Hold Me Tight

Hold Me Tight
Am I Wrong (35)



YunHee masih terbaring lemah.. Tubuhnya demam.. Semalaman YunHee menangis ketakutan.. Tidak tau apa yang di takutkan.. Taehyung terus berada disampingnya..


YunHee: Oppa..


Taehyung: kamu sudah bangun.. Apa terasa sakit?


YunHee: tidak.. Oppa, aku ingin melihat Ayah.. aku mohon..


Taehyung: sayang tubuh mu saja masih demam..


YunHee: aku mohon Oppa..


Taehyung: ya sudah kita menemui Ayah..


Taehyung mengantarkan YunHee ke ruang rawat MinHoo menggunakan kursi roda dengan tangan yang masih tertancap jarum infus..


Jiwon: kamu disini nak?


Taehyung: Yunhee meminta bertemu ayah, bu..


YunHee melihat MinHoo yang sedang terbaring lemah dengan beberapa perban yang membalut tangan, kaki dan luka kepalanya..


YunHee: ayah..


MinHoo: YunHee..


YunHee: maafkan aku, Ayah..


MinHoo: kenapa kamu meminta maaf.. Ini memang sudah tugas Ayah melindungimu nak.. kamu lebih berarti untuk ayah.. Sudah jangan menangis.. Ayah tidak apapa nak..


YunHee: maafkan aku, yah..


MinHoo: sudahlah nak..


YunHee: YunHee takut yah..


MinHoo: sudah nak.. kamu tidak boleh terus seperti ini.. Maafkan Ayah sudah membuatmu mengalami trauma seperti ini.. Semua gara gara Ayah.. Kalo saja Ayah lebih menjagamu.. kamu tidak akan mengalami kecelakaan itu..


YunHee: maksud ayah..


Jiwon: ayah, Dy masih lemah.. Jangan..


YunHee: memangnya ada apa? Ceritakan saja..


MinHoo: kecelakaanmu itu karena kakek yang menyuruh seseorang mencelakai mu Dy ingin memisahkan Ayah dan Ibu.. Dengan cara menyelakai mu.. Maafkan Ayah nak.. Ayah yang membuatmu susah seperti ini.. Ayah pergi bukan karena Ayah membencimu.. Ayah hanya ingin kamu selamat.. Walo kenyataannya kamu masih tersiksa dengan trauma atas kecelakaan itu.. Maafkan ayah nak...


YunHee: ahhh..


Jiwon: sayang..


Taehyung: sayang..


YunHee: jadi Ayah meninggalkanku karena kakek??


Memang Ibu MinHoo sudah menerima YunHee sebagai cucunya tapi tidak dengan Ayah MinHoo.. Dy belum sepenuhnya menerima Yunhee.. Alasan yang menurut MinHoo tidak masuk akal.. Karena ayah MinHoo tidak menyukai ibu YunHee.. Apa lagi mendengar kalo Dy memiliki seorang cucu perempuan yang tidak bisa meneruskan usahanya nanti..


MinHoo: maafkan aku nak.. aku ayah yang gagal untukmu.. Kakek tidak bisa menerima kamu karena kebenciannya terhadap Ibumu dan karena kamu seorang wanita, menurutnya kamu tidak akan bisa menjadi pewaris keluarga karena kamu wanita..


YunHee: apa salahku terlahir menjadi seorang wanita.. Kenapa mereka sangat membenciku..


Jiwon: sayang sudahlah.. Bukankah kakek dan nenek sudah tidak seperti itu lagi..


MinHoo: tapi tetap saja YunHee seperti itu karena salahku.. Tapi aku yakin kamu bisa menjadi seorang yang berhasil.. Walopun kamu seorang wanita.. kamu gadis baik, kuat, pintar dan jujur.. Ayah yakin kamu bisa..


YunHee: Ayah tau.. Saat Ayah pergi apa yang Yunhee rasakan.. hidupku seperti tak bernyawa.. Hidupku kosong.. aku selalu mencari orang yang tidak tau siapa Dy karena aku tidak mengingatnya.. Dan aku menunggunya.. Setiap malam aku memimpikan sosok itu.. Terasa sakit, menangis tanpa tau apa masalahnya.. Sekeras apa aku mengingatnya aku tidak bisa mengingat kenangan itu.. Dan bagaimana beratnya menghadapi semua itu seorang diri.. Apalagi kepergian ibu, Ayah pun meninggalkanku.. Dulu kenapa Ayah membiarkanku hidup kalo semua meninggalkan ku.. Harusnya Ayah membiarkanku mati saja..


MinHoo: YunHee.. jangan bicara seperti itu..


YunHee: kenapa yah? Apa salah Yunhee? Kenapa mereka membenciku.. memang sejak awal takdir mempermainkan ku.. Ahhh...


Taehyung: sayang sudahlah..


YunHee: ahhh..


YunHee memegang kepalanya.. Kepalanya terasa sangat sakit..


Jiwon: nak..


YunHee: ahhh sakit.. Oppa.. Sakit..


Taehyung segera membawa YunHee kembali ke ruang rawatnya..


Jimin: Tae..


Taehyung: YunHee..


Jimin: tenanglah..


Setelah di tangani YunHee terlihat sedang terlelap tidak sadarkan diri.. Dengan masker oksigen yang menutupi sebagian wajahnya..


Taehyung: sayang.. Bangunlah..


Jimin: biarkan Dy istirahat Tae.. kamu juga butuh istirahat..


Jin: benar Tae.. aku yakin YunHee akan baik baik saja.. Sebaiknya kamu istirahat..


Taehyung: tidak Hyung.. aku harus di sini.. Dy pasti akan mencariku nanti..


Jin: Tae..


Sejin: istirahatlah.. Besok kalian akan ada jadwal pagi..


Taehyung: tapi Hyung..


Naeun: Oppa, sebaiknya istirahat biar Naeun yang menjaga Yunhee.. Nanti aku akan kabari Oppa kalo YunHee sudah sadar..


Jungkook: benar Hyung.. Sudah sejak kemarin malam Hyung seperti ini.. Hyung juga butuh istirahat..


Sejin: iya Tae.. YunHee memerlukanmu.. Jadi kamu tidak boleh sampai sakit.. kita pulang.. Besok setelah syuting kamu bisa datang ke sini lagi..


Dengan paksaan Taehyung akhirnya mau beristirahat di Dorm.. Jujur saja Dy memang lelah.. Sudah semalaman Taehyung menjaga YunHee.. Walopun di lelah tapi Taehyung tetap tidak mau meninggalkan YunHee..


Naeun dan Soora malam ini yang menemani YunHee.. Soora akan ke rumah sakit setelah kerja..


Di Dorm..


Jin: istirahatlah.. kamu butuh istirahat..


Taehyung: iya Hyung..


Setelah membersihkan tubuhnya dan bergabung untuk makan.. Setelahnya Taehyung pergi ke kamar dan tidur..


Keesokan harinya..


Pukul 5 sore YunHee terbangun sejak tidur semalaman.. Saat membuka mata orang yg di cari yakni Taehyung..


YunHee: Oppa.. Tae Oppa..


Ada Jiwon yang sedang membujuk YunHee karena YunHee sempat ketakutan saat baru membuka matanya karena Taehyung tidak berada di sampingnya.. Dan Dy sempat mengamuk karena tidak ingin bertemu ayahnya.. Yunhee melepas infus dengan paksa dari tangannya sampai darah mengalir dari tangannya..


YunHee: pergi.. aku mau Tae Oppa.. Kalian pergilah..


MinHoo yang melihat anaknya seperti itu merasa bersalah, harusnya memang Dy tidak menceritakan masalah itu dengan kondisi YunHee yang sedang lemah..


YunHee: Tae Oppa..


YunHee duduk di sudut ruang dan menekuk kakinya, menyembunyikan wajahnya dalam.. Dy menangis dan mencari cari Taehyung..


Naeun saja yang memang sejak semalam bersamanya mencoba membujuk Yunhee tapi tetap YunHee menginginkan Taehyung sekarang..


Naeun: Tae Oppa akan kesini.. kamu tenanglah..


YunHee: aku mau kalian keluarlah.. Pergi.. aku mau Tae Oppa..


Naeun: iya.. Tae Oppa pasti kesini.. kamu tenang ya.. aku akan membantumu kembali ke ranjang mu.. lihatlah tangan kamu berdarah..


YunHee: tidak..


MinHoo: nak..


YunHee: pergi.. aku mau kalian pergi atau aku akan melukai diriku dengan ini..


YunHee sudah memegang pecahan gelas yang memang pecah karena amukannya tadi..


Jiwon: sayang.. Jangan seperti itu nak, kamu bisa terluka..


YunHee: aku mau kalian keluar sekarang.. KELUAR..


Naeun: oke oke kitaa keluar tapi buang itu baru kita akan keluar..


MinHoo: maafkan ayah nak..


Taehyung berjalan tergesah gesah saat melewati lorong rumah sakit..


Tadi setelah syuting Dy mendapat kabar dari Naeun kalo YunHee mencarinya..


MinHoo: nak..


Taehyung: kenapa ayah disini..


MinHoo: Dy mencarimu nak.. Tolong tenangkan Yunhee.. Dy ingin melukai dirinya sendiri..


Jiwon: iya nak.. Tolonglah Dy..


Taehyung kemudian membuka pintu kamar YunHee.. Terlihat beberapa barang yang berantakan di lantai dan infus yang tidak menancap di tangan YunHee lagi..


Taehyung melihat YunHee ywng sedang duduk di lantai sudut ruangan dengan menangis..


Taehyung: sayang..


YunHee: Oppa..


YunHee kemudian memeluk Taehyung yang sudah duduk di hadapannya.. Memeluknya erat.. Tubuh Yunhee bergetar karena ketakutan, Dy sudah menangis sejak tadi saat baru bangun dari tidurnya..


YunHee: Oppa.. Jangan pergi.. Kenapa Oppa pergi.. Yunhee takut.. Mereka jahat kepadaku.. Jangan pergi..


Taehyung: maafkan aku.. Sudah tenanglah.. Bisa kamu membuangnya.. Itu akan melukaimu..


YunHee membuang pecahan gelas yang memang sejak tadi dipegang.. Taehyung mengangkat tubuh YunHee dan membantunya berbaring di tempat tidurnya..


Taehyung: lihatlah kamu melukai tangan mu..


YunHee hanya diam, tangannya terus menggenggam tangan Taehyung..


Setelah cukup tenang dokter segera memeriksa YunHee.. Masih dengan Taehyung yang tidakk jau darinya..


Taehyung: bagaimana kondisinya dok?


Dokter: pasien sedikit terguncang.. aku harap anda tidak memberinya tekanan dan membuat pasien semakin ketakutan.. itu tidak baik untuk kesehatannya.. jangan paksa pasien untuk mengingat sesuatu yang membuatnya seperti ini.. Tolong teruw awasi Dy..


Taehyung: apa ini tentang traumanya dok..


Dokter: iya.. Pasien merasa tertekan dn membuatnya ketakutan seperti itu.. aku harap anda bisa menghiburnya.. Jangan dulu membuatnya ingat akan ingatannya yang hilang.. Kalo kamu memaksanya akan berdampak buruk untuknya.. Dan ini tidak baik untuk pendarahan di otaknya.. Hibur dy.. Jangan buat Dy terus merasa tertekan..


Taehyung: iya dok.. terima kasih dok..


Dokter: sama sama.. Saya permisi dulu..


YunHee: Oppa aku ingin pulang..


Taehyung: iya setalah kamu sehat..


YunHee: tapi..


Taehyung: apa qm tidak kasian kepadaku sedih melihat mu sakit seperti ini..


YunHee: maafkan Yunhee..


Taehyung: ohh tidak apapa sayang.. Ohhh ya apa kamu tidak mau bertemu dengan Naeun dan Soora.. Mereka menunggumu diluar.. Apa kamu tidak kasian kepada mereka yang mengkhawatirkanmu..


YunHee: iya Oppa..


Naeun: ahhh YunHee..


Soora: apa sudah merasa lebih baik??


YunHee: maafkan aku..


Naeun: sudahlah tidak apapa..


Soora: ohhh ya aku membawa kue kesukaan mu.. Red velvet.. apa kamu mau?


YunHee: hmmm aku mau..


Taehyung tersenyum melihat YunHee yang sudah tenang.. Taehyung meninggalkan YunHee keluar kamar..


Taehyung: ayah..


Taehyung menghampiri MinHoo yang sedang duduk di kursi rodanys di depan kamar YunHee..


MinHoo: Ayah memang harusnya tidak melakukannya nak.. Ayah terlalu menekannya..


Taehyung: sudahlah.. Sekarang sebaiknya Ayah kembali ke kamar Ayah.. Taehyung akan menjaganya untuk Ayah..


MinHoo: terima kasih nak.. kamu memang bisa menjaganya tidak seperti Ayah.. aku ayah yang buruk untuk Yunhee..


Taehyung: tidak yah.. Jangan bicara seperti itu.. Ayah, Ayah terbaik untuk Yunhee.. Biar aku yang mengantar Ayah ke kamar..


MinHoo: tidak usah nak.. Nanti YunHee mencari mu.. Biar Ayah kekamar bersama ibu..


Para member sedang di kamar rawat YunHee, mereka sedang bercanda disana.. menghibur YunHee.. Tapi tidak dengan satu orang yang memilih tidur di sofa setelah sampai di kamar YunHee.. Yakini Suga..


Terlihat YunHee yang tersenyum mendengar candaan para member..


Naeun dan Soora juga masih disana..


Suga: apa kalian lupa ini rumah sakit.. Kalian sangatlah berisik.. Kalian akan menggangu yang lain..


Hoseok: mungkin maksud Hyung menganggu tidur mu?


Jungkook: iya benar itu Hyung.. apa Hyung kesini hanya untuk tidur??


Suga: diam kalian..


Jin: kau itu memang rajany tidur suga shi..


RM: tidur, makan dan bekerja.. Bukan kah motto Suga Hyung..


Suga: kalian malah membully ku..


Soora: sangat berbeda saat di panggung dan saat kebelakang panggung kalian memang berbeda..


Hoseok: beda nya?


Soora: kalian terlihat sangat keren saat di panggung.. Tapi kalo di balik panggung kalian memang aneh..


Hoseok: aneh maksud mu?


Naeun: memangnya aneh mana mereka denganmu..


Soora: kenapa jadi aku..


Naeun: karena kau itu juga aneh Soora ahh..


Soora: tidak.. aku.....


Naeun: aku apa? Kamu itu yang aneh.. Jangan mengatai orang aneh..


Soora: Naeun ahh, kamu memang jahat kepadaku..


Naeun: ahhh aku geli melihat mu dengan expresi seperti itu..


Jungkook: knpa mala kalian yang bertengkar..


Naeun/Soora: diam..


Hoseok: ohhh Jungkook..


Naeun/Soora: Oppa juga..


Yunhee tertawa melihat tingkah teman temannya itu..


Mereka memang yang bisa membuatna tenang saat ini..


😉



10/06/2020