
Alden yang melihat hal tersebut menjadi naik pitam,,ia membantu Nana berdiri kemudian mengajak Nana duduk di kursi yang berada di sana,,lalu ia menghampiri cewek yang menarik bahu Nana tadi
PLAK
Alden tak segan-segan menampar cewek tadi yang dengan terang-terangan mengusik kehidupannya,,dengan melukai kekasihnya
Kalo lo masih mau ada di kampus ini!bertindaklah dengan sewajarnya,,jangan sok berkuasa dan jangan sok ngatur"Ucap Alden tegas kemudian menghampiri Nana
_________________
Semenjak kejadian yang menimpa Nana saat itu,,Alden menjadi posesif,,ia mengikuti Nana kemana pun,,bahkan ke kamar mandi juga,,tapi Alden hanya menunggu di luar,,takut-takut karena biasanya cewek yang sudah di tolak itu akan dendam biasanya,,seperti saat ini,,Nana ingin pergi ke kamar mandi namun Alden memaksa ingin ikut
Babe,,aku ke kamar mandi dulu ya,,kebelet nih"Ucap Nana sedikit tergesa
Aku anter ya babe,,sampe depan pintu aja kok seperti biasa"Ucap Alden ikut bangun dari duduknya
Ihh ga usah lah,,ga enak masak cowok cewek ke kamar mandi bareng"Ucap Nana menolak
Ihh biarin aja sih apa kata orang,,lagian kita ga satu bilik,,orang aku nunggu di luar doang"Ucap Alden
Aish ya udah terserah"Ucap Nana berlari ke kamar mandi
Alden mengikuti di belakangnya
Jangan lari babe"Teriak Alden
Namun Nana tak menghiraukan,,karena ia merasa dirinya sedang dapet dan terpaksa berbohong kepada Alden dengan mengatakan kebelet
Skip
Aduh gimana nih,,beneran dateng lagi"Ucap Nana panik wajahnya khawatir,,,
Malahan perutnya sakit lagi ihh kesel banget"Ucap Nana meringis namun dengan wajah kesal
Babe,,kok lama"Teriak Alden dari luar karena tak ada orang selain kekasihnya di dalam bilik,,jadi ia ingin memastikan
Bentar babe,,bentar lagi"Ucap Nana
Cepet ya,,kalo kenapa-kenapa teriak"Ucap Alden
Nana tak menanggapi,,ia masih kalang kabut dan salah satu ide yang terlintas di otaknya adalah meminta Alden untuk membelikan pembalut
Lalu Bana memutuskan untuk meminta kekasihnya untuk membelikan pembalut
Babe"Ucap Nana kepada Alden yang fokus kepada HP nya,,namun hanya kepalanya saja yang menyembul,,badannya tetap di dalam bilik,,pintu hanya di buka sedikit
Kenapa sayang?kok mukanya aja yang nongol,,kamu ngapain sih di dalem"Ucap Alden bingung sekaligus heran kepada kekasihnya,,ia berjalan ke arah Nana namun masih berjarak agar tak menjadi fitnah
Babe,,boleh minta tolong ngga"Ucap Nana memelas
Mau minta tolong apa hm?"Ucap Alden bingung
Emm,,itu,,itu lo aduh aku bingung ngomongnya gimana"Ucap Nana dengan wajahnya yang linglung
Alden memutar otaknya berpikir kalo cewek berada di kamar mandi lama,,dengan wajah panik dan bingung
Ting,,otak Alden bekerja
Mau beli pembalut?kamu lagi dapet ya yang"Ucap Alden tepat sekali
Nana melotot,,kenapa bisa tau,,apa aku udah bocor nih"Batin Nana meraba-raba bokongnya
Ngga bocor yang,,udah sekarang aku tanya"Ucap Alden
Nana mendongak
Kamu mau yang malam atau yang biasa?"Ucap Alden
Yang malam aja ya babe,,ga biasa makek selain itu"Ucap Nana
Mau yang panjangnya berapa"Ucap Alden ingin tau secara detail agar sesuai
Yang 29 aja babe,,,makasi ya"Ucap Nana tersenyum,,merasa bangga sekaligus terharu kepada kekasihnya yang peka dan rela berkorban untuknya,,Nana berpikir Alden akan gengsi membelikannya pembalut di kantin namun ternyata Alden sendiri sudah ngeh dan malah menanyakan apa yang Nana biasa pakai,,
Skip
Buk,,cari pembalut"Ucap Alden sama sekali tak malu,,bahkan para cewek-cewek yang berada di sebelahnya langsung menoleh saat mendengar Alden mencari pembalut
Cewek beruntung mana yang bisa membuat seorang Alden membeli pembalut di kantin kampus"Pikir para cewek-cewek itu
Mau cari yang bagaimana,,ini silahkan di pilih"Ucap Bu kantin memberikan keranjang yang berisi pembalut
Alden langsung memilih pembalut yang sesuai dengan kriteria kekasihnya,,asek kriteria
Yang ini bu,,jadi berapa harganya?"Tanya Alden usai memilih pembalut untuk Nana
22 ribu nak"Ucap bu kantin
Alden memberikan uang merah lalu mengatakan,,
Kembaliannya ambil aja buk,,makasih"Ucap Alden santai dan berlalu pergi membawa pembalut,,bahkan tak di bungkus dengan tas kresek
Skip
Babe,,masih di dalem kan?"Ucap Alden mengetuk pintu bilik kamar mandi
Ceklek
Nana menyembulkan kepalanya,,lalu tersenyum saat melihat apa yang di pegang oleh kekasihnya
Nih,,pake ya aku tunggu di tempat tadi"Ucap Alden menyerahkan pembalut tadi kepada Nana dengan senyum khas miliknya
Nana tersenyum merekah,,ia sangat bahagia di perlakukan layaknya ratu seperti ini oleh kekasihnya,,sungguh beruntung sekali,,
Terimakasih ya sayang,,"Ucap Nana lalu mengambil pembalut yang di sodorkan oleh Alden dan masuk kembali ke dalam kamar mandi
Skip
Ceklek
Nana keluar dari kamar mandi dengan wajahnya yang pucat,,sakit perutnya tadi ternyata semakin menjadi-jadi
Alden yang melihat wajah kekasihnya yang pucat sigap menghampiri Nana
Sayang"Ucap Alden langsung meraih wajah Nana
Kenap pucat begini,,ada yang sakit hm?"Ucap Alden khawatir
Ngga apa kok babe,,cuman sakit perut biasa,,kan lagi dapet"Ucap Nana tersenyum paksa
Alden menyadari senyum Nana yang di paksa itu,,
Kamu kalo lagi dapet sakit perutnya ga main-main yang,,kita ke dokter sekarang yuk,,ijin aja matkul selanjutnya,,"Ucap Alden khawatir namun Nana menolak,,ia menggeleng
Kenapa ngga mau hm?"Ucap Alden
Cari obat pereda nyeri aja ya babe,,supaya gq bolos"Ucap Nana
Siapa yang bolos sih?kita ijin kok ijin,,ngga bolos yang"Ucap Alden geregetan
Sama aja"Ucap Nana yang mulai ada efek-efek datang bulan
Nana memang jika sedang datang bulan pasti menjadi sensitif,,selalu sakit perut,,selain itu juga suka membuat dan mencari masalah,,Alden hanya bisa mengelus dada jika harus menghadapi Nana saat sedang datang bulan,,
Skip
Alden akhirnya mengajak Nana ke apotek,,ia tak mau jika sakit perut Nana berkelanjutan,,walaupun harus dengan memaksa untuk mengajak Nana pulang ke apart,,Alden harus tegas dan bersikap seakan ia tak mau di bantah,,karena kalo tak begitu Nana pasti akan ngeyel
-Di Apotek
Mbak cari obat pereda nyeri"Ucap Alden kepada apoteker
Mau yang tablet atau sirup?"Tanya apoteker
Tablet aja"Ucap Alden
Sebentar ya kak"Ucap si apoteker sambil berbalik untuk mencari obatnya
Nih,,terimakasih"Ucap Alden menyodorkan uang seratusan dua lembar lalu mengambil obatnya dan langsung berbalik begitu saja
Kak uangnya lebih"Teriak si apoteker
Namun Alden hanya mengangkat tangannya mengisyaratkan "ambil aja"
Skip
Cari makan dulu ya yang supaya kamu bisa minum obatnya"Ucap Alden saat sampai di mobil sembari meletakkan obatnya di paha Nana yang bersandar di tempat duduk,,ia kemudian menggunakan seat belt dan langsung saja melajukan mobilnya
Nana hanya memejamkan matanya,,menahan rasa perih sekaligus nyeri di perutnya yang semakin menjadi,,
Untung tadi aku dengerin Alden,,coba kalo sekarang aku masih di kampus,,gimana jadinya"Pikir Nana
Skip
Alden menepi ke sebuah restoran
Yok yang turun,,bisa turun hm?"Ucap Alden
Nana menggeleng sambil menahan sakit
Ya udah diem di sini,,jangan kemana-mana aku take away dulu okay"Ucap Alden mengelus kepala Nana lembut
Chup
Alden mengecup kening Nana sekilas kemudian turun dari mobil dengan was-was takut-takut Nana kenapa-kenapa kalo sendiri di mobil
Pak pak,,boleh saya minta tolong"Ucap Alden kepada seorang bapak tukang parkir
Iya dik kenapa?"Tanya si tukang parkir
Saya mau minta tolong pak,,tolong bapak pesankan paket A satu ya pak,,take away,,ini uangnya pak,,bisa tolong bawakan langsung ke mobil merah itu pak (menunjuk mobilnya)pacar saya lagi sakit pak,,saya ga tega ninggalin sendirian soalnya"Ucap Alden sambil meletakkan uang seratusan 5 lembar di tangan si tukang parkir
Oh iya dik"Ucap tukang parkir tersenyum kepada Alden
Alden membalas senyuman si tukang parkir
Terima kasih ya pak,,saya tunggu di mobil"Ucap Alden
Si tukang parkir mengangguk lalu pergi memesan makanan
Skip
Astaga,,uangnya kenapa banyak begini,,padahal cuman pesan satu"Ucap si tukang parkir lirih terkejut melihat uang yang di genggamnya ternyata banyak,,tadi ia berpikir uang yang di berikan hanya seratus ribu saja
Maaf pak,,totalnya 58 ribu,,bapak dengar saya"Ucap pelayan saat melihat si tukang parkir bengong
Oh iya maaf mbak,,ini uangnya"Ucap si tukang parkir gelagapan sambil menyodorkan uang seratus ribu
Skip
Si tukang parkir sudah selesai memesan dan membawa pesanan itu menuju mobil Alden
Tok tok
Si tukang parkir mengetuk kaca mobil Alden
Alden kemudian turun dari mobil,,ia menghargai si tukang parkir yang sangat membantu dirinya
Ini dik pesanannya,,ini kembaliannya tadi terlalu banyak kasih uangnya"Ucap si tukang parkir memberikan pesanan Alden dan juga menyodorkan uang sisa yang tadi Alden berikan kepadanya
Ehh,,ngga usah pak,,ini uangnya buat bapak aja,,rejeki bapak ini,,jangan di tolak ya pak"Ucap Alden mendorong sedikit tangan bapak yang menyodorkan uang kepadanya
Tapi dik,,ini terlalu banyak,,bapak minta yang ini saja untuk beli makan siang ya,,yang ini uang adik bukan uang bapak"Ucap si tukang parkir mengantongi uang kembalian tadi membeli pesanan yang berjumlah 42 ribu dan si tukang parkir menyodorkan uang 400 ribu kepada Alden,,ia merasa tak enak jika harus mengambil dan menerima uang dari Alden
Saya memang mau memberi kepada bapak kok,,itu rejeki bapak di terima ya pak,,terimakasih makanannya"Ucap Alden
Si tukang parkir mengalah dan memilih menerima uang yang di berikan
Terima kasih dik,,cepat sembuh pacarnya dan semoga rejeki adik selalu di lancarkan"Ucap si tukang parkir dengan senyum merekah di wajahnya
Alden masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya
Skip
Alden menepikan mobilnya agar bisa menyuapi Nana makan
Sayang maem dulu ya,,supaya bisa minum obatnya"Ucap Alden sambil membuka pembungkus makanannya,,kemudian ia mencuci tangannya karena ia akan menyuapi Nana dengan tangan bukan sendok
Aaa sayang"Ucap Alden
Nana membuka sedikit bibirnya,,rasanya ia tak berselera untuk makan
Namun Alden tetap memasukkan makanan ke mulut Nana,,
Yang banyak ya maemnya abis ini minum obat"Ucap Alden menatap Nana
Nana tersenyum dengan wajah pucatnya
Skip
Sekali lagi sayang,,lagi satu suap aja nih abis itu minum obat"Ucap Alden memelas
Udah kenyang babe,,beneran"Ucap Nana lirih
Ya udah,,sebentar ya,,aku cuci tangan dulu"Ucap Alden
Setelah mencuci tangannya,,Alden kemudian mengambil obat Nana,,dan memberikan kepada Nana
Aa sayang,,nih airnya"Ucap Alden memperlihatkan airnya yang berada di tangan kirinya
Nana langsung memasukkan obat itu dan menelannya agar rasa pahitnya tak terlalu berasa
Alden dengan sigap memberikan air untuk Nana
Udah kan,,sekarang kamu tidur aja,,ntar aku bangunin kalo udah sampe apart"Ucap Alden mengelus kepala Nana sayang
Nana mengangguk
Makasih ya babe"Ucap Nana tersenyum kemudian memejamkan matanya,,entah mengapa usai meminum obat matanya menjadi sangat berat terbuka,,
Alden tersenyum melihat kekasihnya yang sangat sensitif saat datang bulan itu,,Alden berusaha semaksimal mungkin memenuhi keperluan Nana di saat-saat seperti ini,,Alden berusaha untuk membuat Nana merasa nyaman walaupun sedang dalam kondisi datang bulan itu,,biasanya jika di hari pertama mood Nana sudah bagus dan baik,,di hari-hari berikutnya pasti tak akan sulit,,namun memang Alden harus tetap saja menaikkan tingkat kesabarannya
Skip
Saat ini Alden sedang berada di depan Apart Nana,,ia menggendong Nana menuju apart,,ia tak tega membangunkan kekasihnya itu yang terlihat sangat lelap saat tidur,,jadi lah Alden memutuskan untuk mengendong Nana saja
Alden meletakkan Nana di atas ranjang,,kemudian mengecup kening Nana sekilas lalu ia memutuskan untuk pergi ke dapur untuk membuatkan sesuatu kalau-kalau nanti Nana terbangun saat malam hari,,
Alden kemudian membuat pesan kecil di atas kertas dan di letakkan di atas nakas,,
Isi pesan itu
Sayang,,kalau nanti kamu bangun,,aku udah siapin sandwich kesukaan kamu di dapur ya,,nanti panasin aja supaya lebih enak,,love you:")
Begitulah isi pesan yang Alden tulis
Kemudian Alden memutuskan untuk pergi ke apart nya untuk istirahat,,
Skip
Saat malam hari,,pukul 11 malam,,Nana mulai menggeliatkan badannya,,perutnya sudah terasa lebih membaik dari pada sebelumnya,,ia memutuskan untuk pergi ke kamar mandi untuk bersih-bersih
Selesai mandi Nana baru menyadari bahwa dirinya tadi kan tertidur di dalam mobil Alden,,lalu Nana memutuskan untuk mengambil HP miliknya yang berada di atas nakas,,saat mengambil HP,,Nan melirik ke arah surat kecil yang berada di sebelah HP nya,,Nana kemudian mengambilnya dan membacanya
Nana di buat senyum-senyum sendiri saat membaca surat kecil itu yang ia yakini bahwa itu tulisan kekasihnya
Terimakasih sayang"Ucap Nana lirih sembari tersenyum-senyum
Hi Riderin❤️Author udah Up nih