
...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...
Nana berlari ke arah bapak itu,,,
PAKK AWAS!!!!
BUAKK
BRUGH
AKHHH
___________________
Nana tergeletak di jalanan tak sadarkan diri dengan bersimbah darah dari hidung,,kening dan kepala belakangnya serta tangan Nana dan kakinya juga terlihat adanya luka baru,,,sebelumnya tadi Nana mendorong bapak-bapak yang ia lihat,,kemudian saat ia akan berlari juga tiba-tiba kakinya terkilir
Nana kejang-kejang,,bapak-bapak yang Nana tolong berlari ke arah Nana,,ia ingin membantu orang yang sudah menolongnya,,,
Deg
Bapak tersebut kaget melihat siapa yang sudah menolong dirinya tadi
Ka,,,kamu"Ucap Bapak tersebut kaget
AGUNG!"Teriak Papa Alden menggemparkan mereka yang berkumpul di sana
Ya bapak yang di tolong oleh Nana adalah Papa Alden,,
Supir papa Alden yang merasa di panggil,,berlari ke arah majikan
Iya pak?yaampun,,ini pacarnya den Alden"Ucap Pak Agung kaget
Agung cepat angkat dia ke mobil "Pinta Papa Alden,,menyuruh Supirnya untuk mengangkat Nana ke mobil,,
Papa Alden frustasi tak menyangka bahwa yang menolong dirinya itu adalah kekasih putranya sendiri,,orang yang selama ini selalu ia hina dan jelek-jelek justru sekarang orang tersebut yang menolongnya mengorbankan nyawanya hanya untuk menyelamatkan dirinya,,sungguh hati yang mulia"Batin Papa Ray
~~
Alden yang baru saja bangun,,berniat untuk pergi ke apartement pacarnya
Alden berjalan ke arah Apart Nana,,,
Ting Tong
Kemudian Alden membuka apart Nana menggunakan kunci serep Apart Nana yang memang dia simpan,,
Alden masuk,,kemudian menutup pintunya
Na"panggil Alden
Tak ada sahutan
Nana,,udah pulang?"Teriak Alden kemudian ia masuk ke kamar Nana karena tak ada sahutan,,tiba-tiba
Prang
Bingkai foto yang berisi foto Nana yang sedang tersenyum terjatuh
Alden terkejut,,perasaannya tak enak
Kemudian Alden menelpon Nana,,dan telpon Nana tak aktif,,jadilah Alden semakin panik di buatnya,,
Alden inisiatif menelpon Tata,,kali-kali aja Tata yang mengantar Nana ke Mall,,atau mungkin Nana mampir ke panti sesudah dari Mall,,,
📞
Alden : Halo Ta
Tata : Kenapa Al?
Alden : Nana ada sama lo gak?
Tata : Hah?ngga ada emang ihh ga jelas banget kok nanya ke aku?
Alden : Ya udah sorry-sorry gua tutup dulu
Alden mematikan telpon
Alden mengacak rambutnya frustasi
Kemudian Alden inisiatif pergi ke Mall terdekat dengan Apartement nya
~~
Alden menelpon Adind lagi tapi hasilnya nihil,,tetap tidak aktif
Di mana kamu be?"Gerutu Alden frustasi
Alden melihat ada segerombolan orang di pinggir jalan,,Alden inisiatif bertanya
Ehmm, mbak ini kenapa ya rame-rame begini?"Tanya Alden sopan
Itu dik,,tadi ada kecelakaan hebat,,kayanya udah meninggal deh itu yang ketabrak,,itu dik di situ"Ucap Ibuk-ibuk menunjuk-nunjuk tempat yang berisi darah-darah bekas Nana tadi
Deg
Entah kenapa,,jantung Alden berdegup kencang saat melihat darah-darah di jalan itu,,
Terimakasih buk"Ucap Alden
~~
Dokter berikan penanganan terbaik kepada anak ini"Ucap Papa Alden tegas
Kemudian papa Alden menunggu perkembangan kondisi Nana di ruang tunggu
~~
Saat ini Arka,Ari ,Andrew dan Alden berkumpul di apart Alden,,karena tadi Alden yang meminta mereka untuk datang ke apart nya
Ari,,gue mau lo cari keberadaan Nana sekarang Ri,,udah dari tadi Nana ijin buat keluar sama gue,,sampe sekarang belum ada kabar dia kemana,,ke panti gak ada gue tanya Tata juga Nana ga ada sama dia"Ucap Alden dengan raut wajah khawatir
Emang lo ngga coba cari Al?"Tanya Ari
Udah tapi ngga ada"Ucap Alden sedikit kesal
Gue coba tanya Sisca aja"Ucap Arka
Gak ada,,di panti Nana nggak ada,,"Ucap Alden,,
Aish"kesal Andrew yang tau,,pasti habis ini sahabatnya itu akan menggemparkan seluruh dunia
Harusnya gue biarin Nana tinggal bareng Sisca waktu itu"Ucap Alden menyesal,,
Udah Al,,lo diem dulu,,gue bakal coba cari Nana"Ucap Ari,,
namun tiba-tiba,,
Ting
Papa Alden mengirim pesan,,dan di notifikasi Alden melihat adanya tulisan "pacar"
Alden membuka pesan tersebut,,
Al,,datang ke Rumah Sakit xx Nana koma,,
Deg
Bangsat"Umpat Alden,,kemudian ia cepat-cepat berlari ke garase mobil,,dan melajukan mobil dengan kecepatan penuh
Sahabat-sahabat Alden berlari menuju mobil milik Andrew dan mengikuti Alden dari belakang,,
~~
Bangsat"Umpat Alden langsung menarik kerah baju papa nya
Lo apain Nana hah?"Teriak Alden menatap papanya tajam,,menyiratkan kebencian dan rahangnya mengetat,,giginya di gertakkan
Sahabat-sahabat Alden berlari ke arah Alden dan papanya yang sedang beradu panas
Al,,sabar,,lo gila hah?dia bokap lo!"Teriak Andrew sambil melepaskan tangan Al yang menarik kerah baju papanya
Lo gila hah?ini di Rumah Sakit,,dan lo dateng-dateng langsung kaya gini sama bokap lo!"Bentak Andrew di hadapan Alden
Lo gak tau?Nana koma,,dia chat gue tadi bangsat!"Bentak Andrew
Andrew menganga,,ia terkejut,,Arka dan Ari pun sama terkejutnya
Al lo serius?"Tanya Ari kaget
Alden frustasi,,ia tak menjawab pertanyaan sahabatnya
Lo!lo apain cewek gua hah?"Teriak Alden menunjuk-menunjuk papa nya
Al,,papa papa minta maaf"Ucap Papa Alden merasa bersalah,,
Tadi Adind bantu papa,,sampai dia kecelakaan"Ucap Papa Alden pasrah,,
Deg
Jadi?jadi kecelakaan di Mall tadi itu?itu Nana? hah?? jawab anjing!"Teriak Alden matanya memerah,,menyiratkan kebencian mendalam kepada papanya
Maaf Al,,papa minta maaf"Ucap Papa Alden merasa bersalah
Arghhh,,,lo ga bisa buat gak ganggu hidup gue hah?"Teriak Alden menunjuk-menunjuk papanya
Al udah,,bokap lo juga ga bisa di salahin di sini,,kita denger dulu gimana ceritanya"Ucap Arka menengahi
Om,,gimana ceritanya,,kenapa Nana bisa koma?"Tanya Andrew
Papa Alden menceritakan semua kejadian,,dari Nana yang mendorongnya hingga Nana yang tertabrak
Terus kata dokter kondisi Nana koma om?"Tanya Andrew
Papa Alden mengangguk
Dokter bilang Nana kekurangan darah,,tapi syukur astungkara persediaan darah dengan golongan yang sama dengan Nana banyak,,jadi tadi langsung di tangani,,terus dokter bilang Nana koma,,benturan di kepalanya sangat keras,,"Ucap Papa Alden lirih,,ia membenci dirinya sendiri,,saat ini ia sadar bahwa ia terlalu egois mementingkan dirinya saja,,tanpa memikirkan anaknya,,,
Al,,papa minta maaf"Ucap Papa Alden
Alden menoleh sekilas dengan wajah memerahnya dan telinganya yang merah
Kemudian ia tak membuang muka,,malas menatap papa nya
Lo harus tanggung jawab atas keadaan cewek gue sekarang!"Ucap Alden jengis kepada papa nya,,kemudian pergi ke depan ruangan tempat Nana berada
Alden menatap sendu kekasihnya yang terbaring dengan segala alat-alat bantu di seluruh tubuhnya,,hatinya sakit melihat kekasihnya yang tak berdaya,,andai ia tak sakit tadi,,andai ia tak membiarkan Nana pergi sendiri,,andai ia memaksakan dirinya tadi untuk mengantar Nana,,andai tadi ia melarang Nana pergi dan menyuruhnya untuk menunggu saat dirinya selesai istirahat,,semua ini tak akan terjadi,,Alden hanya bisa berandai-andai saja sekarang,air mata yang sejak tadi menggenang di pelupuk matanya,,kini sudah terjatuh di pipinya,,ia berusaha menahan dirinya untuk tak masuk dan memeluk pacarnya yang terbaring lemah di dalam sana,,rasa benci Alden kepada Papanya kian bertambah,,
Skip
Hi Riderin❤️Author udah Up nih,,
YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️