Imagine Boyfriend Series EXO Sehun

Imagine Boyfriend Series EXO Sehun
Milikku!



Bismillah


Start


                              🌸🌸🌸


"Ngapain kalian disini?"


Teriak seseorang yang kamu kenal baik adalah suara dari oh Sehun. Dosen mu yang dikenal killer itu.


"Pak Sehun.."


Gadis gadis muda yang masih memegangi pergelangan tanganku itu kini memucat dan sangat terkejut. Terlihat begitu jelas dari raut wajah mereka yang begitu takut melihat sosok Sehun yang sudah mulai berjalan mendekat ke arah mereka.


Sehun kini menatapmu tak kalah tajam dari ujung kepala sampai ujung kaki dan balik memandang gadis gadis tengil yang masih terpaku di tempatnya


Ssrrttt


Tangan gadis itu kini melemah dan melepaskan genggamannya di pergelangan tanganmu, membuat tubuhmu yang sudah lemas karena ketakutan daritadi jadi merosot ke bawah... Tapi..


Grepp


Sehun dengan cepat menarikmu ke dalam pelukannya dan menahan tubuhku agar tak jatuh, gerakannya sangat cepat hingga kamu tak menyadari bagaimana bisa dia melakukan hal ini.


Ckrek


Ckrek


Ckrek


Sehun mengambil foto gadis gadis yang berusaha mengganggumu dengan ponselnya sambil masih memelukmu erat, kamu tahu itu dari kilatan blitz kamera ponsel yang terasa disana.


"Kalian mahasiswa ku kan?"


Tanya Sehun dengan nada datar dan dingin, entah bagaimana wajah nya sekarang.


"Jawab!!!"


Bentak Sehun saat semua orang disana diam


"I-iya pak.."


"Kalian tak perlu lagi masuk ke dalam kelasku lagi, aku akan minta bagian kesiswaan untuk mengantisipasi kelas kalian dengan dosen lain dan nilai kalian yang masih ada padaku. Akan aku berikan bonus untuk segera aku berikan dengan nilai spesial.. NILAI KALIAN F untuk tugas dan juga kuis plus absensi"


Lanjut Sehun lagi yang tentu saja membuat gadis gadis itu tersentak


"Tapi pak.. kami tidak, ini bukan seperti yang bapak lihat. Saya bisa jelaskan ini. Lagipula, ini tidak adil pak.. kami.."


"Menyeret seseorang dan membawanya ke tempat seperti ini, membentak, menyakiti tubuh dan mengancamnya... Tindakan kalian itu, lebih pantas di sebut sebagai apa?"


"Kami akan laporkan pada pihak kampus juga kalau bapak sudah tidak adil"


"Silahkan, kita lihat siapa yang akan menang disini. Saya atau kalian semua"


Jawab Sehun enteng dan tanpa di duga, dia segera menggendong mu menuju ke parkiran dosen yang tak jauh dari sana. Memasukkan mu ke dalam mobilnya dan memasangkan sabuk pengaman. Sementara kamu masih saja diam dan mencerna semua kejadian aneh yang kamu alami sejak tadi pagi hingga saat ini.


'tuutt tuutt'


"Wetyy, dimana Lo hun?"


"Gue ijin buat jam pertama, tolong kasihin lembar tugas di atas meja gue kalau ada komting kelas gue datang buat tanya ke kantor"


"Lah.. kok ijin? Bukannya tadi udah dateng ya Lo?"


Tanya chanyeol yang memang tadi sempat berpapasan dengan Sehun di parkiran sebelum dia berlari terlebih dahulu ke dalam kantor karena harus menyiapkan kuis dadakan untuk kelasnya.


"Ada urusan penting, nanti gue ceritain sama lo. Oh ya, nanti temenin gue juga ngadep ke bagian kesiswaan sana wakil rektor ya"


Chanyeol di seberang telepon nampak cukup terkejut


"Ngapain?"


"Udah, ntar temenin aja.. Lo bakal tahu semuanya kalau udah ikut gue nanti"


"Ya udah deh, oke.."


"Thanks ya bang"


"Cih, giliran gini aja Lo panggil gue Abang. Dasar bihun putih. Buruan ya, gue udah penasaran nih"


Bip


                                 🌸🌸


"Udah kuat jalan sendiri?"


Tanya Sehun yang kini sudah sampai di depan rumahmu


"Udah pak, makasih"


Ucapmu lemah karena masih terngiang ucapan gadis gadis itu


Sehun menatapmu lekat dan berdecak, dia lalu turun dan memutari mobil, membukakan pintu untukmu dan menuntunmu sampai masuk ke dalam rumah


"Masuk dulu pak"


Sehun menurut dan mengikuti langkahmu


"Kamu ada masalah sama mereka?"


Tanya Sehun begitu duduk dan melihatmu


"Enggak tahu pak, saya.. juga bingung"


Jawabmu jujur, karena ya.. masa iya hanya karena update Instagram mu yang kebetulan di komentari oleh seorang oh Sehun membuat mu tiba-tiba di bully? Lucu kan?


"Maaf ya, ini semua gara-gara saya"


Ucap Sehun dengan nada yang serius


"M-maksud bapak?"


"Saya tahu siapa mereka dan kenapa mereka begitu sama kamu tadi"


Kalo Lo udah tahu kenapa pake nanya lagi sih pak.. heran gue


Gerutu mu dalam hati


"Bukan salah bapak kok"


"Iya juga sih, emang bukan salah saya"


Lanjut Sehun


Hadehhh, kalo gitu ngapain juga Lo minta maaf ke gue pak? Pinter banget nih dosen satu


"Tapi saya emang merasa bahwa ini ada hubungannya sama saya, toh ini juga bukan salah kamu. Jadi gak usah minta maaf sama mereka nanti.. mereka yang harusnya bilang maaf ke kamu. Paham?"


"I-iya pak.."


"Ya udah, istirahat aja. Tenangin pikiran kamu dulu. Saya nanti absenin kamu kok.."


"B-beneran pak?"


Sehun mengangguk


"Tugas kamu mana? Udah di print kan?"


Kamu mengangguk cepat dan menyerahkan tugasmu pada Sehun


"Ya udah, saya pulang dulu. Kalau nanti ada masalah lagi. Bilang aja, kalau kamu punya saya. Jadi mereka gak akan ganggu kamu lagi"


Jawab Sehun lagi enteng dan segera pergi meninggalkan mu yang masih termenung meresapi ucapan Sehun barusan


Milik saya...


Milik saya...


Milik pak Sehun...


Gue..


Punya pak Sehun?!!!!


WHATTT?!!!!!