FROM ALDEN

FROM ALDEN
Terpuruk



Kita bakal ikut om"Ucap Arka mantap


Iya,,om juga sudah carikan psikiater terbaik untuk Nana,,tolong nanti kalian beritahu kepada teman kalian"Ucap Papa Alden


Mereka bertiga mengangguk


Skip


Satu Minggu telah berlalu


Nana sekarang bukanlah Nana yang dulu,,Nana benar-benar mengalami tekanan batin,,ia sama sekali tak pernah merespon siapa pun yang mengajaknya bicara,,bahkan mama dan papa Alden sekaligus,,mengenai ibu panti,,Tata dan Sisca sengaja tak memberi tau karena keadaan panti juga sedang tegang di karenakan suatu masalah,,mereka berdua tak mau memperkeruh keadaan,,Sisca dan Tata juga selama satu minggu ini menginap di rumah orang tua Alden dan itu pun atas saran mama papa Alden,,Nana hanya akan mengeluarkan suara jika menangis dan hanya memanggil nama Alden,,para psikiater yang berusaha menyembuhkan Nana pun kesulitan di karenakan Nana yang sama sekali tak mau di ajak komunikasi


Ceklek


Na"Panggil Tata,,ia masuk bukan hanya sendiri tetapi bersama Sisca dan mama Alden,,mereka datang membawa makanan dan susu untuk Nana,,astungkare sekali walaupun Nana begitu ia sama sekali tak sulit jika di beri makan,,


Kabar tentang hilangnya Alden sampai sekarang belum di temukan,,bahkan Nana sempat ikut ke tempat itu dan memarah-marahi petugas di sana


Flashback On


Aku mau ikut pa,,Nana mohon Nana mau liat Alden pa"Ucap Nana memohon kepada papa dari kekasihnya yang hendak menuju tempat kejadian


Ya sudah kamu boleh ikut,,tetapi harus selalu bersama Andrew Arka dan Ari"Ucap Papa Alden tegas


Nana mengangguk


Mama Sisca dan Tata kalian di rumah tunggu kabar dari papa"Ucap Papa Alden tegas


Mama Alden hanya bisa pasrah dan mengangguk


Kemudian mereka menuju ke mobil dan melakukan perjalanan menuju ke tempat kejadian menggunakan helikopter milik keluarga Alden


Skip


Nana sejak tadi hanya diam saja,,ia merenung memikirkan nasib pacarnya sekarang,andai waktu bisa di ulang Nana bersumpah pastinya akan memaksa ikut bersama dengan Alden,,tak peduli harus mati bersama,,tapi yang jelas tak terpisah seperti ini


Sudah sampai?"Tanya Nana saat melihat Andrew Arka dan Ari bergegas untuk turun


Andrew mengangguk


Lo ntar bareng sama kita,,dan inget jangan hilang jejak supaya kita ga bingung carinya"Ucap Andrew


Nana mengangguk


Jujur saja dadanya sesak sekali saat melihat tempat kejadian yang sangat ramai,,banyak jenazah di temukan banyak juga orang-orang yang terlihat menangis,,Nana sangat takut apabila di dalam jenazah itu salah satunya adalah Alden


Alden masih hidup kan"Ucap Nana lirih,,,ia berjalan menunduk


Kemudian entah karena apa,,Nana berlari ia menyusup di tempat-tempat sempit,,ia berlari menghampiri petugas,,


Pak,,penumpang atas nama Alden Dinata di mana pak?"Tanya Nana tergesa-gesa sambil mengguncang-guncang bahu petugas tersebut


Andrew Arka dan Ari yang menyadari Nana yang berlari segera mengejarnya,,namun sangat sulit untuk menyusup seperti Nana tadi,,Nana memiliki badan yang mungil sedangkan badan mereka bertiga sangat kekar bagaimana mungkin bisa muat dengan tempat sempit seperti Nana tadi,,kemudian mereka mencari jalan lain,,


Petugas tersebut melepaskan Nana


Maaf dik,,kami masih melakukan pencarian,,kamu harap tenang dan menunggu di belakang garis darurat"Ucap Petugas tersebut


Nggak!!"Ucap Nana menolak tegas,,matanya berurai air mata,,ia sudah tak mampu menahan air matanya yang hendak keluar sejak tadi


ALDEN!ALDEN!KAMU DI MANA,,HIKS HIKS,,AL-"Teriak Nana tak mempedulikan petugas,,kemudian ucapannya terpotong kala Andrew menarik Nana dan langsung menggendong Nana ala karung beras


Gak mau!!lepas,,turunin aku!!!"Pekik Nana memukul-mukul punggung Andrew


Turunin aku hiks,,aku mau cari Alden!!mereka ga becus huhu"Ucap Nana kesal sambil menangis


Andrew lantas menurunkan Nana saat sudah di tempat yang renggang


Na,,mana janji lo tadi?katanya bakal ikut sama kita dan ga hilang jejak,,mana?lo tau kalo lo ke sana sendiri?di situ bahaya,,lo tu harus mikir juga"Bentak Andrew


Hiks hiks


Nana menunduk ia menangis,,ia merasa takut


Tapi Alden-"Ucap Nana terpotong


Lo juga harus mikirin diri lo sendiri bukan cuma mikirin Alden,,kita juga khawatir sama Alden,,Alden sahabat kita bahkan kita jauh lebih lama mengenal Alden dari pada lo"Teriak Andrew memotong ucapan Nana,,ia merasa geram dengan kekasih sahabatnya yang keras kepala ini


Arka mendorong Andrew,,ia tak suka dengan cara Andrew memberi tau Nana bahwa dia salah,,seharusnya perlahan bukan malah membentak seperti itu


Hiks maaf"Ucap Nana terisak,,ia menunduk dan menangis karena membenarkan ucapan Andrew


Lo ga seharusnya ngomong kaya begitu sama dia,,lo bisa ingetin dan kasi tau dia secara perlahan,,bukannya malah ngebentak-bentak dia,,banci banget lo,,"Ucap Arka kesal


Sorry Ar,,abis gue geram banget"Ucap Andrew


Maaf"Cicit Nana lagi,,ia merasa bersalah karena membuat keributan


Ga jelas lo,,seandainya cewek lo di gituin gimana hah?lo ga mikir?dia cewek bro,,Alden yang pacarnya aja ga pernah ngebentak-bentak dia kaya gitu,,lah lo dengan seenaknya ngebentak-bentak dia"Ucap Arka dongkol dengan temannya yang tak bisa santai


Arka menatap Andrew tajam,,begitupun Andrew yang memandang Arka tak kalah tajam


Ari yang melihat hal itu langsung berupaya memisahkan mereka


Udah-udah,,kalo kaya begini buat apa kita kesini,,cuman buat berantem?lo berdua cari Alden di sana,,gue di sini jagain Nana,,gue ga yakin Nana bisa nahan dirinya"Ucap Ari menggandeng tangan Nana


Aku mau ikut"Ucap Nana mendongak menatap sahabat-sahabatnya


Lo di sini sama gue,,badan lo kecil ntar susah nyarinya,,ngga keliatan"Ucap Ari


Iya Na lo di sini aja,,tunggu kabar dari kita"Ucap Arka kemudian berjalan meninggalkan Ari dan Nana


Nana menangis,,ia ingin ikut ke sana,,ingin memastikan keadaan Alden baik-baik saja


Aku mau ikut hiks"Ucap Nana terisak ingin pergi namun tangannya di tahan oleh Ari


Lepasin Ari,,Nana mohon"Ucap Nana memohon


Ari menggeleng,,jujur saja ia merasa kasihan dan tak tega melihat Nana yang seorang cewek,,bayangkan saja,,cowok mana yang tega melihat seorang cewek menangis


Na,,plis jangan nangis,,gue yakin Alden pasti baik-baik aja"Ucap Ari panik,,bagaimana tidak,,tangis Nana semakin kencang saja,,dan Ari tak tau harus melakukan apa agar Nana berhenti menangis


Tapi Al-"Ucap Nana menoleh melihat Ari,,dan langsung ciut saat melihat tatapan tajam Ari kepadanya


Skip


Gimana bro?"Tanya Ari saat melihat Andrew dan Arka yang sudah berada di hadapannya saat ini


Gimana Alden?"Tanya Nana antusias ia mengguncang-guncang bahu Arka karena merasa takut dengan Andrew makanya ia tak bertanya kepada Andrew


Nihil,,belum ada kabar apa pun soal Alden,,80% kemungkinan dia"Ucap Arka tak meneruskan ucapannya


BOHONG"Sentak Nana menangis lagi,,


Jangan bohongin aku,,Alden cowok kuat dia kuat dia ga mungkin meninggalkan,,aku mohon cari Alden Arka"Ucap Nana memohon-mohon,,ia menangis histeris


Aku mau cari Alden"Ucap Nana hendak berlari lagi ke kerumunan tadi,,namun Arka lebih cepat,,ia menahan tangan Nana


Jangan gegabah Na,,dengan kamu cari Alden ke sana itu gak akan ada perubahan,,kita tunggu kabar Alden aja,,jangan membahayakan diri sendiri"Ucap Arka


Nana mengangguk,,pikirannya di penuhi dengan sosok Alden Alden dan Alden,,hanya itu saja


Flashback Off


Makan dulu yuk"Ucap Tata duduk di sebelah Nana


Nana menoleh sekilas lalu kemudian memeluk bingkai foto Alden lagi


Sayang,,makan dulu ya,,mama suapin"Ucap Mama Alden


Aku mau ketemu Alden"Ucap Nana lirih,


Sisca,Tata dan Mama Alden terkejut saat mendengar suara Nana


Sayang,,liat mana sini"Ucap Mama Alden


Nana saat ini berhadapan bersama mama Alden


Sayang,,kita semua di sini merasa kehilangan Alden,,tapi liat mama,,mama walaupun kepikiran Alden,,mama tetep berusaha untuk menjalani aktivitas mama seperti biasanya,,sahabat-sahabat Alden juga,,mereka menjalankan aktivitas mereka seperti biasanya,,ayo sayang bangkit,,kita bisa kok buat lupain masalah ini,,mama sebagai seorang ibu dari Alden jauh merasakan sakit atas hilangnya Alden,,mama gak rela tapi mama ga bisa berbuat apapun,,mama juga sempat terpuruk tapi hanya dua hari,,setelah nya mama berusaha bangkit mama gak mau keterpurukan itu menguasai diri mama,,nak mama yakin Alden pasti ga suka liat kamu begini,,mama juga sudah janji pada diri mama sendiri,,mama akan melakukan apa pun agar kalian bisa tetap bersama,,mama bisa melihat bahwa kalian memiliki cinta yang sama-sama besar satu sama lain,,Papa Alden juga terus melakukan pencarian Alden kok sayang,,kamu yakin kan Alden anak yang kuat?"Ucap Mama Alden panjang lebar


Nana mengangguk


Naa,,kalo kamu yakin berarti kamu juga harus yakin bahwa Alden gak akan ninggalin kita semudah itu,,"Ucap Mama Alden mengelus kepala Nana


Nana mengangguk


Alden udah janji ma sama Nana,,Alden udah janji bakal balik dan bakal nikahin Nana"Ucap Nana,,tak terasa air matanya menetes lagi karena membayangkan waktu Alden berkata,,setelah balik dari sana ia akan langsung menikahi Nana,,


Mama Alden sebenarnya juga sama sakitnya dan sama khawatirnya bahkan melebihi Nana,,namun Mama Alden sudah berjanji kepada dirinya sendiri akan merawat dan memastikan keadaan Nana baik-baik saja,,Mama Alden tau,,putranya sangat mencintai cewek yang berada dihadapannya saat ini,,


Ya udah sekarang jangan mengurung diri di kamar lagi ya,,kita keluar cari udara segar bareng-bareng,,"Ucap Mama Alden


Makasih mah"Ucap Nana langsung memeluk mama Alden


Iya sayang,,jangan nangis-nangis lagi ya"Ucap Mama Alden


Maafin Nana selama ini"Ucap Nana menahan tangisnya namun nihil,,tetap saja keluar si air mata itu


Iya sayang,,udah dulu pelukannya,,sekarang kamu makan dulu ya"Ucap Mama Alden mengurai pelukannya


Nana mengangguk


Mama Alden yang hendak menyuapi Nana,,namun Nana menahan dan menggeleng


Nana makan sendiri aja ma"Ucap Nana tersenyum dengan wajah sembabnya


Mama Alden mengangguk saja


Nana kemudian mulai menyuap makanan ke dalam mulutnya sambil memperhatikan Sisca Tata dan mama Alden yang begitu baik dan perhatian kepadanya,,Nana merasa beruntung memiliki mereka


Kalian udah makan?"Tanya Nana


Udah kok Na,,tadi kita udah makan bareng,,maunya aja kamu tapi kamu ga respon tadi"Ucap Tata


Maafin aku ya,,aku ga sadar"Ucap Nana sendu


Ga apa sayang,,lanjutin makannya ya,,kalo kurang nambah lagi"Ucap Mama Alden terkekeh berusaha mencairkan suasana


Skip


Nana baru saja selesai mandi,,ia berjalan ke arah bingkai foto Alden yang berada di atas ranjangnya


Nana mengambilnya dan mengecup-ecup bingkai itu


Aku berharap banget kamu baik-baik aja dan segera bisa balik ke sini,,ketemu aku dan keluarga kamu,,kita sayang kamu Al"Ucap Nana lirih,,ia menghapus air matanya yang menetes lagi di pipinya


Nana kemudian meletakkan bingkai di ranjang kemudian ia mengganti baju lagi,,


Skip


Aku harus bisa bangkit"Ucap Nana antusias,,


Kemudian berjalan ke arah ranjang dan memeluk bingkai foto Alden lagi


Bantu aku bangkit Al,,jangan buat aku terpuruk,,aku mohon"Ucap Nana memeluk bingkai Alden


Tok Tok


Na boleh aku masuk?"Tanya Tata,,ia datang bersama Sisca


Masuk aja,,ngga di kunci kok"Ucap Nana sedikit berteriak


Ceklek


Sisca dan Tata masuk,,mereka berjalan ke arah Nana,,Nana meletakkan bingkai foto Alden


Kita seneng banget kak,,kakak udah ga kayak kemarin,,terus begini ya kak,,jangan nangis-nangis lagi kayak kemarin"Ucap Sisca memeluk Nana


Tata juga ikut memeluk Nana,,


Maafin aku ya,,kemarin-kemarin aku ga respect sama kalian,,maaf banget"Ucap Nana merasa bersalah


Tata dan Sisca mengangguk di pelukan Nana


Mama di mana?"Tanya Nana


Tante di kamarnya,,lagi istirahat"Ucap Tata


Keluar yuk kak,,jangan di kamar aja"Ucap Sisca


Iya ayok"Ucap Nana terkekeh,,walaupun wajah Nana masih pucat dan sembab namun ia berusaha untuk selalu tersenyum,,walaupun jauh di dalam hatinya ia masih sangat sulit melupakan soal Alden,,namun ia berusaha menghargai orang-orang di sekitarnya yang peduli dan perhatian kepadanya


Skip


Ehh anak papa,,cantik sekali"Ucap papa Alden yang sedang duduk sambil minum kopi


Papa,,"Ucap Nana menghampiri papa Alden


Gimana?sekarang sudah lebih mendingan?"Tanya papa Alden mengelus kepala Nana


Sudah pah,,maaf aku gak menghargai kalian,,maaf banget"Ucap Nana merasa bersalah


Ngga apa,,kita mengerti"Ucap papa Alden tersenyum tulus


Kalian mau kemana?"Ucap Papa Alden lagi


Mau ke taman aja pa,,mau cari angin"Ucap Nana


Oh ya udah,,nanti kalo mau sesuatu suruh bibi ambilin"Ucap papa Alden


Siap pa,,Nana ke sana dulu ya"Ucap Nana


Papa Alden mengangguk


Hi Riderin❤️Author udah Up nih,,,maaf telat ya