I'M The Queen!!! No The Princes

I'M The Queen!!! No The Princes
meminta bantuan bara



Di sebuah gedung besar bernamakan Angels company, Angel menatap bangunan tinggi itu penuh kagum dan bangga, kagum bahwa perusahaannya begitu besar, bangga bahwa jerih payahnya tidak sia sia.


Angel berjalan memasuki, perusahaan besar itu dengan arogan,para karyawan yang tau bahwa pemimpin mereka akan datang kekantor segera mereka berbaris untuk menyambut kedatangan pemimpin, pemilik perusahaan.


"Selamat datang Queen." ucap mereka tunduk menyambut kedatangan Angel, ya kebanyakan dari mereka anggota Red Phoenix.


"Iya, terimakasih dan kembali lah ke pekerjaan kalian masing-masing, dan jaker kamu ikut saya." ucap Angel dan meminta orang kepercayaannya untuk mengelola perusahaannya yang menjabat sebagai Ceo di Angels company.jaker wiles.


Jaker menurut dan mengikuti Angel Angel menuju lantai 15 dimana ruangan CEO terletak.


"Bagaimana perkembangan perusahan? " tanya Angel yang sudah diruangan pribadi miliknya.


Angel tidak akan mengambil posisi jaker sebagai Ceo yang telah dia pilih, namun Angel hanya akan berperan dibalik layar, dia akan muncul ke publik jika diperlukan.


"Perusahaan dalam kondisi baik dan saat ini perusahaan akan melakukan kerja sama dengan tuan Akesy, Queen." ucap Jaker menjelaskan dengan hati hati takut dia salah bicara.


"Tuan Akesy?" ucap Angel sedikit berpikir di kursi kebanggaannya.


"I.. iya Queen." ucap jaker terbata, Angel memperhatikan Jaker dengan tatapan sulit diartikan.


"Tenanglah, kamu tidak melakukan kesalahan, keputusan kamu untuk berkerja sama dengan tuan Akesy sudah sangat bijak." ucap Angel tersenyum manis.


"Saya sangat berterimakasih anda telah membuat perusahaan berkembang pesat hingga meliputi internasional." ucap Angel berterimakasih dengan tulus pada Jaker.


"Tidak Queen, semua ini atas arahan anda Queen." ucap Jaker tidak enak hati.


"Hihihihihi, kamu ini masih saja seperti dulu sangat penakut, bagaimana kamu menghadap pebisnis itu dengan sikap penakut?" tanya Angel


"Queen, perusahaan Settle, mengajukan kerja sama kepada kita." ucap Jaker, membuat Angel terkejut.


"Settle?, bagaimana menurut mu?" Tanya Angel kembali.


"Menurut saya jika kita berkerja sama dengan mereka, itu akan sangat baik, karena selama ini perusahaan mereka sangat maju, saya yakin jika. kita berkerja sama dengan mereka kita akan semakin maju." ucap Jaker.


"Hem, tunda dulu untuk Settle company." ucap Angel yang belum mau berurusan dengan Agra.


Di TK TARUNA,Agra terlihat sedang berbicara kepada kepala sekolah,tak beberapa lama terlihat Bara bersama seorang guru wanita menghampiri.


"Papa." ucap Bara kaget juga senang.


"Hay boy, bagaimana pelajarannya? apa menyenangkan? " tanya Bara berjongkok mensenjajarkan tingginya dengan tubuh kecil Bara.


"Sangat membosankan." ucap Bara, yang memang membosankan baginya yang sudah menguasai semua pelajaran Tk itu.


"Hahahaa, bagaimana papa bawa jalan jalan biar tidak bosan!" ucap Agra.


"Tidak mau, nanti mommy sedih lagi bala tidak mau mommy menangis." ucap Bara dengan sikap cueknya, Meski dia ingin memeluk sang papa namun dia juga tidak ingin mommynya bersedih, Agra tersenyum kecut saat mendengar penuturan putranya.


"Hem, papa tidak akan bawa pergi Bara, papa cumau minta maaf dengan mommy kamu tapi, papa tidak tau caranya." ucap Agra dengan wajah di buat sendu.


Bara melihat sang papa dan berpikir sejenak sehingga muncul ide jahilnya untuk sang papa.


"Khem, karena papa tulus mau minta maaf pada mama, Bara akan bantu tapi kita berbicara tidak disini." ucap Bara seperti orang dewasa.