Hold Me Tight

Hold Me Tight
02| Aellys dan Saga



Aellys di datangi oleh seorang lelaki yang mengaku sebagai orang suruhan dari Saga, awalnya Aellys ragu untuk pergi bersama lelaki itu. Tapi, setelah Saga menghubunginya dan memberitahu kalau Reynad orang yang menjemputnya itu, Aellys akhirnya mau mengikuti Reynad orang suruhan Saga itu. Katanya Saga ingin bertemu dengannya di suatu tempat dan Reynad akan mengantarnya ke sana. Aellys hanya menganggukkan kepalanya dan duduk di jok belakang dengan Reynad yang menyetir mobil.


Semenjak pertemuan mereka di labirin waktu itu, kini ke duanya menjadi begitu dekat. Saga menghubunginya terlebih dahulu dan mengajak mereka makan di luar bersama, Aellys berniat mentraktirnya, namun dengan tegas Saga menolaknya dan marah kepadanya.


“Kamu sudah sampai?” suara Saga mengejutkan Aellys yang baru ke luar dari mobil yang di bawa oleh Reynad. Mereka berhenti di sebuah rumah besar yang sangat mewah dari rumah-rumah yang berjejer di kawasan ini, Aellys sempat kagum saat melihat bangunan rumah yang sangat indah saat memasuki kawasan ini. Tapi, dia begitu kagum melihat rumah paling besar di hadapannya itu.


“Ini rumah siapa?” tanya Aellys saat Saga mengandengnya memasuki rumah tersebut.


“Ini rumah nenekku,” jawab Saga mengajak Aellys untuk bergabung dengan keluarganya yang  tengah makan siang di meja makan besar, Aellys meremas tangannya Saga, dia sangat gugup. Saga tidak memberitahunya kalau dia akan membawanya bertemu dengan keluarga besarnya.


“Wah, ini yang namanya Aellys? Sangat cantik! Kenalin Mamih Saga, kamu bisa manggil Mamih seperti Saga dan yang lain. Kamu tidak perlu gugup!” seorang wanita cantik menghampirinya dan membawanya untuk duduk bergabung dengan mereka.


“Saga selalu bercerita tentangmu dan dia selalu bersemangat dalam setiap ceritanya,” bisik mamih Saga membuat Aellys terkejut dan menahan senyumnya.


“Mamih bisikin apa sama calon mantu Papih?” tanya papih Saga yang berada di samping  istrinya, suaranya yang cukup keras membuat semua orang menoleh. Aellys sangat terkejut dengan ungkapan itu, padahal dirinya dan Saga tidak memiliki hubungan apa-apa, meraka hanya teman.


“Wah, cantiknya pacar anak Papih!” seru papih Saga membuat wajah Aellys memerah.


“Papih jangan mulai!” kesal Saga membuat papihnya tersenyum jahil melihat wajah memerah putranya, ternyata bukan hanya Aellys yang malu. Saga sangat gugup saat semua keluarganya menggoda dirinya dan Aellys.


Satu-persatu keluarga Saga mulai akrab dengan Aellys, kecuali satu lelaki yang bernama Billy. Billy memilih menjauh dengan ponselnya dengan sesekali melirik ke arah Aellys, Saga melihat semuanya dan menggeram marah. Dia mendekati Aellys dan merangkul pundaknya, Aellys terkejut dengan tindakan Saga, belum pernah dia melakukan hal semacam ini. Kecuali berpegangan tangan.


“Kamu kenapa?” tanya Aellys yang kebingungan melihat wajah kesal Saga.


“Ini anak satu mau nyosor aja!” papih Saga menarik telinga putranya, sehingga ciuman Saga terlepas dan Aellys menunduk malu. Dia sangat malu di lihat oleh keluarga besar Saga, apalagi mendengar sorakan dari sepupu Saga membuatnya ingin pingsan saja atau hilang ingatan saja.


“Akhirnya Saga tidak sendiri lagi!” seru mamih Saga dengan memeluk erat Aellys. Saga tersenyum kecil menatap ke arah Aellys dan Aellys masih belum sadar dengan keterkejutannya.


“Mulai sekarang, kalau ada yang berani mendekati kamu. Kamu bilang kalau kamu adalah kekasih dari seorang Saga Eighner Kith dan kamu tahu, kamu adalah orang pertama yang bisa membuatku jatuh cinta,” ujar Saga saat mereka berada di taman belakang rumah nenek Saga. Saga membawanya ke sini untuk menghabiskan waktu berdua. Tentunya para sepupunya sempat menggoda mereka, apalagi papih Saga yang terus-terus membuat wajah Aellys memerah.


“Ka—,”


Saga memotong ucapan Aellys.


“Aku serius sayang, mulai sekarang kita pacaran dan kamu adalah kekasihku! Milikku selamanya! Hanya aku yang akan menjadi suamimu kelak!” tegas Saga membuat Aellys memutar bola mata jengah, baru saja mereka jadian Saga sudah begitu posesif terhadapnya.


“Jangan mau sama Saga, mendingan sama aku aja yang lebih lembut darinya dan lebih pengertian!” seru Billy mengejutkan Aellys dan Saga hanya menatap datar Billy yang tiba-tiba duduk di sebelah Aellys, kekasihnya. Saga menarik Aellys untuk lebih dekat dengannya, lalu tangannya merangkul bahunya. Saga menatap tajam Billy yang juga menatapnya tak kalah tajam.


“Aellys adalah kekasihku! Jangan pernah mendekatinya atau menyentuhnya!” seru Saga dengan suara dinginnya membuat Aellys sedikit merinding. Billy tertawa kecil menanggapinya, dia menatap datar Saga, dia sangat tahu watak sepupunya yang sangat keras kepala itu.


“Nanti Aellys akan bosan dengan sifatmu itu! Aku akan menggantikan posisimu itu, ingat ya Aellys manis. Kalau kamu putus dengan **** ini, kamu hubungi aku dan aku akan menjadi kekasihmu!” seru Billy sebelum pergi meninggalkan mereka berdua, dia sangat bosan melihat wajah permusahan dari sepupunya itu, padahal dia juga menginginkan Aellys. Tapi, dia sudah terlambat.


“Jangan dengarkan omong kosong darinya, kita tidak akan pernah putus! Kita akan menikah dan memiliki anak yang banyak nantinya,” bisik Saga di telinga Aellys, mereka sedang berpelukan. Bukan, tapi Saga yang memeluknya sangat erat. Wajah Aellys mulai memerah saat mendengar kalimat yang bernada serius itu, ini adalah pertama kalinya dia berpacaran sama halnya dengan Saga. Aellys adalah orang pertama yang bisa membuatnya jatuh hati.