
Disini Yunhee sekarang.. Di tempat kerja Ayahnya..
Yunhee: apa YunHee menggangu Ayah??
Minhoo: tidak sayang.. Ayah senang kamu bisa di sini kebetulan sekali..
Yunhee: memangnya ada apa?
Minhoo: Ayah akan kenalkan kepada teman Ayah.. kita akan makan siang setelah ini..
Yunhee: ahhh Yunhee salah datang ke sini..
Minhoo: memangnya ada apa?
Yunhee: ahhh tidak..
Keputusan yang salah menurut Yunhee datang ke tempat Ayahnya.. Dy paling tidak suka kalo harus ikut campur urusan bisnis Ayahnya
Minhoo: ini anak saya.. Penerus Choi Grup..
Yunhee: Yunhee salam kenal..
P: anak anda cantik.. Dy mirip dengan anda..
Minhoo: iya banyak orang bilang seperti itu..
P: apa Dy sedang kuliah?
Minhoo: iya dan akan menyelesaikan magister nya..
P: wahhh masih semudah ini sudah S2.. Anda memiliki puteri yang cantik dan pintar tuan..
Jujur Yunhee mulai bosan arah perbincangan Ayah dan rekannya ini, ingin sekali Dy pergi dari tempat itu tapi akan tidak sopan kalo Yunhee melakukanya..
Minhoo: kita akan pulang?
Yunhee: tidak.. aku ingin jalan jalan bersama Ayah.. Ayah bisa kan?
Minhoo: oke.. Pak Lee urus dikantor aku akan keluar bersama Yunhee hari ini..
Pak Lee: baik tuan..
Minhoo melajukan mobilnya ke suatu tempat.. Yakni taman hiburan.. Yunhee mengajaknya kesana..
Yunhee: ayah tidak keberatankan datang ke sini?
Minhoo: tidak sayang..
Yunhee: terakhir kali Yunhee ke sini bersama Ibu dan Ayah.. Apa ayah ingat..
Minhoo: Iya nak.. Ayah mengingatnya..
Mereka berdua menghabiskan waktu dengan bermain berbagai wahana disana..
Minhoo senang bisa menghabiskan waktu dengan putrinya seperti ini.. terlihat sangat kekanak-kanakan tapi mereka tidak memperdulikan hal itu..
Waktu seperti ini jarang untuk mereka..
Minhoo: apa tidak lelah..
Yunhee: tidak.. Apa Ayah sudah lelah??
Minhoo: usia yang membuat Ayah seperti ini.. Maafkan ayah..
Yunhee: tidak apapa yah.. kita duduk disana dulu..
Minhoo: iya..
Yunhee dan Minhoo masuk ke sebuah Cafe.. Memesan minuman dan camilan yang disajikan disana..
Minhoo: bagaimana di USA..
Yunhee: berjalan lancar..
Minhoo: apa paman mu keras kepada mu..
Yunhee: Dy baik kepada Yunhee yah.. Sangat baik..
Minhoo: syukurlah.. Dy itu pria kesepian.. Kau harus sering menyapanya.. Dy teman Ayah yang selalu ada untuk Ayah..
Yunhee: tapi dulu kenapa Yunhee tidak pernh bertemu dengannya yah?
Minhoo: dulu Dy bekerja di LA dan Dy kembali ke sini membuka agensi itu..
Mereka kemudian asyik berbincang sambil menikmati makanan yang mereka pesan..
Tak lama ponsel Yunhee berbunyi.. Itu dari Taehyung.. Sudah berkali kali Taehyung menghubunginya tapi Yunhee tidak menjawabnya..
Minhoo: kenapa tidak di angkat nak..
Yunhee: Oppa sedikit cerewet hari ini.. Biarkan saja..
Minhoo: jangan seperti itu.. Angkatlah..
Yunhee: bisa ayah yang mengangkatnya dan bilang kalo Yunhee meninggalkan ponselnya?
Minhoo: baiklah..
.
.
.
Telpon:
Minhoo: iya nak Tae.. Ini ayah Minhoo..
Taehyung: ohhh Ayah.. Apa Yunhee ada bersama ayah..
Minhoo: iya Dy sedang bersama ayah.. Dy menyuruh Ayah bilang kepadamu kalo Dy tidak bisa menjawab telponnya sekarang..
Yunhee yang mendengarkan apa yang Ayahnya katakan melirik kesal.. Minhoo kemudian memberikan ponselnya kepada Yunhee sambil tersenyum..
Telpon:
Yunhee: ada apa? Bukankah Yunhee bilang tidak mau bertemu Oppa..
Taehyung: iya maafkan aku.. aku hanya ingin memastikan kamu baik baik saja..
Yunhee: hmmmm sudah kan? Yunhee tutup teleponnya..
Taehyung: jangan..
Yunhee: ada apa lagi Oppa..
Taehyung: jangan marah lagi.. aku hanya tidak mau kamu kenapa kenapa.. Bukan maksud melarangmu ini itu.. Maafkan aku..
Yunhee: hmmmm..
Taehyung: ya sudah aku akan menemuimu setelah selesai syuting..
Yunhee: hmmm..
Taehyung: hati hati.. Dan happy fun..
Yunhee: hmmm..
Yunhee mematikan sambungan Telponnya.. Dy masih merasa kesal kepada Taehyung..
Minhoo: ada apa nak? Kenapa kamu seperti itu Taehyung..
Yunhee: tidak apapa.. Ayah kita pulang..
Minhoo: kau tidak menghabiskan kue mu?
Yunhee: tidak..
Minhoo mengantarkan Yunhee pulang ke rumah rooftop nya.. walau MinHoo memaksa menyuruhnnya untuk pulang bersamanya tapi Dy tidak mau..
Minhoo: benar kamu tidak pulang bersama Ayah?
Yunhee: tidak yah.. Terima kasih hari ini.. Sudah menghibur Yunhee.. Yunhee merasa senang sekali..
Minhoo: sama sama sayang.. Masuklah..
Yunhee: iya yah.. I Love you..
Minhoo: I Love you to sayang..
Yunhee kemudian menaiki tangga menuju rumahnya..
Yunhee: Oppa..
Taehyung: hay.. Kamu baru pulang?
Yunhee: ada apa ke sini.. Bukankah Yunhee bilang tidak mau bertemu Oppa..
Taehyung: tapi aku ingin bertemu denganmu..
Yunhee: tapi Yunhee tidak.. Awas..
Yunhee membuka pintu rumahnya dan masuk, berjalan meninggalkan Taehyung yang masih berdiri di tempatnya..
Yunhee: apa Oppa akan tetap disana?
Taehyung tersenyum mendengarnya.. Dan masuk mengikuti Yunhee..
Yunhee: Oppa, Yunhee lapar sekali..
Taehyung: hmmm kau ingin aku memasakan sesuatu..
Yunhee: tidak.. Yunhee ingin jangjjangmeon.. Apa Oppa mau?
Taehyung: aku akan memesakannya untuk mu..
Yunhee: oke.. aku akan mandi..
Taehyung: sayang..
Yunhee: hmmm..
Taehyung: kamu tidak marah lagi?
Yunhee: Oppa ingin Yunhee marah?.. Oke..
Taehyung: tidak.. Tidak.. Sebentar aku akan membuatkan makanan untuk mu.. kamu mandilah..
.
.
.
.
.
.
.
.
Hari ini member sedang ada ruang latihan jadi Yunhee sedikit bersantai..
Naraa: hay..
Yunhee: ada apa kau kesini..
Naraa: begitukah kau menyambutku..
Yunhee: aku tidak ingin berdebat denganmu..
Naraa: ohhh begitukah.. Kalo ini tentang Taehyung.. Apa itu menarik?
Yunhee: apa mau mu?
Naraa: wahh benar ya.. Dy topik yang bagus untukmu..
Yunhee: cepatlah aku tidak ada waktu..
Naraa: baiklah.. Ahh kau terlalu terburu buru..
Yunhee berjalan ke ruang latihan.. Hatinya sangat kacau setelah bertemu dengan Naraa..
Sampai tak sengaja Yunhee menabrak seseorang..
Yunhee: ohh maafkan aku.. Maafkan aku..
Yunhee kembali berjalan dan saat baru beberapa langkah Dy merasa ada yang sakit di bagian perutnya..
Yunhee membuka pintu ruangan latihan, saat akan memegang ganggang pintu Yunhee melihat perutnya yang sakit berdarah.. Darah itu terus mengalir.. Yunhee sedikit menekannya..
Yunhee: aahhhh..
Yunhee memegang kenop pintu dan membuat pintu itu terbuka.. Dy berjalan ke dalam ruangan.. Terlihat member memang sedang latihan di tengah ruangan, musik juga masih terdengar keras di dalam ruangan..
Sejin: ohhh Yunhee kau disini.. aku baru akan menelponmu..
Yunhee: Ooppaa..
Taehyung: ada apa.. Sebentar lagi kita akan selesai..
Yunhee: Op ppaa..
Yunhee menunjukan tangannya yang penuh dengan darah kepada Taehyung..
Darah itu terus mengalir dari perut Yunhee..
Taehyung: ya Tuhan.. Kamu kenapa?
Sontak member menghentikan kegiatannya dan fokus mereka kepada Yunhee yang tangannya penuh dengan darah..
Yunhee: sakit....
Yunhee jatuh tepat didepan Taehyung.. Untung Taehyung langsung menangkapnya..
Taehyung: Yunhee..
Jungkook: Noona..
Jimin: ya Tuhan.. Perutnya berdarah Tae..
Taehyung: siapa yang melakukannya.. Sayang..
Yunhee: ahhh.. sakit Oppa...
Sejin: bawa Dy ke rumah sakit..
Taehyung segera mengendong dan membawa Yunhee ke rumah sakit.. seseorang menusuk perut Yunhee.. entah siapa yang melakukannya..
Seseorang yang menabrak tubuh Yunhee tadi saat Dy berjalan ke ruang latihan member..
Taehyung: bertahanlah.. Jaga kesadaranmu.. Ya Tuhan.. Kenapa bisa seperti ini.. Siapa yg melakukannya..
Yunhee: ahh.. Oppa..
.
.
.
.
.
.
Sesampainya di rumah sakit Yunhhe segera di tangani..
Sejin: duduklah Tae..
Taehyung: Yunhee..
Jimin: Dy pasti baik baik saja.. Tenanglah..
Sejin: jaga Dy.. aku akan mencari tau siapa pelakunya..
.
.
.
.
Hampir 2 jam lebih Yunhee berada di ruang ICU dan belum juga keluar.. Tadi dokter sempat mencari donor darah untuknya.. Dan Jungkook yang bisa mendonorkan darahnya..
Minhoo juga sudah ada disana dan sedang menunggu Yunhee yang masih di ruang operasi.
Dokter: kondisinya baik.. Walo sempat kritis tapi Dy sudah melewati masa kritisnya..
Minhoo: syukurlah.. Dan bagaimana lukanya..
Dokter: lukanya cukup dalam tapi untung saja lukanya tidak mengenai organ vital..
Minhoo: bagaimana kondisinya sekarang dok.. Apa saya bole menemuinya..
Dokter: boleh.. setelah pasien dipindahkan ke ruang rawatnya..
.
.
.
.
.
.
Setelah menjalani operasi Yunhee di pindahkan ke ruang rawatnya..
Taehyung terus bersamanya.. Dengan baju yang masih penuh darah Yunhee Taehyung tidak mau meninggalkan Yunhee meskipun yang lain membujuknya untuk sekedar menganti bajunya..
Minhoo: nak istirahatlah.. Ayah tau kamu pasti lelah.. Ayah akan menjaganya..
Taehyung: tidak yah.. Tae ingin disini menemani Yunhee..
Minhoo: nak.. Yunhee pasti sedih kalo tau kamu seperti ini.. Ganti baju kam yang penuh darah dan istirahatlah..
Taehyung: ti...
Minhoo: nak..
Taehyung kemudian beranjak dari tempat duduknya.. Dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Keesokan paginya..
Yunhee yang baru sadar membuka matanya perlahan.. Mencoba melihat sekeliling.. Terlihat Taehyung yang sedang tertidur di sampingnya.. Dan dilain sisi ada Minhoo..
Yunhee: Oppa..
Yunhee memanggilnya pelan.. Dy mulai mengingat kejadian yang kemarin menimpahnya.. seseorang telah mencelakainya..
Yunhee: ahhh..
Yunhee membelai rambut Taehyung pelan.. Dan membuat Taehyung bangun..
Taehyung: sayang kamu sudah bangun.. Apa sakit? Kenapa menangis? Mana yana sakit?
Yunhee: Oppa..
Taehyung: aku akan panggilkan dokter..
Yunhee memegang lengan Taehyung yang ingin pergi memanggil dokter untuknya..
Taehyung: kenapa? Sebentar saja aku akan panggilkan..
Minhoo: ohhh kamu sudah bangun nak..
Taehyung: Ayah, panggil dokter..
Minhoo: iya nak..
Dokter memeriksa Yunhee dengan tangan Yunhee yang masih menggengam Taehyung..
Dy takut.. Taehyung tau itu..
Taehyung: tenanglah aku disini..
Sejak bangun sampai sekarang Yunhee menangis dalam diam.. Dy tidak menjawab pertanyaan Minhoo ataupun Taehyung.. Dokter bilang dy mengalami syok..
Pak Lee: tuan..
Minhoo: iya pak Lee..
Minhoo berbicara dengan Minhoo diluar ruangan..
Minhoo: kau sudah menemukan pelakunya..
Pak Lee: sudah tuan.. Dan tuan Sejin bilang Dy rekan sesama artis tuan muda Taehyung..
Minhoo: siapa?
Pak Lee menunjukan foto pelaku penusukan itu kepada Minhoo..
Minhoo: apa motifnya..
Pak Lee: pelaku belum di tangkap tuan.. Tapi kita sudah membuat laporan ke kantor polisi..
MinHoo: ohh iya selesaikan secepatnya.. aku mau Dy mendapatkan hukumannya.. Pastikan Dy bertanggung jawab dengan semua ini..
Pak Lee: baik tuan..
Yunhee masih sama saat Dy baru bangun.. Masih memegang tangan Taehyung.. Member sedang berada di ruangan rawatnya.. Ada juga Naeun dan Soora..
Naeun: apa sakit? Jangan menangis.. kita di sini.. Jangan takut..
Soora: Yunhee ahh..
.
.
.
Jimin: apa benar tidak apapa?
Taehyung: tidak..
Naeun: aku akan mengantikan Tae Oppa disini.. Bisa kau lepaskan sebentar genggaman tangan kamu, Yunhee..
Taehyung: biarkan saja..
.
.
.
Jin: apa polisi sudah mendapat pelakunya..
RM: Sejin Hyung bahkan mengumpulkan staff kemarin untuk mendapatkan pelakunya.. Boss juga ada disana..
Hoseok: aku baru tau kalo boss bisa semarah itu..
Jungkook: bagaimana tidak marah Hyung.. Kalo seperti ini ceritanya.. aku saja ingin membunuhya kalo tau siapa pelaku penusukan itu..
Suga: aku dengar Dy dari kalangan artis..
Jimin: Hyung tau dari mana?
Suga: aku mendengarnya saat Sejin Hyung berbicara ditelpon..
Taehyung: apa Hyung tau pelakunya..
Suga: tidak.. Kau bisa tanyakan nanti kepada Sejin Hyung..
Yunhee: Oppa..
Taehyung: hmmmm..
Yunhee: Yunhee tau siapa Dy..
Taehyung: siapa?
Semua menatap Yunhee.. Dy mulai bicara dan mengatakan siapa yang tega melakukan ini kepadanya..
😉
by: nyemoetdz
13/07/2020