FROM ALDEN

FROM ALDEN
Bertemu



Nih udah bisa njing,,bilang apa lo sama gue"Ucap Ari sok


Bugh


Mampus lo,,ga usah sok,,btw thanks"Ucap Alden usai menggepluk kepala temannya tersebut,,kemudian Alden cepat-cepat menelpon nomer yang di gunakan oleh Nana tadi saat menghubunginya


Skip


________________________


Saat ini Nana sedang bermain di depan rumah ibu dan bapak yang telah merawatnya,,ia merasa suntuk jika berada di dalam kamar terus


Alden juga di telpon ga angkat-angkat huft,,"Ucap Nana lemas


Memang Alden tidak mengangkat telpon dari Nana karena saat itu kartunya belum di pindahkan,,namun saat Alden yang menelpon Nana justru tidak di angkat karena ibu nya yang membawa,,jadi lah Alden melacak nomer tersebut kemudian langsung menuju ke lokasinya


Skip


Alden saat ini sudah berada di Desa tempat kekasihnya berada,,namun ia masih belum menemukan keberadaan Nana,,,


Tiba-tiba


Brugh


Aduh"Ringis perempuan yang tak sengaja menabrak Alden hingga membuat baju Alden basah oleh air yang di bawa oleh perempuan tersebut


Saat Alden melihat cewek tersebut,,ia terkejut,,ia merasa ini adalah mimpi,,sedangkan cewek tersebut masih memunguti barang-barang yang ia bawa


Be"Ucap Alden tak sadar


Nana yang mendengar suara yang tak asing itu melihat ke orang yang ia tabrak


Deg


Alden"Batin Nana


Alden langsung memeluk Nana erat,,meluapkan rasa rindunya sedangkan para sahabatnya yang sejak tadi berdiam saja melihat kedua sejoli yang bertabrakan dan jatuh terbengong saat melihat bahwa cewek tersebut adalah Nana


I miss you full babe"Ucap Alden di pelukan Nana bahkan ia menangis


Alden kan?"Tanya Nana linglung,,ia takut salah dengan pikiran dan matanya,,namun saat ia melihat sahabat-sahabat Alden,,ia yakin bahwa ini Alden,,


Aku kangen"Rengek Nana di pelukan Alden,,ia semakin mengeratkan pelukannya di tubuh Alden,,ia juga menangis


Aku juga"Ucap Alden


Alden mengurai pelukannya


Boleh aku cium"Ucap Alden,,ia ingin mencium kekasihnya,,ingin meluapkan kerinduan dengan cara seperti itu


Nana mengangguk


Saat Alden mendekatkan wajahnya di wajah Nana tiba-tiba,,


Eitss,,anjir lo berdua ini di Desa orang,,ntar ada yang liat gak enak,,tahan dulu"Ucap Andrew menahan dada Alden


Alden cengengesan,,sedangkan Nana bersandar di dada Alden wajahnya memerah


Udah biarin aja"Ucap Alden mengelus kepala Nana,posisinya Alden duduk dengan kaki yang terbuka lebar sedangkan Nana duduk ke samping,,bukan berhadapan namun wajah Nana saja yang berhadapan ke dada Alden,,


Bangun dulu njir,,gila lo berdua,,ntar di kira aneh-aneh"Ucap Arka sinis


Yok bangun dulu"Ucap Alden melerai pelukan Nana di tubuhnya


Skip


Di sini rumahnya?"Tanya Alden terkejut,,bagaimana tidak,,rumahnya sudah reod,,belum lagi ada beberapa yang sudah retak dan juga tidak berlantai hanya di ratakan dengan semen,,sungguh miris melihat rumah itu yang selama ini kekasihnya tempati


Iya,,ya emang ga bagus luarnya tapi nyaman banget kok,,aku suka,,belum lagi ibu sama bapak yang baik-baik banget sama aku"Ucap Nana antusias


Alden merasa bangga dan senang memiliki kekasih yang sederhana seperti Nana,,walaupun keras kepala namun tak dapat di pungkiri Nana sangat pengertian


Yok masuk,,kok diem di sini sih kalian"Ucap Nana mengajak Alden dan sahabat-sahabatnya masuk


Alden dalam hati mengutuk dirinya sendiri yang tak benar menjaga kekasihnya,,bisa-bisanya Nana tinggal di tempat seperti ini selama ini,,memikirkannya saja Alden sudah bergidik


Sayang"Ucap Alden menyentuh tangan Nana


Kenapa?mau request minum?maaf ya aku gaada minum selain air putih"Ucap Nana yang tadinya hendak bangun mengambil air putih


Alden menggeleng


Terus apa dong?"Tanya Nana duduk kembali


Ibu sama bapak kamu kemana?"Tanya Alden menatap Nana sendu


Ehmm,,itu mereka lagi di kebun,,ehh bapak lagi kerja,,ibu tadi ke warung sebentar"Ucap Nana


Kamu,,kamu kenapa selama ini ga hubungin aku?kamu marah sama aku hm?"Ucap Alden


Ng,,ngga kok,,aku aku sempet hilang ingatan Al,,aku aku baru kemarin ingat semuanya,,kemarin lusa saat aku jatuh di kamar mandi,,mungkin kepala aku terbentur,,jadinya aku inget deh"Ucap Nana


Kamu hilang ingatan"Sentak Alden kaget,,tak menyangka alasan Nana tak menghubunginya itu karena hilang ingatan


Nana mengangguk


Ga ada yang luka kan?kenapa bisa jatuh hm?"Ucap Alden meraba-raba kepala Nana


Ihh,,ngga ada jangan di gituin kepala aku"Rengek Nana kesal bibirnya cemberut


Maaf babe,,gimana ceritanya bisa jatuh,,ibu bapak kamu ga jaga kamu dengan bener hm?"Ucap Alden menekankan kata-katanya


Nggak Al,,aku,,aku waktu itu sakit kepala terus entah gak tau kenapa selalu sekelebat-sekelebat cerita selalu lewat dan setiap sakit itu dateng rasanya bener-bener sesakit itu,,aku sampe nangis-nangis karena memang sesakit itu"Ucap Nana bergidik membayangkan sakit kepalanya itu


Dan kamu sakit kepala saat ada di kamar mandi"Ucap Alden


Nana mengangguk


Lagi mandi yang?"Ucap Alden terkejut


Nggak"Ucap Nana menggeleng-geleng


Huft,, kirain lagi mandi"Ucap Alden lega


Dasar pencemburu"Cibir Andrew


Berarti lo,,di temuin sama ibu dan bapak yang punya rumah ini Na?"Tanya Arka


Ehmm,,mereka yang rawat aku selama di sini,,berasa punya orang tua aku"Ucap Nana antusias sambil senyum-senyum


Terus,,lo selama tinggal di sini berarti sama sekali ga inget apa pun tentang kita,,sama sekali?bahkan Alden pun ga inget?"Ucap Arka


Nana mengangguk dengan wajah polosnya


Astaga,,,lo tau Alden sampe masuk rumah sakit karena pasrah dan frustasi ga bisa nemuin lo,,dia mogok makan,,belum lagi kita yang nyariin lo kesana kemari,,belum lagi papa Alden yang sampe kerahin tim sar buat nyari lo,,dan syukur lo selamat dan baik-baik aja"Ucap Arka tak habis pikir


Belum lagi Tata sama Sisca yang nangis-nangis terus gara-gara lo gak ketemu-ketemu,,mereka terus-menerus nyalahin diri sendiri gara-gara hilangnya lo"Ucap Andrew menimpali


Nana tersenyum kecut,,mengingat bahwa itu semua memang salahnya yang tak bisa di bilangin alias keras kepala


Maaf ya,,aku yang salah,,aku ga bisa di bilangin,,dan aku ngeyel waktu itu,,maaf ini semua salah aku,seandainya aku waktu itu dengerin mereka,,pasti gak akan begini jadinya"Ucap Nana menunduk,,namun tiba-tiba


Kamu gak ada apa-apain Tata sama Sisca kan,,ga ada marah dan bentak-bentak mereka kan"Sentak Nana teringat Alden yang emosian,,ia memegang tangan Alden


Gimana ngga marah,,dia aja emosian bahkan gobloknya lagi niat buat lompat ke jurang itu,,bucin emang"Ucap Andrew kesal mengingat kegoblok an sahabatnya saat itu


Nana menatap tajam Alden


Dasar emosian"Ucap Nana mencibir menatap Alden sinis


Sahabat-sahabat Alden yang melihat hal tersebut tersenyum puas,,melihat sahabatnya akhirnya ada yang memarahi,,karena memang hanya pawangnya saja yang bisa membuat Alden kicap tak berkutik


Hi Riderin❤️Author udah Up nih