
"Gus,gw bener-bener gatau kalo cewek yang elo maksud itu Maureen"ujar Arka dengan penuh penyesalan.Ia tidak mengira kalau cewek yang selama ini sering Bagus ceritakan adalah cewek yang sama dengan yang ia maksud.Hatinya sedikit terasa nyeri,bukan karena pukulan yang di layangkan Bagus tapi mengingat persahabatan mereka yang sudah berjalan hampir 3 tahun terancam kandas karena seorang wanita.Bagus dan Arka mulai berteman saat MOS dan terus berlangsung sampai mereka kelas XII saat ini.
"Gus,biarpun Arka ga nembak gw,gw juga ga mungkin pacaran sama elo.Karena gw cuma nganggap elo kk gw doang gus,ga lebih.cowok yang gw sayang itu Arka.Gw bahkan suka sama dia dari masih kelas X.tapi gw ga pernah berani ngungkapin duluan."Ujar Maureen.
Bagus dan Arka sama - sama terkejut dengan apa yang barusan di katakan oleh maureen.Bagus mengira perhatian Maureen terhadapnya selama ini karena ia juga menyayangi Bagus tapi ternyata ia salah.
"Udahlah gw ga mau denger apa - apa lagi!Gw kecewa sama elo ka,gw pikir elo orang yang paling tau gw.tapi ternyata malah elo orang yang ngancurin gw.Lo tunggu aja ka,suatu saat lo pasti ngerasain sakit kaya yang gw rasain"Ujar Bagus lalu pergi meninggalkan Arka dan Maureen.
Arka berniat untuk mengejar Bagus kembali namun di cegah oleh Maureen.
setelah hari itu Bagus tidak pernah menampakan diri di sekolah lagi,saat Arka bertanya ke pihak sekolah mereka menjawab bahwa Bagus telah pindah sekolah.
Arka berusaha menghubungi Bagus tapi semua aksesnya di blokir oleh Bagus,begitu juga Maureen.Saat mereka mendatangi rumah Bagus,Bagus tidak pernah mau menemui mereka.
hingga sebulan kemudian Maureen mulai jatuh sakit dan Arka mulai melupakan usahanya untuk berbaikan dengan Bagus.
*flashback off*
Aluna menutup mulutnya tidak percaya akan apa yang di sampaikan oleh Arka.
"jadi..."Perkataan Aluna menggantung
seolah mengerti apa yang di maksud oleh adiknya,Arka pun mengangguk.
"Karena Bagus emang ga pernah kesini.kita selalu nongkrong di luar atau nginep di rumah nya Bagus"Ujar Arka mencoba menjelaskan.
"Tapi rumah ka Bagus kan deket dari sini,kenapa kakak ga terus coba buat samperin dia kerumahnya?"Aluna coba meyakinkan dirinya sendiri dengan bertanya pada Arka.
"Rumah Bagus deket sini!?kamu ga salah dek?"Ujar Arka kaget
"iyaa,dia cuma beda 1 blok dari kita"
Sejenak Arka berfikir,apa Bagus sudah pindah karena terakhir yang ia tau rumah Bagus berjarak sekitar 20 menit dari rumahnya.
"Udahlah bukan itu intinya.intinya kakak cuma minta kamu hati-hati.kamu boleh sayang sama Bagus tapi kamu juga harus lebih perhatiin gerak gerik dia.kakak takut dia cuma mau bales kakak kaya yang dia bilang dulu"Ujar Arka sedih
"Tapi ka,siapa tau ka bagus deketin aku karena mau baikan sama kakak tapi bingung gimana caranya"Ujar Aluna mencoba berfikir positif.
"semoga aja emang seperti yang kamu bilang.Semoga dia datang buat kembali bersahabat bukan untuk menjadi musuh"Kata Arka lalu bangkit dari duduknya dan kembali ke kamarnya.
Sepeninggal Arka,Aluna masih terus berfikir tentang apa yang di ceritakan kakaknya tadi.Tapi ia tetap mencoba berfikir positif.
Awalnya ia ingin mempertanyakan cerita kakaknya langsung ke Bagus,tapi ia urungkan niatnya itu.Ia ingin tahu apa yang akan di lakukan Bagus selanjutnya.
*****