
Nih udah bisa njing,,bilang apa lo sama gue"Ucap Ari sok
Bugh
Mampus lo,,ga usah sok,,btw thanks"Ucap Alden usai menggepluk kepala temannya tersebut,,kemudian Alden cepat-cepat menelpon nomer yang di gunakan oleh Nana tadi saat menghubunginya
Skip
________________________
Saat ini Nana sedang bermain di depan rumah ibu dan bapak yang telah merawatnya,,ia merasa suntuk jika berada di dalam kamar terus
Alden juga di telpon ga angkat-angkat huft,,"Ucap Nana lemas
Memang Alden tidak mengangkat telpon dari Nana karena saat itu kartunya belum di pindahkan,,namun saat Alden yang menelpon Nana justru tidak di angkat karena ibu nya yang membawa,,jadi lah Alden melacak nomer tersebut kemudian langsung menuju ke lokasinya
Skip
Alden saat ini sudah berada di Desa tempat kekasihnya berada,,namun ia masih belum menemukan keberadaan Nana,,,
Tiba-tiba
Brugh
Aduh"Ringis perempuan yang tak sengaja menabrak Alden hingga membuat baju Alden basah oleh air yang di bawa oleh perempuan tersebut
Saat Alden melihat cewek tersebut,,ia terkejut,,ia merasa ini adalah mimpi,,sedangkan cewek tersebut masih memunguti barang-barang yang ia bawa
Be"Ucap Alden tak sadar
Nana yang mendengar suara yang tak asing itu melihat ke orang yang ia tabrak
Deg
Alden"Batin Nana
Alden langsung memeluk Nana erat,,meluapkan rasa rindunya sedangkan para sahabatnya yang sejak tadi berdiam saja melihat kedua sejoli yang bertabrakan dan jatuh terbengong saat melihat bahwa cewek tersebut adalah Nana
I miss you full babe"Ucap Alden di pelukan Nana bahkan ia menangis
Alden kan?"Tanya Nana linglung,,ia takut salah dengan pikiran dan matanya,,namun saat ia melihat sahabat-sahabat Alden,,ia yakin bahwa ini Alden,,
Aku kangen"Rengek Nana di pelukan Alden,,ia semakin mengeratkan pelukannya di tubuh Alden,,ia juga menangis
Aku juga"Ucap Alden
Alden mengurai pelukannya
Boleh aku cium"Ucap Alden,,ia ingin mencium kekasihnya,,ingin meluapkan kerinduan dengan cara seperti itu
Nana mengangguk
Saat Alden mendekatkan wajahnya di wajah Nana tiba-tiba,,
Eitss,,anjir lo berdua ini di Desa orang,,ntar ada yang liat gak enak,,tahan dulu"Ucap Andrew menahan dada Alden
Alden cengengesan,,sedangkan Nana bersandar di dada Alden wajahnya memerah
Udah biarin aja"Ucap Alden mengelus kepala Nana,posisinya Alden duduk dengan kaki yang terbuka lebar sedangkan Nana duduk ke samping,,bukan berhadapan namun wajah Nana saja yang berhadapan ke dada Alden,,
Bangun dulu njir,,gila lo berdua,,ntar di kira aneh-aneh"Ucap Arka sinis
Yok bangun dulu"Ucap Alden melerai pelukan Nana di tubuhnya
Skip
Di sini rumahnya?"Tanya Alden terkejut,,bagaimana tidak,,rumahnya sudah reod,,belum lagi ada beberapa yang sudah retak dan juga tidak berlantai hanya di ratakan dengan semen,,sungguh miris melihat rumah itu yang selama ini kekasihnya tempati
Iya,,ya emang ga bagus luarnya tapi nyaman banget kok,,aku suka,,belum lagi ibu sama bapak yang baik-baik banget sama aku"Ucap Nana antusias
Alden merasa bangga dan senang memiliki kekasih yang sederhana seperti Nana,,walaupun keras kepala namun tak dapat di pungkiri Nana sangat pengertian
Yok masuk,,kok diem di sini sih kalian"Ucap Nana mengajak Alden dan sahabat-sahabatnya masuk
Alden dalam hati mengutuk dirinya sendiri yang tak benar menjaga kekasihnya,,bisa-bisanya Nana tinggal di tempat seperti ini selama ini,,memikirkannya saja Alden sudah bergidik
Sayang"Ucap Alden menyentuh tangan Nana
Kenapa?mau request minum?maaf ya aku gaada minum selain air putih"Ucap Nana yang tadinya hendak bangun mengambil air putih
Alden menggeleng
Terus apa dong?"Tanya Nana duduk kembali
Ibu sama bapak kamu kemana?"Tanya Alden menatap Nana sendu
Ehmm,,itu mereka lagi di kebun,,ehh bapak lagi kerja,,ibu tadi ke warung sebentar"Ucap Nana
Kamu,,kamu kenapa selama ini ga hubungin aku?kamu marah sama aku hm?"Ucap Alden
Ng,,ngga kok,,aku aku sempet hilang ingatan Al,,aku aku baru kemarin ingat semuanya,,kemarin lusa saat aku jatuh di kamar mandi,,mungkin kepala aku terbentur,,jadinya aku inget deh"Ucap Nana
Kamu hilang ingatan"Sentak Alden kaget,,tak menyangka alasan Nana tak menghubunginya itu karena hilang ingatan
Nana mengangguk
Ga ada yang luka kan?kenapa bisa jatuh hm?"Ucap Alden meraba-raba kepala Nana
Ihh,,ngga ada jangan di gituin kepala aku"Rengek Nana kesal bibirnya cemberut
Maaf babe,,gimana ceritanya bisa jatuh,,ibu bapak kamu ga jaga kamu dengan bener hm?"Ucap Alden menekankan kata-katanya
Nggak Al,,aku,,aku waktu itu sakit kepala terus entah gak tau kenapa selalu sekelebat-sekelebat cerita selalu lewat dan setiap sakit itu dateng rasanya bener-bener sesakit itu,,aku sampe nangis-nangis karena memang sesakit itu"Ucap Nana bergidik membayangkan sakit kepalanya itu
Dan kamu sakit kepala saat ada di kamar mandi"Ucap Alden
Nana mengangguk
Lagi mandi yang?"Ucap Alden terkejut
Nggak"Ucap Nana menggeleng-geleng
Huft,, kirain lagi mandi"Ucap Alden lega
Dasar pencemburu"Cibir Andrew
Berarti lo,,di temuin sama ibu dan bapak yang punya rumah ini Na?"Tanya Arka
Ehmm,,mereka yang rawat aku selama di sini,,berasa punya orang tua aku"Ucap Nana antusias sambil senyum-senyum
Terus,,lo selama tinggal di sini berarti sama sekali ga inget apa pun tentang kita,,sama sekali?bahkan Alden pun ga inget?"Ucap Arka
Nana mengangguk dengan wajah polosnya
Astaga,,,lo tau Alden sampe masuk rumah sakit karena pasrah dan frustasi ga bisa nemuin lo,,dia mogok makan,,belum lagi kita yang nyariin lo kesana kemari,,belum lagi papa Alden yang sampe kerahin tim sar buat nyari lo,,dan syukur lo selamat dan baik-baik aja"Ucap Arka tak habis pikir
Belum lagi Tata sama Sisca yang nangis-nangis terus gara-gara lo gak ketemu-ketemu,,mereka terus-menerus nyalahin diri sendiri gara-gara hilangnya lo"Ucap Andrew menimpali
Nana tersenyum kecut,,mengingat bahwa itu semua memang salahnya yang tak bisa di bilangin alias keras kepala
Maaf ya,,aku yang salah,,aku ga bisa di bilangin,,dan aku ngeyel waktu itu,,maaf ini semua salah aku,seandainya aku waktu itu dengerin mereka,,pasti gak akan begini jadinya"Ucap Nana menunduk,,namun tiba-tiba
Kamu gak ada apa-apain Tata sama Sisca kan,,ga ada marah dan bentak-bentak mereka kan"Sentak Nana teringat Alden yang emosian,,ia memegang tangan Alden
Gimana ngga marah,,dia aja emosian bahkan gobloknya lagi niat buat lompat ke jurang itu,,bucin emang"Ucap Andrew kesal mengingat kegoblok an sahabatnya saat itu
Nana menatap tajam Alden
Dasar emosian"Ucap Nana mencibir menatap Alden sinis
Sahabat-sahabat Alden yang melihat hal tersebut tersenyum puas,,melihat sahabatnya akhirnya ada yang memarahi,,karena memang hanya pawangnya saja yang bisa membuat Alden kicap tak berkutik
Hi Riderin❤️Author udah Up nih