
sekitar pukul 16:30 Aluna bangun.Ternyata sudah satu jam ia tertidur.Aluna pun berniat untuk mandi,namun langkahnya terhenti melihat Bagus yang tertidur di sofa kamarnya.
melihat Bagus yang tidur meringkuk seperti bayi Aluna pun tersenyum.Kekesalannya tadi sepulang sekolah menguap entah kemana.ia pun mencoba membangunkan Bagus.
"Ka,bangun.udah sore"Aluna mengguncangkan tubuh Bagus dengan pelan
"hhmmm.."hanya gumaman yang keluar dari mulut Bagus tanpa membuka matanya.
"Ka,Bangun.Nanti Mami nyariin"Aluna kembali mengguncangkan tubuh Bagus.Mami yang di maksud Aluna adalah Mami sonia,ibu Bagus.Aluna memang sudah dekat dengan keluarga Bagus dan orangtua Bagus yang menyuruhnya memanggil mereka dengan panggilan yang sama dengan Bagus.
"hhhmmm"kembali itu yang keluar dari mulut Bagus.
"Kalo gamau bangun,aku siram yaa pake air seember"Ancam Aluna.
"iya iya,aku bangun"Bagus pun membuka matanya lalu tersenyum melihat Aluna yang sedang cemberut.
"Ngapain senyum-senyum?seneng abis berduaan sama cewek ganjen itu ya?"tuding Aluna.Entah kenapa tiba-tiba ia kesal saat mengingat wajah licik kimmy yang tertidur di mobil Bagus.
"Apaan sih sayang,kamu ga usah cemburu gitu deh"
"Aku gak cemburu!udah ah aku mau mandi"Ujar Aluna lalu bangun,saat ia akan melangkah tangannya di tarik bagus dan Aluna pun jatuh terduduk di pangkuan Bagus.
Aluna hendak bangkit berdiri namun Bagus menahannya dan kini malah memeluka Aluna dan menyandarkan kepalanya di dada Aluna.
Aluna yang menyadari betapa intimnya posisi mereka saat ini pun gugup,namun Bagus sepertinya tidak sadar kalo posisi mereka kurang pas.
"Kamu jangan marah ya sayang,aku janji gaakan ada cewek lain yang masuk ke mobil aku selain kamu sama mami"Bagus mendongakan kepalanya melihat ke arah mata Aluna.
Aluna yang gugup pun membuang muka,menolak melihat Bagus.Mukanya kini telah merah padam.
"Sayang,liat aku dong"Bagus memaksa Aluna untuk melihatnya.
Akhirnya Aluna pun menurutinya,ia pun menatap kedua mata Bagus dalam-dalam.
"Sayang,kamu harus percaya sama aku yaa.aku gak akan berpaling dari kamu cuma karena cewek kaya kimmy"Ujar Bagus mencoba menenangkan.
"tapi kan..."Belum selesai Aluna berbicara,Bagus sudah menempelkan telunjuknya di tengah bibir Aluna.Melarangnya untuk berbicara.
"sssttt..udah yaa,gausah di bahas lagi"Kata Bagus.
Aluna pun mengangguk lalu tersenyum.Ia melupakan posisinya yang tengah duduk di atas pangkuan Bagus saat ini.
Mereka pun saling memandang,entah siapa yang memulai kini bibir mereka sudah bersatu,saling mengecup.
Lidah Bagus berusaha menyeruak masuk ke dalam mulut Aluna,Aluna hanya pasrah membuka mulutnya.
"Sayang...balas ciuman aku yaa"Ujar Bagus
"tapi aku gak bisa,aku ngga ngerti"kata Aluna menahan malu.ini memang pertama kalinya Aluna merasakan ciuman di bibirnya.Karena Bagus merupakan kekasih Aluna yang pertama,jadi ia belum berpengalaman sama sekali.
"ikutin aku aja ya sayang"Ujar Bagus lalu kembali melumat bibir Aluna.Lidahnya masuk membelit lidah Aluna.Aluna berusaha mengimbangi permainan Bagus.sesekali ia juga melumat bibir bawah Bagus.Mereka cukup lama berciuman,tanpa sadar tangan Aluna sudah mengalung di leher Bagus.
kedua tangan Bagus juga tidak tinggal diam.yang satu meremas lembut paha Aluna sedangkan yang satu mengelus punggung Aluna.
Mereka akhirnya berhenti berciuman saat mereka merasa kehabisan nafas.
Bagus tersenyum melihat bibir Aluna merekah merah dan sedikit bengkak karena ulahnya.
"Bibir kamu manis sayang"Ujar Bagus sambil membelai bibir Aluna dengan jarinya.
Aluna yang malu hanya memukul pelan dada Bagus dan di balas tawa kecil Bagus.
"Udah ah aku mau mandi,udah jam lima sore tuh"Ujar Aluna.
tidak terasa mereka bermesraan hampir setengah jam.
"Gak mau mandi bareng?"ledek Bagus yang di balas tinju kecil di dadanya oleh Aluna.
"sembarangan,nanti kalo udah halal"Aluna pura-pura marah.
"yaudah kamu mandi sana,aku pulang yaa.kamu jangan ngambek-ngambek lagi.Besok pagi aku anter ke sekolah sekalian aku ada kelas pagi"Ujar Bagus kemudian mencium kening Aluna.
"iyaaa..tapi jangan bawa cewek lain lagi yaa"Aluna mengerucutkan bibirnya
"iya sayang,udah jangan gitu bibirnya.bikin gemes mau cium lagi"ledek Bagus yang kemudian mendapat lemparan handuk dari Aluna
"udah sana pulang"
Baguspun mengangguk lalu turun ke bawah,di meja makan ternyata ada mamah Nadia yang sedang menata piring.
"Gus mau kemana?"tanya Mamah Nadia yang menyadari keberadaan Bagus.
"Mau pulang mah,udah sore takut mamih nyariin."Ujar Bagus lalu salim kepada mamah Nadia.
"Gak makan dulu?tadi mamah ke atas kamu sama Luna lagi tidur mamah gak tega bangunin"
*****