
π
Sebelumnya saya minta maaf..
Kalo ada kata atau gelar atau semacamnya yang salah atau kurang berkenan..
saya mohon maaf..
Ini hanya sebuah karang semata..
.
.
.
.
.
..
..
....
......
....
..
..
.
.
.
.
.
Sekali lagi mohon maaf..
π
ππ
Happy reading
π
.
.
.
.
.
.
.
πππ
ππ
π
.
.
.
(Hold Me Tight)
hari ini seperti biasa Yun Hee bersiap untuk berangkat ke kampus..
dy mahasiswi di salah satu universitas besar di Seoul dan sudah memasuki tahun ke 4 nya.. itu artinya dy sudah di semester terakhirnya..
dy mengambil jurusan ilmuΒ Economics & Business Administration dan dy juga mengambil satu jurusan lagi yakni Art..
pagi ini dy sedang menyiapkan sarapan untuknya sendiri.. dy memiliki rumah kecil di rooftop atap sebuah supermarket yang sebenarnya gedung itu miliknya sendiri tapi harus disewakan kepada orang lain karena untuk melunasi hutang pengobatan ibunya.. walo sebenar na Ayah Yun Hee orang yang mampu tapi dy tidak mau meminta kepada ayahnya, dy memilih untuk berusaha melunasi hutangnya sendiri tanpa harus meminta kepada sang Ayah..
dy memiliki pekerjaan paruh waktu untuk memenuhi kehidupannya sehari hari sebagai pelayan di sebuah Cafe..
Ibunya pernah berpesan agar Yun Hee bisa lulus menjadi seorang mahasiswi, jadi dy harus fokus dengan kuliahnya..
walo hidup seorang diri dan kekurangan Yun Hee tetap tidak patah semangat, dy ingin mewujudkan cita cita Ibunya agar dapat lulus sebagai mahasiswi sepeti keinginan Ibunya..
dy tergolong murid yang pintar dan dy juga pernah akselerasi kelas saat duduk di bangku menengah pertama dan atas.. dua kali akselerasi membuat na bertemn dg orang yang 2 tahun lebih tua daripada umurnya tapi dy beruntung bisa meneruskan kuliahnya dengan mendapat Beasiswa S1 nya di salah satu universitas di Seoul..
Yun Hee:Β semoga hari ini lebih menyenangkan dari sebelumnya.. semangat Yun Hee.. Ibu Yun Hee berangkat ya..
Yun Hee selalu melakukan ritual paginya dengan memandang photo Ibunya dan berpamitan kepadanya walau hanya dengan memandang sebuah foto Ibunya..
Yun Hee melangkahkan kakinya keluar dri rumah dan turun tangga..
.
.
.
.
.
.
HANYANG UNIVERSITY
(anggaplah seperti ituπ)
Naeun:Β Yun Hee..
Naeun adalah teman Yun Hee sejak kecil dy kuliah di kampus yamg sama dengan Yun Hee hanya saja masih di tahun k 2..
dy teman terbaik menurut Yun Hee karena dy yang selalu ada buat Yun Hee..
satu satunya teman yang masih bersama Yun Hee saat kondisi terpuruk pun..
Yun Hee:Β kau masih pagi sudah membuat sakit telinga orang saja.. pagi..
Naeun:Β pagi.. apa kau sudah sarapan?
YunHee:Β sudah..
Naeun:Β kau sibuk sekali akhir2 ini.. sampai jarang membalas pesan q..
YunHee: maafkan q.. q harus menyelesaikan skripsi q..
Naeun: apa kau akn melanjutan S2 mu.. q iri kpda mu.. sudah akn d wisuda..
YunHee: iya q ingin.. tp q mau kerja dulu untuk S2 q..
Naeun: apa dosen tidak menawari mu untuk Beasiswa lagi..
YunHee: menawari.. tp q ingin melunasi hutang ibu q dulu.. nanti q akn mengambil S2..
Naeun: harus na kau minta saja kpda ayah mu.. bukan kah dy bergelimang harta..
YunHee: tidak.. sudah q akn masuk setelah ini..
Naeun: apa kau kuliah 2x lagi?
YunHee: hmmm.. sudah ya q tinggal.. bye..
mereka memang kuliah di kelas berbeda tapi mereka selalu menyempatkan waktu mereka saat bertemu di kampus seperti sekarang ini..
setelah berpamitan untuk masuk YunHee segera mengikuti kelas perkuliahannya..
.
.
.
.
setelah mengikuti perkuliahan YunHee segera melakukan kegiatannya selanjutnya yakni bekerja di sebuah Cafe.. mulai sore hari dy akan selesai nanti setelah jam makan malam ato tepatnya tengah malam..
dy ingin segera melunasi hutang Ibunya dan mengambil aset peninggalan Ibunya yang di sita oleh penagih hutang..
Ibunya menderita kanker payudara dan mengharuskan menjalani pengobatan rutin..
tapi takdir berkata lain, Tuhan lebih menyayangi Ibu Yun Hee..
Ibunya meninggal saat YunHee duduk d bangku menengah atas.. meninggalkan hutang yang katanya di buat untuk berobat selama beberapa tahun.. dulu ayahnya sangat menyayangi mereka tapi karena salah satu alasan mereka berpisah..
Irene: hay YunHee kau bekerja di sini? apa sudah lama?
YunHee: hay.. iya aku bekerja disini.. ahh iya..
Irene adalah teman sekolah d menengah atas..
Irene: boleh aku meminta nomor kontak mu?
YunHee memberikan nomor ponselnya kepada Irene.. mereka dulu sempat dekat setelah akselerasi na, Yunhee jarang bermain bersmanya lagi..
Irene: aku akan menghubungi mu nanti.. maaf menggangu kerja mu..
YunHee: ahhh tidak apapa..
.
.
.
pukul 12 malam YunHee baru pulang, jarak Cafe ke rumahnya hanya memakan waktu beberapa menit saja jadi dy menggunakan Bus terakhir dan berjalan sedikit ke rumah na..
sesampainya di rumah YunHee kemudian membasuh mukanya kemudian merebahkan tubuhnya yang begitu lelah.. kegiatan hari ini sangat menguras tenaganya dari berangkat kuliah, membantu dosen, sampai bekerja.. membuatnya sangat lelah..
.
.
.
.
.
keesokan pagi na..
penagih hutang: bukan kah aku sudah bilang untuk segera melunasi hutang Ibu mu..
YunHee: iya saya minta maaf.. saya akan segera melunasinya.. tolong beri saya sedikit lagi waktu..
penagih hutang: kau selalu meminta waktu.. kau bisa berkuliah tapi membayar hutang kau tidak bisa.. ini kesempatan terakhirmu atau silakan kau angkat kaki dari sini..
YunHee: ak mohon jangan.. aku janji akan melunasinya..
penagih hutang: kau selalu membuat alasan.. tapi aku akan memberikan waktu lagi untukmu jadi aku akn k sini lagi besok..
masih begitu pagi untuk mendengar penagih hutang yang datang dan memarahinya..
sekeras apa dy bekerja, Yun Hee masih belum bisa melunasi hutang Ibunya.. dy tidak ingin kalo harus menyerahkan rumah dan toko peninggalan Ibunya..
dy harus bekerja lebih keras lagi untuk melunasi hutangnya..
telpon na berdering:
YunHee: iya haloo..
Irene: ini Irene.. apa ak menggangu mu?
YunHee: ahh tidak kok.. ada apa pagi pagi sudah menelpon..
Irene: ahh itu.. ak kemarin ingin menawari mu pekerjaan tapi tidak enak dengan bos mu.. apa kau tidak ingin bekerja untuk memperoleh gaji besar?? apa kau masih kuliah?
YunHee: bekerja d mana? iya aku masih kuliah.. tapi sudahΒ hampir selesai karena aku sedang menyusun skripsi..
Irene: ini hanya penawaran saja.. tapi sekiranya kami mau ya bagus.. aku sebenarnya sudah beberapa kali melihat mu di cafe itu.. tapi aku malu untuk menawari mu dan maaf aku mendengar kamu sedang berbincang dengan teman mu kalo butuh pekerjaan yang lebih layak lagi..
YunHee: iya aku pernah bilang kepada teman kerjaku kalo aku ingin bekerja selain d cafe..
Irene: apa kau mau bekerja d kantor tempat ayahku bekerja?..
YunHee: di mana itu.. dan sebagai apa?
YunHee: benarkah? iya aku akan mencoba na..
Irene: ya sudah buatlah surat lamarannya dan kalo sudah selesai membuatnya aku akan ambil di Cafe ya..
YunHee: iya iya.. terima kasih ya Irene..
Irene: sama2.. ini tidak ada apapa na saat kau membantuku dari anak-anak yang suka membully ku dulu..
YunHee: kita kan berteman..
.
.
.
>>
dulu Irene adalah korban bully di sekolahannya dan sejak YunHee membelanya dy dekat sampai akhirnya YunHee harus keluar sekolah terlebih dahulu karena kepintarannya..
hari ini memang pagi yang membuatnya kesal karena penagih hutang..
tapi setelahnya seperti harapan baru untuknya yang di tawari pekerjaan oleh Irene..
bukankah kerja sebagai sekertaris bayaranya lumayan jadi Yun Hee ingin mencobanya karena dy juga ingin segera melunasi hutangnya..
setelah dri kampus Yun Hee menuju k tempat kerjanya, YunHee di tabrak oleh seseorang yang tidak begitu jelas karena mukanya yang tertutup masker..
YunHee: y Tuhan..
" maafkan q..
YunHee terduduk di lantai, tanpa menolong orang yang menabrak Yun Hee berjalan begitu saja.. sepertinya dy seorang pria terdengar dari suaranya..
YunHee beranjak smbil membersihkan kaki na yg sdikit kotor akibat terjatuh..
YunHee: apa di kira aku ini tempat sampah.. main pergi saja..
.
.
.
.
.
Di Cafe..
Soora: knpa kau melamun..
YunHee: ahhh tidak..
Soora: ohhh ya tadi ada V BTS datang ke Cafe kita.. dy tuh sangat tampan sekali.. apa kau berpapasan dengannya tadi?
YunHee: tidak.. aku tidak melihatnya..
Soora: YunHee, dy itu tampan sekali.. sampai aku terkagum kagum melihatnya..
YunHee: iyalah terserah kau saja.. selamat datang bisa saya bantu..
.
.
.
.
.
beberapa hari kemudian..
Telpon:
YunHee: halo Irene.. apa kau sibuk..
Irene: ohhh hay, tidak.. aku tidak sibuk.. aku sedang di jalan akan pulang..
YunHee: masalah pekerjaan kemarin apa bisa aku mencobanya.. aku sudah menyiapkan surat lamarannya..
Irene: ohhh iya.. kamu sedang dimana? biar aku mengambilnya..
YunHee: biar aku yang menemuimu.. aku sedang dirumah..
Irene: begini saja.. aku akan ke rumahmu saja.. kirimkan alamat rumah kamu..
YunHee: ohhh baiklah..
.
.
.
.
.
pagi tadi sudah ada drama dari penagih hutang yang sempat membuat kacau isi rumah YunHee..
YunHee memberikan sedikit tabungannya untuk membayar hutang.. tapi masih tidak cukup dan dy berjanji akan segera melunasinya..
salah ayahnya kenapa meminjam uang kepada renternir jadi bunganya lebih besar dari uang yang dipinjamnya.. sebenarnya YunHee tidak tau menau bagaimana bisa hutang itu bisa sebanyak itu yang dy tau uang itu untuk pengobatan Ibunya..
bukankah kejam ayahnya meninggalkan hutang dan hidup enak tanpa tau anak perempuannya menderita..
YunHee: silakan masuk.. maaf rumahnya kecil..
Irene: ahhh tidak apapa..
YunHee: silakan duduk..
Irene: ohh terima kasih.. disini nyaman..
YunHee: benarkah..
Irene: iya.. ohh ya YunHee aku sudah bilang kepada ayahku tentang lamaran kerja kamu.. katanya kalo bisa kamu besok langsung datang saja ke sana.. ayah akan menunggumu disana..
YunHee: memangnya di mana?
Irene: di BigHit entertaiment..
YunHee: bukan kah itu agensi artis?
Irene: iya.. maaf aku kemarin tidak bilang kepadamu dulu.. apa kamu tdk mau? di sana sedang butuh karyawan.. dan kebetulan kamu mau..
YunHee: aku mau saja.. tapi.. apa benar menjadi sekertaris?
Irene: kamu bisa tanyakan langsung kepada ayahku besok.. kalo kamu tidak cocok dengan pekerjaannya kamu bisa membatalkannya..
YunHee: ohh baiklah.. aku akan mencobanya.. maaf aku sudah merepotkan mu..
irene: ahhh tidak juga.. kita ini kan teman.. ohhh ya bagaimana kuliah mu..
YunHee: aku sedang menyelesaikan skripsi ku tinggal menunggu sidang saja..
Irene: semoga skripsi mu bisa di terima dan lulus dengan nilai yang memuaskan..
YunHee: ya terima kasih..
.
.
.
.
.
.
>>
pukul 8 pagi YunHee sudah berangkat ke BigHit entertaiment dan sesampainya di sana dy sudah di tunggu ayah Irene yang sengaja menunggu na..
ayah Irene: maaf pak.. ini gadis yang saya maksud..
mereka sedang berada di sebuah kantor.. tertulis di sna CEO.. berarti Dy atasannya..
kalo hanya urusan pekerjaan knpa bukan tim HRD nya saja kenapa harus langsung k Bos na..
Bos: silakan duduk.. kenalkan aku Bang si-hyuk..
YunHee: saya Choi YunHee..
Bos: apa kau benar ingin bekerja di sini.. Di sini memerlukan seorang yg pekerja keras.. Dan katanya kau masuk dalam kreteria itu..
YunHee: iya pak.. tapi kalo saya boleh tau pekerjaan apa yang akan saya lakukan..
Bos: apa ayah Irene tidak memberitahukan mu.. kita membutuhkan asisten untuk mengurusi artis kita..
YunHee: asisten?
Bos: iya.. kamu bertugas hanya membantu Manager Bangtan dn mengurus keperluan para member..
YunHee: tapi maaf sebelumnya saya di beri tahu kalo pekerjaannya menjadi seorang sekertaris..
Bos: ohhh itu.. Iya.. Tapi kita sedang sangat membutuhkan asisten Manager karena Manager di sini memerlukan bantuan untuk mengurus keperluan mereka.. Apa kau tidak mau? Kita akan membayarmu 2x lipat.. Tolong bantu kita karena memang kita memerlukan seseorang yang pekerja keras, jujur dn berotak brilliant sepertimu..
YunHee: tapi..
Ayah Irene: maaf aku tidak memberitahu mu tentang ini.. ini penawaran yang bagus, kamu harus menerimanya..
Bos: hanya untuk beberapa bulan saja.. Untuk selanjutnya itu terserah kamu..
YunHee: bukan kah kalo menjadi asisten akan bersama artis nya setiap waktu..
Bos: iya.. Tapi aku akan memberikan mu waktu istirahat juga.. Bukan kah qm juga sedang mengerjakan skripsi kamu.. aku tau kau pekerja keras.. aku harap kamu mau?
YunHee keluar dari ruangan CEO dn berjalan ke loby di antarkan ayah Irene..
Ayah Irene: kamu besok bisa mulai bekerja.. Datanglah pagi pukul 7 ke sini.. Nanti akan ada Manager BTS yang mengurus na..
YunHee menyetujui pekerjaan itu.. Karena memang dy butuh pekerjaan ini.. Gaji yang di terimanya lumayan untuk membayar hutang na..
Hanya beberapa bulan saja.. Itu pikir YunHee.. Dy mau melakukan na..
YunHee: baik pak.. Saya akan ke sini besok pagi.. Terima kasih sebelum na..
Ayah Irene: iya nak.. Semoga kau betah dengan pekerjaan mu.. Q percaya kau bisa melakukannya..
YunHee: semoga pak.. Y sudah saya permisi dulu..
.
.
Akan seperti apa YunHee menjadi seorang Asisten Artis yang memang tidak pernah terpikirkan oleh na..
Cerita hidupnya di mulai lagi sekarang..
Akan seperti apa cerita kehidupannya..
Tetap...
Happy reading π
ππ
sebenarnya ini karya pertamaku tapi aku simpan karena kurang PD buat UP cerita ini soalnya agak kacau bahasanya..
tapi dipikir lagi pengen up..
semoga tidak membosankan..
walau puanjanggggg cerita nya..
.
.
.
HAPPY READING π
HAVE A GOOD DAY ππ
by: nyemoetdz π
10/03/2020