It's About Love

It's About Love
part 16



kau tak akan pernah rasa


rasa sakit hatiku


saatku tau kau dengannya


tak denganku


terdengar Alunan merdu suara Marsha yang menjadi ringtone ponsel Aluna.Aluna melihat sekilas namun kemudian me riject nya.


berkali-kali ringtone yang sama terdengar,juga terlihat notifikasi beberapa pesan yang masuk ke ponsel pintar nya tersebut.Namun Aluna hanya mengabaikannya dan tetap di posisinya saat ini.


"Kamu ga mau coba denger penjelasan Bagus?"Arka kembali membuka suara.Ia tau kalo Bagus lah yang berkali-kali menelpon Aluna dan mengirimi adiknya itu pesan.


"Buat apa ka?buat memperjelas kalo dia itu sayangnya cuma sama Maureen dan cuma jadiin aku mainannya dia gitu?"Ujar Aluna penuh emosi.


"De,kita ga pernah tau apa yang ada di hati seseorang.kalaupun emang begitu yang dia rasain ke Maureen dan kamu,seenggaknya kamu dengerin dulu alasan dia berbuat begitu.Bukan berarti kakak dukung dia dan nyalahin kamu.Kakak juga akan sedih kalo ade kakak tersayang sampe di sakitin apalagi menyangkut kekasih yang kakak sayang juga.Tapi kita tetep harus denger alesannya dia.Soal kamu mau terima alesan dia atau ngga itu urusan nanti"Arka mencoba menasehati adiknya tersebut.


Akhirnya dengan berat hati Aluna menjawab telepon tersebut.


"Hallo.."sapa Bagus di sebrang sana


"Hallo sayang"ulangnya,merasa tidak percaya Aluna akhirnya memutuskan untuk menjawab telepon darinya.


"ya"Jawab Aluna singkat


"Akhirnya kamu terima telepon aku juga.Sayang,kita harus bicara.kita harus selesaikan kesalahpahaman ini"Bagus langsung bicara cepat takut Aluna keburu menutup teleponnya.


"ya"Aluna kembali menjawab singkat


"kita harus ketemu.."Kata Bagus


"oke,nanti aku kirim pesan dimana dan kapan kita ketemu.sementara jangan ganggu aku"Ujar Aluna lalu memutuskan sambungan telepon tanpa menunggu respon dari Bagus.


Di lain tempat


"Kenapa gw bodoh banget sih,kenapa tadi gw lupa kalo disana ada Aluna.Gw ngga nyangka semua bakal begini"Bagus mengusap rambutnya kasar.


Beberapa hari setelah kejadian itu berlangsung Bagus tetap berusaha menghubungi Aluna,namun Aluna sama sekali tidak menghiraukannya bahkan Aluna memblokir nomer Bagus.


Bagus sempat beberapa kali datang ke rumah Aluna namun Aluna tetap tidak mau menemuinya.


Bagus pun sudah berusaha meminta bantuan Arka dan menjelaskan maksud perkataannya,namun Arka juga tidak dapat berbuat banyak.Arka tau adiknya tengah merasakan kekecewaan dan butuh waktu sendiri.


Hari ini harusnya genap dua bulan mereka berpacaran,namun keadaan belum berubah sama sekali.Saat ini Bagus tengah berada di kamarnya sambil memegang sebuah boneka babi warna pink yang sangat Aluna sukai.


Bagus sudah berjanji saat awal berpacaran kalo Aluna akan selalu menerima sebuah boneka setiap bulan di tanggal mereka setuju untuk berpacaran.


Kali ini pun Bagus tidak lupa dan sudah menyiapkan hadiahnya,namun ia bingung bagaimana ia bisa memberikannya pada Aluna.


Aksesnya terhadap Aluna di blokir wanita itu.Aluna sama sekali enggan untuk bertemu dengannya walau hanya sebentar.


Saat Bagus masih termenung memikirkan Aluna,tiba-tiba ada sebuah pesan masuk ke ponsel pintarnya dan nama pengirim pesan tersebut sukses membuat senyum Bagus mengembang sempurna di bibirnya.


Aluna : tunggu aku di cafe xx jam 12 siang ini


Hanya beberapa kata namun sukses membuat hati Bagus berbunga - bunga.tidak sia-sia Bagus mencoba bersabar seminggu ini.ia pun bergegas membalas pesan tersebut.


Bagus : iya sayang.aku pasti nunggu kamu :*


Bagus melihat jam di ponselnya,sekarang pukul 10:00,Bagus bergegas mandi lalu bersiap.ia tidak mau Aluna datang lebih dulu dan menunggunya.


*****


ig : @citraatria


email : citraatria@yahoo.co.id