FROM ALDEN

FROM ALDEN
Datang Bulan



Alden yang melihat hal tersebut menjadi naik pitam,,ia membantu Nana berdiri kemudian mengajak Nana duduk di kursi yang berada di sana,,lalu ia menghampiri cewek yang menarik bahu Nana tadi


PLAK


Alden tak segan-segan menampar cewek tadi yang dengan terang-terangan mengusik kehidupannya,,dengan melukai kekasihnya


Kalo lo masih mau ada di kampus ini!bertindaklah dengan sewajarnya,,jangan sok berkuasa dan jangan sok ngatur"Ucap Alden tegas kemudian menghampiri Nana


_________________


Semenjak kejadian yang menimpa Nana saat itu,,Alden menjadi posesif,,ia mengikuti Nana kemana pun,,bahkan ke kamar mandi juga,,tapi Alden hanya menunggu di luar,,takut-takut karena biasanya cewek yang sudah di tolak itu akan dendam biasanya,,seperti saat ini,,Nana ingin pergi ke kamar mandi namun Alden memaksa ingin ikut


Babe,,aku ke kamar mandi dulu ya,,kebelet nih"Ucap Nana sedikit tergesa


Aku anter ya babe,,sampe depan pintu aja kok seperti biasa"Ucap Alden ikut bangun dari duduknya


Ihh ga usah lah,,ga enak masak cowok cewek ke kamar mandi bareng"Ucap Nana menolak


Ihh biarin aja sih apa kata orang,,lagian kita ga satu bilik,,orang aku nunggu di luar doang"Ucap Alden


Aish ya udah terserah"Ucap Nana berlari ke kamar mandi


Alden mengikuti di belakangnya


Jangan lari babe"Teriak Alden


Namun Nana tak menghiraukan,,karena ia merasa dirinya sedang dapet dan terpaksa berbohong kepada Alden dengan mengatakan kebelet


Skip


Aduh gimana nih,,beneran dateng lagi"Ucap Nana panik wajahnya khawatir,,,


Malahan perutnya sakit lagi ihh kesel banget"Ucap Nana meringis namun dengan wajah kesal


Babe,,kok lama"Teriak Alden dari luar karena tak ada orang selain kekasihnya di dalam bilik,,jadi ia ingin memastikan


Bentar babe,,bentar lagi"Ucap Nana


Cepet ya,,kalo kenapa-kenapa teriak"Ucap Alden


Nana tak menanggapi,,ia masih kalang kabut dan salah satu ide yang terlintas di otaknya adalah meminta Alden untuk membelikan pembalut


Lalu Bana memutuskan untuk meminta kekasihnya untuk membelikan pembalut


Babe"Ucap Nana kepada Alden yang fokus kepada HP nya,,namun hanya kepalanya saja yang menyembul,,badannya tetap di dalam bilik,,pintu hanya di buka sedikit


Kenapa sayang?kok mukanya aja yang nongol,,kamu ngapain sih di dalem"Ucap Alden bingung sekaligus heran kepada kekasihnya,,ia berjalan ke arah Nana namun masih berjarak agar tak menjadi fitnah


Babe,,boleh minta tolong ngga"Ucap Nana memelas


Mau minta tolong apa hm?"Ucap Alden bingung


Emm,,itu,,itu lo aduh aku bingung ngomongnya gimana"Ucap Nana dengan wajahnya yang linglung


Alden memutar otaknya berpikir kalo cewek berada di kamar mandi lama,,dengan wajah panik dan bingung


Ting,,otak Alden bekerja


Mau beli pembalut?kamu lagi dapet ya yang"Ucap Alden tepat sekali


Nana melotot,,kenapa bisa tau,,apa aku udah bocor nih"Batin Nana meraba-raba bokongnya


Ngga bocor yang,,udah sekarang aku tanya"Ucap Alden


Nana mendongak


Kamu mau yang malam atau yang biasa?"Ucap Alden


Yang malam aja ya babe,,ga biasa makek selain itu"Ucap Nana


Mau yang panjangnya berapa"Ucap Alden ingin tau secara detail agar sesuai


Yang 29 aja babe,,,makasi ya"Ucap Nana tersenyum,,merasa bangga sekaligus terharu kepada kekasihnya yang peka dan rela berkorban untuknya,,Nana berpikir Alden akan gengsi membelikannya pembalut di kantin namun ternyata Alden sendiri sudah ngeh dan malah menanyakan apa yang Nana biasa pakai,,


Skip


Buk,,cari pembalut"Ucap Alden sama sekali tak malu,,bahkan para cewek-cewek yang berada di sebelahnya langsung menoleh saat mendengar Alden mencari pembalut


Cewek beruntung mana yang bisa membuat seorang Alden membeli pembalut di kantin kampus"Pikir para cewek-cewek itu


Mau cari yang bagaimana,,ini silahkan di pilih"Ucap Bu kantin memberikan keranjang yang berisi pembalut


Alden langsung memilih pembalut yang sesuai dengan kriteria kekasihnya,,asek kriteria


Yang ini bu,,jadi berapa harganya?"Tanya Alden usai memilih pembalut untuk Nana


22 ribu nak"Ucap bu kantin


Alden memberikan uang merah lalu mengatakan,,


Kembaliannya ambil aja buk,,makasih"Ucap Alden santai dan berlalu pergi membawa pembalut,,bahkan tak di bungkus dengan tas kresek


Skip


Babe,,masih di dalem kan?"Ucap Alden mengetuk pintu bilik kamar mandi


Ceklek


Nana menyembulkan kepalanya,,lalu tersenyum saat melihat apa yang di pegang oleh kekasihnya


Nih,,pake ya aku tunggu di tempat tadi"Ucap Alden menyerahkan pembalut tadi kepada Nana dengan senyum khas miliknya


Nana tersenyum merekah,,ia sangat bahagia di perlakukan layaknya ratu seperti ini oleh kekasihnya,,sungguh beruntung sekali,,


Terimakasih ya sayang,,"Ucap Nana lalu mengambil pembalut yang di sodorkan oleh Alden dan masuk kembali ke dalam kamar mandi


Skip


Ceklek


Nana keluar dari kamar mandi dengan wajahnya yang pucat,,sakit perutnya tadi ternyata semakin menjadi-jadi


Alden yang melihat wajah kekasihnya yang pucat sigap menghampiri Nana


Sayang"Ucap Alden langsung meraih wajah Nana


Kenap pucat begini,,ada yang sakit hm?"Ucap Alden khawatir


Ngga apa kok babe,,cuman sakit perut biasa,,kan lagi dapet"Ucap Nana tersenyum paksa


Alden menyadari senyum Nana yang di paksa itu,,


Kamu kalo lagi dapet sakit perutnya ga main-main yang,,kita ke dokter sekarang yuk,,ijin aja matkul selanjutnya,,"Ucap Alden khawatir namun Nana menolak,,ia menggeleng


Kenapa ngga mau hm?"Ucap Alden


Cari obat pereda nyeri aja ya babe,,supaya gq bolos"Ucap Nana


Siapa yang bolos sih?kita ijin kok ijin,,ngga bolos yang"Ucap Alden geregetan


Sama aja"Ucap Nana yang mulai ada efek-efek datang bulan


Nana memang jika sedang datang bulan pasti menjadi sensitif,,selalu sakit perut,,selain itu juga suka membuat dan mencari masalah,,Alden hanya bisa mengelus dada jika harus menghadapi Nana saat sedang datang bulan,,


Skip


Alden akhirnya mengajak Nana ke apotek,,ia tak mau jika sakit perut Nana berkelanjutan,,walaupun harus dengan memaksa untuk mengajak Nana pulang ke apart,,Alden harus tegas dan bersikap seakan ia tak mau di bantah,,karena kalo tak begitu Nana pasti akan ngeyel


-Di Apotek


Mbak cari obat pereda nyeri"Ucap Alden kepada apoteker


Mau yang tablet atau sirup?"Tanya apoteker


Tablet aja"Ucap Alden


Sebentar ya kak"Ucap si apoteker sambil berbalik untuk mencari obatnya


Nih,,terimakasih"Ucap Alden menyodorkan uang seratusan dua lembar lalu mengambil obatnya dan langsung berbalik begitu saja


Kak uangnya lebih"Teriak si apoteker


Namun Alden hanya mengangkat tangannya mengisyaratkan "ambil aja"


Skip


Cari makan dulu ya yang supaya kamu bisa minum obatnya"Ucap Alden saat sampai di mobil sembari meletakkan obatnya di paha Nana yang bersandar di tempat duduk,,ia kemudian menggunakan seat belt dan langsung saja melajukan mobilnya


Nana hanya memejamkan matanya,,menahan rasa perih sekaligus nyeri di perutnya yang semakin menjadi,,


Untung tadi aku dengerin Alden,,coba kalo sekarang aku masih di kampus,,gimana jadinya"Pikir Nana


Skip


Alden menepi ke sebuah restoran


Yok yang turun,,bisa turun hm?"Ucap Alden


Nana menggeleng sambil menahan sakit


Ya udah diem di sini,,jangan kemana-mana aku take away dulu okay"Ucap Alden mengelus kepala Nana lembut


Chup


Alden mengecup kening Nana sekilas kemudian turun dari mobil dengan was-was takut-takut Nana kenapa-kenapa kalo sendiri di mobil


Pak pak,,boleh saya minta tolong"Ucap Alden kepada seorang bapak tukang parkir


Iya dik kenapa?"Tanya si tukang parkir


Saya mau minta tolong pak,,tolong bapak pesankan paket A satu ya pak,,take away,,ini uangnya pak,,bisa tolong bawakan langsung ke mobil merah itu pak (menunjuk mobilnya)pacar saya lagi sakit pak,,saya ga tega ninggalin sendirian soalnya"Ucap Alden sambil meletakkan uang seratusan 5 lembar di tangan si tukang parkir


Oh iya dik"Ucap tukang parkir tersenyum kepada Alden


Alden membalas senyuman si tukang parkir


Terima kasih ya pak,,saya tunggu di mobil"Ucap Alden


Si tukang parkir mengangguk lalu pergi memesan makanan


Skip


Astaga,,uangnya kenapa banyak begini,,padahal cuman pesan satu"Ucap si tukang parkir lirih terkejut melihat uang yang di genggamnya ternyata banyak,,tadi ia berpikir uang yang di berikan hanya seratus ribu saja


Maaf pak,,totalnya 58 ribu,,bapak dengar saya"Ucap pelayan saat melihat si tukang parkir bengong


Oh iya maaf mbak,,ini uangnya"Ucap si tukang parkir gelagapan sambil menyodorkan uang seratus ribu


Skip


Si tukang parkir sudah selesai memesan dan membawa pesanan itu menuju mobil Alden


Tok tok


Si tukang parkir mengetuk kaca mobil Alden


Alden kemudian turun dari mobil,,ia menghargai si tukang parkir yang sangat membantu dirinya


Ini dik pesanannya,,ini kembaliannya tadi terlalu banyak kasih uangnya"Ucap si tukang parkir memberikan pesanan Alden dan juga menyodorkan uang sisa yang tadi Alden berikan kepadanya


Ehh,,ngga usah pak,,ini uangnya buat bapak aja,,rejeki bapak ini,,jangan di tolak ya pak"Ucap Alden mendorong sedikit tangan bapak yang menyodorkan uang kepadanya


Tapi dik,,ini terlalu banyak,,bapak minta yang ini saja untuk beli makan siang ya,,yang ini uang adik bukan uang bapak"Ucap si tukang parkir mengantongi uang kembalian tadi membeli pesanan yang berjumlah 42 ribu dan si tukang parkir menyodorkan uang 400 ribu kepada Alden,,ia merasa tak enak jika harus mengambil dan menerima uang dari Alden


Saya memang mau memberi kepada bapak kok,,itu rejeki bapak di terima ya pak,,terimakasih makanannya"Ucap Alden


Si tukang parkir mengalah dan memilih menerima uang yang di berikan


Terima kasih dik,,cepat sembuh pacarnya dan semoga rejeki adik selalu di lancarkan"Ucap si tukang parkir dengan senyum merekah di wajahnya


Alden masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya


Skip


Alden menepikan mobilnya agar bisa menyuapi Nana makan


Sayang maem dulu ya,,supaya bisa minum obatnya"Ucap Alden sambil membuka pembungkus makanannya,,kemudian ia mencuci tangannya karena ia akan menyuapi Nana dengan tangan bukan sendok


Aaa sayang"Ucap Alden


Nana membuka sedikit bibirnya,,rasanya ia tak berselera untuk makan


Namun Alden tetap memasukkan makanan ke mulut Nana,,


Yang banyak ya maemnya abis ini minum obat"Ucap Alden menatap Nana


Nana tersenyum dengan wajah pucatnya


Skip


Sekali lagi sayang,,lagi satu suap aja nih abis itu minum obat"Ucap Alden memelas


Udah kenyang babe,,beneran"Ucap Nana lirih


Ya udah,,sebentar ya,,aku cuci tangan dulu"Ucap Alden


Setelah mencuci tangannya,,Alden kemudian mengambil obat Nana,,dan memberikan kepada Nana


Aa sayang,,nih airnya"Ucap Alden memperlihatkan airnya yang berada di tangan kirinya


Nana langsung memasukkan obat itu dan menelannya agar rasa pahitnya tak terlalu berasa


Alden dengan sigap memberikan air untuk Nana


Udah kan,,sekarang kamu tidur aja,,ntar aku bangunin kalo udah sampe apart"Ucap Alden mengelus kepala Nana sayang


Nana mengangguk


Makasih ya babe"Ucap Nana tersenyum kemudian memejamkan matanya,,entah mengapa usai meminum obat matanya menjadi sangat berat terbuka,,


Alden tersenyum melihat kekasihnya yang sangat sensitif saat datang bulan itu,,Alden berusaha semaksimal mungkin memenuhi keperluan Nana di saat-saat seperti ini,,Alden berusaha untuk membuat Nana merasa nyaman walaupun sedang dalam kondisi datang bulan itu,,biasanya jika di hari pertama mood Nana sudah bagus dan baik,,di hari-hari berikutnya pasti tak akan sulit,,namun memang Alden harus tetap saja menaikkan tingkat kesabarannya


Skip


Saat ini Alden sedang berada di depan Apart Nana,,ia menggendong Nana menuju apart,,ia tak tega membangunkan kekasihnya itu yang terlihat sangat lelap saat tidur,,jadi lah Alden memutuskan untuk mengendong Nana saja


 


Alden meletakkan Nana di atas ranjang,,kemudian mengecup kening Nana sekilas lalu ia memutuskan untuk pergi ke dapur untuk membuatkan sesuatu kalau-kalau nanti Nana terbangun saat malam hari,,


Alden kemudian membuat pesan kecil di atas kertas dan di letakkan di atas nakas,,


Isi pesan itu


Sayang,,kalau nanti kamu bangun,,aku udah siapin sandwich kesukaan kamu di dapur ya,,nanti panasin aja supaya lebih enak,,love you:")


Begitulah isi pesan yang Alden tulis


Kemudian Alden memutuskan untuk pergi ke apart nya untuk istirahat,,


Skip


Saat malam hari,,pukul 11 malam,,Nana mulai menggeliatkan badannya,,perutnya sudah terasa lebih membaik dari pada sebelumnya,,ia memutuskan untuk pergi ke kamar mandi untuk bersih-bersih


Selesai mandi Nana baru menyadari bahwa dirinya tadi kan tertidur di dalam mobil Alden,,lalu Nana memutuskan untuk mengambil HP miliknya yang berada di atas nakas,,saat mengambil HP,,Nan melirik ke arah surat kecil yang berada di sebelah HP nya,,Nana kemudian mengambilnya dan membacanya


Nana di buat senyum-senyum sendiri saat membaca surat kecil itu yang ia yakini bahwa itu tulisan kekasihnya


Terimakasih sayang"Ucap Nana lirih sembari tersenyum-senyum


Hi Riderin❤️Author udah Up nih