FROM ALDEN

FROM ALDEN
Bersama



Gimana ngga marah,,dia aja emosian bahkan gobloknya lagi niat buat lompat ke jurang itu,,bucin emang"Ucap Andrew kesal mengingat kegoblok an sahabatnya saat itu


Nana menatap tajam Alden


Dasar emosian"Ucap Nana mencibir menatap Alden sinis


Sahabat-sahabat Alden yang melihat hal tersebut tersenyum puas,,melihat sahabatnya akhirnya ada yang memarahi,,karena memang hanya pawangnya saja yang bisa membuat Alden kicap tak berkutik


__________________


Nak"Panggil sang ibu yang baru datang,,ia tak melihat Nana bermain di depan rumahnya,,ia menjadi panik


Saat masuk ke dalam rumah,,sang ibu di kagetkan karena melihat banyaknya cowok-cowok malah tampan-tampan sekali lagi apa lagi yang di sebelah putrinya


Ehh,,ibu udah dateng"Ucap Nana cengengesan


Nak,,mereka siapa?"Tanya sang ibu bingung


Duduk dulu bu,,siniin belanjaannya Nana taruh dulu"Ucap Nana mengambil belanjaan ibu nya,,kemudian mengajak ibunya duduk di bawah,,


Diem sini dulu ya bu,,Nana taruh ini di dapur dulu"Ucap Nana lalu pergi ke arah dapur


Skip


Jadi siapa mereka nak?jelaskan sama ibu"Ucap sang ibu tegas,,takut putrinya di apa-apakan oleh cowok-cowok asing yang sekarang berada satu ruangan dengannya


Buk,,mereka ini udah seperti keluarga aku,,yang ini (memegang tangan Alden)dia pacar aku bu,,aku ga punya siapa-siapa di sini,,orang tua aku udah meninggal,,aku selalu bergantung sama dia,,namanya Alden bu,,dia udah seperti seorang ayah dan ibu,,serta bisa juga berperan sebagai pacar,,dia baik bu sama aku,,dia selalu membuat aku merasa nyaman jika berada di dekatnya,,bahkan papa Alden dan mama Alden bisa di bilang udah seperti orang tua aku sendiri,,mereka membiayai pendidikan aku bu,,menjamin hidup aku juga,,kalo mereka bertiga,,mereka sahabat-sahabat Alden yang juga menjadi sahabat aku,,di kota,, ditempat aku dulu aku juga punya sahabat dan aku tinggal di panti bu,,aku di besarkan di panti dan sampai sekarang aku sudah sebesar ini aku memang ngga pernah liat orang tua aku,,"Ucap Nana panjang lebar menjelaskan,,tak mau ibu nya curiga dan berpikir yang tidak-tidak tentang dirinya


Alden bu,,pacarnya Nana,,calon menantu ibu"Ucap Alden cengengesan sambil salam kepada sang ibu


Ibu yang tadinya sempat tegang dan khawatir menjadi lunak,,ia ikut tersenyum melihat pacar putrinya tersebut,,ternyata humoris


Saya Andrew tan,,yang ini Arka,,kalau yang paling tengil ini Ari tan"Ucap Andrew menunjuk-nunjuk Arka dan Ari


Bugh


Eh maaf tan,,kelepasan hehe"Ucap Ari cengengesan usai menggepluk kepala Andrew karena barusan di katakan tengil


Si ibu terkekeh melihat Andrew dan Ari


Skip


Jadi begitu ceritanya,,ya ambil hikmah baiknya saja,,lain kali kita juga ga bisa gegabah dan harus lebih berhati-hati"Ucap sang Ibu usai bercerita bagaimana ia menemukan Nana dan juga selesai mendengarkan cerita Nana yang kenapa bisa jatuh ke sana


Iya bu,,Nana emang salah,,Nana jadi ga enak sama Tata sama Sisca"Ucap Nana sendu


Ga apa,,yang sudah terjadi yang sudah lewat biarkan saja,,jangan terlalu di pikirkan,,malah nanti sakit jadinya"Ucap Sang ibu kepada Nana


Nana mengangguk


Bu,,kalo Alden mau kasi sedikit bantuan untuk ibu boleh ngga?ini bukan kasihan atau gimana bu,,anggap aja tanda terimakasih karena ibu sudah merawat Nana dan bahkan kalau ibu dan bapak tidak menemukan Nana,,saya gak tau gimana nasib Nana sekarang,,saya mohon bu,,jangan menolak"Ucap Alden sambil memberi segepok uang namun sudah di masukkan ke dalam amplop coklat


Tapi nak,,ibu bukannya menolak,,ibu ikhlas merawat Nana,,justru karena kehadiran Nana ibu merasa hidup ibu lebih berwarna,,ibu bisa merasakan bagaimana mengurus seorang anak,,ibu bisa merasakan bagaimana rasanya di panggil ibu,,ibu ikhlas nak,,bawa pulang saja bagikan kepada orang yang lebih membutuhkan ya"Ucap Sang ibu menolak secara halus


Tapi bu,,Alden ikhlas,,ibu tolong terima,,"Ucap Alden memohon


Ibu ga berani,,biar bapak saja yang memutuskan,,tapi lebih baiknya tidak usah nak,,ibu bersungguh-sungguh,,ibu ikhlas,,sama sekali tidak terbebani apalagi harus di berikan uang seperti ini,,tidak usah"Ucap sang ibu


Huft


Udah Al,,ga apa"Ucap Nana memegang tangan Alden


Skip


Lhoo kok rame sekali ini"Ucap sang bapak yang baru pulang dari kerja,,terkejut melihat banyaknya orang-orang berkumpul di dalam rumahnya


Ehh bapak udah pulang"Ucap sang ibu menghampiri suaminya saat melihat suaminya yang berdiri di pintu masuk dengan wajah terkejut


Masuk dulu pak,,mau kopi atau teh?"Ucap sang ibu


Mereka siapa bu?"Bukannya menjawab pertanyaan istrinya si bapak malah balik bertanya


Mau kopi atau teh pak,,ntar kita cerita ya,,mereka sahabat-sahabat Nana"Ucap sang ibu


Kopi bu boleh"Ucap Si bapak masih menatap lekat-lekat Alden,Ari,Andrew dan Arka


Bapak kenapa liatinnya begitu banget?mereka manusia pak,,orang baik juga kok"Ucap Nana terkikik,,melihat ekspresi bapaknya yang lucu


Ngga,,mereka dateng dari mana ya?kok mukanya kinclong-kinclong,,di sini ngga ada yang mukanya begini nih kalo cowok,,semuanya pasti kaya bapak,,dekil begini"Ucap sang bapak


Alden,Ari,Arka dan Andrew terkekeh mendengar ucapan jujur si bapak


Ya ampun pak pak"Ucap Nana terkekeh


Skip


Nana menceritakan seluruhnya kepada si bapak yang sejak tadi memang sudah terlihat sekali kepo,,


Jadi gitu pak,,mereka ini ya kerabat Nana"Ucap Nana


Kamu mau ikut mereka pulang nak?"Tanya sang bapak


Iya pak,,maaf sebelumnya,,saya bisa ajak Nana untuk ikut pulang kan?orang-orang di rumah juga pada khawatir sama Nana,,"Ucap Alden memelas,,takut sekali jika tak di ijinkan membawa Nana balik


Ya sudah,,tidak apa,,bapak dan ibu ikhlas"Ucap sang bapak


Nana langsung memeluk bapak dan ibu nya


Terima kasih pak bu,,kalian memang yang terbaik,,walaupun kebersamaan kita terbilang singkat tapi Nana janji nggak akan pernah melupakannya"Ucap Nana menyeka air matanya


Pak,,sebelumnya saya mau minta maaf,,bukan maksud apa pun,,saya boleh renovasi rumah ini pak?anggap saja ini sebagai tanda terima kasih dari saya ke ibu dan bapak,,sama sekali tidak ada unsur kasihan atau apapun itu,,saya mohon jangan menolak"Ucap Alden memelas


Sang bapak menoleh ke istrinya,,istrinya tersenyum,,jujur saja si ib merasa tak enak karena terus menerus menolak permintaan Alden,,padahal kelihatan sekali bahwa Alden serius ikhlas,,dan tak main-main dengan ucapannya


Apa tidak terlalu berlebihan?"Ucap si bapak


Sama sekali nggak,,bahkan bila perlu kalian ikut kami,,bapak sama ibu bisa tinggal dekat dengan Nana di sana,,saya yang akan mengurus tempat dan lainnya"Ucap Alden antusias


Enggak,,enggak usah,,kita berdua sudah nyaman tinggal di sini nak"Ucap Sang bapak


Kalo begitu saya renovasi saja ya pak"Ucap Alden


Iya pak,,nanti Nana bakal sering-sering juga kok ke sini,,tapi kalo lebih serunya bapak sama ibu ikut Nana ke kota"Ucap Nana


Ngga bisa nak,,kami di sini kan juga mengurus kebun,,jadi ngga bisa di tinggal begitu,,kami juga sudah lama tinggal di sini,,sangat sulit karena banyak kenangan di desa ini"Ucap sang ibu


Skip


1 Minggu Kemudian


Nana sudah kembali dengan kegiatannya seperti biasa,,dan pastinya harus selalu di dampingi oleh Alden,,Papa dan mama Alden hanya bisa geleng-geleng kepala melihat ke posesifan putra mereka,,walaupun sesekali mereka sudah mengingatkan Alden agar tidak terlalu mengekang Nana,,tidak boleh ini lah itu lah,,tapi tetap saja Alden di posesif mengekang kekasihnya itu


Bubu,,aku ke bawah sebentar ya,,cari sarapan mumpung libur"Rengek Nana yang berdiri di pintu depan apart Alden,,ia ingin meminta ijin kepada Alden,,ya walaupun tau tak akan mendapat ijin tapi tetap saja harus ijin kalo nggak bibirnya bisa bengkak karena di hukum oleh si posesif


Alden baru saja bangun,,wajahnya masih wajah bantal,,ia mengusap-usap matanya sesekali menguap


Nggak!"Ucap Alden tegas sambil mengusap-usap matanya


Ihh,,kenapa sih,,pokoknya aku mau ke bawah titik"Ucap Nana keras kepala


Ngeyel lagi hah!terakhir kali ngeyel gimana akibatnya!"Sentak Alden,,tiba-tiba rasa kantuknya hilang seketika,,ia menatap Nana tajam


Alden masih diam tak menjawab


Ihh ayok,,kalo gitu anterin aja,,"Rengek Nana menarik-narik tangan Alden


Alden menunjuk-nujuk pipinya,,memberi kode untuk di cium


Aish,,mesum kamu"Ucap Nana kesal,,


Alden menunjuk bibirnya,,


Gak mau,,keduanya gak mau,,tangan aja ya nih muah"Ucap Nana sambil mencium tangan Alden


Aish,,kan minta pipi atau bibir kok jadi tangan,,ga nyambung kamu babe"Ucap Alden


Ya udah,,sana ganti baju,,masa pakek baju begini ntar keliatan badannya"Ucap Nana cemberut


Bagaimana tidak,,Alden saat ini menggunakan baju kaos tak berlengan yang kedodoran berwarna putih,,di padukan dengan celana panjang hitam robek-robek,,entah style tidur macam apa itu


Alden terkekeh mendengar ucapan Nana,,kemudian ia berbalik untuk masuk ke dalam,,


Kamu ngga masuk"Ucap Alden balik badan menatap Nana


Nana menggeleng


Aku di apart aku aja ya,,sakit perut nih mau pup hihi"Ucap Nana terkikik sambil memegang perutnya


Dasar,,sana-sana ntar aku yang ke kamu ya,,abistu berangkat"Ucap Alden


Okay siap pak bos"Ucap Nana berlari terbirit-birit ke apart nya


Skip


Saat ini Alden dan Nana sudah berada di bawah


Mau cari sarapan apa yang?"Tanya Alden


Pinggiran aja bu,,lagian kamu kenapa outfit nya keren begini,,orang cuman mau makan di pinggiran doang kok"Ucap Nana sewot,,mukanya cemberut,,membayangkan pasti banyak yang akan menggoda pacarnya ini,,kesal sekali rasanya melihat pacarnya yang keren dan terlihat semakin tampan menggunakan pakaian seperti itu,,takut-takut nanti banyak yang melirik"Pikir Nana


Saat ini Alden menggunakan baju kaos putih polos di padukan dengan kemeja hitam polos yang terbuka kancingnya,,celana hitam panjang rapi di tambah sepatu sneakers putih yang sangat cocok dan pas di Alden,,sempurna


Sedangkan Nana,,ia hanya menggunakan celana panjang yang tak terlalu ketat,,berwarna putih,,dengan baju hitam besar yang kedodoran,,di padukan dengan sandal jepit polos hitam,,rambutnya di gerai namun ada bandana putih yang melekat di rambutnya,membuat kesan imut dan menggemaskan,,kalau di pikir-pikir outfit mereka berdua itu mirip-mirip,,bisa di bilang seperti janjian,,padahal tidak sama sekali


Kenapa mukanya cemberut begitu?hm?"Ucap Alden


Ngga,,nanti banyak yang ngelirik kamu kalo kamu tampan begini,,ih ga suka aku"Rengek Nana mengehentak-hentak kakinya


Diem deh,,malu di liatin ih,,masuk mobil dulu deh ntar lagi ngambek nya,,sekarang cari makan dulu"Ucap Alden mengalah


Skip


Kenapa-kenapa?hm?aku salah lagi babe?"Ucap Alden


Nana mengangguk


Kamu kenapa ganteng gini mukanya,,aku kesel tadi baru sampai di bawah aja udah banyak yang liatin kamu,,gimana nanti di tempat makannya"Ucap Nana kesal


Iya ngga peduli lah aku,,kan mereka yang liat aku tapi aku ga liat mereka,,aku kan cuman liat kamu yang"Ucap Alden


Tetep aja"Ucap Nana keras kepala


Tuh kan,,ngeyel lagi ngeyel,,hilangin yang ngeyel nya,,sekali-sekali tu dengerin aku ngomong dong,,jangan di bantah terus"Ucap Alden,,suaranya mulai menampakkan aura menyeramkan,,nyali Nana langsung menciut saat mendengar ucapan kekasihnya


Iya iya maaf,,ngga lagi"Cicit Nana


Gitu aja terus,,ngga lagi ngga lagi,,buktiin lah yang jangan di omong-omong terus"Ucap Alden


Ihh iya,,kan butuh waktu dan proses"Rengek Nana


Iya udah,,diem makanya sekarang"Ucap Alden


Nana manggut-manggut


Kemudian Alden melipir ke pinggiran untuk mencari sarapan


Skip


Hmm,,ya ampun enak banget,,,udah lama ga makan di sini"Ucap Nana senang


Emangnya kapan terakhir makan di sini babe?"Ucap Alden menengok ke arah pacarnya


Kapan ya?udah lama lah pokoknya,,"Ucap Nana tak ingat


Kenapa ngga pernah beli?"Tanya Alden bingung,,


Ya kamu enak,,uangnya segunung,,,lah aku,,harus mikir seribu kali untuk beli hal-hal kaya begini,,mending di tabung uangnya"Ucap Nana


Udah jangan ngobrol,,makan dulu aja ntar keselek"Ucap Alden yang mulai mencium adanya bau di sudutkan


Iya iya"Ucap Nana


Kamu suka bu makanannya?"Ucap Nana


Suka sih,,selera kita kan mirip-mirip babe,,pasti ya sama aja rata-ratanya"Ucap Alden


Skip


Eumh enyak,,kenyang perut aku nih,,"Ucap Nana mengelus-elsu perutnya


Suka?mau nambah lagi hm?"Ucap Alden menawarkan


Nggak lah,,ya kali,,ini aja udah mau meledak rasanya gara-gara kekenyangan"Ucap Nana


Yang penting kamu seneng,,aku juga seneng"Ucap Alden


Ihh sok gemoy kamu yang,,"Ucap Nana gemes


Udah selesai kan?yuk balik"Ucap Alden mengajak Nana pulang keburu pacarnya itu meminta hal yang aneh-aneh


Iya,,ini sekarang balik udah"Ucap Nana


Kemudian Alden membayar pesanannya dengan uang khas di karenakan penjualnya juga di pinggir jalan,,


Skip


Mau kemana lagi sekarang?"Tanya Alden di dalam mobil


Mau kemana ya??tumben baik,,pasti ada maunya kan"Ucap Nana dengan tatapan menyelidik


Cium dulu lah,,dari tadi ga dapet cium"Ucap Alden sok manja


Chup


Udah ya,,lunas babe"Ucap Nana tak mau kalah,,ia selalu di curangin saja oleh Alden jika bermain apa pun itu


Alden terkekeh melihat Nana


Hi Riderin❤️Author udah Up nih


Di episode kali ini 2x lebih banyak ya