
...YUK VOTE CERITA INI DAN SEMUA KARYA AUTHOR,SUPAYA AUTHOR BISA TAMBAH SEMANGAT DAN TAU SIAPA AJA SIH YANG EXCITED BUAT MENANTI KARYA AUTHOR🥰🥰...
Kalo boleh tau,,aku mau tanya"Ucap Tata
Iya kenapa kak?"Tanya Sisca
Nana buka usaha ya?aku liat itu (menunjuk roti-roti yang bertumpuk dengan package yang menarik-menarik
Iya kak,,kita buka usaha kecil-kecilan,,kak Nana kakak yang baik kak,,dia yang selama ini ngurus aku"Ucap Sisca membanggakan Nana,,
Tata tersenyum lega mendengar ucapan Sisca,,ia senang karena Nana tinggal dengan orang yang tepat di sini,,bukan orang yang bermuka dua
___________________________
Saat ini mereka semua sedang duduk di ruang tamu yang sempit dan apa adanya,,sangat pengap dan kelihatan sedikit kumuh walaupun Nana dan Sisca sangat rajin bersih-bersih,,bayangkan kalau tidak pernah di bersihkan?jadinya mungkin seperti TPA,,selain itu juga mereka berdua mencari kontrakan di daerah yang sedikit kumuh karena memang uang yang pas-pas an dan terbilang murah tempatnya,,kalo mengikuti kemauan pastinya ingin yang bersih dan lingkungan yang sehat tapi uang juga pastinya banyak yang keluar
Na"Panggil Alden sambil menggenggam kedua tangan Nana ia menatap Nana penuh harap
Sebelumnya mereka sudah menceritakan masalah Nana dan Alden kepada Sisca,,mereka juga sudah selesai kangen-kangenannya
Nana tersenyum,,Nana tak mau egois,,Alden memang tak salah di situasi ini,,justru mereka berdua merupakan korban di sini
Kenapa?"Tanya Nana
Ikut aku pulang Na,,ikut kita semua balik bareng juga sama adik kamu"Ucap Alden memelas berharap Nana akan setuju
Nana tersenyum,,kemudian menggeleng,,
Nggak Al,,aku sama Sisca di sini aja,,kita udah nyaman kok lagian juga kan aku sendiri yang memutuskan untuk pergi,,bukan gimana,,hitung-hitung belajar mandiri"Ucap Nana sambil terkekeh,,ia menutupi kegundahan hatinya,,sebenarnya Nana takut papa Alden bakal lebih berusaha keras lagi untuk memisahkan mereka,,namun tak dapat Nana pungkiri juga,,ia sangat kangen keluarga panti dan sebenarnya Nana kangen sangat kangen suasana sekolah
Alden mengernyit,,ia tau Nana berbohong,,Alden bisa melihat raut wajah Nana yang memang tak benar-benar tertawa bahagia,,seperti ada beban di senyumannya
Ga usah bohong Na sama aku"Ucap Alden meyakinkan Nana
Aku bakal jamin papa ga akan ngelakuin apapun ke kita dan gak akan ikut campur urusan kita"Ucap Alden harap-harap cemas
Al"Ucap Nana
Na,,kamu ga pernah tau kita berjodoh atau nggak"Ucap Alden tak terima dengan ucapan Nana
Lagian juga,,mereka emang orang tua aku,,tapi mereka cuman bisa paksa aku buat ngelakuin ini itu,,mereka ga pernah ngurus aku Na,,mereka ga pernah peduli sama aku,,predikat doang orang tua aku tapi ngelaksanain tugas sebagai orang tua ga pernah,,gimana aku bisa terima?dari kecil sampe aku segede sekarang mereka ga pernah ada buat aku Na,,mereka ga pernah peduli sama aku,,mereka ga pernah tanya kabar atau tanya kondisi aku,,mereka ga pernah bercanda sekedar tanya-tanya tentang gimana kabar percintaan aku heh,,dan sekarang di saat aku nemuin orang yang bisa ngertiin aku dan selalu ada di saat aku seneng sedih bahagia kecewa nangis orang yang selalu bisa nenangin aku dan selalu bisa menjadi tempat curhat aku mereka seenaknya mau jauhin aku dari orang itu dengan alasan ga cocok ga seimbang ga sederajat,,sok mereka berdua itu sok Na mereka gak tau kamu gimana dan seenaknya aja bilang kamu ini itu bilang kamu matre bilang kamu pengen naikin derajat kamu dan segala macem,,mereka berdua munafik Na munafik aku ga pernah bahagia ada di deket mereka Na ga pernah,,aku lebih milih buat hidup bareng kamu walaupun tanpa harta mereka ketimbang aku harus hidup berlimpah harta tapi bareng mereka yang ga pernah menganggap aku ada gak pernah nganggep aku anak mereka"Ucap Alden panjang lebar di selingi dengan kekehan,,ia menertawai dirinya yang bernasib lucu
Al"Ucap Nana dengan mata berkaca-kaca,,Nana sama sekali tak menyangka orang tua Alden seperti itu dengan Alden,,Alden memang sering cerita ia ingin sekali bisa merayakan ulang tahunnya bersama keluarga hanya dengan satu kue di tengah-tengah namun sampai sekarang tak pernah terwujud,,Alden memang sosok playboy dan terkesan badboy di luar sana,,namun di balik semua itu ia memiliki masalah yang berat,,tuntutan orang tua,,kekangan orang tua dan kurangnya kasih sayang orang tuanya,,
Jangan kaya gini Al"Ucap Nana bergetar,,ia lantas memeluk Alden,,ia tak kuat melihat Alden yang saat ini berada di hadapannya,,Alden yang rapuh dengan tatapan kosongnya
Jangan kaya gini Al,,aku selalu ada buat kamu,,jangan pernah merasa sendiri,,mereka hiks juga hiks mereka selalu ada buat kamu,,kamu ga boleh begini,,mana Alden yang kuat dan katanya penguasa?mana Alden yang katanya ga pernah nangis?mana?kamu ga boleh gini,,kalo kaya begini berarti kamu ga pernah nganggap kita ada Al hiks"Ucap Nana terisak di pelukan Alden,,
Alden memeluk Nana erat ia sangat ingin menumpahkan kekesalannya terhadap orangtuanya itu sekarang bersama sang kekasih tapi sayang mereka tak sendiri di sana,,jadi Alden mengurungkan niatnya
Mereka mengurai pelukan
Udah,,kok malah kamu yang nangis?"Ucap Alden sambil terkekeh mengusap air mata Nana yang merembes
Makanya jangan curhat aku kan jadi baper"Ucap Nana dengan nada merengek sambil memberikan pukulan ringan di dada Alden
Alden terkekeh mendengar ucapan Nana
Na,,pulang yuk,,masa iya kita LDR jauh lagi,,ntar kalo kangen masa iya aku harus kesini dulu baru bisa peluk kamu"Ucap Alden dengan wajah seriusnya
Ihh,,LDR palamu hahha"Ucap Nana sambil tertawa terbahak-bahak
Alden tersenyum melihat Nana yang tertawa lepas seperti itu,,ia sudah lama merindukan kekasihnya dengan senyum merekah seperti itu
Hi Riderin❤️Author udah Up nih
YUK DUKUNG AUTHOR,KASI LIKE KOMEN SAMA VOTE NYA SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGATTT BUAT UP🥰🥰❤️❤️