
Lun,kamu mau ga jadi pacar aku?Kata Bagus sambil memberikan sebuket bunga yang di ambil dr bangku belakangnya.
"hah??"itulah kata pertama yang keluar dari mulut Aluna.
"kk ngga bercanda kan?"Aluna mencoba meyakinkan.
"Aku ngga bercanda lun.Kamu inget ga waktu aku ngga sengaja ngelempar bola dan kena kamu?"
Aluna mengangguk.
"Dari situ aku mulai tertarik sama kamu,terus aku suka perhatiin kamu di sekolah,tapi aku ragu buat deketin kamu.Aku takut di tolak hehehee"Ujar Bagus sambil tertawa berusaha menutupi kegugupannya.
"Terus?"Tanya Aluna
"Terus...nabrak kalo terus terus mulu mah Hahahaa.."Canda Bagus mencoba mencairkan suasana.
"iiihh kk mah,aku serius tau"Ujar Aluna dengan memasang wajah cemberut.
"Hahahaa..iya iya.Abisnya kamu sih terus terus mulu.Jadi intinya,Aluna Brisia Putri kamu mau ga jadi pacar Bagus Antara?"tanya Bagus sambil menyodorkan kembali buket bunga yang sedari tadi di pegangnya.
"Hhmmm..iya ka,Aluna mau jadi pacar ka Bagus"Aluna tersenyum dengan ke dua pipi merona merah,lalu mengambil buket bunga yang di berikan Bagus.
"Finnally,pecah telor juga gw hahahaa"Ujar Bagus lega.
Aluna hanya tersenyum melihat tingkah pacar nya tersebut.yaa,pacar!Aluna masih tidak percaya semua terjadi begitu cepat,setelah berbulan-bulan mereka saling menyimpan kekaguman,akhirnya hari ini terluapkan juga.
"Mudah-mudahan kamu bisa terima aku apa adanya ya Lun,baik buruknya sifat aku,cobalah bertahan sama semua yang ada di dalam diri aku.Aku ga bisa menjajikan kebahagian yang abadi,tapi seenggaknya ku akan berusah untuk membuat kamu merasa bersyukur memiliki aku.Aku akan berusah untuk mencegah sebutir air matapun jatuh dari mata kamu yang indah karena aku."
"Aluna juga berharap begitu kaa"
mereka pun berpelukan,kemudian...
tok..tok..tok..
seseorang mengetok jendela mobil di sebelah Aluna.
"Mamah?"Ujar Aluna kaget saat membuka setengah jendelanya.
"Lun,kalo mau pacaran di dalem rumah aja jangan dimobil,nanti di grebek satpam loh"Ledek mamah Nadia
"aaahhh mamah apaan sih"Luna merajuk dengan pipi yang merona merah.
"Udah udah,ayo ajak pacarnya ke dalam"Ujar mamah nadia lalu berjalan menuju rumah.
"Ka,maafin mamah aku yaa"Ujar Aluna
"Ayo ka mampir dulu"Ajak Aluna
"ayo"
Merekapun kemudian masuk ke dalam rumah.
"Kk duduk dulu di sini yaa,Aluna ganti baju dulu bentar"
"ok"
"Bi,tolong buatin minum sama bawain cemilan buat tamu Luna di depan yaaa"Ujar Aluna saat melewati dapur
"beres non"Bi Surtipun mengikuti perintah nona tersayang nya itu.
Aluna lalu naik ke lantai 2 dan langsung masuk ke kamarnya,berganti baju sebentar kemudian turun kembali.Terlihat Bagus yang sedang berbincang dengan Mamah Nadia.Mereka terlihat sangat akrab,bahkan tertawa bersama.
"ehm.."Aluna berdehem kemudian duduk di sebelah mamah Nadia.
"Eh anak mamah yang cantik udah ganti baju"
"lagi ngobrol apaan sih ko kayanya seru banget?"Aluna penasaran
"Lagi nyeritain anak perempuan yang sampe kelas 4 SD masih ngompol"Kata mamah Nadia sambil cekikikan.
Wajah Aluna pun memerah.
"iiisshh apaan sih mamah"Aluna mengrucutkan bibirnya
Bagus yang melihat tingkah ke duanya hanya bisa tertawa.
"Lun,kenapa ga dari dulu sih pacaran sama Bagusnya?Mamah seneng loh ngobrol sama dia"
"Mamah!!! Astagaaaa.Udah ah mamah masuk aja sana"ujar Aluna malu.
"Calon mantu,mamah masuk dulu yaaa.jangan aneh kalo anak mamah suka berubah jadi singa betina hahahaa"Mamah Nadia pun pergi meninggalkan Bagus dan Aluna.
"Maafin mamah ya ka,dia emang suka aneh-aneh begitu"
"gapapa ko Lun,aku malah seneng mamah welcome sama aku."Kata Bagus seraya tersenyum memperlihatkan lesung pipinya yang berada di sebelah kiri.
Mereka pun mengobrol banyak hal sampai tidak terasa hari mulai sore.
***