar Kaira
Kaira berusaha menghubungi Chaiden berkali-kali tapi Chaiden tak mengangkatnya.
"Kemana dia sih" Ucap Kaira sambil terus mencoba menghubungi Chaiden
Setelah melakukan panggilan sekitar 5 kali barus setelah Kaira menghubungi ke 6 kalinya Chaiden baru mengangkatnya.
"Nah ini dia akhirnya dijawab juga" Ucap Kaira.
"Chaiden ini gue Kaira, nanti gue mau kesana jengukin lo, lo ada di ruangan nomer berapa?" Tanya Kaira
"Ehh elo Kai, mau jenguk Chaiden ya, datang aja dulu, nanti gue jemput kalau udah sampai di depan" Ucap Samuel dari balik telepon.
Yang menjawab panggilan Kaira tadi adalah Samuel.
"Loh, ini siapa ya?" Tanya Kaira
"Gue Kai, Samuel"
Kaira diam beberapa saat karena otaknya masih belum bisa menjangkau perkataan dari Samuel tadi. Yang Kaira tau Samuel dan Chaiden tidak pernah bisa akur satu sama lain, tepi kenapa Samuel bisa bersama dengan Chaiden sekarang.
"Kok lo yang ngangkat telfon punya Chaiden?" Tanya Kaira lagi
"Chaiden lagi tidur, jadi gue yang jawab. Udah deh gue mau tidur juga ganggu aja lo, nanti kalau lo mau kesini telfon gue aja" Ucap Samuel dan langsung menutup panggilan tersebut.
Tut... tut.... tut....
"Dasar kunyuk sialan. Seenaknya aja matiin telfonnya" Kaira merasa kesal sendiri dengan kelakuan Samuel
"Kenapa Kai?" Tanya Lexa
"Samuel?, lo itu sebenernya nelpon Chaiden apa Samuel sih Kai, bingung gue" Kata Fanya
"Nah lu aja bingung apa lagi gue Xa, udah deh cepat balik ke bangku lo, benar lagi guru masuk"
.
.
Sesuai apa yang sudah Kaira bilang tadi. Setelah pulang sekolah Kaira langsung menuju ke rumah sakit. Sebelum pergi Kaira membelikan bunga untuk Chaiden dan beberapa makanan.
Kaira menaiki sebuah taksi agar cepat sampai disana. Setelah sampai di pelataran rumah sakit Kaira segera menghubungi Samuel.
"El gue udah didepan, lo bisa kesini kan" Ucap Kaira saat panggilan sudah terhubung.
"Oke gue kesana"
Kaira berjalan dengan pelan untuk masuk kedalam rumah sakit sambil menunggu Samuel datang. Tak lama setah itu Samuel memanggilnya.
"Kaira...." Panggil Samuel
Kaira segera menghampiri Samuel dan berjalan bersama menuju ruangan rawat Chaiden.
"Lo kok bisa ada disini?" Tanya Nara
"Gue jagain Chaiden disini, dia kan sendirian" Jawab Samuel.
"Lah, bukannya lo sama Chaiden itu ya"
"Itu apaan sih Kai, udah cepet masuk sana udah sampek nih" Ucap Samuel sambil membukakan pintu untuk Kaira
Begitu masuk Kaira terkejut melihat keadaan Chaiden. Kaira langsung mendekati Chaiden yang saat itu sedang tidur.
"Apa lukanya sangat parah El?" Tanyanya
"Enggak, cuma patah tulang bagian kaki sama lecet-lecet dikit dong" Ucap Samuel sambil duduk di sofa dan membuka makanan yang Kaira bawa.
"Lo duduk aja dulu Kai, jangan ganggu Chaiden tidur, dia baru aja tidur soalnya" Ucap Samuel
Kaira pun akhirnya duduk disebelah Samuel sambil mengobrol-ngobrol sambil menunggu Chaiden bangun.
Next....