
Hari ini adalah weekend chinsun menikmatinya dengan memburu beberapa foto untuk koleksi nya. Sekarang dia berada di starfield library.
Starfield library adalah sebuah Perpustakaan yang berisi kurang lebih 50.000 buku dan 200 tempat duduk. Perpustakaan ini berada tepat di tengah-tengah coex mall. Mall ini merupakan mall bawah tanah paling besar di asia.
Ia membidik beberapa objek disana. Saat ia mengangarahkan kameranya kearah bawah ia melihat seorang laki-laki yang amat dia kenal sedang berpelukan dengan seorang wanita. Ia mencoba memastikan, ia ambil ponsel dari saku mantelnya, ia lalu medial nomor laki-laki tersebut
"Yeobseyo" sapa orang diseberang sana
"Oppa, apa yang sedang kau lakukan?" Tanya chinsun
"Aku..aku sedang mengerjakan beberapa desain. Ada apa chinsun?"
Chinsun berdecih saat mendapat jawaban dari laki-laki itu, ia menatap remeh pemandangan di bawah sana
"Ah begitu, aku hanya ingin tau saja apa yang sedang kau lakukan oppa. Kalau begitu selamat bersenang-senang chunghee oppa"
Tanpa menunggu jawaban chunghee ia mematikan panggilan itu
"Kau berbohong oppa" monolognya. Ia pun mengarahkan kembali kameranya dan mengabadikan foto chunghee dan wanita itu
******
"Ada apa kau menghubungi ku lagi?" Tanya chunghee pada wanita di sebrang sana
"......."
"Baiklah kita bertemu, akan aku kirim lokasinya" final chunghee ia benar-benar tidak ingin berdebat dengan orang tersebut
Mereka sekarang berada di Starfield library, chunghee sengaja memilih tempat ini untuk bertemu dengan hyunji. Ia tau tabiat wanita itu. itu sebabnya ia mau bertemu asal tempatnya dia yang memilih
"Sekarang katakan apa yang ingin kau sampaikan"
"Chunghee-ah maafkan aku, sungguh aku benar-benar minta maaf aku tidak bermaksud melakukan itu padamu waktu itu, aku benar-benar mencintaimu chunghee. aku mau berpacaran dengan nya dan memutuskan mu karena dia terus mengancam ku chunghee. Aku mohon maaf kan aku" jelas hyunji dengan airmata yang sudah membanjiri pipi nya
Chunghee menghela nafanya
"Aku sudah memaafkan mu hyunji, aku sudah tidak mau mengingat kejadian itu. Aku sudah menutup kisah pilu itu. Jadi berhentilah menangis sekarang sebelum orang-orang mengira aku melakukan sesuatu pada mu" ujar chunghee
Hyunji pun menyeka airmata nya dan tersenyum
"Terimakasih kau memang laki-laki baik chunghee, jujur saja aku...masih mencintaimu chunghee. Bisakah kita kembali seperti semula aku ingin menjadi kekasih mu lagi chunghee, aku berjanji tidak akan melakukannya lagi" pinta hyunji
"Mian hyunji-ah aku tidak bisa, rasa cintaku pada mu sudah mati ketika kau menghianati ku dan meninggalkan ku. Rasa itu tidak mungkin kembali lagi dan sekarang ini sudah ada seseorang yang sangat aku cintai. Jadi mian kita tidak bisa seperti dulu lagi" jelas chunghee
"Baiklah Aku mengerti, beruntung sekali perempuan yang mendapatkan cinta mu chunghee. Tapi kau mau kan berteman dengan ku"
Chunghee pun mengangguk sebagai jawaban.
Tanpa pikir panjang hyunji berdiri dari kursinya dan menghambur kepelukan chunghee, ia memeluk dengan erat laki-laki itu. Chunghee pun membalas pelukan wanita itu.
Pelukan itu terlepas ketika ponsel chunghee bergetar.
Ia segera mengangkat nya setelah tau siapa penelfonnya.
Ia menghela nafanya, ia telah berbohong pada chinsun ia tidak ingin chinsun salah paham dan marah kalau tau sekarang dia sedang bersama hyunji.
*****
Saat ini chinsun sedang duduk di salah satu cafe ia sedang menikmati es krim nya, ponselnya bergetar ia melihat siapa yang menelpon nya.
"Yeobseyo oppa" sapa nya ramah
"Chinsun-ah, apa yang sedang Kau lakukan?" Tanya daejung
"Aku sedang makan es krim"
"Eoh, dimana kau sekarang?" Tanya daejung
"Aku sedang berada di coex mall oppa, ada apa?"
"Aku dan jaejung berencana mengajak mu kesuatu tempat apa kau mau?"
"Kemana opp?"
"Rahasia, kau nanti juga akan tau. Jadi kau mau tidak?"
"Em...baiklah aku mau"
"Oke kalau begitu kami akan menjemputmu, nanti akan aku telfon ketika kami sampai"
"Oke...hati-hati dijalan oppa"
Panggilan itu pun chinsun tutup
*******
"Apa kalian menunggu lama?" Tanya chinsun begitu ia masuk kedalam mobil
"Tidak juga, apa kau menikmati es krim mu?" Tanya jaejung
"Tentu, eoh apakah kita hanya akan pergi bertiga?" Tanya chinsun
"Sebenarnya kami mengajak jonghyun dan chunghee hyung juga tapi mereka sedang sibuk, jonghyun hyung dia sedang pergi bersama kekasihnya sedangkan chunghee hyung dia bilang dia sedang ada urusan, jadi kita hanya pergi bertiga saja tidak apa kan" jelas jejung
"Em, tak apa bisa menghabiskan waktu berlibur dengan kalian saja sudah membuat ku senang oppa" balasnya
Dalam perjalanan mereka sesekali bercanda dan menyanyikan lagu yang diputar di mobil daejung, suasana disana benar-benar ceria dan menyenangkan rasa sakit hati chinsun seolah terobati oleh hal itu.