FROM ALDEN

FROM ALDEN
Jauhin aku



Aww aduh sakit,,,lep,,lepasin"Ucap Nana Terbata-bata merasakan rambutnya seperti sudah rontok semua


Dug


Engh"Ringis Nana saat lututnya di tendang oleh abang-abang tersebut,dia kesal saat Nana mengumpat dirinya


Ss,,akit"Ucap Nana terbata,bahkan sekarang lututnya membiru dan mengeluarkan darah,,,


LEPASIN DIA!"Ucap seseorang


_____________________________


Wah pahlawan kesiangan nih coy" Ucap Abang-abang itu


BANYAK BACOT"Ucap Alden,Ya Alden,Andrew, Ari dan Arka lah yang datang


Alden langsung melayangkan bogeman nya kepada abang-abang yang menarik rambut Nana


Lo berani nyentuh cewek gue hah?"Sentak Alden lalu menendang abang tersebut hingga terkapar


Lo!,tangan ini,tangan bangsat yang udah berani nyentuh cewek gue dan nyakitin cewek gue!!"Teriak Alden sembari mengangkat tangan abang tersebut lalu berniat mematahkannya namun,,


ALDEN!!"Teriak Nana


SUDAH!JANGAN JADI PEMBUNUH!KITA PERGI"Teriak Adind di depan wajah Alden dan langsung menarik Alden pergi menjauh


Penampilan Alden sekarang sudah benar-benar terlihat seperti Badboy,rambut acak-acakan,baju keluar sana-sini,kancing seragam terlepas dua dari atas,belum lagi sudut bibirnya mengeluarkan darah sorot mata yang tajam,penuh intimidasi


KENAPA HALANGIN GUE HAH??"Bentak Alden di depan Nana saat sudah berada di dalam mobil bersama Nana


Nana tersentak saat Alden membentaknya


Ak,,aku aku bukan gitu,aku gak mau kamu jadi kriminal,kalo tadi ga di hentiin kamu bisa bunuh dia Al"Ucap Adind gugup dengan suara pelan karena takut dengan Alden yang emosi


Dia kasar Na,dia ganggu lo sama temen lo,syukur tadi Andrew liat,coba kalo gak?lo sama temen lo gimana nasibnya?"Sentak Alden


Gue cuman mau kasi pelajaran sama tu orang Na,lo tu arghhh"Teriak Alden mengacak rambutnya kesal,ia sebenarnya kesal sekali dengan Nana yang berani menghentikan niatnya untuk membuat orang itu babak belur,sebelumnya tidak ada yang berani menghentikan Alden kalo sudah urusan otot


Ma,,maaf"Ucap Nana gugup


Ga guna maaf lo!"Sentak Alden


Nana lalu membuka pintu mobil dan langsung lari meninggalkan Alden yang berada di mobilnya


SHIT!"Umpat Alden


Lalu turun dari mobilnya mengejar Nana yang sudah berlari lumayan jauh


Jarak mereka semakin dekat,gimana tidak?Alden dengan langkah lebarnya karena kakinya yang panjang,sedangkan Nana berlari dengan langkah kecil tetapi cepat,,


Nana"Teriak Alden


Na berhenti gue bilang"Teriak Alden


Na kalo lo ga berhenti gue-"Ucap Alden terpotong


Hingga


TIN TINN


Grep


Brugh


Alden dan Nana berpelukan


LO GILA HAH?"Bentak Alden kesal dengan Nana yang ceroboh


LO MAU MATI!"Bentak Alden,sedangkan Nana masih setia menunduk,syok jika tadi Alden tidak menariknya mungkin sekarang Nana sudah tidak ada di dunia ini


Nana POV On


Setelah aku mendengar kata-kata Alden yang sangat menyakitkan,aku bertekad untuk menjauh dari dia,aku bermaksud untuk membawanya ke jalan benar,tapi malah dibentak-bentak,aku lari keluar dari mobilnya tak peduli, dengan dia yang terus memanggil-manggil namaku menyuruh aku berhenti,aku berlari tak tentu arah,rasanya pandanganku kosong aku tak fokus hingga aku mendengar suara


TIN TINN


Aku sadar namun,ada seseorang yang menarikku,penyelamatku Alden


Nana POV Off


Ak,,aku"Ucap Nana tak mampu berbicara lagi


Alden langsung membawa Nana ke pelukannya,bagaimana pun juga ini salahnya,tetapi dalam hati kecilnya tak bisa di pungkiri bahwa ia khawatir dengan gadis yang berada di pelukannya saat ini,Alden bisa mendengar isak tangis Nana,Alden mengerti mungkin Nana masih terkejut dengan semua yang terjadi,mulai dari ia di sakiti tadi pagi,Alden juga turut menyakitinya dengan membentak Nana tadi,padahal Nana tidak mau Alden gegabah Nana hanya ingin agar Alden bisa menahan emosinya tetapi Alden si pemarah malah membentaknya


Nangis aja,keluarin semua,jangan di pendem"Ucap Alden mengelus-elus kepala Nana mengecup-ecup pucuk kepalanya guna memberikan ketenangan


Hiks Hikss


Alden bisa merasakan baju bagian dadanya basah,dan Alden yakin itu air mata Nana


Nana menangis kejer di pelukan Alden ia meremas baju bagian belakang Alden dan sesekali memukul punggung Alden guna melampiaskan kekesalannya,Alden pasrah dan hanya berusaha untuk mengerti




Nana mengurai pelukannya bersama Alden



Udah lebih baik hm?"Tanya Alden memegang kedua pundak Nana lalu menyentuh dagu Nana yang sedang menunduk,ia tidak mau Nana bicara dengannya dengan menunduk,gak etis"Pikir Alden




Penampilan Nana sangat urakan,seragam yang terlepas satu kancingnya,mata sembab dan merah serta masih ada sisa air mata di pipinya,belum lagi hidungnya yang memerah serta bibir yang setia memanyun karena merasa kesal,entah kesal karena apa,tetapi penampilan Nana saat ini terlihat sangat menggemaskan di mata Alden,bahkan Alden saat ini berusaha menahan dirinya agar tidak sampai menggigit pipi Nana



Nana menggeleng menanggapi ucapan Alden,lalu menundukkan kepalanya lagi



Gue minta maaf"Ucap Alden merasa bersalah karena tadi membentak Nana bukan sekali tapi lebih!



Nana mendongak ke arah Alden yang memang jauh lebih tinggi darinya



Pandangan Alden tertuju ke arah kancing seragam atas Nana yang terbuka,lalu



Kancing bajunya lo kebuka,gue gak mau ada orang yang liat tubuh lo selain gue"Ucap Alden maju mengaitkan kancing baju Nana



Nana hanya diam,tidak menunjukkan reaksi apapun



Hening,,,,



Yuk balik ke mobil,gak usah sekolah deh hari ini"Ucap Alden lalu menggandeng tangan Nana berniat mengajaknya balik ke mobil tetapi



Nana melepaskan tautan tangan mereka



Aku gak mau"Ucap Nana menggeleng



Alden di buat bingung



Jangan pernah deketin aku lagi Al,ja,,,jangan buat aku berpikir bahwa kamu punya perasaan sama aku,ja,,jangan peduli lagi sama aku,dan bersikap seakan-akan aku itu penting buat kamu,jangan lagi udah cukup"Ucap Nana keras namun masih disertai dengan nada gugupnya sembari mendongak ke arah Alden,memberanikan diri menatap mata Alden



Lo ga usah bercanda Na,lo ngigo?"Ucap Alden yang masih tak percaya Nana berbicara seperti itu



Jauhin lo?GA AKAN"Batin Alden



Aku ga bercanda Al,aku capek dalam situasi kaya gini terus"Ucap Nana



Tapi-"Ucap Alden terpotong



Aku tau kamu Al,Playboy sekolah kita,ngga tapi kamu di kenal banyak sekolah,Pacar berpuluh-puluh gebetan beratus-ratus mungkin,kamu tinggal pilih Al,banyak cewek yang ngantri buat kamu"Ucap Nana terisak



Termasuk kamu?"Tanya Alden



Kecuali aku"Saut Nana cepat



Hening,,,



Mereka larut dalam pikiran mereka masing-masing di tengah ramainya jalan raya tersebut



Jauhin aku"Ucap Nana lirih



**Huhu Author nyesek buatnya Riderin❤️tapi ga papa bakal banyak kejutan buat kalian yang selalu mengikuti karya-karya Author,have fun guys🥰**



***YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️***