
-Sampainya di Apartemen Alden
Yok turun"Ajak Alden
Gak mau"Ucap Nana menggelengkan kepalanya
Alden mengernyit
Udah,gue gak akan macem-macem,paling cuman satu macem"Ucap Alden tanpa rasa bersalah lalu turun dan beralih ke pintu Nana
______________________
Yok turun"Ucap Alden kepada Nana yang masih setia duduk di tempatnya,padahal Alden sudah membukakan pintu
Nana menggeleng
Mau turun sendiri apa mau gue gendong"Ucap Alden hilang kesabaran
Nana menggeleng
Okay opsi ke 2"Ucap Alden langsung menggendong Nana
akhh
Turunin"Sentak Nana
Aku bisa jalan sendiri tau,aku punya kaki"Ucap Nana kesal
Udah tau punya kaki,di suruh turun gak mau,terus siapa yang salah?"Ucap Alden
Kamu!"Ucap Nana mendongak melotot ke arah Alden
Diem,mau gue jatuhin di kolam apart gue hm?"Ucap Alden
Nggak nggak apa sih"Ucap Nana yang memang tak bisa berenang
Bisa berenang?"Tanya Alden sembari memasuki lift dan masih tetap menggendong Nana
Nana diam,tak menanggapi ucapan Alden
Chup
Ihhh ngapain cium-cium sih"Ucap Nana kesal sembari mengusap-usap bibirnya yang dikecup oleh Alden
Di ajak ngomong itu jawab,bukannya jadi patung"Ucap Alden tanpa rasa bersalah
Alden berhenti
(Ia mengambil dompetnya dan mengambil Room Card miliknya)
Banyak banget Black card,yang gold juga ada,emang sekaya apa sih ini cowok gila"Batin Nana
Brughhh
Aduh"Ringis Nana yang tertidur di ranjang milik Alden,karena tak sadar dan tadi memikirkan card milik Alden,karena pertama kalinya ia melihat yang seperti itu,bahkan Alden bukan hanya satu tapi dia punya banyak,kalo ga salah tadi 4"pikir Nana
Chup
Gue mandi dulu"Ucap Alden usai mencium kening Nana yang masih terbaring di ranjangnya
Nana sempat ingin protes,tapi saat merasakan kasur milik Alden,,,niat protesnya hilang seketika
Empuk banget kasirnya tuhan,kalo Nana punya kasur kaya gini,pasti nyenyak banget bisa males banget deh bangun,sering bolos sekolah kali ya haha"Batin Nana konyol
,,,,,
Keluarlah Alden dari kamar mandinya,dengan hanya menggunkan celana boxer khas cowok,rambut basah hingga menetes ke dadanya,karena Alden bertelanjang dada,memperlihatkan roti sobek miliknya hahhh dada bidang kaya di film-film gitu"Batin Nana
Hm"Dehem Alden menyadarkan Nana si gadis polos yang baru pertama kali melihat hal seperti itu,lalu
Akhhh tutup!kita,,kita kamu ga seharusnya kaya gitu!"Sentak Nana gugup yang tersadar dan berteriak
Hey,ga usah lebay deh by"Ucap Alden berjalan menuju ranjang yang sama tempat di mana saat ini Nana duduk
Nih"Ucap Alden menyodorkan handuk kecil kepada Nana
Nana diam
Ini,jangan lola-lola deh lo"Ucap Alden menaruh handuk kecil itu di paha Nana yang dalam posisi bersila
Buat apa?"Tanya Nana yang memang betul-betul tidak paham
Keringin"Ucap Alden
Nana hanya ber oh ria
Alden duduk di lantai dan diapit oleh kedua kaki Nana yang menjuntai ke lantai karena Nana yang duduk di atas Alden maksudnya dia atas kasur
Nana lalu mengeringkan rambut Alden,hingga setengah kering,laluu,,,,
Hah,itu ada Hairdryer Al"Ucap Nana kesal
Terus?"Tanya Alden santai
Kenapa suruh aku keringin?kalo ada yang lebih praktis tuh"Ucap Nana menunjuk Hairdryer menggunakan dagunya
Ya terus kenapa?ga ikhlas?"Tanya Alden bangun dari duduknya kemudian duduk di sebelah Nana
Nana menggeleng
(Sebenarnya Nana kesal dengan Alden,tetapi dia menahan itu semua,agar ntar mudah untuk memintanya mengantar pulang)
Al"Panggil Nana
Hm"Tanya Alden
Mau pulang"Ucap Nana dengan nada memelas
Kenapa?ga nyaman tinggal di sini?"Tanya Alden ambigu
Maksud kamu?"Tanya Nana tak mengerti
Lo tinggal di sini bareng gue"Ucap Alden santai sembari memainkan rambut Nana dan menghirup aroma tengkuk leher Nana,aroma baby"Pikir Alden
Kamu gila ya!"Sentak Nana lalu menghempas tangan Alden yang memainkan rambutnya
Aku?"Tanya Alden menujuk dirinya sendiri
Iya kamu!"Ucap Nana kesal menujuk Alden
Jangan deket-deket!"Sentak Nana
Sayang"Rengek Alden seperti anak kecil
Plis ya,Alden kita itu gak kenal,kamu kenapa sih seenaknya kamu aja?pernah ga kamu mikirin perasaan orang lain yang kamu paksa-paksa?"Tanya Nana menyindir
Tetapi Alden malah mengecup-ecup tengkuk leher Nana,menghirup aroma Nana yang benar-benar memabukkan menurutnya,sangat enak dan candu,bahkan Alden mulai menyedot leher Nana
Ahh"Kaget Nana saat Alden menyedot lehernya
Alden ihh sana,jangan deket-deket"Ucap Nana kesal
Alden hanya tersenyum sembari memandang leher Nana yang memiliki tanda merah hasil karyanya itu
Apa senyum-senyum"Sentak Nana kesal melihat wajah Alden yang menyebalkan di matanya
Cantik"Ucap Alden memandang wajah kesal Nana
Ga jelas"Ucap Nana beranjak dari duduknya
Mau kemana?"Tanya Alden
Mau pulang"Jawab Nana berjalan menuju pintu keluar
Ceklek ceklek
Ihhh kok terkunci sih"Ucap Nana kesal
Aldenn bukaaa"Rengek Nana berjalan ke arah Alden yang masih setia duduk di ranjangnya sembari tersenyum jahil
Cium dulu"Ucap Alden
Apa?"Sentak Nana kaget
Cium by"Ucap Alden santai
Gak mau,maunya pulang"Rengek Nana
Ya udah cium dulu baru pulang"Ucap Alden
Ih iya iya tapi bener ya jangan boong"Ucap Nan kesal
Chup
Udah tuh"Ucap Nana setelah mencium pipi Alden
Kan gue ga bilang cium di situ tapi di sini"Ucap Alden menyentuh bibirnya sendiri
Ihh ogah"Sentak Nana
Ya udah terserah"Ucap Alden
Ehh iya iya,tapi janji ya abis itu aku dibukain pintunya"Ucap Nana
Alden mengangguk
Chup (Nana mencium bibir Alden)
Alden secepat kilat menahan tengkuk Nana,dan membiarkan bibir mereka berdua menempel,Nana melotot melihat kelakuan Alden
Clap
Curang"Ucap Nana kesal
Alden hanya terkekeh menanggapinya
Lalu Alden mengambil HPnya,hendak memesan makanan online
Yok pulang"Ucap Nana berdiri dengan senyum manisnya
Ntaran,kita makan dulu,lo ga laper emang?"Tanya Alden
Ehm,,Nggak kok,ntar makan di rumah aj"Ucap Nana tersenyum dipaksa,karena sebenarnya ia lapar
Tiba-tiba
Grugg grug
Hhhahahhahahaha"Tawa Alden pecah
Perut lo lebih jujur ya,dari pada mulut lo"Ucap Alden masih dengan tawanya
Adind hanya menggaruk tengkuknya yang tak gatal,sembari tersenyum malu
Udah gue pesen makannya,sekarang kita ke ruang makan!"Ucap Alden lalu beranjak dan berjalan menuju ruang makan
Hening,,,,
Lo suka makan apa?"Ucap Alden
Semua"Ucap Nana sekenanya
Berarti lo pemakan segala dong?"Ucap Alden sembari tertawa lebar
Hahah"Tawa Nana hambar
**Hi Riderin❤️inget vote dan sarannya,btw kalo kalian punya pacar kaya Alden seneng gak?lucu romantis terus ganteng lagi,gimana**?
***YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️***