Its Story Rey & Key

Its Story Rey & Key
Pergi kemana Key...?



''DASAR GILA...OMG MUKA SAMA RAMBUT GW BASAH...CEPAT-CEPAT KERINGIN, NANTI GW JADI DUYUNGGG'' teriak Key.


''Pembalasan gw itu hanya seujung tanduk kutu'' kata Rey datar dan menghabiskan bakso milik Key yang masih tersisa.


''Eh lo ngabisin semua makanan gw, ga punya uang ya'' ucap Key garang dengan mendelik tajam.


''Bodo amat gw laper dan asal lo tau uang gw itu ga bakal abis tujuh turunan'' kata Rey.


''awas lo yaa'' Key sangat geram terhadap mahluk yang bernama Rey ini.


''Key udah ah ga usah di ladenin, ayo masuk kita masih ada jam'' kata Nayla menyeret Key yang masih ber api-api.


''Bang satya, kami duluan yaa'' pamit Clara, Thre.cebar pun keluar dari kantin dengan Key yang ngedumel sepanjang jalan menuju kelas.


。。。


REY the genk (POV)


''adek dapet dari mana tuh sat, cantik-cantik semua adek lo, perasaan abang nya ga cakep?'' seloroh Vano.


''Ck, gw lagi males ngelawan lo, mending pesan makanan deh'' kata Satya duduk di samping Rey.


''Mau makan apa lo pada?''


''mie ayam'' sahut Rendy singkat.


''sama-in aja'' kata Satya.


''Lo apa rey?'' tanya Vano pada Rey.


''enga, gw udah kenyang'' sahut Rey.


''Iyalah udah kenyang. Orang udah makan hasil rampasan, parah nya punya cewe lagi, kayak orang susah aja'' ucap Vano lalu bergegas pergi memesan makan sebelum dapat nyinyiran dari sang sahabat so savange itu.


Rey mendelik tajam menatap ke pergian Vano.


''awas aja lo'' geram Rey.


''gw duluan'' pamit Rey, dia berjalan meninggal kan kantin.


''Yo'i" jawab Satya sama Rendy.


Tak lama kemudian Vano datang dengan makanan yang di pesan nya.


''kemana si Rey udah pergi yaa? ihhh kasian ngambekan'' ujar Vano kembali mengejek Rey.


untung aja tuh Rey ga ada di situ...


''Dih ngambekan lo bilang, ga ingat apa rey emang gitu.


udah makan langsung cabut'' kata Satya.


''Kebentur roh orang gw tadi, jadi rada-rada lupa ingatan gitu'' kata Vano dan memakan bakso nya.


''ga lucu'' ujar Satya dan Rendy bersamaan.


''Lah siapa yang bilang lucu, ga ada ko'' jawab Vano dengan tersenyum mengejek namun sayang nya tak di tanggapi lagi oleh Rendy dan Satya.


''Lah ko pada diam'' ujar Vano lagi dan lagi-lagi tidak di gubris oleh Rendy dan Satya.


''Yaudah gw juga ikutan diam deh''


REY the genk (POV) end.


。。。


Three cebar...


..Halte bus..


''ih masih sebel gw sama tuh cowo songong'' gerutu Key mengerucutkan bibir nya.


''Yaelah masih dendam lo ya?'' ucap Nayla.


''Ga gw ga dendam, cuman kesel aja makanan gw abis di embat tuh cowo."


''yaudah biarin aja, mending besok lo cari dia, terus seret minta traktir'' usul Clara memberi sebuah ide yang begitu cermelang bagi Key.


''Beh...mantap juga ide li clar'' kata Key berbinar.


''Iya betul tuh, seret nya jangan ke kantin doang seret ke restoran bintang lima kek'' kata Nayla menimpali dan menambah-nambahi ide Clara.


''Ke kantin juga engga apa-apa. Banyak makanan yang belum gua cicipin, cuman bakso, mie ayam dan nasi goreng doang yang udah gw icipin di situ, karena uang saku gw mentok nya cuman cukup beli tuh makanan'' ujar Key.


''Tapi...boleh juga sih kalo ke restoran. biar gw borong tuh makanan di restoran tau rasa nanti lo, bhahaha'' sambung Key lagi dengan tertawa kencang.


''Lo berharap banget, emang mau tuh cowo lo seret'' kata Clara.


''Lah Clar...lo yang beri gw ide...lo juga yang jatuhin'' ucap Key sok sendu.


''yee..keluar lagi nih drama nya'' ujar Nayla masuk kedalam bus yang sudah datang di ikut Clara.


''Tunggu gw oy'' teriak Key, lalu ikut masuk.


...


''Gusy, kalian mau makan ga?'' tanya Key mendarat kan bokong nya di sofa yang berda di depan tv.


''Mau'' jawab Clara dan Nayla senang.


''Masak sendiri'' kata Key cuek lalu memejam kan mata nya.


''Yee..di kira lo mau masakin kita'' ujar Clara.


''tau tuh'' ujar Nayla yang berjalan menuju kamar nya.


Clara juga ikut mengiring Nayla.


''ngambek atau gimana itu?'' tanya Key pada angin yang lewat, dia berdiri menuju dapur, memasak omelet telur dan osengan kangkung sesuai isi kulkas three cebar.


setelah selesai menghidang kan makanan, Key bergegas masuk ke kamar nya dan mandi.


Key terlihat sedang bersiap-siap dengan rapi, ia berjalan menuju masuk ke kamar Nayla dan Clara.


terlihat dua gadis cantik yang tertidur pulas.


"nay, clar gua mau pergi nih, izin pamit" kata Key menguncangkan tubuh Nayla dan Clara, namun tak ada respon.


"yaudah gw tinggalin aja kali yaa, gausah pamit deh" Key berjalan keluar dari kamar Nayla dan Clara.


Key mengambil secarik kertas dan bolpoin, ia tampak serius menulis sesuatu dan meletak kan nya di samping makanan yang telah ia sajikan tadi.


Key bergegas keluar dari apartemen dan tampak masuk ke subuah mobil putih yang ternyata taxi online yang sudah ia pesan tadi.


Taxi itu melaju ke sebuah arah, membelah keramaian.


lalu berhenti di sebuah tempat...?


◦◦◦


jam menujukan pukul 05:01


Clara yangsudah terbangun dari tidur nya, berjalan menuju dapur hendak minum namun mata nya menangkap meja makan yang sudah terisi masakan.


Clara mendekati meja itu dan mata nya mentok ke sebuah secarik kertas dengan sebuah tulisan rapi yang tertera di situ.


Clara mengambil kertas tersebut dan membaca nya.


to: Nayla dan Clara tersayang.


gw ijin pamit ke suatu tempat, kalian gausah khawatir gw di sini bakal baik-baik saja, kalian harus jaga diri yaa.


oh ya makan yang udah gw siapin di abisin ya, tapi nasi nya masak sendiri ...


bye-bye♡


*●**Keyra angelin*..


Clara yang habis mebaca surat dari Key, segera berlari menuju kamar nya.


''Nay, nayla cepat bangunn'' ujar Clara gusar.


Nayla yang dari tadi udah bangun tapi tidak membuka matanya, segera duduk terbangun.


''Ada apa clar?''


''Liat ini nay'' ujar Clara memberikan surat dari Key tadi ke tangan Nayla.


''Apaan nih'' Nayla membaca nya lalu bola mata nya melotot tak percaya.


''pergi ke mana key, bias-bisanya key pergi cuman nulis surat gini doang'' ucap Nayla gusar.


Pikiran Nayla dan Clara menjadi kalut.


mereka tidak tahu harus mencari Key kemana dan jalan satu-satu nya adalah menghubungi Key, namun sayang nya hanya jawaban seorang wanita operator yang terdengar.


Nayla dan Clara semakin kalut saat Key tidak bisa di hubungin.


Mereka tidak bisa melakukan apa-apa, selain besok berharap bertemu Key di kampus..


TBC


●●●


Siapapun yang membaca jangan lupa...


◦like, komen


◦favorite kan vote juga.


Saya sangat berterimakasih atas itu.


。。。


✿ITS STORY REY & KEY✿


Salam author Lich♡