
Setelah makan mereka bersiap untuk pulang..
Jimin: aku akan mengantar mu..
YunHee: tidak Oppa.. aku akan bertemu dengan temanku.. Dy sudah menuju ke sini..
Jimin: benarkah?
YunHee: iya aku akan menunggunya di taman di sebrang sana.. Oppa pulang lah.. Istirahat..
Jimin: mau aku temani?
YunHee: tidak.. Bisa jadi masalah nanti.. Sudah sana..
Jimin: baiklah.. Sedih rasanya kamu mengusirku..
YunHee: bukan seperti itu..
Jimin: iya iya aku mengerti.. Ya sudah aku pulang dulu .. Nanti aku akan menghubungimu..
YunHee: iya..
RM: jiminie ayo..
Member lain sudah menunggunya dimobil dan tak lama mereka berangkat..
Didalam mobil satu ada Taehyung, RM, Jin dan Suga yang sudah memejamkan matanya.. Yang lain ada di mobil 2..
.
.
.
Saat di perjalan Taehyung merasa ponsel yang ada disakunya bergetar.. Taehyung segera mengambilnya..
Taehyung: ini ponsel siapa?
RM: ada apa?
Taehyung: ini bukan ponselku Hyung..
Jin: memangnya ponsel siapa? Dan knpa bisa ada padamu..
Taehyung: sebentar.. Sepertinya ini ponsel YunHee..
Jin: kenapa bisa ada padamu.. Itu angkat dulu siapa tau itu YunHee yang mencari ponselnya..
Telepon:
Taehyung: halo..
Soora: ohhh ini bukannya nomor YunHee.. Anda siapa?
Taehyung: maaf ponsel YunHee tertukar dengan ponselku sepertinya sekarang dy membawa ponselku..
Soora: terus aku harus bagaimana.. Sepertinya aku tidak bisa ke sana sekarang.. aku ada janji akan menemuinya.. aku menelpon untuk memberitahukannya kalo q tidak bisa datang.. Pasti dy sudah menungguku di sana sekarang..
Taehyung: ohhh aku akan mencoba menghubunginya sebenatar..
Soora: ya sudah.. Maaf merepotkan mu..
Setelah mematikan sambungan teleponnya, Taehyung menyuruh Jin untuk menghubungi ponsel Taehyung tapi ponselnya tidak aktif..
Taehyung: ahhh iya ponselku mati..
RM: dy akan menunggunya di sana kalo begitu..
Jin: kita kembali kesana..
Taehyung: tidak.. Kalian pulanglah.. aku yang akan kesana..
RM: tapi..
Taehyung: tidak apapa Hyung hanya sebentar..
Setelah mengantar member lain, Taehyung di antar oleh supir pribadi mereka kembali ke tempat YunHee..
.
.
.
.
.
YunHee duduk di bangku panjang disebuah taman.. Tidak bnyak pengunjung di taman itu.. Mungkin karena hari juga mulai malam..
YunHee: kenapa mati di waktu yang tidak pas seperti ini.. Bagaimana aku menghubungi Soora.. Tapi tunggu.. Ini bukan ponselku.. Terus kemana ponselku... Aku harus bagaimana sekarang.. Mungkin menunggu na sebentar dy akan datang tapi ini ponsel siapa..
.
.
.
Hampir 2 jam YunHee menunggu di taman itu.. Memang suasananya nyaman apalagi kalo sedang lelah setelah bekerja.. suasananya tenang dan sepi..
Tak lama YunHee melihat ada seseorang yang berjalan kepadanya.. Dy memakai masker dan topi untuk menutupi wajahnya..
Awalnya YunHee biasa saja.. Sampai orang itu terus berjalan kearah nya.. Membuat YunHee sedikit takut karena orang itu semakin dekat.. Dan saat YunHee akan pergi orang itu memanggilnya..
Terdengar suaranya tidak asing ditelinga YunHee..
YunHee: Tae Oppa?
Taehyung: hmmm.. Kenapa kau malah akn pergi..
Taehyung membuka masker yang d kenakannya dan duduk disamping YunHee.. Taehyung sudah mengitari taman untuk mencari YunHee.. Dan pada akhirnya dy menemukannya..
YunHee: kenapa Oppa d sini?
Taehyung: ini ponselmu kan?
YunHee: bagaimana?
Taehyung: kau membawa ponselku.. Lihatlah.. Ohhh lelahnya, aku harus mengitari taman ini untuk mencarimu..
YunHee: maafkan aku merepotkanmu..
Taehyung: temanmu tidak datang.. Dy menelpon tadi dan aku menjawabnya.. Sebaiknya kamu pulang..
YunHee: ahhh iya Oppa.. Terimakasih..
Taehyung: hmmm.. ini pakailah.. Bukankah di sini dingin..
Taehyung memberikan Jaket yang di kenakannya kepada YunHee Dy memang memakai baju lengan panjang..
YunHee: tapi Oppw bagaimana?
Taehyung: tidak apapa.. Disini terlihat indah.. Jarang aku bisa seperti ini lagi..
YunHee: bukankah Oppa selalu sibuk..
Taehyung: hmmm..
Ponsel YunHee berdering..
Telpon:
YunHee: halo.. Iya ini nomor YunHee.. Nenek..
Nenek YunHee menghubunginya dan memberikan kabar kalo ayahnya sedang kritis.. YunHee diminta untuk ke rumah sakit..
Taehyung yang masih di samping YunHee terkejut melihatnya tiba tiba menangis saat menerima telepon itu..
Taehyung: ada apa? Kenapa kamu menangis..
YunHee: Oppa sepertinya aku akan pulang sekarang.. Maafkan aku..
Taehyung: ada apa? Kamu....
YunHee: terimakasih..
Taehyung: aku akn mengantarmu.. tapi jangan menangis.. Tenang lah..
YunHee: tidak..
YunHee masih saja menangis dan membuat Taehyung panik karena melihat YunHee yang tiba tiba menangis..
YunHee: Oppa bisa kamu membantuku..
Taehyung: iya kau akan membantumu.. Tapi jangan menangis.. aku tidak suka melihatmu menangis seperti ini..
YunHee: bisa Oppa mengantarku kerumah sakit..
Taehyung: rumah sakit??? Apa kamu merasa sakit.. Iya aku akan mengantarkanmu..
YunHee: tidak.. Bukan aku yang sakit.. Tapi Ayah.. Ayah kritis.. aku ingin sekali bersikap egois karena dy tidak pernah memberiku kabar.. Tapu sekarang dy kritis dan mencariku.. Q ingin bersikap egois Oppa, aku ingin melakukannya..... hati aku sakit Oppa.. Dy jahat kepadaku.. Dy menelantarkanku.. Kenapa aku harus mengasihinya.. Tapi rasanya sakit Oppa.. Bagaimana pun dy juga Ayahku.. aku harus bagaimana Oppa.. aku......
YunHee semakin menangis dan Taehyung mulai memeluknya..
Taehyung: tenanglah.. aku akan mengantarkanmu.. Jadi kamu berhentilah menangis.. aku akan menemanimu..
Setelah YunHee tenang Taehyung mengantarkannya ke rumah sakit.. Terlihat ada rasa takut, marah dn kecewa diraut wajah YunHee..
Perlahan Taehyung memegang tangan YunHee agar dy merasa sedikit tenang, YunHee membalas genggaman tangan Taehyung..
Taehyung: tenanglah.. Q disini..
YunHee menjawabnya dengan anggukan kemudian berjalan ku ruang ICU..
Disana sudah ada nenek dan kakeknya..
Dulu mereka tidak mau mengakui YunHee sebagai cucunya karena mereka tidak menyetujui Ayah dan Ibu YunHee menikah..
Nenek: YunHee..
Neneknya menghampiri YunHee dan mencoba memegang tangan YunHee tapi YunHee mahla mengeratkan genggaman tangannya pada tangan Taehyung.. Dan berdiri di belakang Taehyung..
Neneknya tau YunHee masih kecewa dengannya..
Nenek: Nenek minta maaf.. Ini salah Nenek.. Maafkan nenek.. nenek memang jahat.. Maafkan nenek.. Tolong bantu ayahmu.. Dy membutuhkanmu..
Taehyung hanya diam saat YunHee memegang tangannya semakin erat.. Terlihat jelas kalo YunHee merasa takut..
Nenek: Ayah mu membutukanmu.. Bisa kamu melihatnya.. Tolong nenek YunHee..
YunHee: ke.. kenapa aku harus membantunya.. Dy meninggalkanku.. Bukankah dy sudah memiliki keluarga.. Kenapa sekarang aku yang harus membantunya..
Nenek: nenek tau ini salah nenek.. Nenek memisahkanmu dengan Ayahmu.. Maafkan aku.. Tapi tolong ayahmu.. Dy sedang kritis..
YunHee: bukankah dy sendiri yang bilang kepadaku untuk tidak menemuiku lagi.. Kenapa kalian begitu jahat kpadaku.. Apa salahku.. Kalian hanya memikirkan diri kalian sendiri..
.
.
YunHee sudah mulai menangis..
Nenek: nenek tau.. Nenek mengaku salah.. Maafkan nenek..
YunHee: kau dengan mudahnya meminta maaf.. Tau kah kalian bagaimana hidupku setelah mereka yang aku sayang pergi meninggalkanku.. aku sendiri dengan beban yang harusnya bukan tanggung jawabku.. Dan sekarang kalian meminta maaf kepadaku.. Pernah kah kalian berfikir saat orang seusiaku masih sibuk dengan kesenangannya dan bermanja manja dengan orng tuanya tapi tidak denganku.. aku menanggungnya sendiri.. Semua meninggalkanku.. Dan kau melarangku memanggil mu nenek.. Apa kau lupa?
Semua yang dipendam YunHee, dy utarakan sekarang.. Dy marah, dy kecewa, kesedihan yang selama ini tersimpan dalam hatinya sudah tidak bisa dibendung lagi.. Dy melampiaskannya, mengatakan semua rasa sakit dalam hatinya..
Taehyung baru menyadari kalo YunHee memang rapuh.. Dy mencoba untuk kuat walo hatinya sangat rapuh.. Dy berfikir kalo hanya dy yang menjadi korban.. Nyatanya YunHee juga menjalani hidup yang begitu berat seorang diri..
YunHee: aku akn melihatnya.. Tapi aku ingin bersamanya..
YunHee mengajak Taehyung untuk menemaninya masuk melihat ayahnya..
Nenek: iya.. aku akan meminta ijin kepada dokter agar kalian bisa masuk bersama..
Neneknya masih harus meminta ijin ke dokter untuk YunHee masuk dengan Taehyung karena Ayahnya ada di ruang ICU..
Taehyung masih di dekat YunHee dan masih memegang tangannya..
Taehyung: kalo kamu belum siap untuk masuk jangan dipaksa..
YunHee: YunHee takut.. YunHee Takut Oppa..
Taehyung: tidak usah masuk kalo kamu takut..
Taheyung: iya aku akan menemanimu..
Yang Taehyung tau YunHee seorang gadis kuat dan tegar.. Tapi sekarang dy tau kerapuan YunHee.. Dy tidak ingin meninggalkannya sekarang.. luka hati Taehyung tidak seberapa kalo dibandingkan dengan luka hati YunHee..
.
.
.
.
Mereka berdua kemudian masuk ke dalam ruang ICU.. Terlihat ayahnya yang terbaring lemah disana dengan banyak alat medis yang ada di smping tempatnya terbaring..
Ayahnya sempat sadar dari tidur panjangnya tapi kembali kritis, sekecewa apa YunHee tapi dy ingin menemui ayahnya..
Mungkin Dy marah tapi hatinya sangat ingin melihat kondisi Ayahnya yang selama ini meninggalkannya..
Taehyung: mendekatlah.. aku akan d sini bersamamu..
YunHee menjawabnya dengan anggukan dan duduk disamping Ayahnya..
YunHee: ayah..
YunHee memanggil ayahnya lirih tapi masih terdengar oleh Taehyung yang ada d sampingnya..
YunHee: ayah.. Ini YunHee.. Ayah....
Hanya bunyi alat medis yang menjawab panggilan YunHee.. Ayahnya tidak membuka matanya apalagi menjawabnya..
Taehyung memeluk bahu YunHee.. Memberinya kekuatan untuk agar Dy tidak merasa ketakutan..
YunHee: bangunlah.. Apa ayah tidak ingin melihatku?? Kenapa kalian meninggalkanku.. Ayah.. YunHee takut.. Sangat takut.. Bangunlah.. Ayah, Saat aku ingin mengingat akan semua hal yang pernah aku lupakan dan hidup bahagia tanpa kalian apa aku terlihat egois?.. Ayah, bukankah aku boleh bahagia? Maafkan aku ayah.. Maafkan aku.. akh ingin sekali bersikap egois kepada kalian yang sudah meninggalkanku dan tidak menganggapku tapi aku tdk bisa ayah.. aku juga membutuhkanmu.. Bangunlah.....
YunHee menangis, dy menangisi kenapa nasibnya harus seperti ini.. Kenapa dy menjalani hidup yang seperti ini.. Semua ini salah siapa? Siapa yang harus disalahkan tentang ini semua..
Terlihat ayahnya menangis.. Dari sudut matanya terlihat tetesan air mata..
Flashback:
Memang awalnya ini semua kesalahan neneknya.. Begitu benci nenek kepada YunHee dn Ibunya sampai dy tidak mau mengakui mereka.. Hanya karena Ibu YunHee bukan orang yang sederajat dengannya..
Sampai suatu waktu Ibunya di nyatakan meninggal karena sakit yang dideritanya..
Saat itu juga ayahnya mulai meninggalkan YunHee.. Ayah YunHee di ancam oleh Ibunya untuk menuruti kemauannya.. Ayah YunHee harus memilih orng tuanya yang akan membunuh YunHee kalo ayah YunHee tidak menuruti pemintaan Ibunya atau membunuh YunHee..
Sejak itu mereka mulai menjaga jarak.. ayahnya meninggalkannya sendiri dan lebih memilih pergi dari Korea untuk menuruti Ibunya..
Sampai suatu saat dy kembali ke Korea dan mengalami kecelakaan sampai berakhir koma..
Flashback off..
.
.
.
YunHee dan Taehyung sudah di luar ruang ICU.. Mereka duduk disana.. Ini sudah pukul 3 pagi..
Taehyung: kita pulang? Ini sudah hampir pagi.. Nanti kita ke sini lagi..
YunHee: iya..
Ayah YunHee sempat mengerakan tangan na.. Dan sadar.. Memanggil nama YunHee tapi tak lama kembali tidak sadar.. dokter bilang ayahnya akan baik baik saja.. Ada perasaan lega di hati YunHee mendengar kabar itu..
.
.
.
Taehyung membawa YunHee pulang.. Supir yang bersamanya sudah di suruh pulang oleh Taehyung dan memberi tahukan yang lain untuk tidak mengkhawarikan nya..
Taehyung menyuruh supir na bilang kalo Taehyung bermalam ditempat temannya..
Taehyung menghentikan mobilnya dan membawa YunHee masuk ke dalam rumah rooftop.. Ini pertama kalinya dy masuk ke rumah YunHee.. Walo kecil tapi sangatlah rapi..
Taehyung: berbaringlah.. aku akan menemanimu..
Yunhee: akh melibatkanmu dengan masalahku.. Maafkan aku.. aku selalu merepotkanmu..
Taehyung: sudahlah.. Sekarang lebih baik kamu istirahatlah..
YunHee: jangan tinggalkan aku sendiri..
Taheyung: tidak.. aku tidak akan meninggalkanmu..
Taehyung duduk di smping tempat tidur YunHee dan menyelimuti sebagian tubuhnya..
YunHee: maafkan aku, TaeTae Oppa..
Tangannya menggenggam tangan Taehyung dan memejamkn matanya..
Taehyung membelai rambut YunHee dan tak lama YunHee pun tertidur..
.
.
.
.
.
.
.
.
Pukul 9 pagi, YunHee mulai membuka matanya.. Dan mencari Taehyung yang tidak ada di sampingnya..
Dy bangun dan turun dari ranjangnya mencari Taehyung..
Sampai Dy melihat selembar surat dimeja makannya..
Surat:
" maaf, aku meninggalkan mu.. aku ada syuting pagi ini.. Kau tau kan Sejin Hyung kalo aku tidak pulang ke Dorm.. Daripada dy menanyaiku tentang alasanku kenapa tidak pulang jadi aku kembali dulu.. Kau istirahatlah.. aku akan bicara dengan Sejin Hyung tentang kau tidak datang hari ini jadi jangan bekerja.. Dan aku sudah buatkanmu sarapan.. Makanlah.. Jangan pernah takut sendiri.. aku selalu ada untuk mu.. Kalo ada apapa cepat hubungi aku.."
YunHee menatap sarapan pagi yang di buatkan oleh Taehyung dan memakannya..
Setelah makan dan membersihkan diri, YunHee melihat ponselnya.. Ada beberapa pesan dan panggilan tidak terjawab disana..
Dan kebanyakan dari Jimin..
YunHee: sebaiknya aku bersiap..
.
.
.
.
.
.
.
Hari ini memang ada acara pagi di statiun TV.. Member BTS masih bersiap untuk itu..
Terlihat Taehyung sedang memejamkan matanya karena memang dy tidak tidur semalaman..
Sampai Jimin menghampirinya..
Jimin: Tae.. Bangunlah..
Taehyung: hmmm.. aku butuh tidur Jimin aa.. aku lelah sekali..
Jimin: sebentar saja.. Kemana YunHee..
Taehyung: bukankah aku sudah menjelaskannya padamu kalo aku hanya mengantarknnya pulang dan sudah aku tidak tau lagi kemana Dy..
Jimin: kau bohong..
Taehyung yang semula memejam matanya duduk menghadap Jimin yang sejak tadi mengganggu mengganggu tidurnya..
Taehyung: terus aku harus bicara seperti apa kepadamu untuk kau percaya.. Kau sudah menanyakannya beberapa kali dari tadi..
Suga: Jimin aa.. Biarkan dy tidur..
Jimin: tapi Hyung..
YunHee: selamat pagi..
Dari arah pintu terdengar YunHee yang membuka pintu dan mengucapkan selamat pagi..
Jungkook: ohh Noona.. Kau terlambat datang?
YunHee: maafkan aku..
RM: dari tadi Jimin menanyakanmu..
Jimin: YunHee.. Kau baik baik saja?
YunHee: iya aku baik baik saja Oppa.. Maaf aku tidak membalas pesanmu..
Jimin: kau membuatku khawatir..
YunHee: aku tidak apapa Oppa.. Lihatlah.. aku baik baik saja kan.. Hanya luka ini yang belum kering..
YunHee menunjukan keningnya yamh masih terbalut plester untuk menutupi lukanya..
Jin: Sejin Hyung bilang kau libur..
YunHee: awalnya iya.. Karena aku lelah sekali.. Tapi aku bosan diam dirumah.. Jadi aku datang..
YunHee melihat sekeliling mencari Taehyung yangg memang tidak terlihat olehnya..
Hoseok: kau mencari siapa?
YunHee: Taehyung Oppa..
RM: dy tidur disana..
Jungkook: bukankah ini jaket milik TaeTae Hyung? Wahh kalian semalam dari mana?
YunHee menatap Jungkook.. Dy memakai jaket yang semalam Taehyung berikan kpada YunHee..
YunHee: ahhh iya..
Sejin: ohh YunHee.. Kau disini.. Kata Taehyung kau tidak enk badan.. Apa kau baik baik saja..
YunHee: maaf sunbae aku terlambat.. aku baik baik saja..
Sejin: ya sudah kalo begitu.. Yang lain bersiaplah..
Jimin hanya diam memandang YunHee.. Pasti ada yang mereka tutupi.. Itu menurut Jimin..
YunHee berjalan ke arah Taehyung yang sedang tidur disana kemudian membangunkannya..
Taehyung: kenapa kau di sini.. Bukankah aku bilang untuk istirahat hari ini..
YunHee: aku takut di rumah sendiri..
Taehyung: hmmm.. Ya sudah aku akan membasuh mukaku sebentar..
Setelah membasuh muka, Taehyung merias wajahnya dibantu YunHee dan kemudian tampil ke panggung..
😉
by: nyemoetdz
27/05/2020