FROM ALDEN

FROM ALDEN
Si Posesif



...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...


Emm"Kesal Nana geleng-geleng karena air di mulutnya tak bisa di telan,,


Alden terkekeh kemudian menjauhkan wajahnya dari sang kekasih,,


Harus habis ini,,kalo nggak,,nggak usah ketemu Tata sama Sisca"Ucap Alden terpaksa mengancam


Kalo gak di ancam mana mungkin mu makan"Batin Alden


____________


Sebulan telah berlalu,,semenjak Nana sadar dari koma nya,,Alden menjadi sangat over protective kepadanya,,Nana tak melarang namun tak dapat Nana pungkiri juga bahwa dirinya merasa sedikit risih,,


Al udah ih,,gak usah begitu banget"Rengek Nana,,Alden terus saja menggandeng tangan Nana dari sana ke sini terus begitu bahkan tangan Nana sampai basah karena terus di dekap dan tak mendapatkan udara


Diam be,,aku suka"Ucap Alden santai


Mereka sekarang berjalan menuju kantin kampus,,


Oiyaa,,jadi Nana itu udah di biayain sama Papa nya Alden buat kuliah,,begitupun dengan Sisca dan Tata,,Sisca bisa sekolah lagi dan Tata juga kuliah dan mengambil jurusan yang sama dengan Andrew kekasihnya,,Ibu panti dan Bapak Panti tentu saja menolak namun papa Alden dan Mama Alden mengatakan hitung-hitung menebus salahnya dulu yang sudah keterlaluan,,papa Alden juga sudah meminta maf kepada Nana begitupun mama Alden,,bahkan sekarang Nana menjadi dekat papa Alden dan mama nya,,Nana mengajarkan banyak pelajaran kepada mereka,,


Flashback On


Pak supir stop dulu,,aku ada perlu di kiri ya pak"Ucap Nana saat berada di mobil yang sama dengan Alden dan papa nya,,ceritanya Papa Alden ingin mengantarkan mereka berdua untuk kuliah


Saat mobil sudah melipir,,Nana turun,


Nana melihat seorang bapak-bapak yang sudah sangat tua dan masih saja bekerja,,naluri Nana sebagai sesama bergejolak melihatnya


Pak,,ini saya ada rejeki sedikit,,di ambil ya,,semoga berkah"Ucap Nana menyodorkan uang sakunya yang tadi pagi papa Alden berikan kepadanya dan Alden walaupun dengan sedikit memaksa


Ya ampun nak,,terima kasih terima kasih,,semoga adik di berikan rejeki yang melimpah,,di lindungi selalu oleh yang di atas dan di balas semua kebaikannya dengan berlipat ganda"Ucap bapak tersebut dengan tulus bahkan sampai menangis


Nana tak kuat untuk tidak menangis melihat bapak tersebut,ia berusaha menahan air matanya,,


Sama-sama pak,,ya udah pak,,saya pergi dulu,,semangat kerjanya pak"Ucap Nana dengan mata berkaca-kaca dengan senyum manisnya ia mengangkat tangannya ke atas memberi semangat kemudian ia pergi menuju mobil papa Alden


~~


Be,,kamu kenal?"Tanya Alden saat Nana sudah duduk di sebelahnya sambil menyeka air mata


Sejak tadi Papa Alden dan Alden menatap dan melihat apa yang di lakukan Nana,,Alden dan papanya sangat salut melihat Nana yang begitu peduli,,namun Alden juga ingin mengorek informasi mengenai bapak yang di bantu oleh kekasihnya itu,,


Nana menggeleng sambil menoleh ke arah Alden dengan senyum manisnya


Terus kenapa tadi ngobrol akrab banget lagi,,,ngasi apa tadi?"Tanya Alden,,walaupun ia sudah tau tapi ingin saja bertanya


Kasi sedikit uang saku aku bu,,soalnya aku salut banget sama bapak itu,,walaupun dia udah tua tapi masih semangat ya buat kerja,,padahal di luar sana banyak banget anak muda yang lebih bugar dari bapak tadi yang lebih memilih santai-santai dan leha-leha ga mikirin cari uang"Ucap Nana tersenyum


Nyes


Alden dan papanya merasa tersentuh dengan apa yang Nana katakan dan lakukan,,walaupun Nana tergolong sederhana dalam materi,,ia tak pernah pelit dan selalu perduli kepada sesama,,sedangkan mereka,,yang sudah di limpahi banyak uang dan rejeki sama sekali tak pernah berbagi kepada orang lain yang membutuhkan


Sayang,,i love you"Ucap Alden tiba-tiba yang merasa bangga memiliki Nana,,ia memeluk Nana erat,,Nana tersenyum sekaligus malu mendengar ucapan Alden,,bagaimana tidak?di dalam mobil bukan hanya mereka berdua namun ada papa Alden dan pak supir


Aish


Papa Alden menoleh ke belakang,,melihat dua sejoli itu yang asik berpelukan,,


Nana,,tadi kasi uang sakunya?"Tanya Papa Alden menatap Nana


Iya pah"Ucap Nana takut-takut mengira bahwa papa Alden akan memarahinya karena tak menghargai pemberian orang lain,,btw Nana manggil papa Alden dengan panggilan papa itu karena papa Alden sendiri yang meminta dan Alden juga memaksa


Ya sudah ini ambil nak,,buat bekal juga"Ucap Papa Alden menyodorkan uang berwarna merah beberapa lembar


Eungh ngga usah pah,,Nana masih ada kok,,lagian tadi kasinya ngga semua kok ph"Ucap Nana tak enak


Udah ambil aja be,,ga apa itung-itung rejeki kamu,,tadi kamu memberikan bapak itu dan sekarang rejeki kmu di lipat gandakan melalui papah"Ucap Alden tulus menatap Nana yang berada di dekapannya


Nana bingung


Ayok ambil nak"Ucap papa Alden masih setia memegang uangnya dan menyodorkan kepada Nana


Nana menerima,,tak tega melihat papa Alden yang sangat semangat memberikannya,,


Makasi pah"Ucap Nana tulus sambil tersenyum


Flashback Off


Mbak biasa"Ucap Alden kepada pedagang di kantin,,tangannya masih setia bertengger di pinggang sang kekasih


Nana sebenarnya sedikit malu namun ia berusaha mengerti dengan sikap posesif pacarnya


Sayang aku ke toilet dulu y sebentar"Ucap Nana hendak bangun namun,,


Ya udah aku anter"Ucap Alden yang sudah bangun lebih dulu


Emm,,bubu aku ihh,,ntar kalo kamu ikut siapa dong yang nerima pesanannya hm?"Rengek Nana dengan suara di manja-manjakan


Alden tetap kekeh,,ia menggeleng


No!aku ikut"Ucap Alden tegas


Aish


Ya udah ga jadi"Ucap Nana sedikit kesal


Alden tersenyum melihat wajah kesal pacarnya itu,,terlihat sangat menggemaskan sekali,,


Jangan ngambek Na,,"Ucap Alden sengaja


Kok panggilnya Nana?"Ucap Nana kesal,,Nana paling tak suka Alden memanggilnya Nana,,harus sayang atau bebe,,alaynya kau nak


Masa??aku bilang yang kok tadi"Ucap Alden tanpa rasa bersalah


Aish males"Ucap Nana kesal


Hi Riderin❤️Author udah Up nih


YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️