Its Story Rey & Key

Its Story Rey & Key
Rey vs key (revisi)



HAPPY READING


。。。


"Iya, cepat kesini" kata bu Yanti dengan nada geram.


Key berjalan kedepan, menuju bu Yanti.


"Ada apa bu?" tanya Key polos dengan tampang tak berdosa.


"Kamu berdiri di samping saya karena sudah berani menggagu" kata bu Yanti dengan tajamnya.


"Lah untuk apa bu?"


Ihh Key ga ada takut-takut nya ya.


"ga untuk apa-apa, itu adalah hukuman untuk mu"


"emang saya salah apa?"


"Perlu ibu ulang, bahwa kamu berani bicara disaat waktu yang tidak tepat dan di tengah-tengah penjelasan"


"lho bu baru beberapa kata saya berbicara masa langsung di hukum, itukan tidak melanggar hukum. belajar itu akan terasa sangat tertekan dan tidak asik saat suasananya tegang. Harusnya saat ibu mengajar dengan tetap serius namun ibu juga harus menciptakan suasana hangat di dalamnya, itu baru mantul" ujar Key panjang lebar kepada ibu Yanti.


Wah...Key sangat berani...


"Kau menasehati saya?" bu Yanti mengakat sebelah alisnya, menatap Key intens.


"tergantung yang ibu rasakan" Key balas menatap ibu Yanti.


Key dan ibu Yanti saling menatap sampai akhir nya ibu Yanti menepuk nepuk pundak Key dan berkata.


"Kau seperti sahabat karib saya yang sampai ini tidak saya tau keberadaan nya. Baiklah saya akan mencoba seperti yang kau katakan dan silahkan duduk"


perkataan bu Yanti sontak membuat terperangah seisi kelas Juga Key sendiri. Padahal ia hanya ngomong ngasal.


Apakah ini tanda bahwa bu Yanti akan pensiun menjadi dosen killer...?


。。。


...recess...


"Yo gusy, cuss kantin" ajak Key dengan semangat.


"Yuk"


Thre.cebar berjalan keluar tapi tiba-tiba ada yang menyerobot merangkul leher Key.


"hei mana omongan yang katanya ingin ngejaga gw di depan gerbang" ujar Regan mengapit leher Key kuat, ia dan Key berjalan berdahulu di depan Nayla dan Clara.


''tungguin kita..jangan asik bermersaan saja'' teriak Clara


''Ber-mesraan cuy'' ujar Nayla menoyor kepala Clara.


''Ya sama aja lah.., yok kita susul key sama cowo gaje itu''


"Gaskeen."


''Hei...cong sakit nih leher gw, engga ngap-ngapa lo nyiksa gw'' Cerocos Key, Regan terlalu kencang merangkul leher nya.


''Iya-iya, maaf atuh bu'' ucap Regan melepaskan rangkulan nya beralih dengan merangkul bahu Key.


''bu, bu emang gw babu'' sewot Key


''Suka-suka lo lah key, asal lo bahagia'' balas Regan memutar bola mata jenggah.


''eyy..situ asik ngobrol sendiri sampai lupa ada dua bidadari disini'' sarkas Nayla


''Bidadari taik lo, kalau setan ada."


''Parah lo key...tunggu aja pembalasan gw''


Di sepanjang jalan mereka terus mengoceh perdebadatan-perdebatan ridak penting dan pada akhirnya sampai di lah kantin.


''duduk pojokan sana yok'' ajak Regan menunjuk meja paling pojok kantin.


''ayo'' jawab thre.cebar serempak.


''Biar gw yang pesanin, kalian mau apa?'' kata Regan.


''Ok, gw bakso sama es teh'' kata Key


''Gw samain'' sahut Clara.


''Gw juga."


''Siap 95 para tuan putri, mohon tunggu sebentar'' hormat Regan berlalu pergi memesan makanan.


..not long after..


''TADA...makanan sudah datang, silahkan di nikmati nona-nona'' ujar Regan dengan bergaya ala pelayan.


''tadi tuan putri sekarang nona nanti apa?'' Key mengomentari.


''Hehe'' cengir Regan.


Mereka pun makan dengan candaan-candaan serta gombalan receh ala Regan yang bergaya sok akrab.


akibat teriakan-teriakan histeris para cewek-cewek yang lain.


Regan melotot melihat es teh yang belum di minum nya sudah di cemplungin sama bakso Key parah nya langsung loncat dari mulut Key lagi.


''Pada kenapa tuh...kayak cacing kedinginan'' kata Clara.


''tuh liat di depan ada senior'' kata Regan.


''Ya masalah nya apa coba? cuman senior doang, cewek cewek yang teriak juga kebanyakan senior'' ucap Keyra acuh ...


Key sejenak menoleh ke arah senior lalu kembali memakan bakso nya.


''OMG...liat tuh, senior nya ganteng-ganteng banget beuhhh'' heboh Clara saat melihat senior yang ternyata visual nya tidak main-main.


''Biasa aja kali Clar...jangan malu-maluin deh, diliat aja kenapa'' tegur Nayla.


Sedangkan Keyra dia sudah asik lagi memakan bakso nya.


kalau sudah makan urusan yang lain tidak tapi di tanggapain nya lagi.


"gw duluan, mau ketoilet kebelet nih'' teriak Regan sambil berlari terburu-buru menuju toilet.


''Iyaa'' sahut thre.cebar.


''Eh liat deh...tuh senior ganteng mau kesini'' heboh Clara lagi.


"Ya iyalah..mereka menuju kesini, orang cuman meja kita aja yang ga ke isi penuh, ga liat apa yang lain udah penuh nyusek-nyusek gitu'' oceh Nayla padahal hati nya dah dag-dig-dug tuhhh...


Key kembali menoleh pada senior ganteng itu dan mata nya menangkap sosok familiar berada di antara empat senior ganteng itu. siapa sih?


''nay, clar...lo ngerasa familiar ga sama salah satu dari mereka'' kata Key menunjuk Satya.


Ohh ternyata yang bikin heboh adalah REY the genk


''iya..ya..terasa familiar banget'' sahut Nayla-Clara.


mereka bertiga terus memperhatikan Satya dan tak sadar kalau REY the genk itu sudah sampai di hadapan Thre.cebar tapi Thre.cebar terus memperhatikan satya...?


''BANG SAT SUPER'' teriak Thre.cebar bersamaan dan mereka bertiga bergegas memeluk Satya.


Hayo ada hubungan apa nih mereka?


''YEY...ADEK-ADEK ABANG YANG COMEL...AKHIR NYA KITA KETEMU LAGIII'' teriak Satya juga membalas pelukan Thre.cebar.


''Ehem..maua sampai kapan pelukan nya'' deham Vano.


''Ck..si keresek gesrek ganggu acara kangen-kangenan gw aja'' kata Satya sambil melepaskan pelukan nya.


''Pesan makanan cepat'' ujar Rey dingin dan duduk di bangku yang key duduki tadi.


''Em..suara itu..?'" batin Key.


lalu Key berbalik dan mendapat si pria gunung es yang di temui nya kemaren di supermarket.


oh ternyata Rey dan Key udah bertemu dari kemaren...


''heh...lo manusia batu. Sejak kapan gw ngijinin lo duduk di situ, noh ga liat bakso gw belum abis, nanti gua dudk di mana hah. emang lo siapa sih seenak jidatnya nyerobot punya orang'' cerocos Key pada Rey.


''Duduk ketempat lain saja'' jawab rey singkat.


''lo manusia aneh di supermarket kemaren. Lo tau ga? lo itu nyebelin banget, pengen gw cabik-cabik tuh muka monster."


''cewe gila pasien rumah sakit jiwa, lo berani ngomongin muka gw monster hah'' marah Rey berdiri dan berkacak pinggang.


''Cih so banget sih...emang lo kira gw takut sama lo? ya enga lah!'' ucap Key menghampiri Rey.


''Lo ga tau aja siapa gw'' ucap Rey dingin plus datar Sambil meminum es teh Key.


''Eh..asal minum-minum wae, ga nengok apa itu punya gw'' kata Key melototkan mata nya.


''APA!!!'' teriak Rey lalu meminum habis es teh Key lagi lalu menyeburkan nya ke Key lagi.


''Gwa kira milik gw'' ucap Rey tanpa merasa bersalah


''DASAR GILA...OMG MUKA SAMA RAMBUT GW BASAH...CEPAT-CEPAT KERINGIN, NANTI GW JADI DUYUNGGG'' teriak Key .


...


TBC


●●●


Siapapun yang membaca jangan lupa...


◦like, komen


◦favorite kan vote juga.


Saya sangat berterimakasih atas itu.


。。。


✿ITS STORY REY & KEY✿


Salam author Lich♡