
"Aku harap kamu bisa percaya sama penjelasan aku"Lanjut Bagus.
Aluna masih terdiam dan belum merespon Bagus.
"Sayang,jangan diem aja.aku tau kamu marah,tapi emang seperti itu kenyataannya"
"Terus yang tadi di cafe itu apa?kalo emang bener kejadiannya kaya yang ka Bagus bilang,kenapa kalian bisa sedekat itu tadi?Ka Bagus fikir aku buta?"Ujar Aluna
"Bukan sayang.tadi kimmy bilang mau jelasin tapi tenggorokannya sakit dan dia ngomongnya pelan banget.Dia minta aku mendekat biar aku bisa denger jelas.cuma itu aja gak lebih.kamu harus percaya sama aku"
Aluna kembali diam.Dia membuang muka,malas untuk saling bertatapan dengan Bagus.Aluna memilih menopangkan kepalanya di tangan yang tengah mengepal di kemudi.
"sayang please jangan begini.Aku sakit liat kamu beginu"Bagus mengelus rambut Aluna.
"terus menurut kamu,aku gak sakit kaya gini?aku lebih sakit dari kamu ka!"Aluna mendongak marah pada Bagus.
"iya sayang,aku tau kamu sakit.maafin aku gak bisa jaga kamu.aku bener - bener minta maaf buat semuanya"
"gataulah ka,aku bingung.aku ngga ngerti harus percaya siapa!"
"cukup percaya sama aku sayang.kamu tau kan kalo aku sayang banget sama kamu?jangan biarkan orang lain bahagia atas kehancuran hubungan kita sayang"Ujar Bagus
Aluna menatap lekat - lekat manik mata Bagus,mencari kebohongan di sana.Tapi yang ia lihat hanyalah pancaran kejujuran.Tapi ia masih ragu untuk percaya.
"Kamu gak bohong?"Tanya Aluna yang lebih bertujuan untuk meyakinkan hatinya.
"Kamu lebih tahu aku bohong atau nggak sayang"Bagus tersenyum tulus pada Aluna.
Aluna pun merangsek memeluk Bagus.Ia kembali terisak dalam pelukan Bagus.Bagus membalas pelukan Aluna dengan sebelah tangannya mengelus lembut punggung gadis kesayangannya itu.
"ssstttt..kenapa nangis?cup cup nanti cantiknya hilang loh"Bujuk Bagus menenangkan Aluna.
"Kamu gak salah sayang.Akupun pasti akan marah kalau seperti ini.tapi lain kali,kita hadapi bersama yaa masalahnya,kita bicarakan dengan kepala dingin jangan seperti ini lagi"
Aluna mengangguk dan kembali memeluk Bagus.Ia merasa bodoh percaya begitu saja pada Kimmy.Harusnya ia lebih dulu bertanya pada Bagus sebelum marah seperti ini,tapi masalah hati memang tidak dapat di atur sesukanya.
"Sekarang kita pulang yaah?biar aku yang nyetir"Ujar Bagus
"kamu gabawa mobil?"Tanya Aluna
"Bawa.Biarin aja mobil aku disini,nanti biar di ambil supir.Aku khawatir kalo kamu nyetir sendiri ujan - ujan gini.Lagian kamu kan belom lancar nyetirnya,ngapain nekat bawa mobil segala?"
"Tadi itu urgent tau"Aluna mengerucutkan bibirnya.
"Yaudah kamu pindah duduk disini,biar aku yang nyetir"Bagus kemudian keluar dan memutari mobil lalu masuk ke kursi pengemudi.
"pake seatbelt nya sayang"Perintah Bagus sebelum mulai melajukan mobilnya.
Aluna mengangguk paham dan memasang seatbelt nya.
Bagus melajukan mobil Aluna perlahan membelah hujan yang mulai lebat.Bagus mengenggam tangan Aluna dan menciumnya sesekali.Aluna hanya dapat tersipu mendapat perlakuan seperti itu.
*****
**haaaaiiii readers setiaku...
terimakasih untuk kesetiaannya menemani Aluna dan Bagus ❤❤❤
jangan lupa likes and coment nya yaa guys...
follow juga ig author @citraatria and see you in the next part**