
"Dari mana kau tau oppa tentang itu? Apakah kau cenayan?" Tanya chinsun dengan ekspresi kagetnya
"Jinja, kau belum pernah berkencan?" Tanya daejung.
Jawaban chinsun membuat 3 orang lainnya terkejut
"Em, aku belum pernah berkencan kalian tau dulu aku pernah sangat menyayangi seorang laki-laki, dia selalu melindungi ku, dia selalu ada saat aku membutuhkan nya, dia selalu tau perasaan ku walau aku tidak menceritakan nya, dia menempati posisi pertama dalam hatiku sejak dulu dan untuk selamanya, dia adalah cinta pertama ku.tapi aku kehilangannya untuk selamanya." Jelasnya dengan diakhiri dengan helaan nafas panjang dan berat
Empat laki-laki yang mendengar ceritanya merasa penasaran siapa sosok laki-laki itu.
"Siapa dia?" Tanya chunghee menyalurkan rasa penasaran nya.
"Dia adalah appa, laki-laki yang akan selalu menjadi cinta pertama ku. Hah...aku merindukanmu appa"
"Mian chinsun, bukan maksut ke membuatmu teringat akan appa mu" sesal daejung
"Aniya, kau tidak salah oppa aku hanya sedang merindukan appa" jawab chinsun dengan senyuman
"Ah aku tau bagaimana kalau kau ikut kencan buta?" Tawar daejung
"Ah, apa aku sudah boleh ikut oppa?" Tanya nya penuh penasaran
"Tentu, kemari aku akan mengajarkan nya" ajak daejung
"Call" dia ambil ponsel pada tas nya dan berjalan ke meja daejung tapi langkahnya terhenti karena handphone sudah berpindah ke tangan chunghee
"Yak oppa kenapa kau ambil ponsel ku. Kembalikan" protesnya
"Tidak aku tidak akan mengembalikan ponselmu" jawab chunghee dengan ponsel yang ia angkat ke atas.
Alhasil chinsun pun harus melompat kecil untuk mengambilnya. Bukannya mengembalikan, chunghee mengangkat tangan nya lebih tinggi
"Kau seharus nya memakai sepatu tinggi itu agar bisa mengambil ponsel ini dasar gadis pendek" Ejek chunghee
"Yak oppa aku tidak pendek, kau saja yang terlalu tinggi. Dan lagi kaki ku sakit kalau memakai sepatu itu. Jadi kembalikan ponselku" protesnya dengan terus berusaha melompat mengambil ponselnya
Chunghee terkekeh geli melihat tingkah chinsun, ternyata gadis ini benar-benar mengemaskan
"Apa desain mu sudah selesai? Kau lihat jam berapa sekarang" tanya chunghee dengan tangan nya masih terangkat tinggi.
Chinsun pun melihat arloji ditangan nya. Ia terkejut 15 menit lagi dia harus bertemu tuan jung tapi desain nya masih belum sempurna. Buru-buru ia kembali kemejanya dengan terus mengerutu
Chunghee dan yang lain terkekeh melihat tingkah mengemaskan chinsun
Akhirnya setelah setelah berpacu dengan waktu chinsun selesai juga menyempurnakan desainnya. Segera ia membereskan berkas dan barang yang akan dia bawa untuk bertemu tuan jung.
Ia terlihat mencari sesuatu, ia mengeluarkan semua isi tasnya ia tampak kebingungan.
"Chinsun-ah apa yang kau cari?" Tanya nya
"Ponselku oppa, aku lupa menaruhnya. Tadi pagi aku memasukkannya kedalam tas ku, tapi sekarang tidak ada. Selama dimobil aku tidak menggunakannya" jelas chinsun dengan wajah sedihnya
Jaejung memutar bola matanya malas, daejung menepuk keningnya dengan tangannya, sedangkan chunghee laki-laki itu terkekeh mendengar jawaban chinsun
"Chunsun, ponsel mu ada pada chunghee hyung, apa kau lupa" jelas daejung
"Yak oppa kembalikan ponsel ku"ujar chinsun berjalan ke meja chunghee
"Ani, aku tidak akan mengembalikan ponsel mu sebelum kau memenuhi syarat dari ku" balas chunghee dengan mengangkat ponsel gadis itu tinggi
"Yak, kenapa harus aku ada syarat? Itu kan ponsel ku. Jadi cepat kembalikan"
"Kalau kau tidak mau baiklah aku tidak akan mengembalikannya. Dan kau akan terlambat datang ke kantor tuan jung"
"Yak kau mau memeras ku ya, katakan apa syarat nya" jawabnya dengan kedua tangan ia lipat didepan dada
"Katakan dulu kalau kau mau memenuhinya"
"Katakan dulu baru aku akan memberi jawaban"
"Baiklah, syarat nya kau tidak boleh menyimpan foto namja di ponselmu, kau tidak boleh ikut kencan buta, kau juga tidak boleh meminta foto dengan putra tuan jung"
Daejung dan jaejung melongo mendengar persyaratan chunghee.
"Hanya itu?" Tanya chinsun
Hal itu membuat 3 orang tadi menoleh padanya
"Apa maksut mu hanya itu?" Jelas chunghee dengan refleks dia menurunkan tangannya.
Dan kesempatan itu tidak chinsun sia-siakan ia ambil ponselnya dan memasukkan nya kedalam saku dress nya. Setelah nya dia berlari menuju meja nya dan buru-buru dia benahi barangnya
"Yak kau curang chinsun" protes chunghee
"Apanya yg curang? Aku tidak sedang bermain dengan mu oppa, aku hanya mengambil barang ku. Lagi pula aku tidak akan pernah mau menyetujui syarat aneh mu itu. Hari ini aku akan berfoto dengan jongwoon oppa, aku akan meminta nomor nya dan...kalau perlu aku akan mengajaknya berkenacan" ujar chinsun berlari menuju pintu ruangan
"Yak, gadis nakal kembali kau" teriak chunghee
"Hyung, sepertinya saingan mu kali ini benar-benar berat" sangah daejung dengan santainya
"Diam kau daejung, atau aku akan memotong gaji mu"
"Yak kenapa kau selalu mengancam ku dengan gaji..menyebalkan"