I'M The Queen!!! No The Princes

I'M The Queen!!! No The Princes
pencarian,



Prengkkkk....prenkk....


seorang pria tampan dan gagah,menjatuhkan semua peralatan kantornya didepan para bawahannya dengan marah.


"kalian tidak bisa hanya mencari satu orang wanita saja?"


"Sudah lima tahun,dan hasilnya tidak ada satu hal yang memuaskan ku,"


"Ma..maaf kan kami tua,kami tidak dapat melacak keberadaan nona itu tuan." saut salah satu bawahannya sambil menunduk.


"Kalian ...." pria itu tidak sempat melanjutkan ucapannya saat seorang pria yang menerobos masuk ke ruangannya.


"Tuan...ha..ha.." Ucapnya sambil mengatur napasnya yang habis berlari.


"Even Rendradi,apa kamu sudah tidak mau hidup?" ucap pria itu dengan marah dengan pria di depannya.


Even menelan selivanya sambil berusaha berbicara dengan tenang pada atasannya.


"Maaf tuan,saya baru dapat informasi dari mata mata kita,melihat seorang wanita yang mirip dengan nona di rekaman,baru mendarat di bandara internasional dan...." belum sempat Even menyelesaikan ucapannya pria itu bagaikan angin meninggalkan Even yang masih di ambang pintu.


"Ushhhh,belum selesai gue ngomong udah lewat bagaikan angin topan aja itu bos." umpat Even.


"Tuan....tunggu...." panggil Even yang ditinggal pergi.


BANDARA INTERNASIONAL JAKARTA.


Seorang wanita cantik keluar dari bandara bersama seorang pria kecil berusia lima tahun dan salah satu bodyguard nya berjalan dengan anggun dan tersenyum dengan putranya.


"Mom,are we going to stay here?" ucap pria kecilnya.


"yes,we will stay here honey."ucap wanita itu mencium gemes pipi putranya itu.


"iih,Mom a..sa tidk tu ka di ci ium iyum." ucap pria kecil itu celat dengan berbahasa Indonesia.


"Hahhahaa,maaf kan Mom pria kecil." ucap wanita itu tertawa gemas melihat pria kecil nya itu memanyunkan bibirnya dengan tangan menutupi pipinya.


"Hati hati Queen."ucap bodyguard nya mengamankan majikannya dan putranya yang melihat banyaknya kerumunan pria berjas mengamankan jalan untuk atasan mereka.


Dan terjadilah heboh para penumpang di bandara karena kedatangan tokoh penting ke bandara yang tidak biasanya.


"Itu..tuan Agranda justien settle,pengusaha muda no satu di jakarta,OMG apa aku sedang bermimpi.


"Di nyata terlihat lebih tampan.


"Gila ini sungguh gila.


"Queen sepertinya pintu depan diblokir."Ucap bodyguard nya.


"Kita dari belakang saja jasen." ucap wanita itu yang tak lain Angel.


"Baik Queen,saya akan beritahu A1." ucapnya hanya di anggukan Angel.


Mereka bertiga berjalan keluar dari pintu belakang,sedangkan Agran berjalan masuk dari pintu depan sambil melihat ke kiri dan ke kanan.


Namun ia tidak menemukan wanita yang ia cari selama lima tahun ini,Agra begitu frustasi harus bagaimana lagi caranya ia menemukan wanita yang sudah menidurinya itu.


Agra mengeluarkan gelang dari saku jasnya di menatap gelang itu dengan kerinduan.


"Kemana lagi aku harus mencari mu." ucapnya gundah.


*tring...ti..tring...


Seseorang wanita menabrak Agra hingga gelang ditangannya jatuh,Agra cepat cepat mengambil gelang itu dan membersihkannya* dengan lembut seperti ia takut pecah.


"Bisa...tid..." ucap wanita itu terpotong saat melihat pria yang dia tabrak.


"Anda.. tu..tuan Agranda Justin settle." ucap wanita itu terkejut,Agra hanya bisa menautkan alisnya tanda tidak suka.


"Ah maafkan saya yang menabrak anda tuan."ucap wanita itu dan tidak sengaja mata wanita itu tertuju pada gelang yang ada ditangan Agra.


"Ge..gelang itu." ucap wanita itu gugup.


"Anda mengenal gelang ini?" tanya Agra tidak sabaran.


"Sial kenapa gelang ini mirip punya si ****** itu,apa hubungan dia dengan tuan Agra." batin wanita itu gugup.


"saya sedang mencari pemilik gelang ini,kata asisten saya pemilik gelang ini ada di bandara." ucap Agra terlihat senang.


"Apa,di bandara ti..dak mungkin,dan mencari berarti dia tidak tau kalau gelang ini milik Angel." batin wanita itu.


"Iya saya kenal gelang ini,gelang ini adalah peninggalan ibu saya sebelum meninggal 10 tahun yang lalu,dan saya menghilangkannya 4 tahun yang lalu dan bagaimana bisa ia berada sama anda tuan." ucap wanita itu membuat Agra menaikkan alisnya.


"Haha,Angel kau memberikan aku sebuah anugrah setelah kau mati dan tuan Agra pasti tidak akan curiga jika aku mengaku pemilik gelang itu." batinnya sambil tersenyum penuh kemenangan.


"Siapa nama anda nona?" tanya Agra


"Nama saya Anggi Tania Arora." ucap Anggi.


"Baiklah ini saya kembalikan gelang anda dan ini kartu nama saya jika anda butuh bantuan anda bisa hubungi saya."ucap Agra memberi gelang itu kepada Anggi dan kontak namanya,terlihat Anggi begitu bahagia tapi dia tidak tau bahwa Agra tersenyum jahat.