FROM ALDEN

FROM ALDEN
Pertemuan



...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...


Kakak Sisca sebenarnya suka juga kok kalo lauknya tempa sama sayur,,udah enak cuman kalo itu terus juga pasti bosen cuman itu aj,,bukan karena gak enak kak"Ucap Sisca membujuk kakaknya agar tidak sedih dan merasa bersalah


Nana mengangguk sambil tersenyum,,tak terasa air matanya menetes ia mengingat keluarga panti,,rindu,,Nana sangat merindukan mereka semua,,namun pergi dan menjauh dari mereka adalah pilihannya sendiri dan sudah sepantasnya Nana mampu melakukannya


__________________


Nana dan Sisca saat ini sedang istirahat,,tadinya Nana tak mau istirahat ia ingin menyelesaikan pesan rotinya namun Sisca yang memaksa,,Sisca tak mau kalau kakak satu-satunya itu jatuh sakit,,Sisca hanya memiliki Nana di dalam hidupnya saat ini


Kak"Panggil Sisca


Nana menoleh


Kenapa dik?"Tanya Nana


Kakak,,Sisca penasaran kenapa kakak bisa pergi dan ada di jalan waktu itu?"Ucap Sisca


Nana terdiam,,jujur dari lubuk hati terdalam ia masih belum bisa melupakan kejadian yang membuatnya merasa terhina dan terinjak-injak,,kalo boleh jujur sampai saat ini pun hatinya masih untuk si cowok playboy Alden seorang,,tak pernah berubah,,,entah mengapa hatinya berkata untuk kembali,,namun logikanya berkata untuk jangan,,jujur saja Nana sangat merindukan keluarga panti,,rindu ibu panti ayah panti,,Tata dan anak-anak panti lainnya,,setiap sebelum tidur Alden selalu masuk ke pikiran Nana tak jarang juga Alden masuk ke dalam mimpi Nana,,yang malah membuat Nana bangun di tengah malam dan merindukan Alden,,Nana sangat rindu masa-masa mereka berdua bersama,,saat Alden menjahilinya saat Alden posesif terhadapnya,,rindu sikap egois dan keras kepalanya Alden semua tentang Alden Nana rindukan


Kak"Panggil Sisca menepuk paha Nana ringan membuat lamunan Nana buyar


Hah,,ii,,iyaa kenapa tadi dik?"Tanya Nana gelagapan


Kakak pasti ada masalah berat ya tentang masa lalu kakak?ya udah jangan di ceritain kak kalau kakak memang belum siap,,tapi kalau kakak udah siap Sisca siap kok buat jadi pendengar yang baik"Ucap Sisca tersenyum


Nana menarik Sisca dan membawa adiknya itu ke dalam pelukannya


Makasih ya Sis,,kamu selalu bisa buat aku tersenyum selalu hibur aku juga,,maafin aku,,aku belum bisa ceritain masalah aku,,aku terlalu takut untuk memikirkan hal itu,,takut akan masuk ke lubang dan jurang suram itu kembali hiks maaf"Ucap Nana terisak di pelukan Sisca


Sisca tak bisa lagi membendung air matanya saat membayangkan kakaknya yang saat ini berada di pelukannya menangis,,bahkan bahu Sisca saat ini sudah basah oleh air mata Nana,,Sisca memang begitu setiap kali Nana menangis ia pasti akan ikut menangis,,ia melihat di mata Nana bahwa benar-benar terdapat kesedihan yang mendalam yang mungkin Nana sendiri sulit untuk bisa melupakan hal tersebut


Maafin Sisca kak,,Sisca janji gak akan ungkit-ungkit soal itu lagi,,Sisca cuman penasaran aja tadi kenapa kakak gak pernah ceritain soal kakak ke Sisca sampai sekarang hiks maafin Sisca jangan marah ya kak"Ucap Sisca terisak juga di pelukan Nana


Mereka berdua saling diam hingga mengurai pelukan


Kita jalanin aja ini semua seakan gak pernah ada masalah yang pernah kita lewati,,hadapi semuanya dan jangan pikirin masa laku okay?kita pasti bisa kita kan kuat hihi"Ucap Nana terkekeh sambil menangis,,ia sebenarnya hanya berusaha mencairkan suasana saja


Iya kak"Ucap Sisca terkekeh



Hari demi hari kian berlalu,,Alden Tata dan sahabat Alden lainnya masih terus melakukan pencarian tentang keberadaan Nana,,hingga



Al"Pekik Ari memanggil Alden



Alden langsung berlari ke arah Ari,,jantungnya berdegup kencang ia ingin mendengar kabar baik



Al gua nemu keberadaan Nana,,dia di kota kecil gitu Al"Ucap Ari antusias



Alden tersenyum,,,wajahnya berseri-seri mendengar apa yang di ucapkan oleh sahabatnya itu



Lo serius Al?"Ucap Andrew melotot,,akhirnya setelah sekian lama ada juga titik terang untuk Alden



Ari,,,aku mau liat"Rengek Tata memegang lengan Ari dan mengguncang-guncang ia tak sadar sudah membuat pacarnya cemburu karena dirinya merengek-rengek kepada cowok lain



Andrew menatap Ari tajam



Ari langsung menyingkirkan tangan Tata saat melihat tatapan tajam dari Andrew



Emm,,Tata nih tapi jangan pegang-pegang gue"Ucap Ari cengengesan sambil bangun dari duduknya dan menjaga jarak dari Tata



Tata mengernyitkan dahinya mendengar ucapan Ari



Ada serigala yang siap-siap nyikat gue masalahnya Ta"Ucap Ari yang mengerti Tata kebingungan dan Ari menatap ke arah Andrew yang tak melepas pandangan dari dirinya



Tata langsung melihat arah pandangan Ari,,



Ck beb jangan gitu dong"Ucap Tata kesal saat seperti ini,,masih sempat-sempat saja pacarnya ini cemburu



Sedangkan Alden ia bodo amat dengan perdebatan sahabatnya ia fokus memandangi foto Nana yang ia cetak sambil tersenyum-senyum,,sedangkan Arka si patung,,ia juga sibuk sendiri dengan dunianya



Di Perjalanan


Sabar Al,,kita mungkin bakal nyampe besok di sana,,kita harus cari hotel atau villa dulu untuk istirahat"Bukan Andrew yang menjawab namun Arka lah yang membuka suara


Sedangkan Tata,,ia terus berusaha menelpon sahabatnya,,namun selalu tidak aktif saja Hp sahabatnya itu




Keesokan Harinya



Kak,,aku pergi anter Roti dulu,,,"Teriak Sisca



Iya kamu hati-hati ya dik,,"Ucap Nana sambil keluar rumah



Iya kak dada"Ucap Sisca mulai mengayuh sepedanya sambil melambai-lambaikan tangannya



Iya daa"Ucap Nana



Kemudian Nana masuk ke dalam rumah,,ia membuat sambal matah untuk menu makanan kali ini,,ia justru mengingat saat dirinya bersama Alden,,waktu pertama kali ia berkunjung ke Apartement Alden,,karena paksaan Alden,,di sana Alden memesankan sambal matah untuknya,,padahal Nana hanya mengatakan makanan yang ia suka,,bukan berarti ia ingin di pesankan



Aku kangen kamu Al"Ucap Nana lirih sambil tersenyum,,ia benar-benar kangen dengan sahabatnya itu,,



~~



Kakak"Pekik Sisca



Hey jangan teriak-teriak dik,,"Ucap Nana yang baru keluar ia baru datang dari dapur seperti biasa dengan celemek yang bercampur tepung,,keseharian seorang Nana sekarang ya pastinya di dapur dan selalu bertempur dengan tepung-tepungan



Kak,,nih kak dapet tips aku,,kakak simpen ya buat modal"Ucap Sisca antusias



Jangan,,ini kamu simpen dik,,buat uang jajan kamu lumayan tambahan,,kakak gak bisa kasi kamu lebih jadi tips-tips ini kamu simpen"Tolak Nana halus



Nggak kak,,ini buat kakak kita simpen bareng buat modal usaha lumayan dikit-dikit lama-lama jadi bukit"Ucap Sisca cekikikan



Dasar kamu"Ucap Nana



Ini kak ambil ih,,kalo gitu aku ngambek nih"Ucap Sisca cemberut



Ya udah iya,,ayuk masuk"Ucap Nana usai menerima uang hasil jualan dan tips yang di sodorkan oleh Sisca



Belum sampai mereka di dapur,,pintu rumah mereka ada yang mengetuk,,,



Kakak buka pintu dulu ya"Ucap Nana berjalan ke arah pintu



Ceklek



Siap-"Ucap Nana terpotong



Nana mematung melihat siapa yang ada di hadapannya saat ini



Na



**Hi Riderin❤️ Author udah Up nih,,walaupun masih sibuk banget tapi Author sempetin buat kalian🥰Kira-kira siapa tuh yang dateng??coba tebak**



***YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️***