Hold Me Tight

Hold Me Tight
S02.028



Taehyung: benar Dy tidak apapa Hyung.. Dari tadi Dy belum membuka matanya.. Dy membuatku khawatir..


Sudah sejak tadi dan sampai konser selesai Yunhee masih terlelap..


Sejin: sebaiknya kita membawanya ke rumah sakit..


Jungkook: tubuhnya juga sangat dingin Hyung..


Taehyung: iya Hyung..


.


.


Mereka membawa Yunhee ke rumah sakit dengan kondisi masih terlelap.. sesampainya di rumah sakit, dokter langsung memeriksa kondisi Yunhee..


Dokter: dari hasil tes ini.. Di dalam tubuh pasien terdapat kandungan racun.. Ini racun Bisa ular atau juga hewan lainnya.. Dan ini efeknya perlahanlahan.. Dy akan bereaksi setelah beberapa hari..


Taehyung: racun?? Bagaimana bisa?


Dokter: sudah berapa lama tubuhnya dingin seperti ini?


Taehyung: sudah beberapa hari ini.. aku rasa tidak ada luka bekas gigitan hewan..


Dokter: bisa juga di campurkan dalam makanan atau minuman.. Racunnya tidak akan membuat pasien meninggal dengan sekali tegukan.. efeknya perlahan tapi bisa membuat pasien hilang nyawa kalo dibiarkan..


Taehyung: bagaimana menghilangankan racunnya dok..


Dokter: kita akan berusaha mengilangkan racun dalam tubuhnya..


Taehyung berada di kamar Yunhee.. Jennie sedang menemaninya disana.. Terlihat Yunhee yang memang sudah sadar..


Jennie: bagaimana?


Taehyung: Noona, bisa aku bicara dengannya berdua saja..


Jennie: oh iya.. Dy juga baru bangun.. aku akan keluar kalo begitu..


Taehyung: maafkan aku..


Jennie: tidak apapa.. Dy juga menanyakanmu..


.


.


.


Taehyung: apa terasa sakit?


Yunhee: tidak..


Taehyung: kamu menyembunyikan sesuatu kepadaku??


Yunhee: tidak.. Memangnya apa Oppa..


Taehyung: aku bertanya kepadamu..


Yunhee: tidak ada yang Yunhee sembunyikan..


Taehyung: aku akan bertanya sekali lagi kepadamu.. Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku??


Yunhee: ti tidak Oppa..


Taehyung: oke..


Taehyung beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari ruang rawat Yunhee..


Jennie: ada apa?


Yunhee: sepetinya Oppa tau Unnie..


Jennie: tau apa?


Yunhee: aku ingin bertemu dokter..


Jennie: tunggu.. Kau saja baru sadar Yunhee..


Yunhee kemudian bangun dan berjalan keluar ruangannya..


Dy menemui Dokter untuk menanyakan sesuatu..


Yunhee: apa tidak bisa di hilangkan dok..


Dokter: belum pernah ada pasien seperti ini sebelumnya.. Bagaimana kamu bertahan dengan rasa sakit itu..


Yunhee: aku memiliki obat penawarnya.. Ini..


Dokter: bagaimana bisa kau menyembunyikan ini dari kekasihmu.. Ini cukup berbahaya untukmu.. Dengan kondisi tubuhmu yang tidak sehat racun itu bisa membunuhmu dengan cepat..


Yunhee: aku hanya tidak ingin membuatnya susah dok.. Biarkan seperti ini.. Kalopun tidak bisa di sembuhkan aku pasti akan mati..


Dokter: aku akan mengecek kandungan obat penawar ini..


Yunhee: tapi besok aku harus melanjutkan Tour ke Amsterdam.. Apa bisa dokter mengirimkannya melalui email hasilnya..


Dokter: tapi kondisi kamu masih.....


Yunhee: aku minta tolong dok.. Nanti setelah selesai dengan urusanku.. aku akan datang kesini..


Setelah menemui dokter Yunhee kemudian kembali ke Hotel bersama Jennie, sudah terlalu malam.. Besok member dan yang lain akan melanjutkan Tour mereka..


Jennie: benar kamu tidak apapa?


Yunhee: aku tidak apapa Unnie.. Unnie tidurlah..


Jennie: kalo ada apapa bangunkan aku..


Yunhee duduk di balkon kamarnya.. memandang pemandangan malam di Paris.. Terlihat menara Eiffle disana.. Setiap pasangan menginginkan melihatnya bersama, tapi Yunhee hanya bisa melihatnya sendiri sekarang.. Taehyung sedang mendiaminya..


Dy merasa bersalah kepada Taehyung.. Tapi memang Yunhee tidak mau Taehyung ikut dalam konflik keluarganya.. Dy tidak mau Taehyung terluka karenanya..


Dy menangis.. Yunhee menghabiskn malamnya dengan menangis..


.


.


.


.


.


.


.


Keesokan paginya Yunhee sudah siap untuk ke bandara menuju ke Amsterdam..


Yunhee lebih banyak diam.. Taehyung pun tidak bertemu dengannya..


" Taehyung: kamu bahkan tidak menjelaskan apapun.."


.


.


.


Sejin: Yunhee.. angkatlah telponnya.. Boss menelponmu..


Yunhee: ahhh benarkah sunbae.. Iya iya.. Sebentar..


Telepon:


Boss: bagaimana bisa seperti itu.. Kau tau dengan kondisimu tapi kau tetap melakukannya.. Kau ini benar benar ya.. Paman sudah bilang untuk berhati hati.. Tapi kau malah melakukan dance seperti itu dengan tangan kamu yang sakit.. Kau ingin paman menjemputmu kesana dan menjewer telinga mu??


Yunhee: paman.......


Boss: diam dan dengarkan.. Kau ingin pembelaan apalagi? Apa kamu mau ayahmu tau tentang ini?? Dan awas sampai kau bersikap seperti itu lagi.. halo, Yunhee.. apa kau tidak mendengarkan paman.. Kenapa kamu tidak menjawabnya..


Yunhee: paman menyuruhku untuk diamkan..


Boss: ohh benar benar kamu itu ya.. Sudah pulanglah sekarang biar Sejin yang mengurus kepulanganmu..


Yunhee: tidak.. Yunhee ingin ikut melanjutkan Tour.. Paman jangan lagi.... YunHee mohon....


Boss: kau itu keras kepala..


Boss: kau..


Yunhee: paman sudah ya nanti di lanjut lagi.. Pesawatnya akan berangkat.. Bye paman.. Yunhee menyayangimu..


Yunhee kemudian mematikan sambungan telpnnya sepihak.. kalo diteruskan pamannya akan sangat bawel..


Yunhee: aku bisa pusing mendengarkannya..


Sejin: memangnya ada apa?


Yunhee: apa Sunbae bilang kepada paman? Masalah kemarin?


Sejin: tidak.. aku tau kamu tidak akan setuju kalo aku memberitahukannya..


Yunhee: ahh bahkan Dy memata matai ku sekarang.. Oh Tuhan.....


Sejin: Dy itu terlalu sayang kepadamu.. Jadi Dy akan seperti itu.. Apalagi mendengar kondisi kamu kemarin Dy pasti akan langsung datang kesini..


Yunhee: Sunbae tau.. aku bahkan tidak bisa bicara saat mendengarkan paman bicara.. Sunbae, tolong kalo paman menyuruhmu untuk mengurus kepulanganku.. aku mohon jangan.. Oke sunbae..


Sejin: kau itu benar benar.. Kemarin sudah membuat kejutan sekarang kamu berulah lagi..


Yunhee: kejutan?


Sejin: bagaimana kau bisa dance.. Wahhh, nanti kau bisa tampil ya Yunhee.. Kalo kita kekurangan Dancer..


Yunhee: ahhh tidak akan..


Yunhee segera meninggalkan Sejin dan duduk di bangku dalam pesawat.. Sejin yang melihatnya hnya tersenyum melihat tingkah Yunhee..


Jungkook: Noona, lain kali dance bersamaku ya..


Yunhee: ah kenapa denganku hari ini.. Mereka terus saja mengodaku.. Dan membicarakan tentang kemarin..


Jungkook: kau bicara apa Noona..


Yunhee: ahhh tidak.. kamu sudah mendapatkan kunci kamar Hotel mu?


Jungkook: sudah Noona..


Yunhee: apa Tae Oppa di kamarnya..


Jungkook: Noona mendiaminya?? Ada apa lagi?


Yunhee: cara bicaramu itu terkesan seperti memang aku ini biang masalah ya..


Jungkook: lalu bagaimana aku bicara?


Yunhee: sudahlah.. aku akanakn meneruskan kegiatanku.. Kau istirahatlah..


Jungkook: kita baru saja sampai Noona sudah akan memulai kegiatan saja..


Yunhee lebih memilih untuk melakukan sesuatu daripada berdiam diri..


Karena hari ini member akan mendapatkan waktu kosong jadi mereka mengisi waktu mereka masing masing untuk istirahat..


Ada yang hanya tidur karena memang lelah.. Ada juga yang masih bekerja dan ada juga yang menikmatinya dengan berjalan jalan.. Taehyung lebih memilih untuk tidur.. Dy bahkan tidak bertemu dengan Yunhee dari tadi..


Jimin: kau ingin berjalan jalan Yunhee?


Yunhee: oh Tuhan Oppa..


Jimin: maaf.. Kenapa kau melamun d sini..


Yunhee: ahhh ini Yunhee baru selesai mengecek perlengkapan untuk besok.. Oppa sedang apa?


Jimin: kau ingin berjalan jalan di sekitar sini Yunhee?


Yunhee: boleh.. Sebentar aku akan membereskan laptopku..


Jimin: biarkan jangan lepaskan kacamatamu.. Kau terlihat cantik kalo memakai itu..


Yunhee: benarkah??.. Mana ada orang yang mata minus tambah terlihat cantik..


Yunhee dan Jimin sedang menikmati jalan jalan mereka.. Tidak lupa Jimin dengan penyamarannya..


Jimim: kita seperti berkencan saja..


Yunhee: ya sekali kali saja tidak apalah.. kita mau kemana?


Jimin: aku akan mentraktirmu makan enak.. Sejak dulu aku belum sempat mengajakmu makankan..


Yunhee: memangnya iya? Bukannya di Hotel juga makanannya enak Oppa..


Jimin: aku ingin menunjukan tempat makan yang di rekomendasikan temanku di sekitar sini..


Yunhee: ohh baiklah..


.


.


.


Setelah menemukan tempatnya mereka segera memesan makanan yang dihidangkan dan menikmatinya..


Jimin: benar enak ya?..


Yunhee: iya Oppa.. Terima kasih untuk makanannya..


Jimin: sama sama.. Ohh ya apa Taehyung tidak marah aku mengajakmu makan romantis seperti ini..


Yunhee: aku bahkan tidak melihatnya sejak pagi..


Jimin: ada apa?


Yunhee: sepertinya Dy marah kepadaku.. aku selalu menyusahkannya dengan kondisiku.. aku membuatnya kecewa lagi..


Jimin: memangnya ada apa?


Yunhee: maaf Oppa aku tidak bisa menceritakannya.. maafkan Yunhee..


Jimin: tidak apapa.. Kau tidak perlu mengatakannya.. Boleh aku berbicara sesuatu tentangnya..


Yunhee: iya..


Jimin: Taehyung itu sejak aku bertemu denganya memiliki sikap yang memang hangat.. Dy dekat denganku.. Kadang Dy akan bersikap manja kepadaku.. Tapi yang aku tau Dy itu selalu peduli dengan sekitarnya.. Kadang Dy memiliki sikap yang menggemaskan tapi kadang Dy juga bisa tegas.. aku pernah terkena marah olehnya karena aku menyembunyikan rasa sakitku.. Waktu itu aku mengalami cedera kaki dan aku memaksakan kakiku berakhir dengan aku yang kesakitan.. Dy terlalu panik melihat aku seperti itu.. Dy seperti itu ke semua member.. Dy menganggap kita saudaranya.. Dy tidak pernh marah kepada kita.. Kau ingat saat Jungkook menyatakan cintanya kepadamu.. Dy tidak marah kepada Jungkook karena Dy percaya kepadamu.. Dan kau langsung bicara kepada na.. Mungkin Dy sedikit kecewa dengan Jungkook tapi Dy menyembunyikannya dengan senyumnya itu..


Yunhee: aku hanya tidak mau terus membuatnya susah Oppa.. Dan aku tidak mau Dy terluka karenaku..


Jimin: tapi apa dengan kau merahasiakan masalah mu darinya, Dy tidak terluka? Dy memperjuangkan mu.. Dy ingin selalu melindungimu, Dy merasa kau yang melindunginya.. Taehyung juga ingin melindungimu.. Saat kau kemarin tidak bangun Dy terus disampingmu.. Dy sangat takut kehilangan dirimu.. Hargai Dy, Yunhee.. Dy tidak pernah berfikir kalo kamu beban untuknya.. Dy hanya ingin kau selalu terbuka dengannya.. Buat Dy tidak merasa bersalah.. Kau tau, Dy menangis di depanku saat tau kau terluka parah karena Naraa.. Dy seperti orang hilang arah saat itu.. Kalo saja tiba tiba kau menghilang darinya.. Apa yang akan terjadi dengannya.. Dy hanya ingin kau menceritakan keluh kesahmu kepadanya.. Dy ingin menjadi sandaranmu.. kita juga ada untukmu dan juga Taehyung.. kita akan melalui masalah bersama.. Jangan pernah kau menyembunyikannya aku mohon.. Setidaknya ijinkan kita membantumu.. Kau itu berarti untuk kita.. Kejadian kemarin membuat tamparan untuk member.. Bagaimana bisa kau di permalukan seperti itu di depan para Army untuk permintaan yang tidak masuk akal itu..


Yunhee: maafkan Yunhee, Oppa..


Jimin: sudahlah tidak apapa.. Jangan merasa bersalah.. kita keluarga.. Kau adik untukku.. Walo terkadang aku iri dengan Taehyung yang mendapatkan gadis sebaik dirimu.. Tapi kau memang jodoh untuknya.. Jadi biarkan aku jadi kakak laki laki mu.. aku ingin menjagamu juga..


Yunhee: iya Oppa.. terimakasih..


Jimin: ohhh ya dance kamu kemarin bagus juga.. Nanti kalo tangan kamu sembuh bisa kamu menari denganku..


Yunhee: kenapa semua orang bicara seperti itu.. Apa begitu buruk dance Yunhee kemarin?


Jimin: tidak.. Dance kamu bagus.. aku suka.. Memangnya siapa yang bicara begitu..


Yunhee: tidak ada.. Hanya saja dari tadi pagi aku mendengarkan kata kata seperti itu.. Dan aku merasa malu.. Oppa, Jungkook, Hoseok Oppa, Sejin sunbae, dan ahhh tau lah.. Bikin malu saja..


Jimin: kau itu lucu saat terlihat malu malu seperti itu..


Mereka mengobrol disana.. Sekedar mengobrol dan bercanda..


Benar kata Jimin.. Yunhee memang terlalu tertutup kepada yang lain..


Tapi Yunhee hanya ingin tidak menyusahkan mereka..


Terkadang kita tidak bisa menyelesaikan masalah kita sendiri..


Kita juga memerlukan orang lain..


😉



by: nyemoetdz


13/07/2020