GERLANDBELL

GERLANDBELL
bab 28



Keenam lelaki jangkung itu mengendarai motor moge sedikit ugal-ugalan, mereka seperti tak bisa mematuhi peraturan lalu lintas, menjalankan moge seperti di kerjar iblis untung saja keadaan kota tak sepenuh nya padat, mengingat sekarang juga sudah petang.


Hanya mereka berenam saja, sama sekali tak membawa anggota Erisain ganda yang lain, entah lah mereka seperti tak takut mati saja padahal di Lucifer mungkin akan ada banyak anggota Lucifer di sana.


Mereka mulai mendaratkan moge di kawasan tempat tongkrongan Lucifer, dengan sedikit menekan gas apalagi terdengar jika memekik telinga, motor kawasaki zx25r milik Gerland mendarat lebih dulu, di ikuti Sean, Noah, Arga, Kenzo, dan Gandhi.


Mereka dengan gerakan sama langsung melepas helm sebagai penutup dan pelindung kepala, lalu menyampir kan pada spion.


Tak perlu berlama-lama mengundur waktu, atau pun merapikan pakaian, mereka segera berjalan memasuki tongkrongan Lucifer, namun terlihat dengan jelas jika tak ada penghuni sedikit pun, kosong.


"Ini manusia nya pada kemana? Di telen bumi? Apa di ambil Lucifer iblis beneran?" Ujar Kenzo mengeram kesal, jauh-jauh ia datang kesini untuk melampiaskan kemarahan nya, tapi tak ada sama sekali manusia yang mereka temui saat berjalan menyusuri tempat tongkrongan Lucifer.


Mereka menghentikan langkah nya saat mendengar sebuah suara tertawa dengan keras dan menggelegar.


"Anjirrr ini kita kaya nya salah masuk." Celetuk Gandhi sambil mendepet kan tubuh nya pada tubuh Kenzo dan seketika tubuh Kenzo menegang akibat tubuh Gandhi yang menempel pada nya.


Brakkk


Kaki Gerland mendobrak pintu dengan keras, namun pandangan mereka kabur tak ada lampu di ruangan tersebut, mereka melangkahkan kaki nya masuk kedalam, tiba-tiba pintu tertutup rapat seperti ada dorongan dengan suara yang begitu keras membuat Gandhi yang ingin berteriak tertahan karena sebuah tangan membungkam mulut nya.


"Happy birthday to you."


"Happy birthday to you." 


"Anjir, ulang tahun gw masih jauh." Ucap Sean yang memimpin di depan bersama Gerland.


Gerland mengerjap-ngerjap kan mata nya binggung, bukan kah ulang tahun nya akan di laksanakan tiga bulan lagi, tapi mengapa sudah di rayakan sekarang, ah mungkin mereka lupa jika mereka sedang berada di tempat tongkrongan Lucifer.


Sontak dia Nathan anggota Lucifer dan tentu nya adalah lima dari ketua utama, yang membawa kue terdiam, manusia yang berada di belakang Nathan tetap bernyanyi seolah-olah mereka berenam Gerland dan kawan-kawan nya yang ada belakang sedang berulang tahun.


"Tiup lilin nya."


"Tiup lilin nya."


Noah yang tak mengerti mengikuti intruksi, ia berjalan mendekat kearah Nathan yang sedang membawa kue, dan segera meniup lilin yang bertuliskan angka 18 dan di bawah nya terpampang jelas ada nama seseorang 'Aleo Varodramanda'


"Makasih ya, emang sih gw sekarang belum ulang tahun, tapi ga papa gw udah niup lilin nya." Ujar Noah tersenyum tanpa ada rasa salah sedikit pun.


Deg


"Amajing! Apa ini? Woiii salah orang kita!" Teriak Zero yang berada di belakang Nathan, tak kuasa menahan teriakan nya lelaki di sebelah Zero, Arka dengan kesal memukul lengan Zero kesal.


Nathan menatap kue yang dia bawah, lilin sudah padam, dengan sorot mata yang ingin menangis Nathan menatap Noah sengit."Siapa yang nyuruh lo niup lilin?" Tanya Nathan.


"Kawan-kawan lo tadi kan nyanyi nyuruh tiup lilin." Polos Noah, Noah tersenyum puas ia memundurkan langkah nya namun sebelum tubuh nya mundur tangan nya bergerak menepuk pundak Nathan.