
Sayang,,aku bisa jelasin-"Ucap Alden bingung,,ia memang berbohong dan menyembunyikan sesuatu,,kekasihnya tak salah memaki-makinya seperti itu karena itu adalah kebenarannya,,lalu yang mana yang harus ia sangkal
Apa?jelasin apa?kenapa baru sekarang?di saat aku udah tau dari sahabat kamu sendiri!dan itu pun karena ga sengaja,iya gitu?seandainya sekarang aku gak tau,,kapan kamu mau kasih tau hah?kapan?"Ucap Nana emosi,,bahkan air mata merembes keluar begitu saja
Alden mengusap kasar kepalanya,,
____________
Bukan gitu sayang,,aku nunggu saat yang tepat,,"Ucap Alden kehabisan kata-kata
Nana bertepuk tangan
Saat yang tepat?kapan?kapan babe hiks hiks,,satu hari sebelum kamu berangkat iya?supaya aku ga bisa buat nahan-nahan kamu iya?kalo kamu aja ga bisa percaya sama aku dan nyembunyiin kebohongan sebesar ini dari aku,,buat apa kita bareng"Ucap Nana yang mengejutkan semua sahabat Alden di sana,,bahkan Alden sampai melotot,,rahangnya mengetat,,ia tak terima jika Nana mengatakan hal itu yang bermakna meminta putus bagi Alden,,
Na!"Sentak Tata menarik Nana ke pelukannya,,ia merasa bahwa sahabatnya kali ini hilang kendali apa lagi,,Nana saat ini sedang PMS,,pasti lah emosi menjadi tak terkendali
Ta,,hiks dia bohongin aku,,gimana hiksbisa hal sebesar ini dia ga bicara sama aku,,"Ucap Nana sesenggukan di pelukan Tata
Tata hanya diam saja tak berani memberikan masukan dan saran,,ia hanya mengelus punggung sahabatnya
Aku benci dia Ta aku benci"Ucap Nana memukul-mukul lengan Tata kesal
Andrew yang melihat itu langsung menghentikan tangan Nana,,Alden langsung menarik Nana dan menggendong Nana menuju parkiran,,ia tak mempedulikan teriakan Nana yang meminta di turunkan,,bahkan bahu dan wajahnya menjadi sasaran kekesalan kekasihnya
Lepasin!turunin aku!"Teriak Nana memukul-mukul bahu Alden random,,
Alden tak menggubris,,ia tetap berjalan ke arah mobilnya
Turunin aku atau aku akan benci sama kamu,,lepas"Teriak Nana memukul wajah Alden kesal
Akhh,,turunin brengsek!"Teriak Nana menghentak-hentak kakinya agar bisa terlepas dari gendongan Alden
Alden tak menggubris,,hingga sampai lah mereka di mobil Alden
Skip
Brugh"Alden memasukkan Nana ke dalam mobil sport miliknya dan langsung menguncinya,,karena ia yakin Nana akan berusaha keluar,,dan benar saja,,bisa Alden lihat Nana yang terus menggedor-gedor kaca dan pintu mobil random
Buka!buka ahhhh"Teriak Nana random
Alden masuk ke tempatnya yang berada di sebelah Nana
Blam
Alden menutup pintu secara kasar
Buka!cepetan"Teriak Nana menatap Alden jengah,,karena Alden yang hanya menunjukkan wajah datarnya
Alden melajukan mobil,,
Buka!cepet buka,,"Ucap Nana emosi memukul-mukul bahu Alden
Alden menahan tangan Nana dengan satu tangannya,,ia takut aksi kekasihnya itu membahayakan nyawa mereka berdua
Buka pintunya hiks,,aku gak mau"Ucap Nana melemah,,ia menangis sesenggukan sambil menunduk
Ckitt
Alden mengerem mendadak,,ia menepikan mobilnya,,lalu memeluk Nana
Maaf"Ucap Alden di pelukan Nana
Maafin aku,,jangan kaya gini"Ucap Alden,,ia menangis,,benar-benar menangis,,ia tak pernah melihat Nana sehancur ini,,,dan itupun karena ia lah alasan sang kekasih seperti itu,,
Gak mau!lepas!"Ucap Nana kesal terus saja mendorong-dorong Alden,,bahkan ia juga memukul-mukul Alden
Pukul aku,,pukul kalo itu bisa ngebuat kamu maafin aku"Ucap Alden pasrah
Aku benci sama kamu!"Sentak Nana sambil terus memukul-mukul Alden,,ia terus menangis,,entah mengapa rasanya sangat sakit hanya di bohongi begini saja,,apalagi tau dari sahabatnya bukan dari orang yang bersangkutan,,entah karena Nana yang terlalu mencintai Alden dan menjadi sensitif atau memang ini adalah hal wajar
Jangan!jangan benci sama aku,,,kamu boleh marah sama aku,,tapi jangan benci babe"Ucap Alden menahan tangan Nana,,ia mendekatkan wajahnya hendak mencium Nana namun,,
Plak
Nana menampar wajah Alden
Penipu!"Ucap Nana menatap Alden geram,,
Buka!cepet buka pintunya!"Bentak Nana
Gak akan,,kita harus selesain ini baik-baik yang,,ga bisa begini terus"Ucap Alden menahan tangan Nana
Siapa yang buat perkara lebih dulu aku tanya,siapa?"Ucap Nana berteriak lagi,,ia sangat kesal sangat sangat
Aku,,iya aku,,dan aku minta maaf"Ucap Alden sendu
Maaf kamu ga bisa balikin sakit hati aku Al,,aku benci yang namanya di bohongin dan kamu pun begitu kan?tapi kenapa aku harus tau hal sebesar ini dari sahabat kamu sendiri hiks"Sentak Nana dengan air mata yang terus mengalir
Alden menggeleng
Aku gak mau buat kamu sedih kaya gini,,aku tau kamu gak akan bisa menerima ini semua"Ucap Alden
Aku tau mau pun gak tau,,itu sama aja Al,,hiks kamu tau?pantes akhir-akhir ini aku selalu ngerasa kamu berubah aku selalu ngerasa kaya aku bukan bareng kamu,,aku selalu ngerasa hari-hari ku bareng sama kamu itu lebih berharga hiks,,aku selalu ngerasa kalo ini menjadi hal yang tak akan terulang,,jadi ini alasannya hiks haha"Ucap Nana mengelap ingusnya yang keluar sambil tertawa,,iya Nana tertawa,,ia menertawakan dirinya yang begitu bodoh
Kasi tau aku gimana supaya kamu ga marah sama aku lagi"Ucap Alden
Aku gak maksud nyembunyiin hal ini dari kamu babe"Ucap Alden lagi,,ia menatap sendu sang kekasih
Percuma,,semuanya terasa hambar sekarang,,kamu ngajak aku tunangan juga karena ini,,hm?iya?"Ucap Nana tersenyum miris
Alden menggeleng
Aku memang niat mengajak kamu ke hubungan yang lebih serius,,hanya itu"Ucap Alden mantap
Nana terkekeh
Apa ini? (mengangkat jarinya yang tersemat cincin)ini bisa membuat aku yakin bahwa hubungan kita akan baik-baik saja?aku rasa nggak,,udah begitu banyak Al,,banyak banget rintangan dalam hubungan kita,,yang aku sendiri ngerasa kaya kita emang seakan ga pernah di takdirkan untuk bersama,,kita itu menjalani hubungan yang salah selama ini"Ucap Nana dengan tatapan kosong,,
Ia benar-benar merasa bahwa kebahagiaan hanya sebentar mampir ke hubungan mereka,,sedangkan rintangan?selalu datang,,bahkan bertubi-tubi,,walau begitu mereka berdua selalu mampu menghadapinya
Nggak!kita ngga salah,,tuhan lagi menguji cinta kita sayang,,dia mau cinta kita kuat,,itulah mengapa dia selalu memberikan ujian kepada kita,,dan lihat,,walau segitu banyaknya rintangan dan ujian di hubungan kita,,sampai saat ini kita masih bareng kan"Ucap Alden menatap Nana
Nana menoleh,,ia membenarkan ucapan kekasihnya
Nana langsung memeluk Alden,,ia merasa bersalah karena terlalu egois menyalahkan Alden
Maaf,,maaf aku selalu egois dan gak bisa ngertiin kamu,,maaf hiks"Ucap Nana terisak
Alden tersenyum,,walaupun jujur perasaannya tak karuan,,namun ia senang karena bisa meyakinkan kekasihnya
Udah ga usah di pikirin ya"Ucap Alden mengelus kepala Nana
Flashback Off
Hi Riderin❤️gimana?jujur Author baper,,ga kuat nangis nih😭