FROM ALDEN

FROM ALDEN
Kecelakaan (2)



Nana yang mendengar nama Alden di sebutkan,,ia berjalan ke arah Arka,,mengguncang-guncang bahu Arka


Alden kenapa?bilang sama aku,,Alden kenapa?"Teriak Nana mengguncang bahu Arka terus


Alden,,pesawat Alden kecelakaan,,"Ucap Arka


Deg


Nana melotot,,kakinya terasa lemas,,kepalanya terasa berdenyut,,dadanya terasa sangat sesak,,


Nana akhirnya pingsan


__________________


Papa Alden sigap langsung menangkap Nana,,kemudian Nana di letakkan di sofa


Ternyata Nana sama Alden punya ikatan batin,,jadi ini alasan kenapa Nana menolak keras Alden yang bakal pergi ke Jepang,,Nana selalu kepikiran tentang hal ini karena memang perasaannya selalu nggak enak saat tau Alden yang akan pergi ke luar negeri"Ucap Tata menatap sendu sahabatnya yang terkulai lemah di atas sofa,,sedangkan ART berlari mengambil P3K dan di berikan kepada mama Alden


Ini pah,,pakaikan minyak kayu putih,,mama takut Nana kenapa-kenapa"Ucap Mama Alden khawatir sambil menyodorkan minyak kayu putih kepada suaminya


Iya tan,,Nana belum makan dari kemarin,,dia terus nolak katanya ga nafsu makan"Ucap Tata sedikit menyela


Mama Alden melotot


Jadi Nana belum makan dari semalam?"Ucap Mama Alden terkejut


Tata mengangguk


Mereka berdua memiliki ikatan batin yang kuat,,bahkan aku yang adalah mama dari Alden saja tidak bisa merasakan hal yang Nana rasakan perihal Alden,,mereka memang berjodoh,,Mama janji nak,,mama akan memastikan kalian berdua bersama"Batin mama Alden


Nana mulai membuka matanya usai di berikan minyak kayu putih


Eungh"Lenguh Nana ingin duduk


Jangan duduk dulu,,rebahan aja dulu nak kalo belum benar-benar enak rasanya"Ucap Mama Alden menahan Nana


Sedangkan mereka semua di sana,,Tata Sisca dan sahabat Alden semuanya was-was,,takut dengan respon Nana di saat ingat lagi dengan keadaan Alden


Terimakasih ma"Ucap Nana tersenyum tulus kepada mama dari kekasihnya itu namun,,senyum tulus yang sempat hadir di wajah Nana tak seberapa lama,,di gantikan dengan wajah murung


Alden"Pekik Nana saat mengingat Alden lagi,,ia bangun dari tidurnya dan langsung berlari ke luar rumah,,bahkan mereka semua di sana tak siap karena tak tau Nana akan berlari secepat itu,,mereka terkejut namun beberapa detik kemudian langsung berlari menuju ke arah Nana


Nana berlari tanpa menggunakan alas kaki,,entah kekuatan dari mana ia bisa sekuat itu untuk berlari,,Nana berlari sambil sesekali berjalan karena merasa lelah,,bahkan kakinya sudah lecet-lecet ia sendiri tak bisa merasakannya,,Nana terus menangis dan berlari,,ia sudah seperti orang gila di jalanan,,saat sudah capek ia akan berjalan menunduk dan menangis seperti sekarang


Hik Hiks,,hanya suara isakan tangis yang keluar dari bibir mungil Nana


Tiba-tiba


TINNNNN TINN TINNNNN


BRUGH


Akh"Pekik Nana terkejut karena tubuhnya terlempar


Tadi ada mobil ugal-ugalan yang hampir saja menabrak Nana,,,syukur ada Arka si pelari cepat yang menyelamatkan Nana dengan mendorong Nana bersama dengan dirinya yang terpental ke pinggir jalan


Na"Panggil Andrew dan Ari yang baru saja sampai,,mereka berdua beserta Tata dan Sisca yang berada lumayan jauh bisa menyaksikan secara langsung bagaimana mepetnya tubuh Nana dengan mobil tadi,,suatu keajaiban karena Nana bisa selamat dari mobil tadi


Jangan,,jangan bawa pergi jangan hiks jangan aku mohon"Ucap Nana terus sambil menggeleng-geleng


Arka mencoba menarik Nana namun Nana langsung menghentak tangan Arka


Jangan sentuh,,jangan aku mohon,,jangan,,jangan ambil"Ucap Nana menggeleng-geleng


Sisca dan Tata sampai di tempat itu,,mereka bisa melihat penampilan Nana yang begitu menyedihkan,,rambut sembraut,,bajunya kotor karena tadi berguling-guling,,kakinya kotor serta lecet,,sungguh terlihat begitu menyedihkan,,mereka berdua mencoba membujuk Nana agar bangun dan pulang,,,


Na kita pulang yuk,,ini aku Na,,ini aku Tata sahabat kamu,,kita pulang yuk"Ucap Tata sambil berusaha memegang tangan Nana


Jangan aku mohon,,aku gak mau kehilangan dia,,aku sayang sama Alden"Ucap Nana terisak


Deg


Mereka semua terkejut,,awalnya mereka berpikir bahwa Nana terkejut dan menjadi ketakutan karena tadi hampir meregang nyawa,,namun ternyata ini,,


Na,,maaf kita pulang yuk,,aku ga bisa biarin kamu begini di jalan begini"Ucap Tata sambil mengkode kepada Andrew untuk menggendong Nana


Andrew sigap langsung menggendong Nana,,jika saja Alden melihat Andrew yang menggendong kekasihnya saat ini,,bisa di pastikan wajah tampan Andrew akan di buat babak belur oleh Alden si posesif,,


Lepas,,turunin aku,,jahat!kamu ninggalin aku,,ga tepat janji jahat!!!"Teriak Nana memukul-mukul Andrew terus,,ia meluapkan emosinya ke sana


Lepasin aku huhu,,lepas aku gak mau"Teriak Nana sambil menangis tersedu-sedu,,kakinya terus di hentak-hentak agar bisa keluar dari tangan Andrew yang berada di bawah pahanya,,Andrew menggendong Nana ala bridal style,,agar lebih mudah di atur,,walaupun wajah tampannya harus menjadi sasaran keganasan Nana


Aku gak mau hiks,,lepas ALDEN!"Teriak Nana terus menerus,,ia tak bisa diam di gendongan kekasih sahabatnya itu


Skip


Mereka sampai di kediaman keluarga Alden,,mama Alden dan papa Alden sudah menunggu mereka,,tadi Tata sempat meminta agar mereka membeli obat penenang untuk di berikan kepada Nana dalam bentuk cairan,,agar bisa di suntikkan kepada Nana


Lalu seorang suster menghampiri Nana yang tak bisa diam di gendongan Andrew,,ia terus saja menangis dan menjambak-jambak rambutnya


Suster tersebut menyuntikkan obat penenang kepada Nana,,akhirnya Nana pingsan


Skip


Om,,gimana kabar soal Alden?"Tanya Andrew yang sedang duduk bersama Arka,Ari dan Papa Alden,,mereka sedang membicarakan perihal Alden,,sedangkan Sisca Tata dan mama Alden,,mereka setia menemani Nana yang sedang pingsan,,takut-takut Nana nanti sadar dan berbuat macam-macam kepada dirinya sendiri


Om sudah cek dan para bodyguard juga sudah mengecek,,sangat sulit untuk mencarinya,,mengingat pesawat jatuh di lautan,,om sudah berusaha semaksimal mungkin,,dan 15 menit lagi om akan menyusul ke tempat kejadian"Ucap papa Alden sendu,,ia benar-benar merasa bersalah,,seandainya ia tak meminta putranya itu untuk pergi pasti semua ini tak akan terjadi,,terlalu singkat waktu bersama Alden untuknya,,ia lebih banyak menghabiskan waktu bersama pekerjaannya di banding dengan anaknya sendiri


Kita bakal ikut om"Ucap Arka mantap


Iya,,om juga sudah carikan psikiater terbaik untuk Nana,,tolong nanti kalian beritahu kepada teman kalian"Ucap Papa Alden


Mereka bertiga mengangguk


Skip


Hi Riderin❤️segitu dulu ya ceritanya hihi,,kita lanjut nanti sore lagi bye,,,