
Senyumanmu memabukkan, membuatku sejenak lupa bahwa kita tidak terikat. Kau bukan milikku dan aku bukan milikmu.
Hari ini adalah tepat dimana para murid kelas X dan XI Sma Starsmoon melaksanakan acara camping setelah ujian pertengahan semester berlangsung.
"Baiklah anak-anak silahkan naik bus, yang telah ditentukan. Masing-masing bus akan ada anggota osis dan guru pendamping yang akan menjaga kalian di bus" Ujar Pak Broto memberi arahan kepada siswa-siswi Sma Starsmoon.
"Baik pak" Balas para muridnya serempak.
Sesuai arahan dari Pak Broto, para siswa-siswi mulai memasuki bus masing-masing yang telah ditentukan.
Masing-masing bus ditempati oleh 2 kelas, kelas X dan kelas XI. Dan tempat duduk para peserta camping bebas memilih dengan siapa mereka akan duduk.
"Jessy buruan masuk" ucapan Belva tak dihiraukan Jessy.
"WOI JEJES" teriak Sisil.
Teriakan Sisil menghentikan kegiatan Jessy yang sedang menengok kesana-kemari mencari seseorang.
"Heh apaan sih" Kesal Jessy.
"Lo sih dipanggilin dari tadi nggak nyaut-nyaut" ucap Belva.
"Iya tuh, nyari siapa sih" tanya Sisil.
"Nyari kak Reno. Kalian kalau mau masuk, duluan aja" ujar Jessy menyuruh agar kedua temanya masuk kedalam bus terlebih dahulu daripada menunggunya.
"Oh oke deh" balas Belva dan Sisil serempak.
Jessy membatin duh mana sih kak Reno, apa gue tunggu didalem aja ya?
Ketika Jessy akan masuk, matanya memastikan kembali sekitarnya. Dan pandanganya terfokus pada seorang cowok yang sedari tadi ditunggunya.
Jessy berjalan ke arah cowok itu, Reno. Di samping Reno itu terdapat empat orang cowok yang sedang berjalan beriringan menuju kearahnya.
Jessy melambai "Kak" ucapnya memanggil.
Yang disapa hanya balas melambaikan tangannya. Lalu kelima cowok menuju ke ara Jessy.
"Nunggui gue ya Jes" celetuk seorang cowok yang tadi berjalan bersana Reno.
"Heh Allan, jadi orang jangan suka kepedean" cibir cowok lain.
"Diem lo Dic" sebal Allan.
Ke-empat cowok tadi adalah Alla, Dicky, Reza dan tentu saja juga si ganteng Kevin.
Jessy tak menghiraukan Allan dan Dicky. Ia beralih menatap Reno, orang yang sedari tadi ia tunggu.
"Kemana aja sih kak, lama banget" ucap Jessy cemberut.
"Tadi nyari anak hilang, tapi sekarang udah ketemu kok" Ucap Reno santai. Jessy yang mendegarnya hanya menahan tawa saja. Sudah pasti 'anak hilang' yang dimaksud oleh Reno adalah Kevin dan ketiga temannya.
"Sialan lo Ren, gue bukan anak hilang ya" bantah Allan.
"Siapa juga yang bilang lo anak hilang? Emang gue tadi nyebut nama lo?" balas Reno membuat Allan tak bisa berkata-kata lagi.
Dicky yang melihat Allan kalah bicara tertawa "HAHAHA si ******" cibir Dicky.
"Dicari anak hilang" kini giliran Reza.
"Woi bukan cuma gue ya kalian juga" Kata Allan membela diri.
"Gue nggak merasa" ucap Kevin mengedikkan bahunya acuh.
"Gue juga" ucap Dicky dan Reza bersamaan.
"Serah kalian males gue" Kata Allan kemudian berjalan masuk ke dalam bus.
Reno yang melihat itu hanya teryawa pelan begitupun dengan Jessy.
"Buruan masuk Jes, gue mau ketemu sama guru dulu" ucap Reno lalu setelah itu berjalan masuk untuk menenui guru pendamping.
Baru saja Jessy akan masuk, tapi tangannya dicekal oleh seseorang. Siapa lagi kalau bukan Kevin.
"Ada apa?" Tanya Jessy menautkan alisnya.
Kevin merogoh sakunya dan mengeluarkan sebuah benda dari sakunya.
Sebuah jepitan rambut berbentuk bintang dengan mutiara sebagai penghiasnya.
Kevin memakaikan jepit rambut itu kepada Jessy. Dia pakaikan di rambut Jessy sebelah kiri.
Jessy tercengang saat Kevin mendekat kepadanya untuk memakaikan jepit rambut. Bau maskulin tercium saat Kevin mendekat. Sungguh bau yang membuat orang mabuk kepayang.
"Selesai" Kata Kevin.
Jessy mengambil hpnya dan melihat benda Kevin berikan "Ini buat gue?" tanyanya memegangi jepit rambut berbentuk bingang itu.
"Iya, suka?" tanya Kevin. Dia berharap semoga Jessy suka. Kalau tidak suka dia akan memberikan sesuatu yang Jessy suka.
"Suka kok, makasih" Jessy tersenyum kepada Kevin.
Kevin mengangguk "Buruan masuk gih" kata Kevin.
Setelah itu Jessy masuk kedalam bus, begitu juga dengan Kevin. Didalam terlihat guru pembimbing sedang mengabsen. Lalu Jessy mengedarkan pandangannya ke segala arah untuk mencari Reno. Dan ternyata Reno duduk dibagian belakang sebelah kiri bus.
Saat Jessy akan duduk, ada yang menarik Jessy dari belakang. Tentu saja yang menarik Jessy adalah Kevin.
"Apaan sih, tarik tarik" Kesal Jessy.
"Lo mau ngapain" Tanya Kevin.
"Ya duduk lah" jawab Jessy.
"Duduk sama gue" Ucap Kevin.
"Gue udah duduk sama Kak Reno" Kata Jessy.
Reno berdiri berusaha melerai "Jessy udah sama gue mending lo sama temen lo tuh" Kata Reno menunjuk Allan dengan dagunya.
Kevin menatap Allan "Al lo sama dia" ucapnya menunjuk Reno.
"Yang dibelakang kenapa ribut-ribut. Cepat duduk jangan pada ribut" Kata seorang guru menegur.
Akhirnya Jessy terpaksa duduk bersama Kevin. Dia duduk didekat Jendela. Sedangkan Reno dan Allan duduk dibelakangnya. Didepan, ada Dicky dan Reza. Lalu di samping tempat dia dan Kevin duduk ada Sisil dan Belva.
Perjalanan mereka di isi gurauan Allan dan Dicky. Membuat perjalanan terasa menyenangkan.
Setelah sampai di tempat tujuan yaitu puncak, mereka segera turun dari bus. Semua murid berkumpul dan diberikan arahan oleh pak Broto. Katanya setelah selesai mendirikan tenda mereka disuruh mencari kayu bakar. Untuk kegiatan api unggun malam nanti.
Wilayah tenda perempuan dan laki-laki dipisah. Ditengah-tengah tenda antara perempuan dan laki-laki nanti akan dibuat api unggun. Satu tenda di isi empat orang. Tapi tenda Jessy hanya di isi tiga orang, yaitu Jessy, Belva dan Sisil. Satu orang lagi tidak ikut karena sakit, jadi di tenda Jessy hanya berisi tiga orang Sedangkan Kevin tentu saja satu tenda dengan ketiga temannya itu.
Setelah mereka semua telah selesai mendirikan tenda mereka mulai mengumpulkan kayu untuk api unggun.
Saat kayu sudah terkumpul cukup banyak, mereka istirahat ditenda masing-masing. Sore harinya, kegiatan di isi dengan berbagai macam permainan.
Malam harinya mereka pesta barberque dan menyalakan api unggun. Agar tugas cepat selesai, mereka dibagi dalam beberapa kelopok. Ada yang bertugas menyiapkan api unggu, memanggang, membuat bumbu, menyiapkan piring dan masih ada lagi yang lainnya.
Jessy dan kedua temannya disuruh agar menyiapkan bumbunya dan setelah selesai mereka membantu memanggang. Sedangkan Kevin serta ketiga temanya disuruh agar membatu memanggang.
**PESTA BARBERQUENYA DI EPISODE SENLAJUTNYA DAN AKAN ADA BEBERAPA MAKANAN YANG MENGGIURKAN
DITUNGGU AJA BESOK**