FROM ALDEN

FROM ALDEN
Menyesal



...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...


Nana sekolah?"Tanya Alden


Nana?"Tanya mereka semua bingung,,bukannya Nana udah keluar sekolah ya?,,itulah yang ada di pikiran mereka semua


Al,,lo cari Nana?Nana kan udah keluar sekolah seminggu yang lalu atau 5 hari yang lalu gitu"Ucap Ketua kelas


Deg


_________________________


GILA!"Umpat Alden


Lo jangan main-main sama gue!"Ucap Alden lalu,,,


Bugh Bugh


Alden memukul ketua kelas tersebut karena menurutnya ketua kelas itu mengada-ada


Yang lain tidak ada yang berani melerai,,melihat Alden yang terbakar emosi,,namun wakil ketua kelas berlari lewat belakang mencari keberadaan teman-teman Alden,,dan pas sekali saat di jalan berpapasan dengan Andrew dan Tata,,ia langsung memberitahukan Alden yang memukuli ketua kelasnya,,Andrew dan Tata sontak terkejut lalu berlari ke arah kelas


Sampai di depan kelas,,mereka dapat melihat Alden yang sudah berada di atas tubuh ketua kelas dan sedang memukuli ketua kelas tersebut


Al!"Bentak Andrew langsung menarik Alden hingga Alden terjungkal


Lepasin gue!ni orang udah berani main-main sama gue!"Teriak Alden


Ketua kelas tersebut langsung di bawa ke Ruang UKS


Emang apa masalahnya?lo gak bisa semena-mena begini di sekolah"Ucap Andrew


Gue ga peduli!dia bohongin gue!"Ucap Alden kesal urat-urat ditangannya keluar semua,,rahangnya mengetat tak terima bahwa orang yang ia cintai keluar sekolah padahal sahabat pacarnya jelas-jelas masih sekolah


Dia bohongin lo apa hah?"Bentak Andrew,,kesal dengan sahabatnya yang semena-mena


Dia bilang Nana keluar dari sekolah,,padahal jelas-jelas Tata-"Ucap Alden terpotong


NANA EMANG KELUAR DARI SEKOLAH BEGO!"Teriak Andrew


Lo ga usah main-main sama gue An,,walaupun lo sahabat gue!gue ga suka di bohongin"Bentak Alden


Terserah!kenyataannya memang kaya begitu"Ucap Andrew acuh lalu pergi menggenggam tangan Tata menuju tempat di mana Tata duduk


Ga mungkin"Ucap Alden lirih sambil geleng-geleng


Alden lalu berjalan ke Andrew dan Tata


Jelasin sama gue ta!"Ucap Alden tegas


Tata bingung,,ia cerita atau tidak


Sayang kalo belum siap ga usah cerita"Ucap Andrew lembut,,yang tau kebingungan Tata


Ngga,,dari pada terus berlarut-larut"Ucap Tata menatap Andrew


Gue ke sini bukan buat liat kalian mesra-mesraan,,tapi gue mau penjelasan"Bentak Alden kesal


Santai lo!ga usah bentak-bentak cewek gue!"Ucap Andrew tak terima Alden membentak Tata


Udah-udah stop,,jadi di jelasin"Ucap Tata menengahi karena merasa situasi semakin panas


Fast!"Ucap Alden ketus


Nana memang udah keluar dari sekolah ini,,dan dia,,dia pergi dari panti,,ak-"Ucap Tata terpotong,,bahkan air mata sudah tak terelakkan lagi oleh Tata


LO GA USAH BOHONG"Teriak Alden


Lo bisa gak,,ga usah teriak-teriak sama cewek gue bangsat!"Ucap Andrew emosi


Sayang,,udah udah jangan kaya gini,,dia lagi emosi"Ucap Tata memeluk Andrew dan berbisik


Alden masih setia di sana untuk mendengar penjelasan lebih lanjut,,walaupun dirinya terlihat gusar dan pikiran buruk menghantuinya


Tata lanjut berbicara,,setelah mengurai pelukannya bersama Andrew


Nana pergi untuk kebaikan,,dia gak mau jadi titik masalah"Ucap Tata menggantung


Maksud lo?gue ga paham?intinya Nana pergi sebentar doang kan?"Tanya Alden tak sabar


Nana pergi untuk selamanya,,,dia pergi dan kita semua keluarga panti gak tau dia pergi kemana,,ada hal yang mau aku omongin Al sama kamu,,ini mengenai Nana"Ucap Tata terisak


Ngomongin apaan?gila jadi bener Nana pergi!"Ucap Alden emosi


Tunggu dulu,,iya emang tapi Nana nitip sesuatu buat kamu"Ucap Tata terisak,,Andrew membawa Tata untuk bersandar di dada bidangnya kemudian ia memeluk kepala Tata memberikan ketenangan


Nanti kita ketemu di Rumah Andrew,,aku ga bawa titipan Nana buat kamu sekarang"Ucap Tata


Alden mengangguk


Lalu ia pergi begitu saja


~~


Rooftop


Terlihat ada satu orang cowok yang sedang merokok,,ia terlihat sangat frustasi dan sedih,,bisa di lihat dari tatapan matanya yang kosong,,bungkus rokok yang sudah habis bertebaran dimana-mana


Alden,,ya cowok itu Alden,,selama ini Alden memang tak pernah merokok,,kecuali jika ia memiliki masalah yang akan sangat mengganggunya seperti saat ini,,Nana pergi darinya tanpa pamit,,tanpa alasan dan kejelasan,,mungkin ia juga egois dengan selalu menghindar bukannya mendengar penjelasan Nana yang meminta putus,,Alden memang begitu di saat emosi apapun akan terlihat salah di matanya dan merasa dirinya lah yang paling benar


Kenapa Na?"Ucap Alden sambil sibuk menyedot rokok yang berada di sela jari telunjuk dan tengah


Kenapa kamu ninggalin aku"Ucap Alden frustasi tatapan matanya menyorotkan kesedihan yang mendalam,,sejak tadi ia sudah berusaha melacak GPS Nana namun nihil,,tetap tidak di temukan,,ia juga mencoba menelpon. Nana namun tidak Aktif,,tak terhitung berapa kali sudah Alden menelpon Nana,,Namun hanya suara operator yang terdengar,,karena kesal Alden langsung membanting HPnya


Al"Suara seseorang membuyarkan lamunan Alden


Andrew,,orang itu adalah Andrew,,sejak mereka berdua pacaran dengan Nana dan Tata dua cewek yang bersahabat tersebut,,mampu membuat Alden dan Andrew terlihat lebih dekat dan respect satu sama lain,,


Gue tau lo emosi gue tau lo sedih tapi ga gini juga Al,,udah berapa lama lo ga nyebat?dan sekarang cuman gara-gara cewek lo nyebat sebanyak ini?"Ucap Alden kesal sambil memunguti bungkus-bungkus rokok yang bertebaran dimana-mana


Lo gak akan pernah tau An,,gimana rasanya ditinggalin sama orang yang lo bener-bener cinta lo bener-bener sayang dan lo percaya tapi dia pergi tanpa pamit sama lo An,,lo gak akan pernah tau akan hal itu"Ucap Alden sendu bahkan air mata sudah menetes di pipinya,,cepat-cepat ia menyeka air mata tersebut


Gimana kalo ternyata Nana punya alasan kuat dia harus pergi?dan ternyata itu berhubungan sama lo?lo juga ga bisa egois men,,,sebelum Nana pergi lo sama dia udah putus,,bahkan lo sendiri ngehindar selalu dari dia,,gimana bisa lo mengharapkan dia pamit sama lo sebelum pergi,,sedangkan lo sendiri ga peduli sama dia,,Nana ada nitip sesuatu kan sama lo,,kata Tata tadi,,lo baca deh bener-bener,,gue tau Nana bukan cewek ga bener,,dia baik hatinya suci dan gue yakin dia tulus sayang dan cinta sama lo,,cuman satu hal yang mampu membuat dia ragu buat mempertahankan hubungan lo sama dia,,martabat"Ucap Andrew


Alden sadar bahwa,,sebelum Nana pergi hubungan mereka memang tak baik-baik saja,,bahkan tak saling bicara


Alden mengusap rambutnya kasar


ARGHHHH


Alden menyesal karena waktu itu ia tidak mendengar penjelasan Nana terlebih dahulu dan malah meninggalkan Nana di saat terpuruk,,bahkan justru dia menghindari Nana seakan-akan mereka memang tak memiliki hubungan,,padahal Alden bisa melihat Nana yang tertekan saat meminta putus dengannya,,namun Emosi menutup mata Alden sampai bisa melupakan raut wajah orang yang ia cintai saat itu benar-benar tertekan,,


Hi Riderin❤️Author sudah Up nih,,siapa di sini yang mewek karena Nana pergi?hihi yuk pantengin terus cerita cinta Alden dan Nana,,apa mereka bakal bersama?atau justru terpisah,,


YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️