Hold Me Tight

Hold Me Tight
Mic Drop (33)



Jimin: benar kamu baik baik saja?


YunHee: iya Oppa.. kamu sudah bertanya kepadaku tentang hal itu beberapa kali..


Jimin: aku hanya khawatir kepadamu..


YunHee: aku baik baik saja Oppa.. aku hanya malu kepada kalian.. Kalian melihatku yang seperti itu..


Jimin: tidak ada hubungannya.. kenapa malu karena hal seperti itu??


YunHee: sudahlah Oppa.. Sebaiknya Oppa bersiap.. YunHee tinggal..


.


.


.


.


Setelah menyelesaikan konser mereka di Amerika member kembali ke Korea..


Dan pagi ini YunHee sudah berada di kantor BigHit sedang meeting dengan staff untuk jadwal selanjutnya.. Boss juga ada dalam meeting hari ini..


Boss: Sejin, kamu harus lebih memperkuat keamanan untuk member.. tidak tidak mau hal yang kemarin terjadi lagi..


Sejin: iya Boss..


Boss: ya sudah kalian bisa keluar.. YunHee datang ke kantor ku..


.


.


.


.


.


.


.


Di kantor Boss..


Boss: besok datanglah ke kantor.. Ada berkas yang harus kamu tanda tangani..


YunHee: berkas apa paman..


Boss: pengalihan saham Ayahmu kepadamu..


YunHee: Ayah tetap pada pendiriannya.. aku tidak mau paman..


Boss: hanya pemindahan tangan saja.. kamu tidak harus mengurus semuanya kalo kamu memang belum siap...


YunHee: sudah cukup paman yang mengurus agensi ini.. Bukankah agensi ini sukses juga berkat paman..


Boss: iya nak.. Tapi tidak akan terus aku yang mengurusnya.. aku juga ingin pensiun.. Menikmati hasil kerja kerasku.. Walo tidak skrng.. kamu sudah tau dasar dari pekerjaan di bidang ini jadi paman hanya ingin kamu tau tujuan agensi ini dan membuatnya berkembang.. Ayah kamu juga tidak selamanya mengurus segalanya sndiri.. Dy butuh kamu.. Anak satu satunya keluarga Choi.. Paman tidak akan memaksamu untuk bekerja seperti paman.. Hanya tolong pikirkan..


YunHee: paman, aku saja tidak tau bisa bertahan sampai kapan.. aku hanya tidak mau mengecewakan Ayah..


Boss: nak aku tau.. Ini tentang penyakit kamu.. Bukannya dokter bilang ada obatnya.. Apa kamu tidak kasian dengan Ayah kamu kalo anaknya tidak mau menjadi penerus keluarganya.. aku tau kamu bukan orang yang suka dengan kemewahan.. kamu lebih senang menikmati hasil kerja kerasmu sendiri.. Tapu semua yang Ayahmu lakukan sekarang juga untukmu.. Dan kamu anak satu satunya.. Paman mohon pikirkan itu..


YunHee hanya bisa diam mendengarkan perkataan Bang PD..


Bagaimana pun Dy ingin lepas dari apa yang Ayahnya mau.. YunHee tetap harus memikul tanggung jawab itu..


Taehyung: hay kenapa melamun..


YunHee: ahhh tidak Oppa.. Ada apa?


Taehyung: kamu yang ada apa.. Dari tdi diam saja..


YunHee: ahhh tidak apapa.. Ohhh ya hari ini jadwal Oppa kosong kan..


Taehyung: hmmm knpa?


YunHee: bisa Oppa mengantarku ke makam Ibu..


Taehyung: ohhh baiklah.. aku akan bersiap sebentar..


Mereka berdua kemudian pergi k makam Ibu YunHee.. ingin sekali YunHee menceritakan kegelisahan dalam hatinya..


YunHee: ibu.. YunHee datang.. Yunhee datang bersama Tae Oppa.. Yunhee selalu saja merepotkan nya, bu.. Ibu apa d sna nyaman?


YunHee kalo sedang tertekan Dy akan bercerita banyak di pusaran makam Ibunya.. Dan itu sudah terbiasa untuknya..


Dy akan berjam jam menceritakan keluh kesahnya kepada Ibunya.. Walo Dy tau Ibunya tidak akan bisa menjawab keluh kesahnya.. Tapi Dy sedikit mengurangi kegelisahan dalam hatinya..


Yunhee terbiasa melakukan ini karena dulu Dy sendiri.. memendam semuanya sendiri walau ada para sahabatnya tapi Yunhee milih untuk diam dan memendamnya, sesakit apa dan sebesar apa masalahnya.. Yunhee tetap akan memendamnya sendiri..


YunHee: Oppa bolehku yang mengendari mobilnya.. aku ingin menunjukan sesuatu kepada Oppa..


Taehyung: biar aku saja.. kamu tinggal tunjukan jalan na..


YunHee sampai di tempat dimana dulu Ibunya sering mengajak Yunhee ke sini.. Sebuah bukit yang memang sepi dari hiruk pikuk perkotaan.. Ada rumah kayu di pohon besar itu dan terlihat peandangan kota..


YunHee: dulu saat aku selesai mengantarkan Ibu ke rumah sakit aku akan ke sini bersamanya.. Memandang senja sore di sini dirumah kayu itu.. Dan di sini aku berjanji kepada ibu untuk menjadi perempuan kuat dan harus selalu menemani Ayah.. Menuruti apa yang Ayah mau.. Dan aku ingin meneruskan keinginan ibu.. Menuruti apa yg d katakannya itu yang harus aku lakukan saat itu.. Bahkan setelah kepergiannya aku tetap mengerjakan apa yang Ibu katakan kepadaku.. Walo Ayah meninggalkanku setelah Ibu meninggal.. aku hanya ingin membuat Ibu bangga kepadaku.. Dan aku yakin Dy melihatnya sekarang.. Tapi aku ingkar kepadanya.. aku tidak bisa menjadi anak yang berbakti kepada Ayahku.. aku hanya mementingkan diriku saja.. Tapi bukannya aku tidak mau dengan apa yang di berikan Ayah kepadaku tapi aku ingin mendapatkannya dengan usahaku sendiri tidak tanpa harus merepotkannya..


Taehyung: memangnya ada apa? Kenapa kamu bicara seperti itu..


YunHee: aku ingin melakukan apa yang aku ingin lakukan.. Dan sekarang ini yang ingin aku melakukan.. aku hanya takut mengecewakan mereka yang menyayangiku.. Bahkan manusia tidak tau batas usia mereka..


Taehyung: kamu bicara apa? Kenapa bicara seperti itu..


YunHee: salahkah kalo aku ingin menjadi YunHee yang dulu.. Ini membuatku tertekan Oppa.. Ayah menyuruhku untuk berhenti bekerja dan fokus pada kuliahku.. Melanjutkan keinginan Ibu.. Dan meneruskan apa yang Ayah inginkan.. yakni melanjutkan usaha Ayah.. Tapi aku hanya ingin melakukan ini sekarang.. aku ingin membuat cerita hidupku bersama Oppa setiap waktu.. aku tidak ingin menyia nyiakan itu.. Cukup dulu aku melupakan Oppa.. Tidak sekarang.. aku takut kalo aku tidak bisa menikmati waktu yang diberikan Tuhan kepadaku..


Taehyung: kamu membuatku bingung.. Bukankah memang sudah kewajiban kamu untuk meneruskan keinginan ayah..


YunHee: tapi YunHee belum siap untuk itu.. YunHee....


Taehyung: apa kamu merahasiakan sesuatu dariku?? Ceritakan atau aku yang mencari tahunya..


YunHee: Oppa, YunHee takut.. YunHee hanya ingin menikmati hidup YunHee, apa salah.. Sebelum ingat ini menghilang lagi..


Taehyung: maksud kamu apa? Ingat apa?


YunHee: YunHee mengidap Pendarahan Otak Oppa..


Seketika Taehyung yang mendengarnya kemudian menatap YunHee dan memeluknya.. YunHee sudah menangis dalam pelukan Taehyung..


Taehyung: sudah tenanglah.. Maafkan aku, aku sudah mengetahuinya.. aku tau kalo kamu sedang sakit, aku tau.. Tapi bukankah ada cara untuk menghilangkannya?


YunHee: ada dengan Operasi.. Dan efeknya ingatanku akan hilang atau aku tidak bangun lagi.. aku tidak mau melupakan Oppa lagi.. aku tidak mau.. aku menjalani hariku dengan berat walo aku tidak pernah mengingatmu.. Setiap malam aku akan mencarimu.. Sosok yang tidak pernah aku tau siapa itu terus datang dalam bayanganku.. Tapi aku terus mencari dan menunggumu.. Saat tidur pun aku menunggumu.. Dan sekarang Oppa ada dihadapanku.. Dan aky tidak ingin Oppa menghilang dari ingatanku.. Tidak..


Taehyung: pasti ada cara.. kamu tdky boleh menyerah.. aku akan ingatkan kamu saat kamu melupakanku.. aku akan terus bersamamu.. aku tidak akan meninggalkanmu.. Jangan pernah takut untuk mengobatinya..


YunHee: YunHee takut Oppa.. YunHee takut..


Taehyung memeluk erat tubuh YunHee.. Memberinya kekuatan untuk Yunhee..


Yunhee menceritakan semua keluh kesahnya kepada Taehyung yang sebenarnya tau kalo Yunhee sedang tidak baik baik saja..


Taehyung hanya tidak mau Yunhee merasa tertekan kalo Taehyung mengetahui bahwa Yunhee sedang sakit..


.


.


.


.


.


Pukul 8 malam mereka perjalanan pulang..


YunHee: bagaimana Oppa tau tentang itu..


Taehyung: aku tau dari Jungkook.. Dy tidak pernah bisa berbohong kepadaku.. Dan aku memaksanya untuk menceritakannya.. Harusnya sejak awal kamu bilang kepadaku.. Dan jangan pernah kamu berfikir aku akan melupakanmu.. Kalo kamu melupakanku.. aku akan terus mengingatkanmu.. Kalo Taehyung ini milik TaeHee..


YunHee: iya Oppa.. Terima kasih.. aku beruntung mengenalmu.. Terima kasih..


Taehyung: aku yang beruntung mengenal mu.. Sudah tidurlah.. aku akan membangunkan saat kita sudah di rumah..


.


.


.


.


.


.


Di rumah..


Jiwon: Yunhee kenapa nak?


Taehyung mengendong YunHee yang tertidur dan membawanya masuk kedalam rumah..


Taehyung: Dy hanya tertidur bu.. aku akan membaringkannya..


Jiwon: ohhh iya nak.. Ibu akan membantu membukakan pintu kamarnya..


Taehyung membaringkan perlahan tubuh YunHee dan menyelimuti sebagian tubuhnya..


Taehyung membelai rambut YunHee perlahan..


Taehyung: kamu pasti bisa melaluinya..


.


.


.


.


.


Jiwon: nak..


Taehyung: iya bu..


Jiwon: apa kamu sudah makan.. Biar Ibu siapkan makan untukmu..


Taehyung: tidak bu.. Tae sudah makan.. Ohh ya bu apa Ayah belum pulang..


Jiwon: belum.. Dy ada rapat jadi akan pulang telat..


Taehyung: ohhh iya bu..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Keesokan paginya..


YunHee: pak Lee bisa pulang.. aku akan pulang nanti bersama Tae Oppa..


Pak Lee: baik nonna..


.


.


.


Jin: pagi YunHee..


YunHee: pagi Oppa.. Apa kalian sudah siap?


Jungkook: Noona..


YunHee: iya..


Jungkook: maafkan aku..


YunHee: sudah tidak apapa.. Jangan di pikirkan.. Memang sebaiknya Dy tau.. Sudah ayo berangkat..


.


.


.


Hari ini member ada di ruang latihan.. Mereka sedang beristirahat setelah berlatih beberapa jam yang lalu..


Staff: apa YunHee ada??


Sejin: ada apa?


Staff: boss menyuruhnya datang ke ruangannya..


Sejin: YunHee..


YunHee: iya sunbae..


Sejin: boss memanggilmu.. Apa Dy tidak menghubungi mu langsung..


YunHee: ahhh iya.. aku tidak mengaktifkan mode silent pada ponselku.. Ya sudah aku akan ke sana setelah ini..


Staff: iya.. Saya permisi..


.


.


.


Taehyung: apa ini masalah kemarin?


YunHee: iya Oppa..


Taehyung: lakukanlah apa yang diminta Ayah.. Bukankah ini juga untuk kebaikan kamu..


YunHee: aku harap juga begitu Oppa..


.


.


.


.


.


.


Ruangan Bang PD..


Boss: duduklah..


YunHee: iya..


Boss: ini pengacara yang akan mengurus semuanya.. kamu tinggal baca dan menandatanganinya.. Ayah kamu sebentar lagi juga akan datang..


.


.


.


MinHoo: maaf aku terlambat..


Pengacara: kebetulan Nonna YunHee juga sudah selesai membacanya.. Dan akan menandatanganinya.. Penyerahan saham atas nama Choi MinHoo sekarang menjadi Choi YunHee..


MinHoo: iya..


Setelah menandatangani apa yang di inginkan Ayahnya Yunhee tidak banyak bicara kepada Ayahnya..


YunHee: boleh saya permisi kalo ini memang sudah selesai..


MinHoo: tunggu nak..


Boss: iya kamu boleh pergi..


YunHee: terima kasih paman..


.


.


.


Boss: bukankah anak kamu sudah menurutimu.. Sudah jangan terus memaksanya.. Biar Dy memikirkannya dulu.. aku yakin Dy akan melakukannya.. Tapi beri Dy waktu..


MinHoo: tapi..


Boss: kau ini ayah yang sangat kaku.. Dy itu sudah dewasa dan bisa memilih jalannya sndiri..


MinHoo: terima kasih kamu sudah peduli dengannya..


Boss: aku sudah menganggap Yunhee sebagai anakku sndiri.. kamu harusnya beruntung memiliki putri seperti Dy..


MinHoo: iya dy hartaku yang paling berharga..


.


.


.


.


YunHee kembali ke ruang latihan.. saat akan masuk kedalam ruang latihan Dy bertemu dengan seorang..


NaRaa: apa kabar YunHee shi..


Ada Naraa yeng sengaja menunggu YunHee.. Dy mengajak YunHee berbicara.. Dan mereka sekarang mereka sedang di lantai atas..


YunHee: ada perlu apa?


Naraa: santai saja.. Jangan terburu buru.. aku hanya ingin melihat kabarmu.. Apa masih baik baik saja atau kau sudah ingin menyerah..


YunHee: dan kelihatannya bagaimana? Bukankah aku terlihat baik baik saja.. Sudah cepat katakan ada perlu apa?


.


.


.


.


YunHee berlari ydri lantai atas menuju ke tempat member melakukan latihan..


Karena Lift harus menunggu terbuka.. YunHee memilih menggunakan tangga darurat untuk turun..


Pikirannya tertuju pada satu orang sekarang.. YunHee terus berlari sampai di mana para member berada..


YunHee: Oppa.. Tae Oppa..


RM: ada apa YunHee..


YunHee: mana Tae Oppa..


RM: memangnya ada apa?


YunHee: kemana Dy, Oppa..


Hoseok: ada apa?


YunHee: Tae Oppa kemana..


Hoseok: itu dyy bersama Suga Hyung..


YunHee masuk ky dalam ruang latihan.. Terlihat Taehyung yang sedang duduk di bawah karena lelah setelah berlatih..


Taehyung: sayang..


YunHee: Oppa.. Apa Oppa meminumnya??


Taehyung: minum apa? Kamu kenapa?


YunHee: apa Oppa meminum sesuatu..


Taehyung: aku masih mau meminumnya.. Ini....


Taehyung menunjukan botol minumnya kepada YunHee..


YunHee kemudian merebutnya kemudian membuang botol minum yang Taehyung pegang..


Taehyung: ada apa? Kamu kenapa? Dan kenapa minumannya di buang..


YunHee: apa seseorang memberikan Oppa..


Taehyung: iya staff tadi memberikannya.. Dn Dy bilang itu darimu..


YunHee: aku tidak menyuru orang lain untuk memberikan racun kepada Oppa..


Suga: racun..


YunHee: iya.. Minuman itu beracun.. Benar Oppa tidak meminumnya?


Taehyung: tidak.. aku masih akan meminumnya..


YunHee: ya Tuhan..


YunHee terduduk karena kakinya yang terasa lemas.. Detak jantungnya berdegup kencang..


Bagaimana tidak Dy berlari menggunakan tangga darurat untuk turun ke ruang latihan..


Taehyung: bagimana kamu tau kalo minuman itu beracun?


RM: sebenarnya ada apa? Dan YunHee kau membuat kita takut..


YunHee: maafkan aku, Oppa..


Taehyung: katakan siapa yang memberikan racun kedalam minuman itu???


😉



10/06/2020