
Tring
Bunyi alarm menunjukkan waktunya bagi mereka untuk makan siang, ya sedikit aneh memang ketika memasang alarm hanya untuk mengingatkan makan siang. Tapi hal itu sengaja chinsun lakukan karena keempat laki-laki itu suka lupa waktu kalau bekerja dan kadang mereka melupakan makan siang mereka
"Waktunya makan siang...kajja oppa kita pergi" seru chinsun
"Akan makan apa kita hari ini?" Tanya jaejung
"Em...bagaimana kalau shushi? Lama rasanya kita tidak makan itu" usul chinsun
"Aku setuju" ujar daejung
"Aku juga" kali ini jaejung
"Aku ikut suara terbanyak, jadi aku setuju makan shushi. Jadi bagaimana chunghee-ah?" Tanya jonghyun
Chunghee berfikir sejenak lalu menatap rekan-rekan nya
"Baiklah kita makan shushi" final
nya
"Call, kita akan makan shushi hari ini. Kajja oppa" ujar chinsun dengan tangan nya yang sudah ia kaitkan dengan lengan daejung.
Mereka berdua berjalan didepan sedangkan tiga orang lainnya berada dibelakang
"Chinsun-ah apa kau masih suka membayangkan tubuh kami?" Tanya daejung
"Ani, untuk apa aku membayangkan nya aku kan sudah tidak akan membelikan kalian baju lagi"
jawaban polos chinsun itu membuat 3 laki-laki dibelakang nya tertawa sedangkan daejung menepuk keningnya
"Ya tuhan sepertinya aku harus mengembalikan nya ke shs lagi" ujar daejung
"Ah ya chinsun karena sekarang kau sudah menjadi rekan kami jadi aku akan memberitahu mu tentang rahasia memalukan dari salah satu rekan kita" ujar daejung. Chinsun pun menatap daejung dengan antusias mendengar kata rahasia.
Ia lalu mengangguk semangat. Daejung pun menghentikan langkahnya dan membisikkan sesuatu pada chinsun dengan sedikit terkikik
Dan tentu saja itu membuat tiga orang lainnya ikut berhenti
"...begitu chinsun bukan kah itu memalukan hahahah" ucapnya
"Apa? Kenapa tidak lucu dan tidak memalukan?" Tanya daejung penasaran
"Kenapa harus merasa lucu kalau jaejung oppa masih minum susu? Menurut ku itu biasa saja dan tidak memalukan. Aku juga masih minum susu strowberry ku, saat pagi dan sebelum tidur aku selalu meminum nya eonni dan ahn ajhumma yang selalu membuatkannya untuk ku. Sekarang aku tau kenapa jaejung oppa bisa setinggi itu, itu pasti karena dia selalu meminum susu. kalau begitu aku akan lebih sering meminumnya agar aku bertambah tinggi, Tapi tunggu..." chinsun lalu berbalik menatap jaejung yang berada dibelakang nya
"Oppa susu apa yang kau minum? Aku juga akan membeli merk yang sama agar aku tambah tinggi" tanya nya polos.
Dan tawa ketiga orang lainya meledak seketika, mereka sudah tidak bisa menahan tawa mereka lagi. Sedangkan jaejung menutup matanya rapat-rapat menahan emosinya agar tidak mengumpat pada gadis yang ada dihadapannya itu
"Eoh aku juga tau sekarang kenapa kulit daejung oppa bisa coklat sperti itu, itu pasti karena kau terlalu sering minum kopi iya kan oppa. Hah..aku sarankan oppa kurangi lah minum kopi sebelum kulitmu berubah sehitam kopi" ujarnya tanpa rasa bersalah.
Kali ini suara tawa semakin keras terdengar, Chunghee bahkan sampai berjongkok karena tawanya, jaejung sekarang juga ikut tertawa. Tapi itu berbanding terbalik dengan daejung yang memasang wajah kesalnya. Sepertinya ucapannya kali ini seperti senjata makan tuan. Ia lalu merangkul pundak gadis itu
"Ya ya ya baiklah gadis nakal aku akan mempertimbangkan nya. Sekarang mari kita makan sebelum waktunya habis" ia lalu mengiring chinsun keluar dan meninggalkan ketiga rekannya yang masih sibuk menertawakan nya
"Kalau saja itu bukan kau chinsun , pasti sudah ku lempar orang itu sampai sungai han" batin daejung
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 itu berarti waktunya untuk pulang kerumah. Chinsun dan keempat rekannya kini sudah berada didepan gedung mereka berencana untuk pergi ke myongdong.
"Sweerheart...." panggil seorang laki-laki
Chinsun memejamkan matanya ketika mendengar suara itu. Dengan berat hati ia menolah dam memaksakan senyumnya
"Jongwoo oppa, apa yang sedang kau lakukan disini oppa?" Tanya nya dengan senyuman terpaksa
"Tadi aku menunggu mu tapi kau tidak datang juga, dan tadi aku juga harus menemui rekan ku jadi aku pergi. Tadinya aku ini mengajak mu makan siang. Tapi karena gagal jadi aku akan mengantar mu pulang dan mengajak mu makan malam" jelasnya
"Ah mian oppa, tapi aku sudah ada janji dengan teman-teman ku" Jawa chinsun
"Kalian akan pergi kemana?" Tanya jongwoo
"Kami akan ke myongdong" jawab chinsun polosnya
"Baiklah kalau begitu, aku akan ikut dengan kalian" ujar jongwoo dengan santai nya
"APA!!" Ujar chinsun dan keempat rekannya mereka tidak percaya denga apa yang baru saja mereka dengar
Dan beginilah akhirnya mereka berenam berjalan bersama di myongdong street food dengan chinsun yang berjalan didepan dengan diampit daejung dan jongwoo sedangkan lainnya berjalan di belakang. Mereka membeli beberapa jajanan disana dan berahir dengan memakan kaki ayam pedas dan juga menikmati soju.
Mereka memutuskan pulang sebelum mereka benar-benar mabuk, sungguh hari yang mengagetkan dan melelahkan