
Bismillah
Start
🌸🌸🌸
Kamu berjalan menyusuri koridor sambil terus memikirkan kata-kata Chanyeol saat di ruangan tadi.
"Heh!!"
Rika mengejutkan mu dengan menepuk pundakmu secara tiba-tiba
"Astaghfirullah.. Lo ngagetin gue"
"Hehe, sorry... Lagian katanya Lo mau pulang, kok malah masih disini?"
"Eh iya, tadi mampir kantin bentar beli es teh. Haus gue"
"Oh.. kirain, ya udah.. mau ikutan sama gue gak? Kita mau nonton film baru nih"
"Uhm.. enggak deh, mau kerjain tugas aja"
"Serius nih?"
Tanya Rika lagi dan kamu mengangguk
"Mck, ya udah deh. Ntar gue ajarin ya. Atau gak nyontek aja sekalian"
"Yeuuu.. mau nya elo itu mah."
Jawabmu sambil menoyor kepala Rika yang terkekeh
"Ka!!! Udah belom!"
Teriak salah satu laki-laki yang kamu tahu adalah Satya.. pacar dari sahabatmu itu.
"Iya!! Gak usah teriak, *****"
Kamu terkekeh, pasangan aneh. Bukannya memanggil dengan panggilan mesra nan romantis. Mereka lebih sering menggunakan nama saja atau panggilan yang menurutmu agak kurang sopan
"Hai (yn)!! Mau ikutan gak?"
Tanya Satya lagi padamu masih dengan setengah berteriak
"Enggak deh, males jadi obat nyamuk gue.."
Rika kini kembali tertawa
"Bukan obat nyamuk kalo Lo mah, tapi setan.. kan kata orang, kalo berduaan yang ketiganya setan"
#pletak
Kamu memukul lengan Rika dengan buku cetak tebal yang kamu bawa dan membuat Rika setengah meringis sekaligus mengaduh
"Sakit ih!"
"Bodo amat, biarin aja. Lo juga rese sih, masa iya gue di samain sama setan sih?"
"Hahaha, ya maaf kali sayang. Ulululu... Jangan ngambek gitu dong, ntar gue beliin oleh oleh buat Lo"
"Mck, terserah! Udah sana ih, tuh udah di tunggu sama cowok Lo. Keburu lumutan ntar dia"
"Sialan Lo! Iya, bye (yn).."
.
Kepergian Rika kini menyisakan dirimu yang masih terdiam lagi dan menatap kertas kecil pemberian chanyeol entah untuk ke berapa kalinya.
"Mck, gak usah samperin ah. Lagian, siapa gue juga? Mau apa juga? Ini juga kayaknya bukan alamat apartemen pak Sehun"
Gumam mu dan segera pergi dari area kampus.
.
.
--skiipp--
Kamu terus merutuki dirimu yang kini justru berada di depan gerbang besar sebuah rumah yang sangat megah menurutmu. Kamu menelan salivamu beberapa kali dan mengetuk ketukkan tanganmu sendiri ke kepala
"Duh.. ngapain gue kesini sih ya Allah"
Ucapmu dan kini kamu menenteng satu paperbag yang berisi coklat hangat dan kue juga beberapa cookies yang kamu bawa untuk Sehun
Kamu baru saja akan berbalik dan pulang, saat sebuah suara membuyarkan lamunan mu dan menghentikan langkahmu seketika
"Kamu siapa?"
.
"Kamu siapa? Dari tadi saya lihat kamu berdiri disini agak lama"
Ucap wanita itu lagi sambil menatapmu lembut
"S-saya.. mau cari.. rumah temen saya Tante.. tapi, mungkin salah alamat jadi saya mau pulang"
Wanita itu mengangguk
"Oh.. gitu, emang siapa nama temen kamu? Siapa tahu saya bisa tunjukkin arah rumah nya"
"Ha? Oh.. itu, uhm.. anu.. itu.."
Kamu gagap, kamu bingung apa harus jujur atau tidak karena kamu tak tahu dia siapa
"S-sehun.. oh Sehun Tante"
Wanita itu sedikit tersentak dan kini matanya memperhatikanmu cukup lekat, dari atas ke bawah dan kembali lagi ke atas.. cukup risih jujur saja, itu yang kamu rasakan.
"Kamu siapanya Sehun?"
Tanya wanita itu lagi dan kini kamu yang balik menatapnya dengan heran
"Saya.. mahasiswi nya pak Sehun."
Wanita itu menghela nafas sebentar dan menggandeng tanganmu.
"Ayo masuk, Sehun ada di dalam. Dia masih sakit, kamu mau jengukin dia?"
Degg
Jadi bener ini rumah pak Sehun? Terus ini siapa? Ibunya? Tantenya? Atau siapa?
Cklek
Kamu kembali kagum untuk kedua kalinya saat melihat interior rumah dosenmu itu, sangat mewah dan berkelas. Terlihat jelas bahwa dosen muka datar itu adalah seorang dari kalangan yang sangat berada
"Yuk, Tante anterin ke kamarnya Sehun. Dia masih tidur sih kayaknya"
Ucap wanita itu lagi dan kembali menuntunmu ke arah sebuah kamar yang berada di lantai dua.
.
'tok tok tok tok'
Cklek
"Sehun..."
Kamu melihat sosok laki-laki yang meringkuk dan menghadap ke arahmu kini mulai mengerjapkan matanya
"Kenapa mah?"
Ucap Sehun yang kini membuatmu membulatkan mata
Mah? Mamahnya? Astaghfirullah.. gue gak sopan banget..
Batinmu
"Nih, ada.. nama kamu siapa sayang?"
Tanya wanita itu menatap mu
"(Yn) Tante.."
"Oh iya, ada (Yn) nih mau jengukin kamu. Katanya dia mahasiswa kamu"
Kamu kini mulai sedikit masuk ke dalam kamar itu dan melihat Sehun dengan sangat jelas menatap mundengan cukup terkejut
"Mamah tinggal dulu ya, kamu masuk aja. Nanti biar bibi bawain minum kesini"
Ucap mamah Sehun dengan sangat ramah dan kamu hanya bisa tersenyum lalu mengangguk kecil
"Kamu.. kok bisa disini?"
"Saya..."
.
.
.
ONE CHAPTER DONE!