Just Belive

Just Belive
capture 25



Chinsun sedang mematutkan dirinya didepan kaca besar yang berada di walk in closet nya. Malam ini sooyung mengajaknya untuk pergi ke acara ulang tahun perusahaan park, yang tak lain adalah perusahaan milik ayah chunghee.


Chinsun memakai dress dengan model sabrina panjang yang mengekspos pundak putih mulusnya, dengan belahan sampai atas lututnya dress itu berwarna navy, sungguh sangat kontras dengan warna kulit putih nya. Ia gerai rambut panjang nya. Ia memakai sepatu heels nya. Ia sempurnakan penampilannya dengan memakai sebuah kalung sederhana namun sangat elegan ia juga memakai antig senada dengan kalungnya.


"Kau sudah siap sayang?" Tanya sooyung pada adik nya


"Em, bagaimana penampilan ku eonni? Apakah ini tidak terlalu ketat dan sexy eonni?" Tanya chinsun pada sooyung dengan pandangan nya masih Menatap pantulan dirinya pada cermin


"Aniyo, kau cantik sekali sayang. Sekarang ayo kita turun ahn ajushi sudah menunggu kita" ajak sooyung


*****


Kini mereka sudah sampai di depan sebuah hotel dimana acara tersebut di selenggarakan.


Mereka menuruni mobil dengan sangat elegan dan langsung disambut oleh lampu kamera dari para wartawan.


Perusahaan park adalah perusahaan nomer satu di negara ini, dan mempunyai pengaruh yang sangat besar di negara ini jadi pantas saja para pemburu berita hadir disana.


Mereka berdua membungkuk memberi salam pada para wartawan lalu berpose dengan elegan, mereka tersenyum dengan cantik disana.


Siapa yang tak mengenal lee sooyoung wanita muda yang ramah dan sopan santun jangan lupakan paras ayu nya, ia dengan tangan dinginnya telah berhasil memimpin perusahaan ayahnya semenjak kepergian sang ayah. Perusahaan itu kini telah memiliki berbagai cabang di seluruh negeri bahkan baru-baru ini perusahaan mereka juga menjalin kerja sama dengan perusahaan dari negara lain.


Perusahaan lee adalah perusahaan terbesar nomor dua setelah perusahaan milik keluarga park.


Selain kesuksesan dibidang bisnis, keluarga mereka juga terkenal dengan kedermawanan nya, mereka adalah donatur tetap pada berbagai organisasi yang bergerak dibidang pendidikan anak, mereka juga memiliki beberapa yayasan sosial. Mereka juga membiayai sekolah banyak anak yang mengalami putus sekolah ataupun anak kurang mampu dan masih banyak lagi lainnya.


Setelah nya mereka masuk dan disambut oleh tuan park dan aeri.


sekarang mereka sedang menikmati sebuah minuman ditangan mereka setelah dari tadi sooyoung mengenalkan chinsun pada rekan nya.


Chinsun memang belum pernah ikut keacara seperti ini jadi tidak banyak yang kenal siapa itu chinsun. Mereka hanya tau kalau chinsun adalah putri kedua dari keluarga lee tapi belum pernah melihatnya secara langsung. Jadi wajar kalau mereka bertanya siapa gadis cantik yang datang dengan sooyoung.


Saat mereka sedang berbincang tiba-tiba seorang pria dengan rambut yang sudah beruban datang menghampiri mereka


"Selamt malam nona lee" sapanya


Sooyoung dan chinsun menoleh


"Eoh, tuan bae selamat malam" sapanya


"Siapa gadis manis ini nona lee, kenapa aku baru melihatnya"


"Ini adik saya tuan bae" jawabannya


Chinsun pun memperkenalkan diri


"Annyounghaseyo lee chinsun imnida" ujar nya dengan membungkuk kan badan


"Eoh kau chinsun, kau sudah besar sekarang terahir aku melihatmu saat pemakaman kedua orang tua kalian" jawab tuan bae


Chinsun pun menanggapi nya dengan senyuman


"Aku bersama putri ku tapi aku belum bertemu lagi dengan nya setelah tadi dia menemui kekasihnya dan aku belum melihat nya lagi" ujar tuan bae. Ia lalu melambaikan tangannya


Tak berapa lama dantanglah dua orang dengan jenis kelamin yang berbeda.


"Ada apa appa?" Tanya wanita itu


"Ah appa akan memperkenalkan mu pada nona lee dan adiknya" ucap tuan bae.


Hyunji pun berbalik dan menatap sooyoung dan chinsun matanya membulat sempurna akan apa yang dia lihat.


"Oh hyunji, jadi dia adalah putri anda tuan bae" tanya sooyoung


"Eoh, kalian saling kenal nona lee?" Tanya tuan bae dengan senyuman


"Tidak juga, saya hanya pernah melihatnya dari foto, saat itu dia sedang berfoto dengan seorang laki-laki. Dan dia juga wanita yang baik tuan bae, dia bahkan menawari adik ku pekerjaan" jelas sooyoung


"Benarkah?" Tanya tuan bae


"Em, dia mengatakannya saat adik ku sedang berada di sebuah cafe, lalu putri mu menghampiri adik ku. Dia menawarkan adik ku untuk menjadi asisten.rumah.tangga. nya dia juga menawari adik ku untuk tinggal dirumah nya sebelum dia diusir dari flat nya karena tidak bisa membayar. Dia juga mengatakan kalau adik ku saat itu sedang menikmati makanan enak sebelum dia hanya bisa memakan ramen. Dia juga mengatakan kalau dia akan mengaji besar adikku. Aku memberi chinsun uang 5 juta won setiap bulannya untuk uang sakunya, jadi berapa gaji yang akan kau berikan pada adik ku nona bae?" Tanya sooyoung dengan tatapan tajamnya.


Tuan bae terpaku di tempatnya wajahnya merah padam antara memendam marah dan malu.


"Kenapa kau tidak menjawab nona? Tuan bae sepertinya anda harus memberikan banyak informasi tentang siapa lee chinsun itu. Dan anda sepertinya juga harus memberi pelajaran tentang sopan santun pada putri anda ini, ajari dia untuk menjaga mulut dan sikapnya itu." Ujar sooyoung.


Tuan bae hanya bisa menunduk lalu membungkuk kan badanya


"Baik maaf kan sikap putri ku nona lee, aku akan memberinya pelajaran setelah ini. Sekali lagi aku minta maaf" jawab tuan bae


"Bukan anda yang harus nya meminta maaf taun bae. Oya satu lagi karena kau sudah berbaik hati menawari adik ku pekerjaan maka aku akan memberi hadiah pada mu nona bae" ujar sooyoung.


Ia lalu mengambil ponselnya dan mendial nomor seseorang


"Yeobseyo" sapanya


"....."


"Tuang kang, tolong cabut 20% saham yang kita tanam pada perusahaan tuan bae dan sisakan 5% saja pada perusahaan nya" ujarnya santai


"......"


"Em, baiklah aku tunggu laporan nya"


Tuan bae benar-benar kalang kabut di buatnya, wajahnya benar-benar gugup ia benar-benar gusar. Ia lalu menatap putri nya dengan tatapan emosi


"Tuan bae, anda tidak perlu khawatir saya masih menanam saham di perusahaan anda, dan saya akan menanamkan saham saya lagi setelah anda sudah berhasil mendidik putri anda ini" final sooyoung ia membungkuk lalu berlalu dari hadapan tuan jung hyunji dan chunghee.


Chinsun melirik sebentar pada chunghee, dan ternyata chunghee sedang menatapnya. Chinsun lalu berlalu meninggalkan chunghee dengan tatapan sendu nya.


Chunghee melepaskan rangkulan tangan hyunji pada lengannya